The Musketeers {part 4}

Title : The Musketeers

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun

Other Cast :
*Kris Wu
*Choi Siwon
*Victoria
*Shim Changmin

*Choi Minho
*Lee Sungmin
*Jessica Jung
*Kangin
*Yesung
*Leeteuk
*Kim Taeyeon
*Kang Sora
*Kim Hyoyeon
*Seo Joohyun

Type : Series

Genre : Romance

Rating : PG-15

Jeongmal mianhamnida readers karena baru update ^^”
Internet author rusak ceritanya. *bow*
Enjoy~

~Changmin POV~
Tok…tok..tok..
Aku mengetuknya. Tidak ada jawaban. Apa dia sudah tidur?
Krek…aku membuka pintu kamarnya perlahan. Dia sedang tertidur di sana. Aku berjalan dan menghampirinya. Matanya terpejam sempurna. Aku tersenyum memandang tiap inchi wajah mungil itu.
“Aku akan menjagamu. Aku berjanji.”
Aku mengusap kepalanya perlahan. “Seandainya kau tahu perasaan ini..kira-kira akan jadi bagaimana?”
Yang jelas kacau. Tuan putri. Seandainya dia tahu tentang fakta yang sebenarnya. Kalau eommanya bukan victoria.. kira-kira apa yang akan dia lakukan? Aku menarik nafas dalam. Sekarang ini aku tidak tahu. Bagaimana caranya menyingkirkan namja itu darinya, tanpa mencemarkan nama baiknya. Tapi, aku harus punya alasan yang kuat untuk mendepak musketeer itu. Entah bagaimana caranya. Aku memegang tangannya. Mengusapnya perlahan. Pandanganku tertuju pada sebuah boneka beruang di pelukannya. Darimana dia mendapatkannya? Setahuku…di istana ini tidak ada boneka. Atau..dari gudang? Entahlah. Aku malas mempermasalahkannya.

~Kyuhyun POV~
Tok..tok..tok.. aku mengetuknya. Tidak ada jawaban. Aku membuka pintunya perlahan. Memasuki kamar itu. Ternyata dia sudah tertidur. Aku membenarkan selimutnya. Mengusap kepalanya perlahan “Gomawo sudah menjagaku”.Kulihat dia memeluk boneka beruang itu. Seketika aku tersenyum. Ternyata dia memang terlihat paling manis saat tidur. Tok..tok..tok.. pintu itu diketuk. Celaka!! Jika seseorang melihatku ada di sini tengah malam, mereka bisa menuduh yang bukan-bukan. Aku langsung bersembunyi di bawah tempat tidur. Krek…pintu kamarnya terbuka. Aku mengintip dari balik celah sprei. itu…putra mahkota? Dia berjalan mendekat. Duduk di sebelah tuan putri.
“Aku akan menjagamu. Aku berjanji.”
Aku terdiam mendengarnya. Entah kenapa nada bicaranya..bukan seperti oppa ke dongsaengnya. Tapi lebih seperti namja ke yeoja yang dicintainya. Haish…apa yang kupikirkan. Jelas-jelas mereka kakak-beradik. Mana mungkin putra mahkota menyukainya?
“Seandainya kau tahu perasaan ini..kira-kira akan jadi bagaimana?”
Aku tercengang. Tidak bisa berkata apa-apa. Aku tidak mungkin salah dengar. Aku yakin dia mengatakan itu. Perasaannya? Mustahil. Apa dia sudah gila, menyukai yeodongsaengnya sendiri? Ini benar-benar gila. Kudengar langkah kakinya menjauh dan akhirnya pintu itu kembali ditutup. Aku keluar dari persembunyianku. Terheran melihatnya. Ada yang tidak beres disini

————————————

~Hyoyeon POV~
Hari sudah sore. Aku terheran melihatnya membuka lemari, laci, rak-rak, bahkan sampai tempat tidur. Sudah jelas dia tidak menemukan apapun. Dasar babo. Kang Sora mana mungkin sebodoh itu. Dia pasti sudah menyeleksi isi rumah ini. Tapi soal diary sunny…itu kelemahannya. Siapa yang menyangka diary itu disembunyikan di bawah lantai? Aku menggeleng melihat sang ratu. Taeyeon. Yeoja yang malang. Dia bahkan dicampakkan. Dan maaf ratu jika kau pikir aku ada di pihakmu. Aku sengaja mengulur waktumu disini. Karena kurasa…aku bisa memanfaatkan fakta kalau kris bukan anak leeteuk dan kang sora..untuk memeras kang sora. Setidaknya..mereka bisa memberiku uang atau posisi yang menjanjikan.
“Yang Mulia…kita masih punya banyak waktu untuk mencari buktinya.”
“Tidak bisa, hyoyeon. Aku harus menemukan sesuatu. Lebih cepat, lebih baik. Sebelum semuanya terlambat dan mereka mengangkat kris sebagai raja. Kita tidak punya banyak waktu, hyoyeon. Setidaknya aku harus menemukan sebuah hal. Harus.”
Apa yeoja ini sudah gila betulan? Haish..benar-benar menyebalkan. Aku mulai bosan disini. Seketika sesuatu membuatku berpikir. Sepertinya aku tidak sabar melihat ekspresi kang sora nanti
“Yang Mulia..apa anda tidak keberatan..jika saya pamit ke kebun sebentar?”
“Ah..gwaenchanha.”
Aku tersenyum kecil dan pergi keluar. Aku memanjat keluar pagar. Inilah keuntungan menjadi gadis desa. Aku berjalan ke kantor pos dan menulis surat untuk kang sora. Dia pasti akan mendapat kejutan istimewa

——————————————–

~Kyuhyun POV~
Aku masih memikirkan perkataan putra mahkota semalam. Sekarang aku berada di perpustakaan. Tuan putri sedang membaca. Sedangkan aku berkeliling di perpustakaan. Mereka benar-benar hebat. Tidak ada foto keluarga kerajaan atau album foto atau apapun disini. Hanya ada buku-buku coklat dan tulisan aneh.
“Oppa. Berhati-hatilah. Buku di sana lapuk dan mudah roboh,” ujarnya
“Algesseumnida.”
Aku mengambil sebuah buku dengan perlahan. Tiba-tiba.. BURK!!!
“A..h..”
Kepalaku tertimpuk buku. Apa-apaan ini. Kenapa buku itu berat sekali
“Gwaenchanha?”
“Nae gwaenchanha.”
“Haish..kau ini bagaimana. Aku kan sudah bilang, disini bukunya mudah roboh.”
Aku hanya tersenyum kecil.
“Oppa.. pipimu tergores.”
“Jinjjayo?”
Dia memegangnya
“A..h..”
“Benar-benar ceroboh. Tunggu sebentar disini. Aku akan mengambilkan air dan obat untukmu.”
“N..ne..”
Dia pergi keluar perpustakaan. Aku tersenyum memandangnya. Entah kenapa diperhatikan olehnya terasa menyenangkan. Aku membereskan buku yang jatuh itu. seketika, sebuah pembatas buku terjatuh dari sana. Aku membacanya
“keunggulan kemakmuran, darah permata dan kesempurnaan mengalir dalamnya. Kelopak bunga yang mewah di kala semi menghembuskan anginnya. kecantikan dan kemakmuran tidak kuasa. Aku hanyalah daun bunga yang cantik, sedangkan dia kelopak bunga yang mewah.Aku tidak punya kemenangan untuk memilikinya. Dia terlalu lugu untuk mengetahuinya.”
Aku terheran membacanya. Ini..puisi? Tapi kenapa kata-katanya sangat aneh?
Krek..pintu itu terbuka. Aku memasukkan pembatas itu ke kantongku. Tersenyum memandangnya. Dia membawa semangkuk kecil air dan racikan tabib istana. Dia membersihkan lukaku dengan kain yang dibasahi air. Kemudian memakaikan racikan itu di goresannya
“Padahal ini bukan luka yang serius.”
“Ini jelas serius bagiku. Kalau mereka melihatmu terluka, mereka akan menganggap kau terluka untuk melindungiku. Mereka akan mengira ada musuh.”
Aku tersenyum kecil. Seketika aku mengingat satu hal. Aku ini seorang musketeer. Dan tugasku memang melindunginya. Aku memandang matanya. Sooyoungie. Seandainya suatu hari nanti aku akan meninggal untukmu, aku rela melakukannya

———————————————–

~Kangin POV~
Bruk! Sora membuka pintu ruanganku dengan keras
“Ada apa?” tanyaku
“Kita dalam masalah.”
“Maksudmu?”
Dia melempar sebuah amplop padaku
“Dayang Kim mengetahui rahasia kita.”
“MWO?”
Aku membuka amplop itu dan membacanya
“Untuk Yang Mulia Kang Sora. Annyeonghasimnikka. Joneun Kim Hyoyeon imnida. Aku adalah dayang pribadi Ratu Taeyeon. Aku punya sebuah informasi yang menarik untukmu. Ini mengenai putra mahkota cho kris. Kurasa, seisi istana akan menjadi gempar jika mereka tahu bahwa putra mahkota cho kris bukanlah putra kandung Raja Leeteuk. Tapi bukan hanya itu. Kurasa, mereka akan lebih kaget lagi jika mereka tahu kalau putra mahkota yang sebenarnya masih hidup.”
Aku tercengang membacanya
“Jika kau mau rahasia ini aman, siapkan 1.000 keping emas. MWOYA? Apa dia gila?”
Sora menghela nafas
“Apa yang harus kita lakukan?” tanyanya
Aku membuang kertas itu ke perapian
“YAA!”
“Kita akhiri yeoja itu, seperti kita mengakhiri suratnya.”
“Maksudmu…”
“Kali ini aku tidak mau menjadikannya tragedi tipuan. Tapi tragedi sesungguhnya. Jika dia tahu, itu berarti Ratu Taeyeon juga tahu. Sebelum semuanya terungkap, kita habisi mereka berdua.”

—————————————–

~Hyoyeon POV~
Hari sudah mulai malam. Sang ratu masih saja sibuk mencari bukti. Haish..
“Hoaaam..”
“Kau mengantuk?”
“Ratu, kita masih bisa mencarinya besok.”
“Tapi aku harus menemukannya secepatnya, hyoyeon.”
Aku menghela nafas
“Kalau kau mengantuk, kau tidur duluan saja.”
“Baiklah.”
Aku melangkahkan kaki memasuki kamarku. krek..suara lantainya berbunyi. Haish..kenapa kamar ini benar-benar menyeramkan? Aku merinding melihatnya. Aku menaruh lilin itu di sebelah tempat tidurku dan terlelap. Biarkan saja si bodoh itu mencarinya sendiri.

~Taeyeon POV~
Aku sudah mencari ke pelosok rumah ini. Tidak ada bukti. Krek..krek.. suara lantai kayu itu terus bergeming. Seketika aku mengingat satu hal. Aku melihat luka di kakiku dan diary di tanganku. Aku menemukan benda ini di bawah lantai kayu. Berarti…pasti ada bukti lain di bawahnya.
Aku menginjak lantai-lantai kayu itu. Mencari lantai yang paling nyaring bunyinya. Nyaring berarti kopong. Kopong berarti bisa ditaruh sesuatu. Siapapun yang bernama sunny itu, yang jelas dia orang yang baik dan pintar. Dia merawat putraku dan menyembunyikan bukti-bukti di bawah lantai kayu agar tidak ditemukan sora.Pasti ada bukti lain selain diary itu. Krek..krek… Aku mendengar bunyi nyaring itu dari lantai yang kuinjak. Aku memandang ke sekitar. Bagaimana cara menghancurkannya? Aku tidak bisa menggunakan kakiku yang terluka. Seketika pandanganku tertuju pada kursi kayu di depanku. Lantai kayu ini lapuk. Pasti mudah dihancurkan dengan hantaman.
“Hana..dul..set!”
Aku menghancurkannya dengan kursi kayu. Menjadikannya terpisah dari satuannya. Aku memasukkan tanganku ke sana. Kulihat ada kumpulan foto di sana.  Foto yang teratas adalah foto putraku yang sedang bermain air. di bahunya ada tanda lahir itu. tanda lahir mahkota. Aku tersenyum memandangnya. Bukti ini cukup kuat untuk kutunjukkan ke leeteuk. Aku mengambil foto lainnya. Kyuhyunku…dia terlihat tampan. Andai aku bisa melihatnya tumbuh dewasa secara langsung.. Aku mencoba mengurutkannya. Ini…foto putraku saat masih kecil sampai dia dewasa. Aku tersenyum memandangnya. Kyuhyunie…eomma ingin sekali melihatmu tumbuh dewasa..dan sepertinya..sunny mengetahui keinginan ini. Siapapun yang bernama sunny…aku sangat berterima kasih. Aku memasukkan foto itu ke dalam diary sunny. Berjalan dan mencari bukti lain
~Kyuhyun POV~
“EOMMA!”
Hosh..hosh.. aku mengusap wajahku. Berkeringat dingin. Lagi-lagi aku memimpikannya. Tapi kali ini, eommaku berdiri di belakang seorang yeosong. Yeosong itu anggun dan hangat. Matanya bersinar kecoklatan. Dia memakai gaun berwarna putih dengan rambut terurai indah. Kulitnya putih dan wajahnya..entah kenapa aku merasa tidak asing. Eommaku, sunny berdiri di belakangnya. Dan dia berkata “Kau tenang saja kyu ah. Aku akan menjaga eommamu.” Aku tidak mengerti. Apa maksudnya? Tapi apapun maksudnya..aku hanya bisa berdoa. Semoga siapapun itu..dia baik-baik saja dan dilindungi oleh Tuhan

~Hyoyeon POV~
Aku merasa tanganku diikat seseorang. Seketika aku mengerjapkan mataku. Kulihat ada seorang namsong di sana
“Hmphh!!”
Mulutku sudah diikat.
“Wah..lihat…siapa yang ada di sini,” itu kang sora. Aku memandang ke arah jendela kamarku yang terbuka. Aku menatap mereka. Meminta penjelasan
“Seharusnya kau berhati-hati sebelum tertidur. Setidaknya..kau cek dulu jendela kamarmu terkunci atau tidak.”
“Hmph!!!”
“Wah..kasihan tidak bisa bicara. Hahahaha.”
Aku mencoba melepaskan diri. Semuanya gagal. Dan BRUK! Aku jatuh ke bawah. Kang Sora memegang wajahku
“Dengarkan aku. Dayang Kim. Kau berani-beraninya mengancamku. Dan kau pikir..aku sebodoh itu? Aku ini orang yang kejam, kau tahu.”
Aku mencoba melepaskannya. SIAL! Kapan mereka mengikatnya?
“Ah..dan satu hal yang menarik. Kau tahu kan..katanya putra mahkota  yang asli..katanya meninggal dalam sebuah kebakaran? Saat itu aku bodoh..karena aku tidak berani membunuhnya betulan. Jadi aku hanya merekayasanya sebagai sebuah kecelakaan, kemudian menculiknya. Membuat satu istana merasa..kalau dia sudah mati.”
Aku membulatkan mata mendengarnya. Apa dia sudah gila hah
“Tapi sekarang aku tega melakukannya betulan. Karena kurasa..ini sangat menarik. Kalau ratu meninggal…raja pasti sedih dan tidak mencari putranya lagi. Setelah itu..akan ada kang sora di sebelahnya dan kris..sebagai putra tunggalnya. Dramatis bukan?”
“HMPH!!!”
“Kau sudah tahu semuanya, hyoyeon. Jadi aku tidak bisa membiarkanmu membongkarnya. Tapi kau tenang saja. Kau akan mati bersama ratu disini. Dan mungkin..cho kyuhyun akan menyusul kalian. Selamat tinggal.”
Dia mengambil lilin itu dan menjatuhkannya
“HMPPH!!!”
“Dan satu istana akan mengira ini kecelakaan..dimana lilinnya jatuh, kebakaran, dan…semuanya lenyap. Selamat tinggal, hyoyeon.”
Dia keluar dari jendela bersama namsong itu. Api mulai merambat memenuhi ruangan. Rasanya panas. Apa yang harus kulakukan!! Aku tidak berpikir ke sana. Aku tidak berpikir mereka akan tega melakukan ini semua. Apa yang harus kulakukan…ratu…maafkan aku..

~Taeyeon POV~
Aku tersenyum menemukan gelang kyuhyun saat masih bayi. Bahkan masih ada ukiran nama Cho Kyuhyun di sana. Seketika aku mencium bau hangus.
“Uhk..”
Rasanya sangat perih di mata dan sesak. Aku mencari sumber asap itu. Seketika aku tertegun. Pintu kamar hyoyeon sudah terbakar. Apinya merembet keluar ruangan. Aku..apa yang harus kulakukan? Aku mencoba keluar dari rumah. OMONA!! PIntunya terkunci
“TOLONG!!!”
Aku menggedornya. Tidak ada suara. Aku mencoba membuka jendela. Tidak bisa. Bagaimana ini…apa yang harus kulakukan.. Leeteuk…apa yang harus kulakukan..

~Kyuhyun POV~
PRANG! Gelas itu terjatuh dari tanganku
“Joesonghamnida,” ujarku pada para dayang yang melihatnya. Aku mencoba membersihkan pecahan itu.
“Aa…h..”
Aku melukai jariku
“Kyu ah! Jarimu berdarah!” ujar dayang jung
Aku hanya diam. Entah kenapa perasaanku sangat buruk. Tuhan..sebenarnya ada apa

~Taeyeon POV~
“Uhk..”
Asapnya kian menebal. Dan kini ada bau gosong. Aku terduduk lemas. Menyandar ke pintu. Apa aku akan mati sekarang? Aku memejamkan mataku. Tuhan..kumohon tolong aku. Aku harus bertemu putraku dahulu. Aku harus membeberkan rahasia itu ke penjuru istana. Aku mohon, Tuhan..
“Kau tidak boleh menyerah disini! Cepat kabur dari bawah tempat tidur!”
Aku seperti mendengar suara itu. Halusinasi. Padahal disini tidak ada orang lain selain aku. Dan hyoyeon..kurasa dia sudah…
“Aku tidak kuat..”
Kau kuat! Kau harus bertemu putramu!”
Aku emncoba berdiri. Pergi ke kamarku. Menggeser tempat tidurnya dengan segala tenaga yang kupunya. Ini demi kyuhyun..aku harus bertemu putraku. Aku harus mengungkapkan semuanya..harus… Aku menggeser tempat tidurku. Kulihat disana ada sebuah pintu. Mustahil.. Aku cepat-cepat membukanya. Ini…Rumah ini punya pintu rahasia? Aku masuk ke dalam sana. Kulihat ada sebuah pintu kecil di depanku. Aku membukanya dan keluar dari rumah itu.
“Uhk..”
Aku memegang dadaku yang sesak. Aku membuka mataku. Ini… Aku ada di luar rumah? Kurasakan tanagnku ditarik seseorang. Aku cepat-cepat berdiri dan berjalan menjauh. Hingga akhirnya saat aku menjauh, rumah itu runtuh. Dan aku bisa melihat potongan-potongan kayu itu terbakar dan jatuh. Kejadian ini..persis dengan kejadian kyuhyun. Seketika aku tahu satu hal..sora ada di balik semua ini.
“Uhk..”
Rasanya sangat sesak. Aku berjalan menjauhi kebakaran itu. Tiba-tiba…
“KYAAAA!!!”
Aku terguling ke bawah. Ke hutan. Dan setelah itu..aku tidak ingat apapun

—————————————-

~Kris POV~
“Hiks…Ratu..”
Aku tercengang melihat peti mati itu dari jauh. Mustahil..Ratu meninggal dalam sebuah kebakaran. Bersama dayang kim. Kebakaran ini disebabkan karena lilin yang terjatuh. Aku masih tidak bisa mempercayainya. Biar bagaimanapun juga, ratu taeyeon juga eomoniku. Aku menengok ke arah raja. Dia hanya diam. Tidak bisa berkata-kata.
“Ikhlaskan dia,” ujar eomoniku, kang sora
Raja hanya diam. Shock berat. Sama seperti semua orang disini yang berbaju hitam. Seketika raja menitikkan air mata
“Semua ini salahku… Seandainya aku tidak mengisolasinya..Seandainya aku bersamanya di sana..semua ini tidak akan terjadi.. Taeyeon….”
Eomoni memeluknya. Aku hanya bisa menghela nafas dalam. Setelah kehilangan putra pertamanya..dia kehilangan ratunya. Dan sama-sama dalam sebuah kebakaran. Rasanya sangat menyakitkan

~Taeyeon POV~
“a..h..”
Aku memegang kepalaku. Rasanya sangat sakit
“Kau sudah sadar?”
Aku mengerjapkan mataku.
“Ini..dimana..?”
“Kau ada di rumahku.”
Aku memandang yeoja itu. Rambutnya panjang. Wajahnya manis
“Kau pingsan di dekat hutan. Jadi aku membawamu ke sini.”
“Gamsamida..sudah menolongku.”
“Ne.”
Aku mencoba berdiri
“Ah…”
“Jangan memaksakan diri. Kau belum sembuh total.”
“Mianhamnida..aku merepotkanmu.”
Dia tersenyum kecil
“Seo Joohyun imnida,” ujarnya
“Cho Taeyeon imnida,” ujarku
“Cho Taeyeon? maksudmu…ratu cho palace?”
Aku mengangguk
“Tapi…mustahil…”
“Waeyo?”
“Sore ini….akan diadakan pemakaman untuk ratu Cho Taeyeon.”
“MWO?”

~Sooyoung POV~
Aku berada di kereta kudaku. Dengan gaun hitam. Kyuhyun duduk di sebelahku. Berhadapan dengan sungmin dan minho.
“Aku benar-benar prihatin pada cho palace,” ujar sungmin
“Setelah putra mahkota mereka meninggal dalam sebuah kebakaran..sekarang Ratu Cho.”
Aku menengok ke arah kyuhyun yang hanya diam dan memandang ke luar kereta kuda
“Kau kenapa?” tanyaku
“Ani..entah kenapa…aku merasa prihatin mendengarnya.”

———————————-

~Leeteuk POV~
Aku menitikkan air mataku dalam diam. Taeyeon… mianhamnida…bahkan di saat terakhirmu..aku justru tidak ada disana..aku tidak ada disana untuk menemanimu pergi.Ratuku..kenapa kau membuatku menjadi orang jahat yang bahkan mengisolasi istriku sendiri? Aku menarik nafas dalam. Kyuhyun…lalu taeyeon. Sebenarnya apa salahku.. Kyu ah..apa kau menjemput eommamu? Apa kalian sudah bertemu di sana? Aku menghela nafas. Ucapan turut berduka cita itu kudengar dari banyak orang. Tapi tak satu pun bisa menghiburku. Aku memandang ke sekelilingku yang berbaju hitam. Kulihat seorang yeoja tinggi beserta tiga orang namja menghampiriku. Choi Palace
“Kami turut berduka cita, yang mulia,” ujar mereka
Aku tersenyum tipis. Seketika pandanganku tertuju pada seorang namja di sana. Namja itu tinggi. Mengenakan pakaian hitam. Matanya bulat dan bening. Kulitnya putih. Rambutnya senada dengan warna irisnya. Tampan. Seperti seorang pangeran. Entah kenapa…wajahnya mengingatkanku pada wajah taeyeon..
“Aku memimpikannya. Dia masih hidup. Dia memakai kemeja putih dan rompi coklat. Dia tersenyum padaku. Wajahnya putih dan tampan. Rambutnya kecoklatan. Matanya bulat”
Entah kenapa kata-kata itu terngiang dalam benakku. Aku melihat yeoja di sebelahnya. Yeoja itu tinggi dan jari-jarinya lentik. Rambutnya wavy dan panjang. Kulitnya putih dan dia sangat cantik. Bahkan dengan melihat wajah dan postur itu, semua orang tahu kalau dia seorang putri. Dan ciri-ciri itu…
“Aku memimpikannya lagi. Dia memeluk seorang yeoja. Yeoja itu putih dan sangat cantik. Yeoja tinggi dengan tubuh ideal seperti seorang putri. Jari-jarinya lentik dan rambutnya panjang.”
“Kyuhyunssi..”
Kudengar yeoja itu memanggilnya. Aku tercengang mendengarnya
“Namamu…kyuhyun?” tanyaku
“Ne, joneun cho kyuhyun imnida.”
Aku terdiam mendengarnya. Tidak bisa berkata-kata. Cho…Kyuhyun? Dan ciri-cirinya sama dengan namja di mimpi taeyeon?
“Dia musketeer tuan putri,” ujar namja di sebelahnya
Seketika bibirku membeku. Musketeer.. kemeja putih. Rompi coklat. Apa dia..
“Kami pamit dulu, Yang Mulia.”
“Ne.”
“Anda harus tabah,” ujar seorang namja tinggi yang memelukku. Namanya Choi Minho
“Ne.”
“Anda harus tetap tegar untuk para rakyat. Karena saya yakin..ratu pun ingin melihat anda seperti itu,” ujar namja bernama kyuhyun itu. Dia memelukku. Entah kenapa rasanya sangat hangat. Seperti…entah kenapa seolah-olah namja ini adalah orang yang kurindukan. Yang sudah lama tidak kutemui. Dan akhirnya kutemui disini. Kata-katanya sangat menenangkan.
“Annyeonghasimnikka.”
Mereka pergi menjauh. Sedangkan aku hanya bisa menatapnya menjauh. Cho Kyuhyun…aigo..ingat leeteuk. Dia sudah meninggal. Putraku sudah meninggal. Tapi entah kenapa…ciri-ciri namja di mimpi tae dan orang itu..membuatku berharap. Aku membulatkan tekad. Aku akan menyelidikinya.

—————————————

~Taeyeon POV~
“BIARKAN AKU MASUK! APA KALIAN TIDAK MENGENALIKU HAH!”
“Mungkin wajah anda memang mirip. Tapi anda bukan sang ratu. Ratu ditemukan meninggal kemarin. Dan sudah dikubur. Jadi jangan mengaku yang tidak-tidak.”
“TAPI AKU RATUMU, PENGAWAL! BIARKAN AKU BERTEMU RAJA.”
“Anda memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan raja.”
“MWO?”
“Membuat raja menganggap ratunya masih hidup. Berhentilah berkata begitu atau kau akan berurusan dengan pengadilan.”
“Sudahlah..ratu,” ujar seohyun
“KALIAN KETERLALUAN! KALIAN TERMAKAN  TIPU MUSLIHAT KANG SORA! BIARKAN AKU MASUK DAN MENJELASKAN INI SEMUA PADA RAJA!”
BRUK! mereka mendorongku
“Gwaenchanha?” tanya seohyun
“Anda sebaiknya pergi dari sini. Ini perintah dari Ratu Sora.”
“MWO? RATU?”
“Setelah Ratu Taeyeon tiada, posisinya harus digantikan secepatnya.”
Aku tidak percaya ini semua. Bahkan mereka mengusirku?
“Baiklah. Tapi camkan ini baik-baik. Saat aku kembali, kupastikan kalian semua dipecat!”

————–TBC—————-

 

80 thoughts on “The Musketeers {part 4}

  1. Ihh… Kang sora kejam bngat. Hrusnya leeteuk percaya pda taeyeon dri pada sora, eh apakah seo jdi penghalang hub kyuyoung? Mdhan2 aja ngga! Next part ditnggu thor ^^

  2. Sora bnr2 keterlaluan -_____-”
    Trs gmn bukti2 yg di temuin taeyeon thorr ? Masa ikut kebakar ? Trs yg dikubur yg katanya taeyeon itu sapa ? ._.
    Aissh thorrr tebece selalu gk tepat -_-
    Postnya cptn dong thorr jebaal, aku sampe bolakbalik buka wp ini mastiin udh di post apa blm ._. Udh segitu aja, mian kepanjangan hehe :D fighting ^^

  3. makin seru dan konfliknya udah kerasa,
    ishh itu si sora licik banget, jadi gemes ngeliatnya,
    d tunggu lanjutannya :)

  4. Sora busuknya luar biasa! ==’
    hyo juga sih demi uang dia ngekhianatin ratunya.. Astaga~
    kyu buruan ktmu eomma kandungmu~
    kyuyoungnya so sweet, kyaknya kyu rada mulai suka deh sama soo :-D
    lanjut lanjut

  5. Ishh..,kang sora bner2 nyebelin ne?
    Hyoyeoun juga…
    Aigoo leeteuk..,dia anakmu..
    Q gmes bnget ma crita’a…:)
    Kyuyoung mkin so sweet..:)
    Dtnggu ne klnjtn’a thor..:)

  6. Daebak!! Ceritanya makin seru + bikin readers tegang!! Di tunggu next part nya!! Jgnlama2 nee??!! HWAITING!! :D

  7. kyu udh ktemu ama bapaknya tpi bapaknya gg prcya klu itu kyu ya? pdhal kn udh di ceritain sma taeyeon!!
    kang sora bner2 kejem. next part di tunggu!!

  8. weis rame bgt…seru dech… pnasaran dan greget jdny…huaaa next part pkokny aq suka, knp p di post di KSI ja chingu ffny? btw gomawo O(∩_∩)O
    ♥ⓚⓨⓤⓨⓞⓤⓝⓖ♥

  9. Ishh, Kang Sora nyebelin,…..
    Kebenaran akan terungkap, wkwkwkz….
    Kayaknya bakalan berat buat ngungkap klo Kyuppa pangeran Cho Pllace & ratu Taeyeon masih hidup, Yaa Cangmin oppa nyusahin aja ^^v kayaknya dia bakal ngalangin hubungan Kyuyoung hikz T-T
    Pokoknya ditunggu next partnya.. Segera di post ya thor, keep writing & FIGHTING!!!? ^^9

  10. Hyoyeon ngapain blang ke kang sora, dasar pnghianat~
    Kang sora makin menjadi-jadi, dasar nenek lampir -.-
    kapan smuanya kebongkar ?
    Next~~

  11. Hyoyeon mati kah? Lagian sih berniat jahat tanpa pikir panjang !
    Itu pengaeal nyolot ya,masa taeyeon asli dibilang cuma mirip doang . Bener tae,kalo udah jadi ratu lg pastiin mereka di pecat

  12. Kang sora jahat..
    Kyuppa ketemu ma raja Leeteuk?
    Ayoo teuk oppa selidiki siapa cho kyuhyun sebenarnya..
    Moga cepat terbongkar semuanya..
    Tapo ntar apa seo jadi penghalang hub soo ma kyu?
    Kyuppa cari tau apa maksud perkataan Changmin?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s