Love Destiny {Part 1}

love destiny

Title : Love Destiny

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun
*Seo Joohyun
*Choi Siwon
*Victoria Song
*Shim Changmin

Other Cast :
*Kim Hyoyeon
*Kim Taeyeon
*Im Yoona
*Kwon Yuri
*Lee donghae
*Park Jungsoo
*Lee Sunkyu
*Lee Sungmin
*Ye Eun

Type : Series

Genre : Romance,Family,Friendship

Rating : PG-15

~Author POV~
Nit…nit…
Seorang namja duduk terdiam di sebelah seorang yeoja yang terbaring lemah dengan banyak selang di tubuhnya. Detak jantungnya mulai melemah. Namja itu memegang tangannya. Ia menitikkan air mata
“Uljima..” ujar yeoja itu
Namja itu mencoba tersenyum. Dalam benaknya, jujur ini adalah pertama kalinya ia merasa takut. Takut, kehilangan seseorang yang paling berarti baginya di dunia ini. Kontraksi yang hebat saat ia melahirkan membuat yeoja itu terbaring tak berdaya. Sejujurnya, euisa menyarankan untuk menggugurkan kandungannya demi keselamatannya. Tapi ia menolaknya–dan memilih bayi yang dikandungnya. Yeoja itu tersenyum mengingat dirinya sudah menjadi eomma…meski mungkin hanya sebentar..ia akan merasakannya
“Bagaimana..keadaan..putri kita?” tanya yeoja itu lemah
“Dia baik-baik saja, kata euisa besok dia boleh keluar dari inkubator,” ujar namja itu
“Syukurlah..” ujar yeoja itu lemah
Garis di alat itu mulai melemah. Namja itu memegang tangannya erat
“Yeobo..kumohon…bertahanlah..” ujarnya
“Yeobo…aku…sudah lelah,” ujar yeoja itu
“Andwae…kau tidak boleh menyerah. Apa kau tidak kasihan pada putri kita? Jebal Yoona…kumohon bertahanlah,” ujar namja itu
“Yeobo…gomawo untuk semuanya..” ujar yeoja itu lemah
“Yoona..kau tahu kan aku tidak tahu bagaimana cara mengurus bayi, memandikannya, membesarkannya sendirian, aku..”
“Kau bisa yeobo..aku yakin…” ujar yeoja itu tersenyum lemah
“Yoona…”
Yeoja itu memberikan sebuah kelingking
“Berjanjilah padaku..jaga putri kita.. dan raih mimpi yang sudah lama kau tinggalkan..” ujar yeoja itu
“Yoona..”
“Katakan padanya…aku meminta maaf tidak bisa melihatnya tumbuh dewasa..” ujar yeoja itu
“Kau pasti akan melihatnya tumbuh Yoona. Kita pasti akan melihatnya bersama,” ujar namja itu
Yeoja itu menggeleng
“Kumohon…berjanjilah kau akan menjaganya. Dan katakan padanya..eommanya sangat mencintainya. Eommanya meminta maaf karena bahkan tidak pernah melihat seperti apa putrinya,” ujar yeoja itu
“A..aku..”
“Jebal…yeobo..” ujar yeoja itu
“Ne,” ujar namja itu
Seketika yeoja itu tersenyum dan menitikkan air matanya
“Jeongmal saranghae…yo…”
“YOONA!!!!!”

——————————————————

~Siwon POV~
Aku memasuki kamarku yang kosong. Aku menghela nafas. Aku masih belum bisa mempercayai ini semua… Orang yang bersama denganku..sekian lamanya. Orang yang kucintai… dan orang yang paling berarti bagiku..kini telah tiada. Rasanya baru kemarin aku tertawa dengannya di kamar ini membicarakan kelahiran putri kami. Nama yang cocok untuknya, saat akan lahir dia mirip dengan siapa.. Dan sekarang…tawa itu sudah lenyap. Kulihat putri kecilku tidur dengan wajahnya yang sangat tenang di atas ranjang. Aku tersenyum melihatnya dan memegang tangan mungilnya
“Sekarang..hanya kau yang appa punya,” ujarku
Aku mengecup kepalanya perlahan. Aku memegang kelingkingnya
“Appa sudah berjanji pada eommamu..untuk menjagamu,” ujarku
“Dan appa berjanji..appa akan menggenapi semua itu,” ujarku
Aku menengok ke arah televisi. Hari ini, aku bersumpah. Suatu hari nanti..aku akan menayangkan banyak drama di sana. Dan itu pasti

—————————————–

~Changmin POV~
Aku tersenyum melihat putri kecilku dari kaca ruang bayi. Shim Seohyun. Aku melangkahkan kaki ke kamar inap istriku, Victoria. Kulihat dia mendengus kesal menyadari kehadiranku. Aku mencoba untuk tenang
“Apa kau sudah melihat seohyun? Dia sangat manis,” ujarku
“Belum,” ujarnya sambil membalik halaman majalah
“Vict…tidak bisakah kau menyambut kelahirannya sedikit saja?” tanyaku
Kulihat dia menatapku
“Tidak,” ujarnya
“Victoria, aku tahu kau sangat mencintai kariermu. Tapi seohyun..”
“Anak itu membuatku melepaskan Lead Cast di drama terbaruku. Bagaimana bisa aku menyambut kehadirannya dengan bahagia?” ujarnya
“SONG VICTORIA!”
“Apa kau lupa hah kita menikah karena apa? Karena ada dia di perutku! Jika tidak aku tidak akan mau menikah dengan namja sepertimu! Kau hanya seorang member boyband terkenal! Kau bukan produser yang memiliki sejuta kekayaan! Dan satu lagi, aku tidak mencintaimu,” ujarnya
“Ne, aku tahu. Kau boleh membenciku tapi jangan libatkan seohyun di urusan ini. karena dia tidak bersalah sama sekali! Jangan bersifat kekanak-kanakkan!” ujarku
“MWO? Kau bilang aku kekanak-kanakkan? Kau bayangkan saja. Aku menikah diam-diam dari pers, menghilang dari entertainment begitu saja agar tidak ketahuan kalau aku hamil. Dan kau masih bisa mengadakan konser dengan popularitas yang tinggi. Dan sekarang kau mengatakan aku kekanak-kanakkan?” ujarnya
Aku menghela nafas dan keluar dari ruangan
“Jangan kembali lagi!” teriaknya

—————————————————–

~Siwon POV~
“Setelah ini diberi bedak lalu..”
Aku sedang membuka internet sambil melihat cara memandikan bayi di sana. Jujur, aku tidak tahu apa-apa tentang cara mengurusnya. Untuk pertama kalinya aku bisa memandikannya.
“Selesai!” ujarku
Aku memegang kedua tangannya
“Kita berhasil,” ujarku
Kurasakan dia memegang tanganku dan tertawa. Aku tersenyum padanya. Aku kembali mengetik naskah drama di laptopku. Aku sudah berjanji padanya….dan akan kubuktikan kalau aku bisa melakukannya. Aku pasti bisa menjadi seorang produser ternama suatu hari nanti–tapi karier ini harus kuawali dengan menjadi seorang script writer. Aku melihat sekelilingku. Dan suatu saat nanti..aku yakin..aku akan membangun sebuah rumah megah untukku dan putri kecilku. Dimana dia akan menjadi seorang putri..dan tidak akan merasakan semua hal ini saat dia dewasa nanti…

~Victoria POV~
“BERISIK!!”
Aku benar-benar tidak tahan. Bayi itu terus saja menangis.
“Apa maumu hah?!” ujarku
Dia benar-benar mengganggu konsentrasiku membaca naskah skenario. Kulihat namja itu memasuki kamarku
“Bawa anak itu keluar! Aku pusing mendengar tangisannya!” ujarku

~Changmin POV~
Aku menahan kesal mendengarnya memerintah seperti itu. Bagaimana bisa dia berperilaku seperti itu pada anaknya sendiri. Aku menghela nafas
“Maafkan eomma ya,” ujarku

——————————————————————

~Siwon POV~
Aku terpaksa membawa putriku ke sana. Tidak ada seorang pun yang bisa menjaganya dan aku tidak mungkin meninggalkannya sendiri di rumah. Aku menarik nafas panjang. Aku pasti bisa meraih mimpiku. Aku melangkahkan kaki memasuki gedung itu.
“Jogi,” ujarku
“Ne?” ujar seorang yeoja berambut pirang pendek yang duduk di depan ruangan itu
“Apa benar ini ruangan Mr.Choi?” tanyaku
“ah, kau pasti Choi Siwon. Tunggu sebentar ya,” ujar yeoja itu lalu memasuki ruangan
Jantungku berdetak keras
“Semoga kita berhasil,” ujarku
Kulihat Mr.Choi keluar dari ruangan
“Annyeonghaseyo,” ujarku
“Ne, annyeonghaseyo silakan masuk,” ujarnya
“Ah, ne,” ujarku
Aku melangkahkan kaki memasuki ruangan. Kulihat yeoja berambut pirang itu menghampiriku
“Biar..saya yang menjaganya selama anda bertemu Mr.Choi,” ujarnya
“Ah..ne gomawo,” ujarku memberikannya pada yeoja itu
Aku memasuki ruangan, kulihat Mr.Choi tersenyum
“Aku menyukai plot ceritamu,Sederhana tapi sangat menyentuh,” ujarnya
“JINJJAYO? Ah…mianhae..maksudku..”
“Gwaenchanhayo,” ujarnya menepuk pundakku
“Aku benar-benar salut melihatmu,” ujarnya
Aku tersenyum
“Yeoja itu sangat beruntung bisa mendapatkanmu,” ujarnya
“Gamsamida,” ujarku
“Jadi, kapan kau mulai bisa bekerja? Apa besok bisa?” ujarnya
“Ne?”

———————————————————-

~Siwon POV~
“Yoona, aku berhasil maju selangkah,” ujarku memandang fotonya.
Kulihat putriku sudah tertidur pulas di ranjang. Tiba-tiba aku terpikir akan sebuah hal
“Yoona, usianya udah hampir 1 bulan tapi aku bahkan belum bisa menemukan nama yang cocok untuknya,” ujarku
Aku membuka buku nama bayi yang pernah dibeli yoona. Halaman demi halaman kubuka–tapi tak satupun cocok. Aku menghela nafas panjang
“Yoona, aku harus menamainya siapa?”

~Changmin POV~
Aku terbangun mendengar tangisan Seohyun. Aku menggendongnya. Kulihat vict hanya menutup telinganya
“Berisik sekali dia!!” teriaknya
“Vict, kurasa dia lapar,” ujarku
“Buatkan saja dia susu!” ujarnya
“Vict..”
“Ppaliwa!! Aku sangat mengantuk!!” ujarnya
Aku menghela nafas
“Ne”

————————————————————

~Siwon POV~
Aku tersenyum melihatnya bermain bersama beberapa yeoja di kantor. Syukurlah aku sedikit terbantu.
“Aigoo..neomu kwiyeopta,” ujar para yeoja itu
Aku tersenyum melihatnya dan melanjutkan pekerjaanku. Kulihat Mr.Choi keluar dari ruangan
“Annyeonghaseyo sajangnim,” ujar kami
Kulihat Mr.Choi berjalan menuju putriku tanpa mengatakan apapun
“Annyeong~” ujarnya
Aku tersenyum melihatnya. Kulihat Mr.Choi menggendongnya
“Ireumi mwoya?” tanya Mr.Choi padanya
“Aku..belum menemukan nama yang cocok untuknya sajangnim,” ujarku
“Aigoo..bagaimana bisa kau belum memberi putri secantik ini sebuah nama?” ujarnya
Aku tersenyum
“Aku merasa belum menemukan nama yang cocok,” ujarku
Kulihat dia terdiam dan tersenyum pada putriku
“Kurasa..aku punya sebuah nama yang sangat cantik untuknya,” ujarnya
“Ne?”
“Choi Sooyoung,” ujarnya

————————————————–

~Victoria POV~
Aku melangkahkan kaki memasuki apartment itu. Kulihat kosong. Aku melihat ke arah kulkas yang ada post it bertuliskan
‘Aku sedang Tour Concert ke Jepang. Aku akan kembali besok malam ^^’
Aku tidak mempedulikannya dan membuka kulkas. Aku mengambil sebotol soju di sana. Hidupku benar-benar muram sekarang. Aku melihat sekelilingku. Sebenarnya apartment ini tidak buruk juga. Cukup mewah tapi tetap saja kurang. Seharusnya aku bisa hidup lebih nyaman daripada di sini. Bersama namja menyebalkan yang sudah menghancurkan karierku dan anak menjengkelkan yang merusak mimpiku. Aku meneguk sojuku. Padahal seharusnya, aku bisa menikah dengan produser ternama dan menjadi nyonya besar tanpa perlu bekerja keras seperti ini. Tinggal di rumah seperti istana secara abadi. Namja itu hanya seorang member boyband dan suatu saat nanti setelah dia vakum dia tidak memiliki apa-apa. Aku tidak akan membiarkan hidupku diatur olehnya dan bayi itu. Jujur sebenarnya…aku tidak mengenal diriku sendiri sekarang. Semuanya berubah..ketika dia meninggalkanku..dan memilih yeoja bernama Im Yoona itu. Ini semua karena yeoja itu masuk di kehidupannya–jika tidak mungkin aku sudah hidup bahagia dan menikah dengannya meski tidak kaya sekalipun. Tapi semuanya sudah hancur

———————————–

~Siwon POV~
Aku menuntunnya berjalan ke arah pintu masuk sekolahnya. Hari ini adalah hari pertamanya masuk TK. Kulihat dia menghentikan langkahnya
“Waeyo?” tanyaku mensejajarkan tinggi dengannya
“Appa..aku takut,” ujarnya
“Kenapa kau harus takut? Di sana tidak ada hal menyeramkan,kau malah bisa bertemu banyak teman,” ujarku
Kulihat dia melihat ke arah beberapa yeoja yang ikut masuk ke dalam ruangan bersama anak mereka
“Aku mau appa ikut masuk ke dalam seperti ahjumma itu,” ujarnya
“Youngie..appa tidak bisa. Appa harus pergi ke lokasi syuting. Appa menjadi wakil produser dengan Choi harabeoji,” ujarku
Kulihat dia menundukkan kepala
“Hei..jangan begitu,” ujarku
Kulihat dia menatapku
“Appa janji, kalau kau tersenyum nanti kau boleh main ke lokasi syuting,” ujarku
“Jinjja?” ujarnya
Aku mengangguk
“High five!”
tumblr_ljq9k3h3lp1qh4r08
Dia menepuk tangannya di tanganku
“Semangat!” ujarku
“Annyeong appa~! Ingat appa berjanji!” ujarnya
“Ne!!”
Aku tersenyum melihatnya berlari masuk ke dalam.
“Yoona..kenapa semakin hari dia semakin mirip denganmu?”

————————————————-

~Siwon POV~
“Hana, dul, set, CUT!”
Aku tersenyum puas melihat hasilnya
“Kau bekerja sangat hebat siwon ah,” ujar Mr.Choi
“Gamsamida sajangnim,” ujarku
“Aish..sudah berapa kali kubilang. Jangan panggil aku sajangnim. Panggil aku ‘abeoji’,” ujarnya
“Ne..abeoji,” ujarku
Kulihat dia tersenyum ke arah youngie yang bermain dengan beberapa orang kru
“Dia sangat manis,” ujar mr.Choi
“Ne,” ujarku
“Kau tahu..aku sangat menyayanginya seperti cucuku sendiri,” ujarnya
Aku tersenyum
“Dia…sangat mirip dengan putriku,” ujarnya
“N..ne?”
“Kau tahu…sebelum akhirnya aku memutuskan bertekun di dunia ini aku memiliki seorang putri dan anae,” ujarnya
Aku terdiam
“Mereka berdua meninggal…dalam sebuah kecelakaan,” ujarnya
“Aku..turut berduka cita mendengarnya,” ujarku
“Gwaenchanha,” ujarnya
“kau tahu, sejak dia masih bayi. Aku merasa dia sangat mirip dengan putriku. Maka saat itu aku mengatakan padamu kalau aku memiliki sebuah nama yang indah untuknya. Choi Sooyoung,” ujarnya
Aku menatapnya
“Itu..adalah nama putriku,” ujarnya
“Aku sendiri tidak mengerti kenapa dengan mudahnya aku memberikan nama yang sangat spesial itu untuk seseorang. Tapi akhirnya aku sadar, aku telah menemukan kebahagiaan baru setelah kepergiannya. Aku menyayangi putrimu seperti aku menyayangi putriku, Choi Sooyoungku,” ujarnya
Aku tersenyum menatapnya
“Siwon ah.. Jika terjadi sesuatu padaku, aku ingin kau meneruskan industri ini. Perfilman ini untukku,” ujarnya
“Abeoji jangan mengatakan hal yang tidak-tidak,” ujarku
Kulihat dia tersenyum
“Sudah 25 tahun mereka pergi siwon ah, kurasa tak lama lagi aku akan menyusulnya,” ujarnya
“Abeoji..”
“Dan di saat itu, hanya kau yang bisa kupercaya untuk meneruskan semuanya. Meski kau bukan putra kandungku aku sudah menganggapmu seperti putraku sendiri, dan marga kita juga sama bukan? hahaha,” ujarnya
Aku tersenyum padanya
“Jaga youngie baik-baik. Karena dia youngieku juga,” ujarnya
“Algesseumnida,” ujarku

—————————————————–

~Victoria POV~
“Eomma!! Lihat aku menggambar ini!!” ujar seohyun yang membuatku menoleh
“Bagus,” ujarku santai lalu mengikir kukurku lagi
“Eomma, kenapa eomma tidak mau datang ke acara sekolah?” tanyanya
“Kau akan mengertinya saat besar,” ujarku
“Eomma, kenapa appa juga tidak mau datang? Kenapa selalu manager appa yang menemaniku?” ujarnya
“Kau banyak sekali sih bertanya?” ujarku

~Siwon POV~
“Pangeran dan putri hidup bahagia selamanya,” ujarku
Kulihat dia menatapku. Aku bertepuk tangan
“Ceritanya selesai! Ayo kita tidur!!” ujarku
“Appa..”
“Ne?”
“Eomma itu…seperti apa?” tanyanya
Aku menatapnya
“Kenapa..kau menanyakan hal seperti itu?” ujarku
“Karena semua temanku punya eomma. Kenapa aku tidak punya eomma?” tanyanya
Aku menarik nafas dalam. Kurasa…aku memang harus menceritakan hal ini padanya
“Youngie juga punya eomma,” ujarku
“Di mana? Siapa?” tanyanya
“Eomma sudah pergi jauh sekali,” ujarku
“kemana?”
“Ke surga,” ujarku
“Surga itu apa?” tanyanya
“Surga itu..tempat yang sangat indah. Di sana banyak malaikat yang memakai baju putih tinggal di sana,” ujarku
Aku mengambil fotonya
“Ini..eomma youngie,” ujarku
“Eomma sangat cantik ya appa,” ujarnya
“Ne, eommamu memang sangat cantik dan juga baik,” ujarku
“Kapan aku bisa bertemu eomma?” tanyanya
Aku menaruh tangannya di hatinya
“Di sini, kapanpun. Eomma akan selalu besertamu dan menjagamu,” ujarku

———————————————–

~Siwon POV~
“Taraa!! Sarapan datang!!” ujarku membawakan sarapan padanya
“Sereal!!!” ujarnya
Kulihat dia memakannya dengan lahap
“Pelan-pelan makannya,” ujarku
Aku menyalakan televisi
“Telah terjadi sebuah kecelakaan di Seoul kemarin malam pada pukul 20.00 KST. ”
Aku berniat mengganti salurannya hingga sebuah hal membuatku terhenti
“Mobil dengan plat N 123 ditabrak sebuah truk dari arah berlawanan. Diduga supir truk mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk dengan kandungan alkohol lebih dari batas.”
“Ada apa appa?”
“Akibat kejadian ini seorang pengendara mobil tewas dan pengendara truk luka parah. Saat ini masih dalam proses identifikasi korban.”
“Ditemukan SIM atas nama Choi Jungsoo dalam mobil pengendara beserta sebuah kamera.”
“Bukankah itu nama harabeoji?” tanya youngie
Seketika aku terdiam. Ini…mustahil. Aku langsung menggendongnya dan memacu mobilku ke kantor
“Appa, aku kan harus sekolah,” ujarnya
“Tidak ada waktu youngie.”
Aku meneyetir ke arah kantor. Kulihat semua orang mengenakan pakaian hitam. Ini..mustahil…
“Abeoji…”

———————————————————————

~Siwon POV~
Aku masih belum bisa mempercayai ini semua. Bagaimana bisa itu menjadi kata-kata terakhirnya. Kulihat youngie terus terisak
“Harabeoji…”
“Youngie…uljimayo, kasihan harabeoji,” ujarku
“Harabeoji…” tangisnya
“Youngie…”
“Harabeoji…apa harabeoji bersama eomma?” tanyanya
Seketika aku terdiam.
“Youngie…”
“Apa anda….tuan choi siwon?” tanya seorang namja
Aku menengok ke arahnya
“ne, ada apa?” tanyaku
“Ada beberapa hal yang harus saya bicarakan..”

—————————————————

~Siwon POV~
Aku duduk di depan orang itu. Kulihat dia menyerahkan sebuah amplop
“Itu adalah wasiat Mr.Choi,” ujarnya
Aku membukanya perlahan. Kulihat di dalamnya ada dua lembar kertas
Kertas yang pertama adalah sebuah surat…

Untuk, Choi Siwon, anakku

Siwon ah. Aku pernah mengatakan padamu..kalau aku menganggapmu sebagai anakku sendiri..
Dan aku menganggap youngie..seperti cucuku sendiri…
Siwon ah… sudah 25 tahun..aku hidup penuh kehilangan…
Itulah yang membuatku mengerti perasaanmu..
Jujur, aku sangat mengagumimu saat pertama kali bertemu denganmu..
Dimana kau membawa seorang putri kecil yang mengingatkanku pada malaikat kecilku, Choi Sooyoungku
Maka aku menamai putrimu dengan nama yang sama dengan putriku..
Aku bahagia melihatnya tumbuh dewasa…
Dan aku merasa…choi sooyoungku memberiku sebuah kebahagiaan setelah kehilangannya…
Youngiemu
Siwon ah…aku tidak bisa mempercayakan mimpiku pada orang lain
Aku hanya bisa mempercayakan ini semua padamu
Kuserahkan Choi corp padamu
Kembangkanlah mimpiku..dan mimpimu
Jagalah youngiemu, karena dia youngieku
Terima kasih Choi Siwon, anakku….

Choi Jungsoo

Aku mengambil surat kedua yang berisi sebuah pernyataan tertulis darinya…memberikan choi corp padaku
“Beliau berharap besar padamu, siwon ah,” ujar namja itu yang tak lain adalah pengacara Mr.Choi
Aku terdiam
“Aku…tidak akan mengecewakan keputusan abeoji.. Aku berjanji”

————————————————————

~Author POV~
Drap Drap Drap..
Langkah kaki seorang yeoja terdengar. Ia berlari menuruni anak tangga menuju ke meja makan–dimana seorang namsong duduk di sana sambil membaca koran dan meneguk kopinya.
“Tunggu nona!!” ujar beberapa orang pelayan yang mengikuti dari belakang sambil membawa sisir dan tas
“Youngie ah! Jangan berlari di tangga bagaimana kalau kau jatuh?” ujar namsong itu pada putrinya
“Sudah tidak ada waktu appa aku hampir telat,” ujar yeoja itu sambil mengoleskan selai ke rotinya
“Annyeong appa!” ujar yeoja itu mencium pipi sang appa lalu berlari ke luar sambil memakan rotinya
Namsong itu tersenyum melihatnya. Spontan, ia melihat sebuah bingkai foto yang terpajang di dekat ruang makan

wontweet

“Kenapa dia tumbuh sangat cepat?”

TBC ^^
RCL!!!

47 thoughts on “Love Destiny {Part 1}

  1. First kah ??
    Daebak thor..
    Huaa yoona eonni knp udah pergi duluan ?? Soo eonni kasian ;(
    perjuangan siwon oppa buat ngurus soo eon berat banget..
    kyu kapan muncul nih ??
    Vict eonni kejem banget yah sama seo eonni padahal kan anaknya..
    Next part ditunggu ^^

  2. Akhrnya di post jg. Siwon oppa hebat bs jd single parent. Bs menjadi appa yg baek bt sooyoung onnie. Wlo g memiliki ibu krn tp kehidupannya bahagia. kasian dg changmin yg memiliki istri kyak victoria. Dg anak sendiri ja g dianggap. Malang benar seohyun.
    Next part chingu dtnggu kyuppa ny muncul di part berapa chingu?

  3. Ya Alloh sdih jg bc ff nya. Hiks… Oh jd dlunya tuh victoria suka sama siwon gtu… Beuh tmbh skrg siwon kaya and duda… Dikejar g tuh sm victoria? Changmin and seohyun kasian dpt bini&emak nenek lampir. Btw kok crita kyu2 blm da dsni… Next part y thor… Aq suka sm ff mu ni… Gomawo dah buat hr2 jd g boring stlh bc ff mu dgn pairing kyuyoung,,aq suka… ^_^

  4. soo jadi anaknya siwon oppa..
    siwon oppa beruntung banget dapet warisan dari choi jungsoo :-)
    aigoo~ vic ahjumma tega banget sama anaknya

    ditunggu kelanjutannya :-D

  5. Chingu, baru awalan ajah udah buat aku nangis ;( feel nya dpat banget ><
    aigoo, vict eonnie jahat banget tuh sama seo eonnie + chang oppa!!! terus jgan bilang nnti muncul cinta segitiga antara soo eonnie, kyuppa sama seo!!! mudah"an ajah gak :)
    Lanjut chingu ff ini Daebak*acungin 2 jempol*

  6. aq gk nyangka klw wonpa jd appa nya sooeon…
    tp jjur aq ngrsa krg cocok sm crta vict yg ska ma siwon n sbnrna aq brhrp ff ini bkal jd soowon:-(
    tp gk ap2 lah cerita nya bkin pnsran bgt n bagus :-)
    ditunggu part slnjutnya

  7. congrats siwon!
    U won Best appa awards!!
    Keren deh.
    Dia bisa jadi single parent gtu,
    apalg dia lg jdi appa syoo.
    Kan jarang jarang :p xD

    next part asap yaa ^^

  8. wach kyuppanya lum nongol

    ini beneran ff kyuyoung kah? masih agak was was takutnya ada choi sooyoung yang lain…………..

    adch ternyata seo anaknya changtoria
    soo anakanya yoonwon

    kyuppa anaknya spa?
    kyuppanya knpa di jerman?

    masih penuh misteri
    siapa namja yang di maksud vic?

    next, mian komennya panjang abis ff ini benar2 bikin penasarnnya kebangetan…………….

  9. soo anaknya siwon ma yoona,seo anaknya changmin ma vict,,kyu???
    wah,,,gak nyangka thor,ceritanya bakal kyak gini,,,,makin penasaran ma kelanjutannya,,,update soon thor,,,

  10. akhirnya d post juga part 1 nya,
    menarik banget jalan ceritanya, soo eonnie beruntung punya appa kayak wonppa :)
    Kapan yah kyuppa muncul??
    d tunggu lanjutannya :)

  11. Waaa bagus thor! Siwon jadi appanya soo ternyata~
    keren bgt, siwon bisa ngurus soo sendiri sampe gede gt:-D
    duileeeh vict matre yak? :-P
    kyu nya blum ada ya? Next ditunggu~

  12. sumpah!! jujur!!! suka bgt!!! kirain bkln bnyk saingan kyuyoung, kyk vic, seo, atau chang. ternyata emg cinta segitiga lg nih antara kyuyoung-seo. tp salut bgt sm siwon yg super tabah ditinggal yoona & dr kerja kerasnya bs berhasil skrg. tinggal kesadaran vic aja nih ke chang sm seo -__-
    lanjut!!!

  13. Kerennnn!! Tp aku pikir awalnya pada saingan semua, hehe..
    Next part thor cepetan, skalian kalo bisa ff fated dilanjutin..

  14. Huuaahhh serius seru thor!!!
    Akhirnya siwon appa bisa wujudtin mimpinya dan hidup bahagia sama soo eonni ^^
    Tapi aku ga rela kalo nantinya victoria ancurin semua itu! Terus seo orng ketiga dari kyuyoung terus changmin pasrah…
    Pokonya bikin soo eonni bahagia yah thor. Hehe
    Next part segeraaa! Fighting :)

  15. Sedih banget dimana siwon harus ngurus soo seorang diri dan memulai karir nya dari awal sampe sukses.

    Itu vict jahat ya sifatnya masa sama darah daging sendiri begitu

  16. Siwon single parents sejak di tinggal yoona..
    Soo kasihan hny dpt kasih syg dri appa ny..
    Kyuppa kpn munculnya?
    Vict kejam bgt ma seo..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s