Love Destiny {Part 4}

love destiny

Title : Love Destiny

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun
*Seo Joohyun
*Choi Siwon
*Victoria Song
*Shim Changmin

Other Cast :
*Kim Hyoyeon
*Kim Taeyeon
*Im Yoona
*Kwon Yuri
*Lee donghae
*Park Jungsoo
*Lee Sunkyu
*Lee Sungmin
*Ye Eun

Type : Series

Genre : Romance,Family,Friendship

Rating : PG-15

Gomawo chingudeul buat sarannya :’)

~Author POV~
“Jeongmal joesonghamnida sajangnim,” ujar seorang namja
Seketika namja itu tersenyum
“Gwaenchanha, kurasa ini menambah kesan dramatis, bagaimana menurutmu?” ujarnya
“Ne. Jadi..bagaimana reaksinya sajangnim?” tanya namja itu
“Ini sangat menarik, aku tidak menyangka akan sesulit ini. Tapi kau tahu tidak ada yang tidak bisa kudapatkan bukan, Donghaessi?” ujarnya
“Ne, sajangnim”

———————————-

~Sooyoung POV~
Sesampainya di rumah kulihat kepala pelayan Kim membukakan pintu
“Aigoo..nona kau membuat seisi rumah sangat khawatir. Apa nona terluka? Kenapa baju nona sangat..” ujarnya
“Seisi rumah, tapi tidak termasuk appa kan?”ujarku
Kulihat dia hanya diam. Aku melangkahkan kaki ke kamar dan mengunci pintu. Aku duduk terdiam memandang foto eomma
“Eomma, appa sudah tidak peduli padaku. Lihat kalau saja tadi namja itu tidak menolongku mungkin aku sudah tinggal nama sekarang,” ujarku
Aku mengambil foto eomma
“Yeoja itu membuat appa mulai tidak mempedulikanku secara perlahan, eomma lakukanlah sesuatu,” ujarku
Aku menaruh fotonya dan menghempaskan tubuhku ke ranjang. Seketika aku teringat sebuah hal. Aku mengambil kartu nama itu dari dalam tasku
“Cho Kyuhyun. Namanya bagus”

~Siwon POV~
Meski aku berkata seperti itu entah kenapa aku juga merasa khawatir. Apa dia bisa pulang sendiri? Aku sudah tidak tahan lagi. Ini semua menghancurkan konsentrasiku. Aku menelpon rumah
“Yeobseyo?”
“Apa Nona sudah pulang?” tanyaku
“Ah, ne sajangnim. Nona baru saja pulang,” ujar kepala pelayan Kim
“Apa dia terluka?” tanyaku
Ani, tapi bajunya sangat kotor dan sepertinya dia sangat kesal karena sajangnim tidak mencarinya,” ujar kepala pelayan Kim
Aku menghela nafas
“Yang penting dia tidak apa-apa. Tolong antarkan makanan ke kamarnya jam 6 Taeyeonssi,” ujarku
“Ne sajangnim”
Aku menutup teleponnya dan menghela nafas. Syukurlah dia baik-baik saja. Tapi jujur, aku juga khawatir sikap kekanak-kanakannya akan terus berlanjut. Tiba-tiba kudengar suara
“Apa putrimu baik-baik saja?” tanya vict
“Ah, ne. Dia hanya sedang melakukan aksi protes,” ujarku
“Aksi protes?” tanyanya
“Ah..sudahlah biarkan saja. Dia memang kekanak-kanakkan,” ujarku
“Mianhae kalau aku ikut campur. Tapi kurasa memanjakannya sampai seperti itu tidak terlalu baik,” ujar vict
“Ne, aku tahu,” ujarku
“Sejujurnya, aku tidak bisa menyalahkannya juga bersikap seperti itu. Karena..hanya dari kau lah dia bisa mendapatkan perhatian lebih,” ujar vict
Aku tersenyum
“Entahlah, bagiku dia orang terpenting di dunia ini. Setelah kepergian yoona, hanya dialah satu-satunya orang yang kupunya. Dia adalah malaikat dari yoona untukku”

~Seohyun POV~
Aku duduk di ruang tengah menunggu eomma pulang. Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, kulihat eomma memasuki apartment
“Bagaimana hari ini eomma?” tanyaku
“Kau tahu putri manjanya mencari perhatian,” ujar eomma duduk di sebelahku
“Mencari perhatian?” tanyaku
“Ne. Kurasa dia akan menjadi penghalang terbesar bagi kita,” ujar eomma
Aku menghela nafas
“Kurasa eomma harus membuat rencana yang bisa membuat choi siwon kagum,” ujarku
“Kurasa…aku punya ide,” ujarnya
“Ne?”

——————————————-

~Yuri POV~
“MWO?! MAJALAH GIRLS..”
“SSSSSTT!!! Pelankan suaramu!”ujarnya
“MWOYA! Apa kau gila! Terimalah babo!” ujarku
“Mana mungkin semudah itu,” ujarnya
“Ya! Apa lagi yang kau pikirkan! Bahkan pemiliknya sendiri yang menawarimu. Kau tahu, Girls Chic itu majalah fashion nomor satu. Semua modelnya pasti terkenal dan honornya sangat tinggi! 1.500.000 won!” ujarku
“JINJJAYO?” ujarnya
Aku mengangguk
“Kau akan menjadi brand ambassador. Kau bisa mendapatkan berbagai produk gratis! Bukankah itu sangat menyetangkan?” ujarku
“Tapi aku tidak yakin,” ujarnya
“Hei, dengarkan aku. Aku sudah berkalikalikalikali berkata padamu kalau kau itu sebenarnya sangat cantik kalau feminim!” ujarku
“Ne, dan aku sangat bosan mendengarnya,” ujarnya
“Ayolah youngie! Ini tawaran yang sangat bagus untukmu! Kau tahu, semua produser ternama mengawali karir sebagai artis , penyanyi, atau model maka dari itu mereka bisa bekerja dengan baik di perfilman!” ujarku
“Lalu bagaimana dengan appa? Apa menurutmu dia akan menerimanya begitu saja? Kau tahu kan seberapa overprotectivenya appa?” tanyanya
“Soal satu itu..kurasa itu masalahnya. Kau cukup meyakinkannya saja,” ujarku
“Entahlah yul”
“Yang jelas, kalau kau sampai menolaknya aku akan mengataimu babo sampai lulus!” ujarku
“YA!”

~Seohyun POV~
Aku melangkahkan kakiku ke tempat itu ragu
“Apa..eomma yakin?”
“Ne, fighting! Eomma akan menunggu di mobil,” ujarnya
Aku tersenyum padanya dan berjalan ke sebuah gedung.  Gedung itu tinggi dan sangat elegant. Arsitekturnya manis tapi sangat berkelas. Hari ini diadakan audisi modelling di tempat ini. Kulihat banyak yeoja sudah duduk dan menunggu giliran dipanggil. Aku merasa sangat gugup. Ini audisi pertamaku. Meski secara fisik aku lebih menang dari mereka semua tetap saja ini menegangkan. 30 menit berlalu, aku masih duduk di sini dan mulai mengantuk. Tiba-tiba kulihat seorang yeoja keluar dan memanggilku masuk. Aku melangkahkan kaki memasuki ruang audisi. Kulihat semua lampu tersorot padaku
“Annyeonghaseyo,” ujarku
“Annyeonghaseyo Shim..Seohyun,” ujar namja itu
“Ne..”
Aku tercengang menatapnya. Namja itu.. memakai kemeja putih. Wajahnya sangat tenang. Matanya teduh, penampilannya sangat cool dan berkarisma
“Baik, kita mulai audisinya,” ujar namja itu yang membuyarkan lamunanku
“Ne,” ujarku

~Victoria POV~
Aku menunggunya dengan cemas. Kulihat akhirnya dia keluar dari sana dan masuk ke mobil
“Bagaimana?” tanyaku
“Mereka menerima..”
“KYAAA!! CHUKKHAE! INI DAEBAK! KAU TAHU! KAU AKAN JADI MODEL FIRST VALENTINE GIRLS CHIC DAN..”
“Aku belum selesai berbicara eomma. Tapi ada tapinya,” ujarnya”Tapi..?” tanyaku
“Mereka bilang audisiku bagus. Mereka akan menerimaku jika seorang yeoja menolak tawaran itu,” ujarnya
“Seorang..yeoja?” tanyaku
“Ne. Kata mereka, sudah ada seorang yeoja yang dipilih untuk menjadi model edisi Februari. Tapi yeoja itu belum memberi konfirmasi. Jika dia batal maka aku bisa menjadi modelnya,” ujarnya
“Kalau begitu kita hanya bisa berharap,” ujarku
“Ne”

—————————————————

~Siwon POV~
Aku memasuki kamarnya. Kulihat dia menutup dirinya dengan selimut. Aku menghela nafas. Aku tahu dia pura-pura tidur
“Sampai kapan kau mau kekanak-kanakkan begini?” tanyaku
Kulihat dia hanya diam
“Mianhae kalau appa bersalah, tapi setidaknya jangan gunakan cara kabur seperti itu, kau juga membuat appa kesal melihat tingkahmu yang semenea-mena,” ujarku
Kulihat dia membuka selimutnya
“Appa sudah tidak peduli padaku,” ujarnya
“Hei, siapa yang bilang begitu?” tanyaku
“Buktinya appa tidak mencariku! Aku hampir saja dibunuh apa appa tahu itu?” ujarnya
“Dibunuh?” tanyaku
Kulihat dia hanya diam
“Appa bukan tidak peduli padamu youngie. Appa juga mengkhawatirkanmu. Tapi appa sadar kau sudah 17 tahun, sudah sepantasnya kau bersikap lebih dewasa bukan kekanak-kanakkan begini,” ujarku
“Aku tidak mau appa dekat dengan yeoja itu. Titik! Dia itu menyukai appa dan..” ujarnya
“Kau tahu Shim Seohyun?” tanyaku
“Shim..seohyun?”
“Teman sekelasmu. Dia mengenalmu,” ujarku
“Kurasa..aku tahu,” ujarnya
“Dia putri victoria,” ujarku
“MWO?!”
“Makanya kau jangan terus-terusan menuduh appa menyukai victoria. Seohyun itu putrinya mana mungkin seorang yang sudah memiliki seorang putri menyukai appa,” ujarku
“Tapi..”
“Sudah malam, kau tidur saja arraseo?” ujarku mencium keningnya
“Jaljayo,” ujarku lalu mematikan lampu kamarnya

———————————————

~Sooyoung POV~
Sekarang jam istirahat. Mataku terus memandang seohyun yang sedang membaca katalog fashion
“Kau melihat appa?” tanya yuri
“Apa kau tahu Shim Seohyun?” tanyaku
“Kenapa kau menanyakannya?” tanyanya
“Kau ingat yeoja centil yang kuceritakan padamu?” tanyaku
“Maksudmu song victoria? Haish..youngie kan sudah kubilang kalau dia bisa membuat appamu bahagia kau seharusnya..”
“YA! Bukan itu maksudku!” ujarku
“Lalu apa?”
“Kau tahu kemarin appaku bilang seohyun adalah putri yeoja itu,” ujarku
“UHUK UHUK UHUK,” spontan yuri tersedak. Aku memberinya air
“MWOYAAA?!” ujarnya
“Waeyo? bukankah ini berita baik? Mana mungkin dia menyukai appaku kalau dia punya putri?” tanyaku
“JUSTU INI BERITA BURUK BAGIMU!” ujarnya
“N..ne?”
“HAISH! Kalau begini kau harus bertindak cepat!” ujar yuri
“Memangnya..kenapa?”

~Changmin POV~
Hari ini kuputuskan menjemput seo di sekolahnya. Aku menunggunya di depan parkiran. Kulihat para siswa mulai keluar. Aku mencari sosoknya di tengah kerumunan. Kulihat akhirnya dia turun. Aku menghampirinya
“Annyeong seohyun ah,” ujarku
Kulihat dia menatapku kesal
“Untuk appa apa kemari?” tanyanya
“Appa..menjemputmu,” ujarku
“Aku bisa pulang sendiri,” ujarnya
“Seohyun ah, kita kan bisa pulang bersama. Appa sudah menjemputmu,” ujarku
Kulihat dia berlalu. Aku menahan tangannya
“Lepaskan aku!” ujarnya
“Ada apa denganmu seohyun ah?” ujarku
“Aku sudah muak dengan semua ini,” ujarnya
“APA MAKSUDMU SHIM SEOHYUN!” ujarku
“Kau tidak ada apa-apanya dibanding cinta pertama eomma,” ujar seohyun
“Maksudmu..”
“Choi siwon. Kau bahkan tidak bisa dibandingkan dengannya. Dia lebih segalanya daripadamu. Kurasa kau menjebak eomma agar menikah denganmu,” ujarnya
Aku sudah tidak bisa menahan ini semua
PLAK!
Aku menamparnya. Kulihat dia memegang pipinya
“Dan sekarang kau menamparku? Aku menyesal punya appa sepertimu!” ujarnya lalu pergi
Aku tidak percaya..apa yang kulakukan barusan..
“AARGHH!!”
Kenapa aku tidak bisa menahan semuanya lagi..kenapa aku menampar..putriku..seohyunku..

—————————————

~Sooyoung POV~
Ini semua membuatku sangat frustasi. Perkataan yuri terus mengiang di benakku..

Flashback
“Apa kau tidak tahu hah? Seohyun itu dibenci para yeoja di kelas kita!” ujar yuri
“Maksudmu..?”
“Dia sangat matrealistis dan para yeoja membencinya! Sekarang aku tidak heran, eommanya seperti itu,” ujar yuri
“Yul..”
“Kurasa kau harus bertindak cepat. Seohyun pasti mendukung eommanya dan appamu bersatu dan ini akan menjadi masalah besar bagimu!”
Flashback End

————————————————–

~Siwon POV~
Syuting hari ini selesai.
“Sampai jumpa besok!!” ujarku pada para kru
Tiba-tiba kudengar suara vict
“Mwo? Seohyun ah uljima,” ujar vict yang kudengar
Aku menengok ke arahnya. Ada apa
“Ne, ne eomma segera pulang,” ujarnya lalu menutup telepon
“Apa dia baik-baik saja?” tanyaku
“Dia..ditampar appanya,” ujar vict
“Mwo?”
“Aku..pamit pulang. Seohyun membutuhkanku,” ujar vict
“A..arra. Gwaenchanha. Apa kau mau diantar?”
“Ah..gwaenchanh..”
“Sudahlah ppali,” ujarku

~Seohyun POV~
Ting tong..
Bel pintu berbunyi. Kulihat eomma memasuki ruangan
“Seohyun ah,” ujarnya memelukku.
Aku bingung dengan sikapnya
“Gwaenchanha? Apa dia menyakitimu lagi?” tanya eomma
Aku bingung mendengarnya. Hingga kulihat siwon ahjeossi di sana
“Gwaenchanha..” ujarku
“Aku sudah tidak tahan lagi! Eomma tidak bisa membiarkannya menyakitimu lagi,” ujar eomma
Kulihat siwon ahjeossi menghampiriku
“Gwaenchnha?” tanyanya
Aku mengangguk
“Bereskan barangmu seohyun ah. Kita pergi dari sini,” ujar eomma
“Ke..mana?” tanyaku
“Kalau kau mau..kau bisa menginap di rumahku,” ujar siwon ahjeossi
“Ne?”
“Kalau tidak keberatan,” ujarnya

~Sooyoung POV~
Aku melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 6. Kenapa appa belum pulang.. Tiba-tiba kudengar suara pintu dibuka
“Appa darima..”
Aku tercengang melihat appa pulang dengan yeoja itu dan Shim Seohyun
“Annyeonghaseyo,” ujarnya
Kurasakan appa menarik tanganku
“Itu kamar tamu. Kalian bisa tidur di sana. Sebentar lagi keluarlah untuk makan malam. Annyeong,” ujar appa menarikku

~Siwon POV~
“Kenapa mereka di sini?” ujarnya
“Youngie, malam ini..boleh kan mereka menginap di sini?” tanyaku
“Andwae!” ujarnya
Aku menghela nafas
“Mereka sedang konflik dengan keluarganya. Seohyun ditampar appanya tadi,” ujarku
“Darimana appa tahu? Apa melihatnya? Tidak kan?” ujarnya
“Youngie..”
“Bisa saja ini trik mereka!” ujarnya
“Youngie, apa kau tidak kasihan melihat seorang seumurmu yang disiksa appanya?” tanyaku
“Appa, seo itu bukan yeoja baik-baik! Di sekolahku dia terkenal tabiatnya buruk!” ujarnya
“Pada dasarnya dia baik. Mungkin dia melakukannya untuk mencari perhatian menutupi kelemahannya,” ujarku
“Pokoknya tidak ya tidak!” ujarnya
“Ada apa denganmu sebenarnya? Kenapa kau jadi kekanak-kanakkan begini?” ujarku
“Appa selalu mengatakanku kekanak-kanakkan. Aku serius appa. Mereka mencoba merebut posisi eomma di sini!”
“CHOI SOOYOUNG!”
Kulihat dia menatapku kaget
“Jangan menuduh orang jika kau tidak punya bukti,” ujarku
“How cool they are. They could make my dad scold me,” ujarnya
“Aku bukan memarahimu youngie. Appa ingin kau bersikap sesuai umurmu. Kau sudah 17 tahun dan masih kekanak-kanakkan. Pola pikirmu seperti anak-anak,” ujarku
“Terserah appa! Aku mengatakan apapun juga appa tidak akan mempercayaiku,” ujarnya lalu pergi
Aku menghela nafas

—————————————————-

~Victoria POV~
“Ini luar biasa!” ujar seohyun menghempaskan tubuhnya ke ranjang
“Ini baru kamar tamu seohyun ah,” ujarku
“Eomma. Apa kau lihat? pelayannya banyak sekali! Ini seperti film!” ujarnya
Aku tersenyum
“Ini semua akan menjadi milikmu jika kita berhasil arra,” ujarku
Kulihat dia tersenyum
“Arraseo”

~Siwon POV~
Sekarang jam makan malam. Tapi suasana sangat hening. Youngie memandang mereka sinis. Ini membuatku risih. Aku memutuskan mencari topik
“Seohyun ah, bagaimana audisimu? Kata eommamu hasilnya baik,” ujarku
“Ne. Tapi aku masih menunggu konfirmasi,” ujarnya
“Waeyo?” tanyaku
“Pihak Girls’ Chic bilang mereka akan menjadikanku model First Valentine jika seorang yeoja menolak tawaran mereka,” ujar seo
“Uhuk uhuk uhuk..”
~Sooyoung POV~
“Pihak Girls’ Chic bilang mereka akan menjadikanku model First Valentine jika seorang yeoja menolak tawaran mereka,” ujar seo
“Uhuk uhuk uhuk..”
Spontan aku tersedak. Girls’ Chic bukankah..nama majalah..yang pemiliknya bernama Cho Kyuhyun itu
“Pelan-pelan makannya,” ujar appa memberi minum padaku
“Kau sangat hebat seohyun ah. Bisa menjadi model Girls’ Chic itu sangat luar biasa sebagai seorang pemula. Kau tahu, semua model di sana sangat terkenal dan jenjang kariernya bagus di dunia entertaint. Kau tahu Produser Lee pernah menjadi model di Girls’ Chic. Banyak produser terkenal yang backgroundnya model Girls’ Chic,” ujar appa
Apa benar..sehebat itu
“Jinjjayo?” ujarnya
“Ne. Makanya kau hebat sekali seohyun ah kalau bisa menjadi modelnya,” ujar appa
“Ne. itu tergantung yeoja itu. Aku penasaran seperti apa dia sampai bisa ditawari langsung menjadi model Girls’ Chic edisi First Valentine. Pasti sangat cantik,” ujar seohyun
“Tinggal tergantung takdir,” ujar victoria
“Girls’ Chic itu..siapa nama pemiliknya?” tanyaku
“Kenapa kau menanyakannya?” tanya appa
“Aku..hanya penasaran. Apa memang seterkenal itu?” ujarku
“Apa kau tidak pernah membaca katalog fashion? Semua yeoja di sekolah kita tahu Girls’ Chic. Banyak orang berkompetisi menjadi model di sana. Apa kau tak tahu?” ujar seo
“Aku kan hanya bertanya pada appaku. Bukan padamu,” ujarku
“Nama pemiliknya Cho Kyuhyun,” ujar appa
“NE?”
“Waeyo? Kau sering mendengar nama itu? Dia salah seorang orang terkaya termuda di Korea. Dia tinggal di Jerman dan pada usia ke-19 tahun dia menjadi pemiliknya menggantikan eomoninya yang meninggal dunia. Menjadi seorang businessman di usia semuda itu sangatlah hebat,” ujar appa
“Maldo andwae..”
“Kata pihak majalahnya, besok yeoja itu akan memberi konfirmasi. Jika dia menolaknya, aku langsung menjadi modelnya,”ujar seo
“Wuah!! Kalau kau bisa menjadi modelnya. Ahjeossi berjanji akan mengajakmu ke Lotte World,” ujar appa
Spontan aku menatapnya
“WUAH!! JINJJAYO?” ujar seo
Appa mengangguk. Aku menatapnya tajam. Seohyun ah, mianhae aku tidak akan membiarkan kau merebut appaku

——————————————–

~Kyuhyun POV~
Aku duduk terdiam di kursiku memainkan pena ku. Sampai sekarang yeoja itu tidak memberi kabar. Apa dia gila menolak tawaran ini. Kulihat sekretarisku memasuki ruangan
“Bagaimana, apa yeoja itu sudah datang?” tanyaku
“Belum sajangnim. Kurasa, dia menolaknya,” ujarnya
“Sebenarnya apa yang dia pikirkan,” ujarku
“Kurasa..kalau aku menjadinya aku akan menerimanya,” ujarnya
“Ne, sudah pasti. Aku tidak menyangka ada yeoja yang berpikir sedemikian keras untuk menjadi model majalah ini. Sangat menarik,” ujarku
“Jadi bagaimana sajangnim? Apa kita akan menerima Shim Seohyun saja?” ujarnya
“HEI! KAU TIDAK BOLEH MASUK KALAU BELUM MEMBUAT JANJI!” ujar satpam yang kudengar
“Apa-apaan ini,” ujarku lalu keluar dari ruangan
Seketika aku tersenyum melihat apa yang kulihat. Sudah kuduga yeoja itu akan menerimanya
“Aku sudah membuat janji,” ujarnya
“Tidak ada di daftar!” ujar satpam
“Lepaskan dia,” ujarku
Kulihat satpam melepaskannya
“Joesonghamnida Nona atas kesalahpahaman ini. Bisa kita bicarakan di dalam?” ujarku
Kulihat dia menatapku kesal. Aku mengisyaratkan satpam meminta maaf
“Joesonghamnida,” ujar satpam
“Ne,” ujarnya

~Sooyoung POV~
“Jadi, kau memutuskan menjadi model akhirnya? Pilihan yang tepat,” ujarnya
“Ne, mohon bantuannya,” ujarku
“Sebenarnya apa yang kau pikirkan sampai memutuskannya saja lama sekali?” tanyanya
“Aku..butuh waktu memikirkannya karena aku tidak mengerti banyak soal fashion dan..”
“Semuanya bisa belajar,” ujarnya
Aku menatapnya. Jujur, namja ini sejak pertama kali aku menemuinya pembawannya sangat tenang
“Tergantung niatmu. Bukan begitu?” ujarnya
Aku mengangguk
“Pertama-tama aku akan memperkenalkan diri. Annyeonghaseyo joneun Cho Kyuhyun imnida. Aku adalah pemilik Girls’ Chic ini. Mannaseopanggapseumnida,” ujarnya
“Annyeonghaseyo joneun Choi Sooyoung imnida. Mannaseo panggapseumnida,” ujarku
“Begini Sooyoungssi. Di sini kita punya 3 aturan,” ujarnya
“Aturan?”
“Ne. Aturan pertama. Semua model Girls’ Chic harus mengerti fashion. Kurasa kau yeoja yang pintar, kau bisa belajar soal itu,” ujarnya
“Ne,” ujarku
“Aturan kedua, semua model harus menjaga image Girls’ Chic yang feminim dan lemah lembut,” ujarnya
“Ne,” ujarku
“Aturan terakhir. Semua model harus bersedia di make over,” ujarnya
“Make..over?” ujarku
“Ne, follow me,” ujarnya lalu keluar dari ruangan. Aku mengikutinya ke sebuah ruangan berwarna pink yang penuh berbagai aksesoris dan make up. Banyak kutek beraneka warna. Sekarang aku mengerti kenapa yuri sangat ingin menjadi modelnya. Ini ibarat surga baginya
“Duduklah di sana,” ujarnya
Aku duduk di sebuah kursi pink. Ruangan ini terlihat snagat feminim. Kulihat namja itu mengeluarkan sebuah surat.
“Pertama kau tandatangani kontrak ini,” ujarnya
Aku membaca isinya
“Kau akan menjadi model edisi Februari bertemakan First Valentine. Sekarang pilihanmu ada dua,” ujarnya
“Ne?”
“Aku memiliki dua konsep untuk First Valentine. Pertama, konsep dimana kau ditempatkan sebagai seorang yeoja yang sedang jatuh cinta dan kakakmu membantumu membuat coklat untuk namja itu hingga kau diterima cintanya. Kedua, konsep dimana kau menghabiskan seluruh First Valentinemu bersama namja yang kau cintai. Memasak bersama, ke Lotte World, N Tower Seoul, dan endingnya adalah First Kiss di tepi sungai Han,” ujarnya
Haish..sudah jelas aku memilih yang pertama
“Aku pilih yang..”
“Jika kau pilih yang pertama, pasanganmu adalah Shim Seohyun,” ujarnya
“MWO?”
“Kurasa kau mengenalnya. Kalian satu haggyo,” ujarnya
Maldo andwae kalau seohyun terpilih, appa pasti akan mengajaknya ke Lotee world dan.. tapi bagaimana dengan first kiss ku? tapi..
“Bukankah belum tentu semua orang memberi First Kiss di First Valentine?” tanyaku
Kulihat dia tertawa kecil
“Kau belum pernah memiliki namjachingu?” tanyanya
Aku menggeleng
“Sudah kuduga. Bukankah ini justru bagus untuk imagemu sebagai yeoja inoccent yang tidak tahu how to kiss. Dan namja itu memberi tahumu di tepi sungai han,” ujarnya
“Tapi..”
“Di sini aku menuntut keprofesionalan sooyoungssi. Kalau kau memang tidak bisa aku akan memberi peran itu pada Shim Seohyun,” ujarnya
“A..arra, aku menerimanya,” ujarku
Setidaknya ini lebih baik daripada membiarkan appa menghabiskan sehari dengannya ke Lotte World
“Kurasa kau sangat membenci Shim Seohyun itu,” ujar namja itu membuka cellphonenya
“Ani..maksudku..”
“Annyeonghaseyo, Shim Seohyun.”
Aku menutup mulutku
“Jeongmal mianhamnida. Yeoja itu menerima tawaran kami dan dengan berat hati kami mengatakan hal ini,” ujarnya
“Ne, kau harus berusaha di lain waktu untuk menjadi lebih baik. Annyeonghaseyo,” ujarnya lalu menutup telepon
“Itu kan yang kau mau?” tanyanya
“A..aku..”
“Sudahlah, bagiku model langka sepertimu lebih penting dibandingkan yeoja biasa itu,” ujarnya
“Kenapa..kau ingin aku menjadi model majalahmu?” tanyaku
“Menurutmu?” tanyanya
“Entahlah. Aku masih bingung dengan alasanmu. Kau memilihku tiba-tiba padahal aku sama sekali tidak cantik dan..”
Kurasakan dia membalik kursiku ke cermin
“Karena aku melihat potensimu, sooyoungssi. Aku tidak butuh model profesional. Mereka semua kaku, seperti mannequin. Aku bukan butuh boneka untuk difoto dengan tema cinta, aku butuh seseorang yang dapat menghidupkan suasana,” ujarnya
“Ne?”
“Dan kau lah orangnya. Kau harus lebih percaya diri. Kau sudah terpilih menjadi model Girls’ Chic, berarti kau sudah menyingkirkan ratusan model lain dan kau masih bisa berkata kau sama sekali tidak cantik?”
Aku menatapnya bingung. Dia adalah orang pertama yang mengatakan hal itu padaku. bahkan appa tidak pernah mengatakannya
“Ne,” ujarku
“Pemotretannya akan dilaksanakan lusa. Jangan lupa untuk datang tepat waktu,” ujarnya lalu pergi
Aku masih memikirkannya. Orang itu..Cho Kyuhyun. Kenapa dia sangat tenang dan menghangatkan. Aku belum pernah bertemu namja lain selain appa yang bisa membuatku merasa nyaman. Aku kembali melihat diriku di cermin. Ternyata..ini sangat menyenangkan. Baiklah seohyun ah, pertarungan kita dimulai di sini

——————————————————————

~Siwon POV~
Aku melangkahkan kaki memasuki rumah. Kulihat suasana sangat sepi
“Youngie eodiyo?” tanyaku pada Kepala Pelayan Kim
“Nona belum pulang,” ujarnya
“Mwo? Jam segini?!”
Aku membuka cellphoneku. Tidak biasanya dia pulang malam tanpa memberi tahuku. Apa dia tidak tahu sekarang sudah jam 7 malam? Aku berniat menelponnya. Tiba-tiba kudengar suara mobil. Aku menutup cellphoneku. Itu pasti dia. Aku melangkahkan kaki keluar rumah.
“Youngie darimana sa…”
“Annyeong appa,” ujarnya tenang sambil tersenyum dan memasuki rumah
Aku tercengang melihatnya. Aku memegang tangannya
“Waeyo?” tanyanya
Aku memutarnya
“YOUNGIE?!”
“Ada apa appa?” tanyanya tenang. Aku terheran melihatnya
Bagaimana tidak. Putriku yang tomboy, suka berteriak, dan serampangan sekarang berubah menjadi sosok gadis anggun, tenang, dan sangat feminim. Dia memakai dress selutut dengan rambut yang terurai indah. Mengingatkanku pada saat pertama kali aku bertemu eommanya..

————————————————-

~Yuri POV~
Aku berjalan menyusuri lorong sekolah. Kudengar beberapa orang berbicara
“Apa itu murid baru?”
“Sepertinya ya. Tapi wajahnya tak asing bagiku.”
“Haish..mana mungkin ada yeoja secantik itu di sekolah ini! Dia pasti murid baru!”
Aku mendengarnya bingung. Murid baru? Bukankah kalau ada murid baru beritanya akan tersebar jauh sebelum kepindahannya?
“Tadi dia memasuki kelas 2-A. Pasti yeoja itu pintar. Haish..”
2-A…Kelasku?
“Apa kau lihat dia seperti model. Tubuhnya tinggi dan sangat cantik.”
Aku mempercepat langkahku. penasaran dengan orang itu. Seperti apa dia? Aku memasuki kelasku. Kulihat yeoja yang dimaksud duduk di belakangku. Omona..dia…
“YOUNGIE!?”

~Sooyoung POV~
Kulihat yuri masih tercengang melihatku
“Ya! Habiskan makananmu,” ujarku
“Youngie..bagaimana bisa ini terjadi. Kurasa ini harus dimasukkan ke dalam 1 dari 7 keajaiban dunia,” ujarnya
“Memangnya aku separah itu?” ujarku
“Apa Girls’ Chic yang membuat semua ini?” ujarnya
“Ne.”
“Wuahh!! Ini benar-benar keren!! Jadi kapan pemotretannya?” ujarnya
“Besok”
“MWO?!”

~Seohyun POV~
Aku menatapnya kesal. bagaimana bisa dia menjadi pusat perhatian di sini. Setelah ditolak Girls’ Chic justru kesialan menimpaku lagi. Kalau begini bagaimana cara eomma mendekati appanya dengan alasan memberi sosok ‘eomma’ untuknya? haish..ini semua memperkeruh masalah

—————————————————

~Siwon POV~
Hari ini hari minggu. Setelah merapikan kamar, aku melangkahkan kaki keluar kamar dan membuka pintu kamarnya. Kosong.  Apa dia sudah sarapan? Kenapa dia tidak membangunkanku? Aku menuruni tangga. Kulihat tidak ada dia di sana
“Sajangnim, tadi nona menitipkan pesan. katanya ia akan pergi bersama chingunya, yuri,” ujar pelayan lee
“Oh..arraseo”
Aku tidak heran dia pergi tanpa izin jika dengan yuri. Yuri adalah teman baiknya. Seketika aku berpikir. Apa..perubahannya juga karena yuri? Hebat sekali dia

~Sooyoung POV~
“Mohon bantuannya.”
Kudengar kru bertepuk tangan. Hari ini adalah pemotretan pertamaku. Pemotretan pertama dilaksanakan di Nami island. Sepertinya ini akan menjadi menyenangkan. Para kru sedang mempersiapkan peralatan. Kulihat namja bernama Cho Kyuhyun itu datang dan membawakan sebuah kertas
“Annyeonghaseyo,” ujarku
“Ne annyeonghaseyo,” ujarnya lalu memberi kertas. Aku membacanya. Ini adalah script nya.
“Di sini pemotretan piknik dan bersepeda. Kuharap kau rileks dan menganggap ini seperti valentine yang kau rasakan bersama namjachingumu, bukan pemotretan majalah. Aku ingin hasil yang natural arraseo?” ujarnya
“Ne, sajangnim,” ujarku
“Ah, satu lagi. Aku tidak suka dipanggil dengan sebutan ‘sajangnim’ rasanya seperti orang tua. Kau tahu, kita hanya berbeda 3 tahun,” ujarnya
“Algesseumnida Kyuhyunssi”

—————————————————–

~Sooyoung POV~
Sekarang aku sedikit mengerti perasaan yuri. Baju ini benar-benar hangat dan nyaman. Menurut stylist ‘fashionable’. Aku sedikit belajar tentang fashion. Kurasa tidak buruk juga menerima tawaran ini.
“Kau bisa naik sepeda kan?” tanya salah satu kru
“Ne,” ujarku
Aku mulai menaiki sepeda itu
“Kau hanya perlu menggoes sepeda itu seperti biasa. Kami akan mengambil fotonya secara natural arra?” ujarnya
“Ne.”
“Kalau begitu kita mulai sekarang saja,” ujar seorang namja dari belakang yang kudengar
Aku menengok ke arahnya. Itu adalah kyuhyun dan dia membawa sepeda. Kulihat dia menaikinya
“Apalagi yang kau tunggu?” ujarnya
“Ne?”
“Kajja,” ujarnya lalu menggoes sepedanya
Aku menaiki sepedaku dan mengejarnya
“Apa maksud ini semua?” tanyaku
“Maksud ini semua?” tanyanya
“Sebenarnya..pemotretannya seperti apa?” tanyaku
“Seperti ini. Natural saja, aku benci pemotretan kaku seperti boneka mati,” ujarnya
“Lalu…script nya mengatakan aku akan piknik dan menaiki sepeda di sini dengan namja yang ceritanya ‘namjachinguku’,” ujarku
“Ne, bukankah ini sesuai script?” tanyanya
“NE?!”
“Apa kau tidak tahu kenapa begitu banyak yeoja yang mendaftar menjadi model First Valentine? 10% beralasan ingin memulai karier, 90% ingin mengadakan pemotretan denganku,” ujarnya
“N..ne?”
“Itulah kenapa aku memilihmu dan salah satu dari 10% itu. Aku ingin membuka jalan bagi orang yang berbakat dan berminta,” ujarnya
Aku masih menatapnya bingung
“Kalau kau tidak cepat, kau bisa tertinggal jauh,annyeong~” ujarnya lalu menggoes sepeda cepat
“Chankanam!!!!!” ujarku menyusulnya

~Kyuhyun POV~
Aku tersenyum puas melihat hasil pemotretannya
“Kerja yang bagus Leeteuk ssi,” ujarku
“Gamsamida sajangnim,” ujarnya
Kulihat para kru menyiapkan scene piknik. Aku menghampirinya yang duduk di kursi kayu
“Kau lelah?” tanyaku
“Ne! Kau sangat cepat menggoesnya. Menyusulmu sangat susah,” ujarnya
Aku memberinya segelas air
“Kau akan puas begitu melihat hasil fotonya,” ujarku
Dia tersenyum dan meminumnya. Aku tersenyum melihatnya. Choi Sooyoung, cepat atau lambat..kau akan tahu semuanya

———————————————

~Sooyoung POV~
Sekarang adegan piknik. Karena dipotret secara natural, ini semua seakan nyata dan menyenangkan. Aku mengoles selai ke roti. Kurasakan dia mengelus kepalaku perlahan. Jujur, sebenarnya aku merasa gugup. Tidak seorang pun namja pernah mengelus kepalaku kecuali appa. Tenang youngie…ingat ini hanya pemotretan. Kau melawan rasa gugupmu demi mengalahkan Shim Seohyun itu. Tidak akan kubiarkan rencananya berhasil.  Kulihat dia mengambil roti itu dan menyuapiku. Sekarang aku mulai mengerti kenapa banyak yeoja menginginkan pemotretan ini. Bagaimana tidak. Seorang namja sangat tampan, tenang, dan mungkin mendekati sempurna menjabat menjadi ‘namjachingu’ sehari untuk sebuah pemotretan. OMONA! Apa aku sudah gila?! Ingat youngie…tidak ada cinta di pandangan pertama. Ini hanya pemotretan. Hanya pemotretan. Kurasakan dia menghapus noda di sudut bibirku dengan tangannya. Apa aku akan mati sebentar lagi Tuhan.. Ingat youngie, ini pemotretan. Setelah ini selesai, maka ‘namjachingu’ bohonganmu hari ini juga selesai. Kurasakan dia menyandarkan kepala di pangkuanku dan meraih tanganku lalu menciumnya lembut. Apa dia model profesional? sekarang aku tidak meragukan potensinya meski ia masih tergolong muda untuk karier ini
~Kyuhyun POV~
Pemotretan di Nami selesai.
“Setelah ini masih ada pemotretan di N Tower Seoul dan Sungai Han. Kuharap kau menjaga kesehatanmu,” ujarku
“Gamsamida,” ujarnya
“Ne, kau membawa mobil?” tanyaku
Dia menggeleng
“Apa kau keberatan jika kuantar?” tanyaku
“N..ne?”
Aku tersenyum dan membukakan pintu mobil
“Gomsamida,” ujarnya
“Ne.”
Aku memasuki mobil dan mulai menyetir. Selama perjalanan dia hanya diam. Ternyata ini tidak semudah yang kubayangkan
“Ternyata aku tidak salah memilihmu,” ujarku memecah suasana
Kulihat dia menatapku
“Kau memiliki image innocent yang sangat sesuai dengan tema First Valentine. Kau tahu, awalnya para kru tidak mempercayai tema itu karena sulit menemukan modelnya. Tapi ternyata mereka salah,” ujarku
“Gomawo,” ujarnya
“Apa kau pernah jatuh cinta?” tanyaku
Dia menggeleng
“Sekarang ini sulit menemukan orang yang benar-benar tulus mencintai kita,” ujarnya
“Ne?”
“Kau tahu. Setia itu ada hingga salah satu pasangannya akhirnya meninggal. Setelah salah satu meninggal, satunya lagi pasti akan mencari penggantinya,” ujarnya
“Kurasa belum tentu,” ujarku
“Itu karena kau belum pernah merasakannya,” ujarnya
“Memangnya kau sudah?” ujarku
“Belum. Tapi aku melihat seseorang melakukannya,” ujarnya
Seseorang..?

TBC

37 thoughts on “Love Destiny {Part 4}

  1. Vic n seo udah berani tnggl drumah soo onnie n mulai dg rencana mereka. huft menyebalkan. Trnyata yg menyelamatkan soo onnie adlah kyuppa. N yg jd couple di pemotretan itu jg kyuppa. Apa mereka akan kissing y? Udah g sbar menunggu kekeke

    Next part dtnggu chingu

  2. aduh,,gk sbar liat pt. slnjtnya wktu soo pmtretan ma kyu d sngai han,,,
    kok ak jdi keingetan pemotrtan sj d star 1 ya,,wktu bgian kyu naikk spda ,,ma omngn soo yg blng pngn naik spda ma namja chingu nya,,,,,aaaaaaaaaaaaaaaaaa

    dtnggu next pt

  3. ya ampun cuma bisa bilang astagfirullah hal’adzim semoga aku gak punya anak kaya shim seohyun.
    sumpah demi apa. kyaaa sebenernya kyu punya niat apa ke soo?

  4. huwah… soo mulai feminim & deket sm kyu walaupun emg msh agak misterius knp kyu milih soo tiba2, kyk ada suatu rahasia.
    seo+vic emg hrs dicegah X-( cuma bs morotin keluarga choi aja nti. semangat soo!!!
    part lanjutan jgn lama2 XD

  5. hahaha sukurin si seo ga keterima jadi model majalah..
    tapi benci banget ngapain vicseo pake tinggal dirumah soo!! Errrr

    Apa kyu ada hubungannya sama siwon???
    Aaa penasaraan, lanjur chinguu :)

  6. Waa,,, soo udah mulai beraksi,,, ayo soo gagalkan rencana vic sama seo… Tapi aku penasaran sama rencana terselubung kyu buat soo!!!
    Part selanjutnya ditunggu secepatnya

  7. Soo eonni kau hebat..
    Kyu oppa mulai pdkt yah, haha :D
    vict & seo eonni kejem amet,
    siwon oppa kau tidak memerhatikan anakmu !! Kasian soo eonni sumpah..
    Next part cepet di publish ya ^^

  8. Wuaahhhh!!! Ini cerita seru bgt thor, si seo ama vict nyebelinnya sumpah ><
    Ga sabar nunggu next part nya thor, jgn lama2 ya :-D

  9. sepertinya Kyu memang berbalas dendam ke keluarga Soo
    dan tujuan dia balas dendam dengan cara membalaskannya pada Soo
    apa nantinya Kyu bakal jatuh cinta atau malah hanya buat Soo mainan?

    di tunggu next^^

  10. victoria dan soo udah mulai menjalankan rencananya
    haduuuhhh…itu siwon oppa kenapa ga mau dengerin omongannya soo
    kayaknya kyuppa merencanakan sesuatu ke soo..

    ditunggu kelanjutannya :D

  11. Jangan bilang kyu balas dendam lewat soo? Andwae kyu! Sblum melakukannya, kau akan lebih dulu jatuh cinta pada kepolosan soo! :-D
    dan kalian seovict! Busuk skali kalian!
    Next ya~ :-D

  12. bagus soo eonnie nerima tawaran jadi modelnya kyuppa, daripada si seo ntu,
    sebenarnya apa yah yg d rencanain kyuppa k soo eonnie??
    d tunggu lanjutannya :)

  13. huaaa,,
    kyak,y konflik di ff kali ini rumit banget yah!! sampai” aku sakit hati sendiri ngebaca,y!! aku bener” seperti berada di posisi,y soo eonnie!!
    btw kyuppa itu ngedeketin soo eonnie karena mau balas dendam yah?? aigooo~

    Lanjut chingu Lanjut :D

  14. Yg nyelamatin soo tu Kyuppa yah..
    Vict dan seo udah mulai tggl di rumah soo..
    N mulai dg rencana mereka. .
    Tapi masih bingung kenapa Kyuppa milih soo sbg model?
    Tanpa audisi..
    Kyuppa siapa sebenarnya?
    N punya niat jahat ke soo gk?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s