Baby Maybe [Part 3]

your man

Title : Baby Maybe

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun

Other Cast :
*Im Yoona
*Kwon Yuri
*Seo Joohyun
*Choi Siwon
*Stella Kim
*Shim Changmin
*Choi Sulli
*Jo Yoonwoo
*Kim Hyoyeon
*Leeteuk
*Kris Wu

Type : Series

Genre : Romance,Friendship,Comedy,Fantasy

Rating : PG-15

Cupid itu mengawasi dalam diam
Cupid’s Diary halaman delapan

~Sooyoung POV~
“Euhm…”
Rasanya sangat hangat dan nyaman. Aku mengerjapkan mataku perlahan. Wajah yang sangat tenang. Wajah malaikat. Aku kembali memejamkan mataku dan tertidur. Wajar saja kalau aku merasa hangat dipeluk seperti ini. Tunggu dulu! DIPELUK?!
“KYAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!”

——————————–

~Kyuhyun POV~
BRUK! Aku terjatuh dari tempat tidur
“A…h..”
“Gwaenchanha?”
“YAA!! Bagaimana bisa kau mendorongku sampai jatuh hah!?”
“Mianhamnida aku…”
Seketika aku terdiam.
“Hei, entah kenapa aku merasa…kejadian ini mirip sebuah kejadian..”
Dia hanya diam “Iya ya.”
“Dejavu,” ujarku
“Kau mempercayai tahayul itu?” tanyanya
“Ani. Aku hanya..merasa ini pernah terjadi. Haish..sudahlah. Aku mandi dulu dan bersiap ke kampus!” ujarku
“Aniya! Aku yang harus mandi duluan!” ujarnya
“MWO?”
“Di sini statusku istrimu. Aku harus bersiap lebih pagi darimu. Ini jam 6.30. Arra?”
“Arra.”
Aku melipat tanganku dan membiarkannya masuk ke sana. Seketika pandanganku tertuju pada sebuah kotak. Di atasnya bertuliskan ‘Saengil chukkhae youngie, kyu ah! -eomma appa’
Aku tersenyum membacanya dan membukanya. Ini pasti dari bumonimnya. Kulihat sebuah mug kembar di sana. Manis. Gambarnya beruang. Di dalamnya bahkan ada dua boneka beruang. Groom & Bride. Aku membuka kotak di dalamnya. Omona ini…
Krek..kudengar pintu itu akan dibuka. Aku memasukkan benda itu ke kotaknya lagi. Sepasang baju tidur.
“Kau…turun duluan saja. Eomma pasti sedang menyiapkan sarapan.”
“Arra.”

~Sulli POV~
“Annyeonghaseyo eomoni,” ujarnya
“Ah. Annyeonghaseyo. Aigoo..seharusnya kau tidak perlu bangun sepagi ini,” ujarku
“Aku…harus membantu eomoni menyiapkan sarapan,” ujarnya
Aku tersenyum mendengarnya. Yeoja yang manis dan baik
“Mianhamnida kemarin..eomoni…tidak mengetuk pintu dan..”
“Ah..gwaenchanha. Yang kemarin itu…”
“Kau tidak perlu menjelaskannya. Aku mengerti,” ujarku
“Allgesseumnida. Apa ada yang bisa aku bantu?” tanyanya
“Apa kau bisa membuat sandwich?”
“Ne.”
“Hari ini musim panas. Sandwich adalah sarapan yang paling enak,” ujarku
“Ne. Dengan salad!” ujarnya
“Aku setuju. Tapi kyuhyun tidak suka sayuran. Jadi sandwichnya hanya berisi bacon, telur, saus, dan keju.”

~Sooyoung POV~
Seketika ide itu muncul di pikiranku. Sayuran. Lihat saja dia. Aku akan memberinya pelajaran karena sudah menciumku
“Eomoni, sepertinya aku tahu cara agar kyuhyun memakan sayuran itu.”
“Ne?”

—————————

~Kyuhyun POV~
Aku menuruni anak tangga ke meja makan. Kulihat semuanya sudah di sana.
“Annyeong.”
“Annyeong.”
“Kyu ah, eomoni mengajariku cara membuat sandwich,” ujarnya
“Jinjjayo?”
“Ne, dia membuatkannya untukmu,” ujar eomma
Entah kenapa feelingku buruk.
“Aku akan memotongkannya untukmu,” ujarnya
“Gomawo.”
“Aaa..”
“Aigoo..manisnya,” ujar eomma
“Cha..gi. Aku bisa makan sendi..hm..”
Dia memasukkan sandwich itu ke mulutku. Tunggu dulu rasa ini…
“Eits..jangan dibuang. Kau harus belajar makan sayur chagiya.”
Aku menatapnya kesal. Dia membalas dendam padaku? Aku tidak ada pilihan lain. Glek. Akhirnya makanan itu masuk ke mulutku. Rasanya sangat tidak enak
“Bagaimana?” tanyanya
Aku tersenyum memaksa. Kalau tidak ada bumonimku di sini habislah anak ini. “Mashita.”
“Aa..”
“Aku bisa makan sendiri chagi. Kau tidak malu, disini ada eomma dan appa.”
“Gwaenchanha. Kami mengerti,hahahhaa,” ujar appa
“Kau dengar kan?”
“Kau membalas dendam padaku?” aku berbisik padanya
“Sedikit,” ujarnya sambil tersenyum “aaa..”
“Shireo~”
“Kyuhyun ah..” eomma meliirkku tajam
“Arra.arra.”

——————————–

~Sulli POV~
“Hahahahahhaa. Benar-benar hebat,” ujarku
“Hanya itu cara untuk memaksanya,” ujarnya
“Kau tahu, ini pertama kalinya aku melihatnya makan sayur. Hahahhaha.”
“Kalau begitu, aku akan sering-sering menyuapinya agar dia mau makan sayur. Sayur itu bagus untuk kesehatannya.”
“Ne, kau benar.”
Aku tersenyum melihatnya. Aku sangat beruntung memiliki menantu yang perhatian sepertinya
“Sooyoung ah.”
“Ne?”
“Bagaimana kalau kau memanggilku eomma saja? Bukan eomoni.”
Kulihat dia tersenyum “Ne eomma.”

~Kyuhyun POV~
“Bweh..rasanya benar-benar tidak enak.”
“Hahahahhaha. Itu hukuman untukmu karena berani menciumku. Arra!”
“Kau benar-benar evil. Bagaimana bisa kau melakukannya di depan appa dan eomma eoh?”
“Justru kau harus berterima kasih padaku. Aku membuatmu memakan sayuran. Sayuran itu sehat untukmu.”
“Haish..makanan bernama sayuran itu seperti sampah untukku. Arra?”
“Wah. berarti demi seorang choi sooyoung, kau makan sampah? begitu?” tanyanya
Aku menatapnya. Lihat saja. Aku akan membalasmu

——————————–

~Sooyoung POV~
Akhirnya kami sampai di parkiran kampus. Aku berniat turun. Tiba-tiba pandanganku tertuju pada dua orang berbaju hitam di dekat pintu itu
“Chankanam.”
“ne?”
“sepertinya…itu..anak buah appaku,” ujarku
“Ne?”
“Berarti, appaku mengawasi kita di kampus.”
“Lalu apa rencanamu?” tanyanya
“Kau keluar dan bukakan pintu untukku.”
“mworagu?”
“Ppali! Aku tidak mau penyakit appaku kumat!” ujarku
“Arra.”
Dia membukakan pintu untukku. Dia merangkulkan tanganku di lengannya
“kaja.”

~Yuri POV~
Aku tercengang melihatnya. Begitu pula para yeoja di kampus. Cho Kyuhyun datang ke kampus dengan jeans yang tidak longgar, kemejanya trendy berwarna putih. Persis cho kyuhyun di pernikahannya. Prince charming
“Sepertinya dia memang pangeran tampan yang berjubah beast. Berhubung dia sudah menikah, jubahnya dilepaskan,” ujar yoona
“Yaa! Jangan berkata seperti itu,” ujarku
“Aku tidak percaya. Choi Sooyoung bisa mengubahnya seperti itu. Bahkan tidak ada kacamata.”
“Molla.”
“Pasangan yang membuat iri,” ujar yoona
“Ne.”

~Sooyoung POV~
Aku tersenyum kecil melihat para yeoja yang memperhatikan kami. Mereka tidak mengenali kyuhyun. Entah kenapa berjalan bersama seorang namja di sebelahmu..rasanya terlindungi.. yaa!! Choi Sooyoung apa yang kau pikirkan!
“Apa mereka masih mengikuti?” tanyanya
“Kuraa tidak.”
“Baguslah.”
Dia melepaskan tanganku dari lengannya
“Kelasnya akan dimulai sebentar lagi.”
“ne.”
Menyadari ini akting..rasanya menjengkelkan. Aigoo.choi sooyoung. kau masih normal!kau tidak boleh menyukai namja bermulut sadis itu arra?

——————————

~Kyuhyun POV~
Setelah kelas selesai, aku pergi ke perpustakaan. Mencari buku. Kulihat seorang yeoja berdiri di sana. Berniat mengambil buku di rak tertinggi. Aku membantunya dan memberi buku itu padanya
“Gomawo,” ujarnya
“Ne.”
“Kau..pasti murid baru di sini,” ujarnya
Aku tersenyum kecil. Apa sesulit itu untuk dikenali?
“Joneun..”
‘Bwara Mr. Simple Simple..’
Aku melihat nama di sana. Cho Sooyoung
“Ne aku akan segera keluar.”

~Seohyun POV~
“Joneun..”
Cellphonenya berbunyi
“Ne aku akan segera keluar,” ujarnya lalu pergi
Aku menghela nafas melihat namja itu langsung keluar tanpa menghiraukan sapaanku. Padahal..sedikit lagi aku berkenalan dengannya. Haish.. bagaimana bisa ada namja setampan itu..

————————-

~Siwon POV~
“Bagaimana?”
“Tangan nona melingkar di lengannya. Dia membukakan pintu untuk nona. Benar-benar manis.”
“Kerja yang bagus. Awasi terus mereka. Dan jangan biarkan satu orang pun mencoba mengganggunya. Arrachi?”
“Algessumnida.”
Aku tersenyum melihat foto youngie. Appa akan menjaga kebahagiaanmu….appa’s little princess..

sooyoung

————————————

~Kyuhyun POV~
Aku sedang menyusun makalah. Tiba-tiba kudengar suara tuk…tuk.. kulihat dia menjentikkan jarinya ke meja
“Aku bosan,” ujarnya
“Memangnya makalahmu sudah selesai?” tanyaku
Dia mengangguk
“MWO?”
“Aku kan pernah bilang cho kyuhyun. Aku bukan kau yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk sebuah esaay. Termasuk makalah. Arra?”
Aku menggeleng melihatnya
“Kalau begitu bacalah buku atau mengobrol dengan eomma,” ujarku
“Mengobrol jam 8 malam?” tanyanya
“Haish..di lemari banyak buku. kau bisa membacanya,” ujarku
“Aku ingin menyalakan televisi.”
“Tidak bisa. Aku sedang membuat makalah. kau akan menggangguku.”
“PSP?”
“Apalagi itu. Itu benda kesayanganku. Kau tidak boleh memainkannya.”
“Aish.. lama-lama aku bisa mati bosan di sini.”

~Kris POV~
“Kita harus bagaimana?” tanya leeteuk
“Hm..kurasa aku punya ide,” ujar hyoyeon
“Ne?”
“Kris, mainkan stopkontaknya.”
“MWO?”
“dan kau leeteuk. Buat suara-suara aneh.”
“Tapi..kenapa?”
“Meski dia menjadi pribadi baru, aku yakin. Ketakutannya pasti sama.”

~Kyuhyun POV~
Kulihat dia duduk di sofa.
“Apa kau tidak bosan belajar terus?” tanyanya
“Ne. Setidaknya lebih baik dibanding party terus,” ujarku
“Haish..kau masih saja membahasnya. Sekarang ini aku sudah jadi gadis rumahan yang tidak pergi arra?”
“Ne, ne.”
Tuk..tuk..
Kulihat lampunya redup dan menyala
“Kenapa lampunya begini?” tanyanya
“Entahlah.”
Aku mensave file nya dan mematikan laptopku.
Tluk. Lampunya mati
“Mworagu?”
Jdarr!!!”KYAAAAAAA!!! Kyu ah…aku takut..”
Aku berjalan ke arahnya. Tangannya gemetaran
“Kau..”
JDARR!!
“Hik..s…”
“uljima. Aku tidak bisa melihat yeoja menangis.”
“Aku takut…”
Aku terdiam. Kejadian ini…mirip sebuah kejadian..
JDAR!!!!
“Aku….akan menyalakan lampunya.”
Aku berdiri dari tempatku. Kurasakan dia menahan tanganku
“Kajima..”
Aku terdiam mendengarnya
“Tidak akan terjadi apa-apa.”
JDARR!!
“Hi..ks…”
Aku menarik nafas dalam. Aku tidak tahu dia memiliki phobia pada petir.
“Uljima..”
“Kajima,” ujarnya. tangannya gemetaran.
“Ne. Aku tidak akan meninggalkanmu.”
Aku mengusap kepalanya perlahan.
“tidurlah, aku akan menjagamu,” ujarku

~Hyoyeon POV~
“Aku tidak percaya…phobia itu masih sama,” ujar kris
“tapi..tidakkah kau lihat? Mereka sangat manis,” ujar leeteuk
“Ne.”

—————————-

~Sulli POV~
“Sooyo…”
Aku menutup mulutku. Kulihat mereka tertidur di sofa dengan posisi duduk. Kepala sooyoung bersandar di bahunya dan tangannya merangkul pinggang kyuhyun. tangan kyuhyun mengusap kepalanya. benar-benar manis. Aku mengambil cellphoneku dan memotretnya kemudian menutup pintu itu perlahan. ini hari minggu. tidak ada kuliah. Mungkin mereka menonton sampai larut.

~Sooyoung POV~
Aku mengerjapkan mataku. Kulihat dia tertidur di sampingku. Masih duduk di sofa. Aku tersenyum melihatnya. Dia..benar-benar menemaniku? Aku melepaskan tanganku dari pinggangnya. babo sooyoungie. untung dia belum bangun. Aku menatap wajahnya. Kalau sedang tidur..dia cukup manis dan…
“Mau sampai kapan kau melihat wajahku?” tanyanya
“MWO KAU!!”
“Kau baru sadar aku tampan eoh?”
“Haish..” buk! Aku memukulnya dengan bantal
“yaaa!! kau membuatku tidur seharian di sofa dan kau malah melemparku dengan bantal?”
“Ne! Kau terlalu percaya diri! Kau belum bangun huh?”
“MWO? Lihat saja aku akan membalasmu!”
buk! Dia melemparku dengan bantal.
“Yaa!!”

~Yoonwoo POV~
“Di atas ramai sekali,” ujarku
“Sepertinya mereka sedang bercanda,” ujar sulli
“ne.”
“Kau tahu, tadi mereka tertidur di sofa. Manis sekali.”
“Jinjjayo?”
“Aku memotretnya.”
“Ne?”

—————————-

~Kyuhyun POV~
“Yaaa!! Sudah jam 8!” ujarnya
“Wae?”
“Kita harus kuliah babo!!” ujarnya
“YAA! Kau yang babo! Ini kan hari minggu!”
“MWO? Aigo…”
“Dasar pikun.”
“Haish..tetap saja. Tidak enak pada bumonim kalau bangun kesiangan!”
Aku menggeleng melihatnya. Yeoja aneh. Kemarin dia menangis dan memelukku. Hari ini dia melemparku dengan bantal dan mengataiku terlalu percaya diri. aneh

~Sooyoung POV~
Aku menyiram tanaman di taman kecil dekat garasi. Kulihat kyuhyun sedang mencuci mobilnya. Bumonim sedang pergi ke Lotte. Seketika aku punya ide untuk mengerjainya

~Kyuhyun POV~
Byur!!! Kepalaku disiram air yang berasal dari selang taman
“Yaaa!!!”
“Haahhahahahahahaa.”
“Yaa! Choi Sooyoung berapa umurmu hah!”
“21 tahun,” ujarnya sambil menyiramku
“Yaa! Hentikan!”
“Byurrr!!!”
Rupanya yeoja ini ingin dibalas. Aku mengambil selang dekat garasi dan membalasnya
“Byuur!!!!”
“Yaaa! Cho Kyuhyun!!!”
“Kekuatan air ini dua kali lipat punyamu!” ujarku
“Yaaa!!!”

~Sulli POV~
“Hahahahahahahaha.”
Aku pergi ke garasi, sumber tawa itu. Kulihat mereka saling menyemprot satu sama lain. Baju mereka basah semua. Dari rambut sampai ujung kaki. Aku menggeleng melihatnya dan tersenyum. Sangat manis
“Kau lihat, yeobo. Mereka sangat manis,” ujarku pada yoonwoo
“ne.”

—————-TBC—————

89 thoughts on “Baby Maybe [Part 3]

  1. makin sweet aja kyuyoung XD apalg kyu skrg udh keliatsn perhatian sama soo. semua orang kampus jd gak kenal kyu krn jd tampan. soo hrs makin hati2 XD

  2. Aduh sulli selalu salah sangka ya,dia nyangka nya mereka lg bermesraan padahal emang mesra sih ya walaupun berantem terus hiihihi .
    Seohyun pengganggu hubungan mereka? Andwee

  3. Sweet…
    Hyoyeon ngerjain kyuppa dan soo..
    Phobia soo masih sama..
    Apa mereka ingat ttg masalalu mereka?
    Apa seo menjadi org ke3 dlm hub mereka?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s