[Teaser to Part 1] Glass Slippers

Title : Glass Slippers

Main Cast :
?

Other Cast :
?

Type : Series

Genre : Romance, Angst

Rating : PG-15

Annyeong uri readers ^^
New post updated.
Dan ada pertanyaan readers yang ingin author jawab
Mengenai nama author ^^….
Itu semua rahasia karena alasan yang positif
Karena author ingin mengetahui komentar secara objektif, bukan subjektif
Menjadi penulis rahasia itu menyenangkan
Suatu hari, author pernah duduk di kelas sambil baca novel
Tiba-tiba ada temen author yang bilang “Ini wp isinya sweet semua. gila banget ya authornya”
Kesimpulannya, mungkin aja satu diantara reader yang kenal dengan author
Dan kalau author membongkar nama dan jati diri, komentar objektif susah didapetin lagi
Akan lebih ke subjektif karena ‘mengenal’ si authornya
Makanya identitasnya dirahasiakan  karena author ingin tetap mendengar komentar objektif itu

Author ingin dilihat karena karya, bukan karena siapa penulisnya

^^ please enjoy and appreciate it
—————————————————————

~Author POV~
Sumgyeodo twinkle eojjeona?
Nune hwak ttwijanha
Beire ssayeo isseodo
Naneun twinkle tiga na
Suara dentuman stereo itu terdengar keras dari sebuah mobil sport berwarna merah. Seorang yeoja tengah mengendalikan kemudi. Memakai kacamata hitam dengan rambut wavy yang tergurai indah. Bibir mungil itu ikut bergerak, menyanyikan lirik lagunya
“Maldo andwege neon neomu damdamhae. Nan haneul arae tteoreojin byeol~! Sumgyeodo twinkle eojjeona?”
Wajah itu tak berpaling dari jalan kota Seoul di depannya. Hingga akhirnya terhenti setelah memasuki gerbang sebuah sekolah. Seoul High School. Bisa dibilang sebuah private school untuk kalangan elite dimana satu kelas hanya berisi 20 orang. Pemandangan seorang yeoja kelas 3 SMA yang membawa mobil bukanlah hal yang mengherankan. Yeoja itu memarkirkan mobilnya di sana. Melepaskan kacamata hitamnya kemudian keluar dari mobil
Nit..nit..
Ia mengunci mobilnya lalu memainkan kunci itu. Melangkahkan kaki memasuki gerbang sekolah dengan segala kemewahannya. Lantai sekolah itu terbuat dari marmer. Seluruh perabotannya adalah barang import. Yeoja itu melenggang memasuki koridor. Beberapa orang memperhatikannya. Seolah-olah dia adalah model di catwalk. Choi Sooyoung, pemilik kesempurnaan itu. Bahkan dia terlihat sempurna dengan seragam musim gugur. Rok pendek bermotif kotak di atas lutut dan jas khusus Seoul High School. Tas ransel J.Estina special edition dengan samsung s4 di tangannya. Yeoja itu memasuki kelasnya. 3-1. Kelas bagi anak-anak berotak einstein. Of course, wealthy family.
“Hei!” sapa seorang yeoja berambut pirang padanya
“Annyeong sica.”
“Kau beli tas baru lagi?” tanyanya
“Harabeoji yang membelikannya. Tanpa kuminta.”
Yeoja bernama sica itu menggeleng mendengarnya
“tas itu berharga seperti sebuah pulpen untukku. Tapi berharga seperti sebuah tissue untukmu.”
“Whatever,” yeoja bernama choi sooyoung itu pun sibuk mengeluarkan buku-bukunya. Sementara itu, seorang yeoja tengah mengikir kukunya. Dilihatnya sebuah amplop berada di depan matanya
“Pekerjaanmu sempurna. Sasaram masuk ke perangkap kita.”
yeoja itu tersenyum kecil
“Dari awal aku sudah tahu. Pasti berhasil. No doubts.”

——————————————————

~Sooyoung POV~
“Selamat datang, Nona Choi.”
Aku melangkahkan kaki memasuki kamarku. Merebahkan diri di sana. Sesekali memandang ke arah jendela dimana daun-daun musim gugur mulai berjatuhan. Romantis. Aku mengambil kameraku dan memotretnya. Kemudian melangkahkan kaki ke meja belajarku. Seperti biasa. Hari ini membosankan. Tidak ada hal yang menarik. Semuanya terlalu mudah. Nona Choi. Begitu mereka menyebutku. Aku adalah pewaris tunggal Choi corp. Perusahaan multinasional yang bergengsi di Korea Selatan. Mencakup banyak hal. Mulai dari elektronik, departemen store, perfilman, mobil, perabotan, bahkan sampai ke plastik sekalipun. Tapi beginilah hidupku. Membosankan. Yang perlu kulakukan hanyalah menjadi siswi terbaik sepanjang tahun, dan aku bisa mendapatkan semua fasilitas ini. Rumah yang bahkan tidak kuketahui secara pasti berapa luasnya, dengan kolam renang, lapangan golf, spa, fitness, dan bahkan sejenis ballroom untuk rapat. Aku menggendong Soori, anjing maltese peliharaanku. Hanya ini yang bisa kulakukan. Setidaknya agar tidak merasa bosan. Hidup ini penuh tantangan, katanya. Tapi yang kutemukan justru berbeda. Hidup terlalu datar dan membosankan. Tantangan yang tidak pernah berubah. Cukup manner, memenangkan perlombaan untuk dapat dibanggakan, dan menjaga tingkah laku maka semuanya selesai. Entah sampai kapan roda ini berakhir

~Seohyun POV~
Aku melangkahkan kakiku memasuki beberapa boutique mewah di Seoul. Dua juta won lebih dari cukup untuk bersenang-senang. Menjadi seorang agen rahasia memang hal yang tidak mudah. Tapi cukup menjanjikan. Aku tersenyum memandang tas-tas belanjaan di tanganku. Aku bahkan bisa membelinya dengan uangku sendiri. Tugasku di agen rahasia ini hanyalah menjadi penyerang. Yang terakhir adalah Shim Changmin, pemilik SC entertainment. Klien kami, Kris, pemilik KW entertainment menggunakan jasa kami untuk menghancurkan SC entertaintment. Ada satu kelemahan namja yang tidak akan pernah bisa dihapus kodratnya : yeoja. Dan aku bertugas menjadi pelemah itu. Shim Changmin, menaklukannya mudah. Kalian mau tahu bagaimana caraku menghancurkannya? Memberi kesaksian palsu bahwa dia memperkosa traineenya. Well, pertama aku masuk ke SC entertaintment, menjadi trainee seminggu, dan shim changmin jatuh dengan mudah. flirting, mereka lemah padanya. Setelah itu obat bius, kemudian dia terlelap, lalu edarkan foto palsu dan gotcha. Dia masuk perangkap. Sangat sederhana.

———————————————-

~Author POV~
Ruangan itu penuh dengan pajangan yang terbuat dari tanah liat. Tidak bercahaya, hanya sebuah gorden yang dibuka lebar. Seorang namja tengah menggerakkan tangannya dengan piawai di atas tembikar. Memperhatikan tiap inchinya dengan maksimal. Membentuk tanah liat yang abstrak itu menjadi mahakarya yang sempurna.¬† Krek… pintu itu terbuka. Namja itu menoleh sebentar. Dilihatnya sosok seorang namsong tengah merangkul seorang yeoja. Namja itu menghela nafas
“Appa, aku sudah berkali-kali bilang kalau tidak ada yeoja yang boleh masuk ke ruangan ini,” ujar namja itu dengan tegas
“Aku hanya ingin memperlihatkan karyamu padanya. Apakah itu salah?”
“Ne. Itu salah.”
Namja itu melangkahkan kakinya keluar dari rumah. Masuk ke mobil sport berwarna hitam itu kemudian memicunya dengaan cepat. Setidaknya ini lebih baik daripada matanya sakit karena melihat dua orang yang bercumbu di ruangannya

Wait for part 1 ^^

57 thoughts on “[Teaser to Part 1] Glass Slippers

  1. Kputusan author tuk mrahasiakan identitas… Itu patut di banggakan :D
    Tpi knpa akhir” ini blog ini gk aktif lg, aq cuma bisa baca ff yg lama :(
    Dan mnurutkku karyamu memang Daebak. Dan ini salah 1nya :)
    Baca next y

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s