Glass Slippers {Prolog}

Title : Glass Slippers

Main Cast :
?

Other Cast :
?

Type : Series

Genre : Romance, Angst

Rating : PG-15

~Author POV~
Dua orang gadis kecil tengah berjalan menyusuri kota Seoul di tengah malam. Rintik hujan membasahi tanah dan tubuh kecil itu.
“youngie..kita dimana?” tanya gadis kecil itu dengan suara yang bergetar
Seketika sosok gadis yang dipanggil dengan sebutan ‘youngie’ itu menengok
“Seohyun ah…bersabarlah..kita pasti akan mendapatkan jalan keluar.”
“Kenapa kim ahjumma mengusir kita?”
“Tidakkah kau mengerti seohyun ah.. appa sudah meninggal dan kata kim ahjumma, hutangnya banyak sekali. Jadi dia menyita rumah kita.”
JDARRR!!!
“Youngie…aku takut..”
Dua gadis kecil itu menepi ke sebuah gang yang terlindung dari rintik hujan. Keduanya mencoba menghangatkan badan. Dua gadis itu adalah saudara kembar. Non identik. Wajar jika wajah keduanya tidaklah mirip. Begitu pula kepribadiannya. Sosok yang bernama seohyun lebih lembut, dan rapuh.
“Youngie…dingin…”
Sosok bernama youngie itu melepaskan jaket yang ia kenakan. Memberikannya pada saudara satu-satunya itu.
“Pakailah.”
“Gomawo.”
Mereka terus menatap ke arah langit. Entah kapan hujan itu reda. Yang jelas, mereka berdua sudah kedinginan. Tiba-tiba sesosok namsong muncul di hadapan mereka.
“Gadis kecil…kenapa kau ada disini tengah malam?” tanya namsong itu
Dua anak itu menatapnya. Seorang di antara mereka, yang bernama youngie mengernyitkan dahinya. Jangan berbicara pada orang yang tidak kau kenal. Itu perintah mendiang sang ayah padanya.
“Kami tidak punya rumah,” ujar seorang yang bernama seohyun. Seketika anak di sebelahnya menyenggol tangannya. Memberi kode untuk diam
“Kalau begitu..maukah kalian ikut bersama ahjeossi?”
Tidak ada hal lain di pikiran sosok bernama youngie itu selain : berlari. Hana..dul..set. Dia menarik tangan saudaranya yang bernama seohyun. Seketika suara larian kaki kecil itu terdengar gemericik
“Tunggu!” ujar ahjeossi itu
“Kenapa kita berlari?” tanya seohyun
“Dia jelas-jelas punya maksud jahat!”
“Tapi dia baik!”
“Ani!!”
Mereka terus berlari. Hingga akhirnya menemui pertigaan.
“Kalau begitu sebaiknya kita berpisah. Agar namsong itu bingung harus mengejar siapa.”
“Ide bagus.”
Mereka melepaskan tangannya. Seketika berlari sekuat tenaga. Namsong itu ternyata mengikuti sosok yang bernama seohyun. Menyadari saudaranya dalam bahaya, sosok bernama youngie itupun kembali dan menyebrang jalan, tanpa melihat ke kiri dan ke kanan. Hingga akhirnya sebuah mobil menghantamnya hingga terpental. Setelah itu ia tidak sadarkan diri. Sementara itu, sosok bernama seohyun terus berlari hingga akhirnya berhasil tertangkap oleh namsong itu
“Kenapa kau berlari anak manis? Seharusnya kau menurut daritadi.”
“Kyaaaa!! Lepaskan aku!!! Youngie tolong!!!”

————————————————-

~Author POV~
“Cepat pasang oksigennya dan carikan darah bergolongan O resus positif.”
“Ne sonsaengnim!”
Ruang Unit Gawat Darurat itu ramai. Seorang gadis kecil terbaring di sana. Dengan darah di kepala dan tubuhnya. Ia tak sadarkan diri. Suster di rumah sakit itu mulai kewalahan karena stok darah itu telah habis.
“Eottokhe!!” ujar mereka semua
Seketika keramaian itu menarik perhatian seorang namsong berjas, dengan dasi berwarna biru. Dari pakaiannya, ia jelaslah seorang pengusaha besar. Namsong itu memakai kacamata. Rambutnya memutih, namun karisma yang kuat tetap terpancar darinya. Sejujurnya ia hanya mampir untuk membeli vitamin di apotik. Namun kebersikan itu membuatnya penasaran
“Ada apa, suster?” tanya namsong itu
“Ada seorang gadis kecil yang mengalami kecelakaan. Dia membutuhkan donor darah O resus positif. Tetapi stoknya habis, tuan.”
“Kebetulan golongan darah saya O resus positif. Saya bersedia mendonorkan darah untuknya.”
“Jinjjayo? Ah..ani maksudku..jeongmal gamsahamnida. Anda sangat terberkati. Mari, ikuti saya ke ruangannya”
Namsong itu mengikutinya. Memasuki sebuah ruangan bercat biru. Tak butuh waktu yang lama untuk pengambilan darah. Setelah selesai, namsong itu keluar dari ruangan. Entah kenapa, ia menunggu di depan pintu. Menunggu sang gadis kecil untuk terbangun. Tiga puluh menit berlalu. Seorang euisa keluar dari ruangan itu
“Bagaimana keadaan gadis kecil itu, sonsaengnim?” tanya namsong itu
“Syukurlah. Dia baik-baik saja. Hari ini, mujizat terjadi atasnya.”
Namsong itu tersenyum. Menghela nafas lega
“Bisakah saya melihatnya?”
“Ne. Tentu saja. Dia dirawat di kamar 505.”
“Gamsamida.”
Namsong itu pergi ke sana. Membuka pintu kamar itu perlahan. Dilihatnya seorang gadis kecil tengah terbaring dengan masker oksigen. Namsong itu duduk di sebelahnya. Memegang tangan kecil itu
“Syukurlah kau baik-baik saja, gadis kecil.”
Namsong itu tersenyum. Entah kenapa gadis itu mengingatkannya pada sang putri yang telah pergi dari rumah enam tahun yang lalu.
“Kau sangat mirip dengan putriku.”
Namsong itu mengusap tangannya. Kalau saja namja brengsek itu tidak datang di kehidupan putrinya, mereka tidak akan pernah terpisahkan. Namsong itu merapikan rambut yang menutupi wajah mungil itu. Tiba-tiba sebuah kalung menarik perhatiannya. Kalung itu….namsong itu ingat persis. Kalung itu didesain khusus. Hanya satu orang yang memiliki kalung berliontinkan topaz berbentuk hati di tengah mahkota itu. Putrinya. Hanya putrinya. Namsong itu membalik kalungnya perlahan. Dilihatnya tulisan Choi’s di sana. Inisial di kalung putrinya.  Dan di bawahnya ditambahkan kata ‘Sooyoung 10.2.90’.Seketika namsong itu tersadar. Gadis kecil yang terbaring di depannya…adalah cucunya

———————————————————

~Author POV~
“Hiks….youngie…eomma…appa…aku takut..”
Gadis kecil itu memeluk kakinya. mengamati ruangan di sekelilingnya dengan takut. Dilihatnya beberapa gadis lain ada di sana. Terheran melihatnya. gadis kecil itu.  Ia mulai ketakutan. Bahkan lebih dari petir. Sementara itu, gadis kecil yang lain mengerjapkan matanya perlahan. Samar-samar, dilihatnya cahaya itu. Ia melihat ke sekitar. Tempat ini asing baginya. Seketika pandangannya tertuju pada seorang namsong yang tertidur di kursi sebelah tempat tidurnya. Tangan kecilnya bergerak pelan. Menepuk tangan namsong itu. Membuatnya terjaga
“Kau sudah sadar?”
“Ini dimana?”
“Kau ada di rumah sakit.”
Gadis kecil itu memandang ke sekitar. Menatap namsong itu dan bertanya-tanya
“Ahjeossi siapa?” tanyanya
Namsong itu memeluknya. Membiarkan tubuh mungil itu tenggelam di bahunya
“Ini harabeojimu…”
“Harabeoji?”
“Mungkin..kau tidak tahu tapi…aku akan menceritakannya..saat kau besar nanti.”
Gadis kecil itu mengangguk mengerti
“Kau tinggal dimana?” tanya namsong itu
“Tinggal?”
“Ne.”
Gadis kecil itu berusaha mengingatnya. Tidak sedikitpun tentang ‘tempat tinggal’ yang terlintas di kepalanya. Tidak sedikitpun yang ia mengerti tentang pertanyaan itu. Namsong itu terdiam menatapnya.
“Kalau begitu… bagaimana dengan eomma dan appamu? Kau ingat nama mereka?”
Gadis kecil itu menggeleng.  “Aku hanya ingat. Appa dan eomma sudah pergi jauh ke surga.”
Seketika namsong itu terdiam. Bibirnya membeku. Semua kata-katanya tertelan. Putrinya…telah tiada?
“..apa kau ingat namamu?”
Gadis kecil itu menggeleng. Seketika namsong itu tersadar. Dia amnesia. Berarti yang bisa dia lakukan sekarang hanya satu. Untuk membuktikan kalau gadis kecil itu adalah cucunya. Tes DNA

—————————————————-

~Author POV~
“Hasilnya positif, Tuan.”
Namsong itu tersenyum menatap kertas yang dilipat di dalam amplop itu. membacanya tanpa terkecuali
“Gamsamida.”
Namsong itu berjalan ke arah ruangan itu. 505. Dimana gadis kecil itu tengah duduk diam dan menanti.
“Annyeong,” sapanya pada wajah mungil itu
Wajah itu tersenyum. Senyuman itu sama persis dengan senyuman eommanya. Putrinya. Mungkin inilah yang dinamakan takdir. Tanpa kau cari, takdir itu akan datang padamu. Namsong itu memeluknya. Mengusap kepalanya perlahan. Entah apa yang harus ia katakan. Itu berarti, ia kehilangan putrinya. Sama seperti bagaimana gadis kecil yang merupakan cucunya ini kehilangan eommanya. Tinggallah mereka berdua. Namsong itu bersyukur dalam hatinya. Setidaknya ia dipertemukan dengan cucunya. Setidaknya, putrinya tidak membiarkan dirinya terpuruk sendirian dalam rumah besar itu. Krek..pintu ruangan itu terbuka. Menampakkan seorang euisa
“Annyeong, bagaimana kabarmu?” tanya euisa itu
“Baik!” ujar gadis kecil itu
Euisa itu memeriksanya sebentar. Menanyakan beberapa pertanyaan. Setelah itu, kedua namsong itu pergi keluar. Meninggalkan gadis kecil itu di kamarnya.
“Amnesia akut. Sepertinya memorinya tidak akan kembali,” ujar euisa itu
Namsong itu tersenyum kecil. Di satu sisi ia cukup senang. Setidaknya..gadis kecil itu tidak perlu bertanya-tanya tentang siapa dirinya. Kenapa ia tidak muncul selama ini. Dan bahkan tentang eommanya
“Kapan dia boleh pulang?”
“Sekitar tiga hari lagi.”
“Baiklah. Gamsamida, sonsaengnim.”
“Ne.”
Namsong itu membuka cellphonenya. Menelpon sekretaris perusahaan
“Sekretaris Jung, tolong siapkan sebuah kamar yang manis untuk seorang gadis kecil berusia sekitar 5 tahun. Tolong siapkan pula peralatan beserta pakaian yang cantik. Jangan lupa, daftarkan dia di sekolah terbaik di Seoul.”

————————————————–

~Author POV~
“Wuaaaahh!!!”
Gadis kecil itu berlarian. tertawa sambil menghempaskan tubuh mungilnya di ranjang berukuran king size itu
“Kau suka?” tanya namsong itu
“Neomu johahae!! Gomawo harabeoji!!!”
“Ne sooyoungie..”
“Sooyoungie?”
Namsong itu tersenyum dan berlutut. Mensejajarkan tingginya dengan gadis kecil itu
“Mulai hari ini, Namamu Choi Sooyoung”
Namsong itu memeluknya. Berputar sambil menggendongnya. Membiarkan tawa kecil itu terdengar di telinganya. Dan kali ini ia kembali merawat seorang putri. Dan ia akan memastikan kalau putri itu menikah dengan seorang pangeran. Ia bersumpah. Tragedi itu tidak akan pernah terulang

————————-TBC———————

Annyeong readers ^^
Jeongmal gomawo atas semua commentnya di The Musketeers!!
Sekarang, author bawa FF baru berjudul “Glass Slippers”
Dan ada beberapa hal yang ingin author tanya
Tolong dijawab dari comment yaaa

Siapa main cast namja yang reader mau untuk…
1. Sooyoung
a. Kyuhyun : karakternya akan sama dengan So Yi Jung (Kim Bum) di BBF
b. Siwon : karakternya akan sama dengan Pangeran Yul di Princess Hours

2.Seohyun
a. Yonghwa : karakternya seperti Ahrang di Cyrano Agency
b. Changmin : karakternya seperti Moojin di Cyrano Agency

Comment juseyo!! ^^

102 thoughts on “Glass Slippers {Prolog}

  1. Kyuyoung..
    Cerita ny seru neh..
    Yg nangkap seo siapa?
    Trus soo gk inget donk ma seo..
    Gmn mrka bertemu pas dewasa?
    Apa menyukai org yg sama?
    Atw saling bermusuhan?
    Oh ya as musketeer mana?
    sama as yg mirip ttby..
    Lupa judul ny..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s