Infinitely Yours {Part 8}

Infinitely Yours

Title : Infinitely Yours

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun
*Choi Siwon
*Shim Changmin
*Kris Wu

Other Cast :
*Choi Minho
*Leeteuk
*Heechul
*Sungmin
*Shindong
*Donghae
*Eunhyuk
*Yesung
*Ryeowook
*Tiffany
*Sunny
*Jessica

*Taeyeon

Type : Series

Genre : Romance,Friendship,Comedy

Rating : PG-15

Jeongmal gomawo chingudeul commentnya TT_TT~
Next part updated ^^~

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7

~Leeteuk POV~
“Ne itu benar.”
“MWO? Jadi..kau tahu?” tanyaku
“Ne.”
“Mwoya. Cho kyuhyun. Seharusnya kau memberi tahuku jadi..”
“Aku sudah berjanji pada oppanya untuk menjaganya.”
“O..Oppa?”
“Ne. Namanya Choi Minho.”
“Aku tidak mengerti. jadi siapa namanya?” tanyaku sambil menunjuk ‘minho’
“Nama aslinya choi sooyoung. Minho itu nama oppanya.”
Seketika aku teringat kejadian di cafe itu
“Pantas saja di Cafe si minho asli terlihat bingung padaku.”
“Jelas saja. dia tidak tahu kita siapa.”
“Bagaimana bisa wajah mereka semirip itu?”
“Mereka saudara kembar.”
“Jadi..”
“Sooyoung memanfaatkan identitas minho untuk masuk ke Kwanbon.”
“Benar-benar berani,” ujarku
“Ne.”
“Tapi..untuk apa dia ke sini?”
“Aku sudah berjanji tidak akan menceritakannya.”
“Arraseo.”
Aku melihat ke arahnya yang tertidur pulas
“Tapi kita tidak bisa membiarkan dia lebih lama lagi di sini. Ini sangat berbahaya. Bagaimana kalau orang lain tahu soal hal ini?”
“Maka jangan biarkan mereka tahu,” ujar kyuhyun santai
“Mana bisa seperti itu babo! Cepat atau lambat pasti akan ketahuan.”
“Tapi..”
“Atau jangan-jangan..kau menyukainya?” tanyaku
Dia hanya diam
“Kyu ah. Ini tidak baik. Apapun alasannya, dia tidak boleh berada di sini.”
~Shindong POV~
Setelah pergi minum, aku kembali ke asrama. Aku melangkahkan kaki memasuki pintu asrama. Aku menuju ke kamarku. kulihat kyuhyun dan leeteuk di sana. Sedang apa mereka di kamarku?
“Peraturan adalah peraturan kyu. Kau tidak bisa membiarkan yeoja di sini.”
Aku membulatkan mataku mendengarnya.
“Tiga bulan. Hanya tiga bulan,” ujar kyuhyun
“Kyu. kau tidak bisa membiarkan yeoja di Kwanbon. Apalagi menjadi roomatemu.”
“Aku tidak pernah berbuat apa-apa! Sungguh!” ujar kyuhyun
“Ya itu kau. yang lain? Bagaimana kalau ada yang menjahatinya?”
Aku tercengang mendengarnya. Minho…seorang yeoja?
“YA! Kenapa kau ada di sini!” ujar kris
Seketika aku tersadar. Aku salah masuk asrama
“Joesonghamnida.”
Aku berlari ke luar asrama. Tapi aku sudah mendapatkan berita baru. Meskipun mabuk aku tidak salah dengar. Minho seorang yeoja. Dan sepertinya besok pagi akan menjadi hari yang menyenangkan.

——————————————————-

~Sooyoung POV~
Sowoneul malhaebwa~ Suara itu membangunkanku. Aku mencari cellphoneku di nakas dan mengangkatnya
“Yeoboseyo..”
“YA! Kenapa kau baru mengangkat teleponku?”
Aku menjauhkan cellphone itu dari telingaku
“Can’t you reduce that volume?”
“YA! Choi Sooyoung aku tidak main-main. Cepat keluar dari dormmu. Ada hal penting yang harus kubicarakan.”
Nit. Telepon dimatikan.Aku melihatnya kesal dan memakai sandalku, keluar dari kamar. Kulihat mobil minho oppa di sana. Bagaimana bisa… Aku memasuki mobil itu
“Ada a…”
“Ini berita gawat.”
“Ne?”
“Appa dan eomma akan pergi ke Seoul. Dua minggu lagi.”
“NE?!”
“Dan mereka akan menelpon Jeongsin.”
“Eottokhe!!!”
“Youngie..mianhae. Kita tidak punya pilihan lain.”
“Makud oppa?”
“Kau terpaksa pindah ke Jeongsin.”
“OPPA!!!”
“Ini demi kebaikanmu. Apa kau mau appa dan eomma memulangkanmu ke Amerika?”
Aku menggeleng
“Bagaimana caranya?!” protesku
Minho oppa mengeluarkan berkas-berkasku.
“Aku akan mengantarmu ke Jeongsin hari ini juga.”
“Lalu bagaimana dengan..”
“Aku akan menggantikanmu bersekolah di Kwanbon”
“MWO?”
“Aku sudah membicarakannya dengan appa dan eomma. Berterima kasihlah padaku. Aku mengorbankan LDR dengan yuri agar kau bisa di sini. jadi kau tidak boleh protes lagi.”
“KYAAA!!!!! OPPA!!!! JEONGMAL GOMAWO!!!!!!!!”
“Ne ne ne. Kau sudah punya 9 bulan untuk mengamati sifat mereka. Sekarang kau harus kembali menjadi normal arra? Kau masih bisa bertemu dengan mereka! Apalagi oppamu di sana.”
“Gomawo oppa~” aku memeluknya
“YA! Lepaskan aku!”

———————————————————-

~Kyuhyun POV~
Aku terdiam memandang langit-langit kamarku. Bagaimana kalau leeteuk benar-benar akan mengeluarkannya? Tiba-tiba kulihat minho memasuki kamar
“Annyeong,” ujarku
“Gomawo sudah menjaga yeodongsaengku selama ini.”
Seketika aku terduduk dan melihatnya. Dia…
“Kau masih mengingatku?”
“Choi..Minho?”
Dia tersenyum
“Syukurlah kau masih mengingatnya.”
“Bagaimana bisa kau…”
“Bumonimku akan pergi ke Korea dua minggu lagi. Dan mereka akan menelpon Jeongsin.Maka dengan berat hati, aku harus memindahkannya.”
Aku terdiam mendengarnya
“Kau tenang saja. Jeongsin sangat dekat dari sini,” ujarnya
“Bukan itu masalahnya tapi…”
BUK! Pintu kamarku dibuka. Itu adalah shindong
“Annyeong,” ujar minho
“YA! Choi Minho!” ujar shindong
“YA! Shindong! Bagaimana bisa kau masuk ke asrama lain!” ujarku
Shindong menarik minho ke aula
“YA! Apa-apaan ini!” protes minho
“Kau diam saja!”
Aku mengikutinya. Shindong membawa minho ke aula. Kulihat seisi asrama dua berkumpul di sana
“Kalian semua lihat ini!” ujarnya
“Dia adalah seorang yeoja!” ujar shindong
“MWO?!”
“YA! Shindong ah! Jangan mengarang cerita,” ujar kris
“NE! Mustahil!” ujar donghae
“Kalian tidak percaya?”
“Memangnya apa buktinya?” tanya eunhyuk
“Lihat ini!” ujar shindong sambil memaksa membuka bajunya
“YA! Apa yang mau kau lakukan!” ujar minho
“Kau takut membuka bajumu karena kau seorang yeoja kan?”
“MWO? Apa-apaan ini!” ujar minho
“Shindong hentikan!” ujarku
“Dasar namja gila,” ujar yesung
“YA! Aku mendengar itu! Setelah kalian melihat buktinya. kalian akan mempercayaiku!” ujarnya
“MWOYAA! Kau seperti homo!” ujar minho
“Bilang saja kau takut!”
SRET! Baju minho terobek olehnya. Seisi ruangan terdiam menatapnya. Aku menahan tawa melihat shindong yang mematung karena tubuh atletis itu. Sepertinya dewi fortuna berpihak pada sooyoung. Minho mencengkram kerah shindong
“Pertama, kau harus mengganti rugi bajuku yang kau robek,” ujarnya
Shindong hanya diam melihatnya, begitu pula anak asrama lain
“Kedua, kau sudah mencemarkan nama baikku. Jadi kuminta kau memutihkannya kembali.”
“Terakhir.”
BUK! Minho mendorongnya sampai jatuh
“Sekali lagi kau mencari masalah denganku, aku tidak segan-segan mempermalukanmu di depan umum. Arra?”
“A…arra..”
Shindong berlari keluar dorm. Sedangkan semua anak asrama dua bersorak

~Taeyeon POV~
Aku melangkahkan kaki ke kamarku dengan cepat. Katanya, aku kedatangan seorang roomate. Aku membuka pintu kamarku. Kulihat ada seorang yeoja tinggi yang berdiri dan memandang ke sekeliling kamar. Rambutnya wavy sebahu. Kakinya jenjang. Tubuhnya sangat langsing seperti seorang model. Jari-jari lentik itu tengah memainkan sebuah pena
“Annyeong,” ujarku
Dia berbalik ke arahku. Aku terdiam melihatnya.
“Annyeong,” ujarnya sambil tersenyum
Wajahnya tergolong cantik. matanya bulat dan bercahaya. Poninya terurai rapi. Sempurna.
“Taeyeon imnida,” ujarku
“Sooyoung imnida.”

————————————————–

~Tiffany POV~
“Kau lihat anak itu?” tanya jessica sambil menunjuk seseorang
Aku menengok ke arahnya. Entah kenapa wajahnya asing

397416_10151643351484082_777162954_n

“Dia murid baru di kelasku,” ujar jessica”Lalu?”
“Tidakkah kau merasa terancam dengan keberadaannya di sekolah ini?”
“Wae? Kenapa aku merasa terancam padanya? Dia bukan seorang sosialita,” ujarku
“Fany ah, perhatikan yeoja itu baik-baik!” ujar sica
Aku menatapnya
“Selama ini, kau dikenal sebagai siswi tersempurna di Jeongsin. Kurasa setelah ini akan berubah,” ujar sica
“Mwo?”
“Yeoja itu bernama Choi Sooyoung. Pindahan dari Amerika.”
“Lalu apa sica?”
“Lihat saat dia berdiri nanti.”
Aku terus mengamatinya. Hingga akhirnya kulihat dia berdiri meninggalkan kursinya
“See. She has the perfect model figure.”
“I have it too,” ujarku
“Tapi tidak sebagus dia.”
“SICA YA! Kau temanku atau bukan?”
“Aku temanmu, justru itu aku menasihatimu. Kau harus berhati-hati fany ah. Dia itu tak hanya cantik dan berperawakan seperti model. Yang kudengar dia sangat kaya dan pintar.”
Aku menatapnya. Mana mungkin ada yeoja seperti itu

~Sooyoung POV~
“Hahahahahahahahahahahahahhaa.”
“YA! Berhentilah tertawa! Kalau tadi yang dipermalukan adalah dirimu bagaimana?” tanyanya
Aku tetap tidak bisa menahannya. Membayangkan minho oppa dirobek bajunya di hadapan seluruh anak asrama dua. Epic. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana shindong sekarang
“Bagaimana denganmu di sana?” tanyanya
Aku menghela nafas “Teman sekamarku bernama taeyeon, dia baik. Tapi aku tidak terbiasa berperilaku manis. Yeoja di sekolahku suka menggosip, make up, dan lain-lain yang membosankan,” ujarku
“Youngie… biar bagaimanapun kau seorang yeoja. So you must act like a girl.”
“Tapi oppa…”
“Seminggu lagi ada pertandingan antar sekolah.”
“JINJJA?”
Dia mengangguk dan memberi tiketnya padaku
“Kyaaa!!! Gomawo oppa!!!”
“YA! LEPASKAN! SESAK CHOI SOOYOUNG!”

—————————————–

~Kris POV~
Hari ini adalah hari perlombaan. Sekolah kami sangat ramai dipadati pengunjung. Satu jam lagi aku bertanding. Siswi Jeongsin mulai berdatangan memasuki area sekolah. Aku mengelilingi sekolah, mencari leeteuk. Sonsaengnim memintaku memberikan sebuah berkas padanya. Tiba-tiba kurasakan seseorang menabrakku
“Joesonghamnida,” ujarnya sambil membantuku mengambil berkas itu
Aku mendecak kesal. Ceroboh sekali yeoja ini. Aku berdiri dan merapikan berkasku. Kulihat jari-jari lentik itu menyerahkan setumpuk berkas padaku. Aku menatapnya sesaat. Aku tercengang. Yeoja itu…
“Kau…yeodongsaengnya minho?”
“Ah…kau masih mengingatku?” tanyanya
Aku tersenyum
“Ne, tentu saja.”
Mana mungkin aku melupakan yeoja secantik itu.
“Mianhae..aku tidak sengaja menabrakmu.”
“Gwaenchanha.”
“Apa kau…melihat oppaku?” tanyanya
“Ah, ne. Dia di ruang loker.”
“Arra.”
Kulihat dia berlari begitu saja
“Hei!”
Dia tidak mendengarkanku. Aku menggelengkan kepala. Pertama, yeoja itu benar-benar manis. Kedua, aku bahkan belum memberi tahunya dimana ruang loker, bagaimana dia bisa berlari ke tempat yang tepat? Haish..lupakan kris
~Kyuhyun POV~
“Aku keluar mencari makan. kau mau menitip apa?” tanya minho
“Tidak usah.”
“Arra.”
Aku terduduk diam di ruang loker dan meneguk air minumku. Seketika aku teringat padanya. Dimana dia sekarang? Choi Sooyoung. Krek..kudengar pintu dibuka. Entah kenapa aku seperti melihat dirinya di sana dalam bentuk yeoja.  Dia mengenakan celana pendek dan kaus oversized berwarna putih. Apa aku sebegitu merindukannya sampai berhalusinasi? Aku mengusap mataku. MWO?! INI…
“A..annyeong,” ujarnya
“Ne. annyeong.”
“Kau mengingatku?” tanyanya
Pertanyaan bodoh. tentu saja aku mengingatmu.
“Ne. Kau yeodongsaengnya minho kan?”
Dia tersenyum. Aku tersenyum melihatnya. Ternyata dia memang sangat cantik jika menjadi dirinya yang sebenarnya. Menjadi yeoja
“Oppamu sedang mencari makan. Kau bisa menunggunya di sini.”
“Arra.”
Dia duduk di sampingku. Sebenarnya aku sangat ingin mengatakan ‘Kau cocok dengan rambut dan baju itu.’
“Kau..sekarang di mana?” tanyaku
“Ne?”
“Maksudku… kau dari Amerika?” tanyaku
Dia menggeleng
“Aku sudah menjadi murid di Jeongsin.”
“Ne?”
Dia mengangguk
“Jeongsin,” ujarnya yakin
“A..arra.”
“Kau akan bertanding langsung?” tanyanya
“Ne, lima puluh menit lagi.”
“Hwaiting!” ujarnya
“Gomawo.”
“Kau sangat hebat. kau pasti menang,” ujarnya
Aku tersenyum mendengarnya
“Ani! Maksudku.. sepertinya kau memiliki keberuntungan yang sangat bagus dan bakat yang cemerlang.”
Aku menahan tawa mendengarnya. Dia pasti meralat kata-katanya agar tidak terdengar aneh. Kulihat minho memasuki ruangan
“Annyeong oppa~” ujarnya
“Bagaimana bisa kau masuk ke sini?” tanyanya
“Aku menyuruhnya menunggu di sini,” ujarku
“Dia pasti sangat berisik dan merepotkanmu,” ujar minho
“YA! Oppa!!!”
“Kau mau makan?” tanya minho
“Ne!” ujarnya
“Beli saja sendiri,” ujar minho
“Kau mempermainkanku?!”
Aku menggeleng melihat kakak adik itu. Entah kenapa mereka justru terlihat lucu saat bertengkar. Kalau begini terus kapan mereka selesai? Aku berdiri dan menarik tangan sooyoung ke luar
“Kita mau kemana?” tanyanya
“Mencari makanan.”
~Tiffany POV~
Aku mencari sosoknya di tengah kerumunan orang. Tapi aku tak kunjung menemukannya. Cho Kyuhyun. Entah kemana orang itu. Tiba-tiba pandanganku tertuju pada dua orang yang tengah bergandengan tangan. Itu… MWOYAA!! Itu si anak baru dan kyuhyun oppa? Bagaimana bisa? Haish… menyebalkan sekali. Bagaimana bisa aku dikalahkan oleh seorang anak baru. Seketika aku terdiam. Wajah anak baru itu..entah kenapa mirip seseorang. Siapa ya…

———————————————-

~Sooyoung POV~
“Es krim vanilla satu dan es krim chocomint satu,” ujarnya pada penjual
Aku menatapnya heran. Kulihat dia memberikan es krim chocomint itu padaku
“Darimana kau tahu kalau aku menyukai chocomint?” tanyaku
“Itu..karena.. Minho saudara kembarmu sangat menyukainya! Kurasa…selera kalian sama,” ujarnya
Aku tersenyum mendengarnya. Dia bahkan masih mengingat hal sekecil itu
“Gomawo.”
“Ne.”
Kami duduk di bawah pohon sambil memakan es krim itu. Aku jadi ingat musim dingin waktu itu. Dimana kami bermain bola salju. Rasanya aku ingin kembali ke waktu itu
“Kyuhyunssi..”
“Jangan panggil aku dengan sebutan ssi,” ujarnya
“Ne?”
“Ani maksudku.. aku tidak terlalu suka panggilan itu.”
“Hm..bagaimana kalau… oppa?” tanyaku
“A…terserah. Yang mana yang lebih kau sukai saja.”
Aku mengangguk mengerti. Tiba-tiba pandanganku tertuju pada Chi yang berlari ke arahku
“Annyeong!!!”
Dia menjilat tanganku dan menggoyangkan buntutnya. Kulihat kyuhyun tersenyum
“Sekarang aku mengerti. Dia baik pada yeoja,” ujarnya
“Ne?”
“Kau tahu, Chi benci orang baru. Tapi kau disukainya. Berarti dia baik pada yeoja.”
Aku mengelus kepala Chi. Aku sangat merindukannya
“Tim Kwanbon harap segera menuju ruang loker..”
“Kurasa aku harus kembali,” ujarnya
“Arra. Aku akan menunggumu di lapangan”
“annyeong.”
“Ne annyeong.”
Aku tersenyum melihatnya menjauh. Tiba-tiba dia kembali lagi
“Ada apa?” tanyaku
“Kalau kami menang, kau harus datang ke acara nanti malam.”
“Sure”

—————————–TBC—————————–

61 thoughts on “Infinitely Yours {Part 8}

  1. Minho oppa kamu memang penyelamat soo eonnie, untung ajah mereka udah bertukaran saat pagi2 sekali jika tidak, bisa2 ketahuan kalau minho yg selama ini tinggal di kwangbon itu sebenarx yeoja ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s