Cinderella? {Part 11-End}

cinderella part 7

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9 | Part 10

Title :Cinderella ?

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun
*Choi Siwon
*Victoria Song

Other Cast :
*Im Yoona
*Seo Joo Hyun
*Kim Taeyeon
*Shim Changmin
*Lee Donghae
*Leeteuk

Type : Series

Genre : Romance, Comedy,Family,Friendship

Rating : PG-17
~Kyuhyun POV~
Ujian tinggal menunggu hari. Kulihat dia belajar dengan sangat tekun. Tapi itu membuatku khawatir–mengingat kandungannya sudah memasuki bulan keenam
“Jangan terlalu diforsir. kalau sudah lelah beristirahatlah. Aku takut kau kelelahan,” ujarku
“Gwaenchanha,” ujarnya sambil tersenyum
Aku membuatkan coklat panas untuknya. Aku menarik kursi duduk di sampingnya. Perlahan aku memeluknya dan menyandarkan kepalaku di bahunya
“Aku tidak sabar melihatnya,” ujarku
Kulihat dia tersenyum dan menyandarkan kepalanya padaku
“Nado”

———————————

~Author POV~
Seorang yeoja memasuki ruangan dengan penghalang kaca. Ia terkejut melihat sosok seorang yeosong yang duduk di depannya
“Annyeonghaseyo,” ujarnya
“Ne, annyeonghaseyo,” ujar yeosong itu
Yeoja itu duduk di depannya
“Aku tidak tahu kau akan segegabah  ini,” ujar yeosong itu
“Ne?”
Yeosong itu menghela nafas
“Tadinya..kukira aku tidak perlu turun tangan dalam masalah ini. Tapi ternyata aku harus turun tangan juga,” ujarnya
“A…apa maksudmu?” tanya yeoja itu
“Kurasa aku pernah menceritakan padamu.. sebuah kisah cinta kerajaan dimana sang putri dikhianati oleh sang pangeran dan selingkuhannya. Apa kau tahu bagaimana kisah itu berakhir?”
“Ne?”
“Tunggu dulu, aku ingin mengubah sedikit versinya,” ujar yeosong itu
“N..ne?”

———————————-

~Siwon POV~
Aku merapikan barang-barangku. Setelah ujian selesai, aku sudah memutuskan. Aku akan pindah–kembali ke Amerika. Tempat ini sudah asing bagiku–dan tidak ada alasanku bertahan di sini lagi. Kulihat eomma masuk ke kamarku
“Kau benar-benar serius akan pergi setelah ujian?” tanyanya
“Ne,” ujarku
“Siwon ah, bukankah kita sudah sepakat akan terus berada di Korea sampai tujuan kita tercapai?” tanya eomma
Seketika aku terdiam
“Aku sudah tidak menginginkan gelar itu lagi,” ujarku
“N..ne?”
“Eomma..sebaiknya kita melupakan semua tentang istana dan putra mahkota. Kita hidup dengan tenang di Amerika,” ujarku
“tapi siwon ah..”
“Eomma, kalau eomma mengerti perasaanku, sebaiknya kita pindah seminggu lagi–setelah ujianku selesai,” ujarku lalu pergi. Tiba-tiba kudengar eomma berteriak
“Kau memintaku mengerti perasaanmu. Tapi apa kau mengerti perasaanku hah?!” ujarnya
Aku terdiam
“Siwon ah! Bayangkan perasaanku telah dicampakkan oleh keluarga istana. Bayangkan perasaanku saat gelar permaisuri menjadi milik Hana. Bayangkan perasaanku melihat cho kyuhyun menjadi putra mahkota–bukan cho siwon. Bayangkan perasaanku saat mengganti namamu dari marga istana menjadi margaku sendiri. Mengganti nama Cho Siwon menjadi Choi Siwon! Apa kau mengerti perasaanku?!” ujarnya
“Eomma..aku tahu ini semua menyakitkan. tapi terus berada di sini dan terobsesi dengan semua itu akan lebih menyakitkan. Aku sudah merelakan gelar itu untuk kyuhyun. Dan biarkan kita memulai hidup baru eomma, jebal,” ujarku
“Kau melakukannya demi putri mahkota?” tanya eomma
“Eomma..”
“Jadi hanya karena seorang yeoja…kau berubah pikiran?” tanya eomma
“Eomma, jujur kukatakan. Aku menginginkan posisi itu karena aku sangat mencintai putri mahkota. Tapi aku tidak bisa menyakiti orang yang kucintai dengan menjatuhkan cho kyuhyun–namja yang dicintai oleh yeoja yang kucintai,” ujarku
“Mwoya..?”
“Aku akan membiarkannya bahagia dengan cho kyuhyun,” ujarku
Aku melangkahkan kakiku pergi
“Baiklah siwon ah, kuanggap kau menyetujuiku bertindak sendiri,” ujarnya

———————————-

~Kyuhyun POV~
Hari ini adalah hari ujian. Sambil mengerjakan soal, aku menatap ke arahnya yang mengerjakan ujian dengan lancar. Syukurlah.. dengan begini aku bisa tenang..

~Sooyoung POV~
Ujian hari pertama selesai. Aku meregangkan tubuhku. Ini semua sangat melelahkan. masih ada 2 hari lagi
“Kau lelah?”tanya kyuhyun
“Ne,” ujarku
“Arraseo,” ujarnya
Kurasakan dia menggendongku
“Kyaa!! Oppa hati-hati bagaimana kalau aku jatuh!!” ujarku
“tidak akan,” ujarnya santai
“Oppaaa!! Turunkan aku!! Apa kau tidak malu dilihat semua orang di istana?!” ujarku
“Biarkan saja!” ujarnya
“YAAA!! Cho kyuhyun!!”

~Taeyeon POV~
Aku melihat mereka dengan iri. Romantis sekali.. digendong seperti itu saat lelah
“Aku juga ingin diperlakukan seperti tuan puteri begitu,” gumamku
“Kalau begitu aku akan melakukannya,” ujar leeteuk yang membuatku kaget
“A..annyeong,” ujarku
Kulihat dia berlutut di depanku
“Taeyeon ah, aishiteru,”ujarnya
Aku menatapnya bingung. Apa yang dia katakan
“Apa yang kau katakan oppa? Aku tidak mengerti. Apa itu aishiteru?” tanyaku
Kurasakan dia menyentil jidatku
“YA! Appo,” ujarku
“Dasar babo. Aku susah-susah mengungkapkannya. Kau malah menghancurkan suasana. Bagaimana bisa kau tidak tahu apa itu aishiteru. Apa kau tidak pernah mendengar lagu jepang?!” tanyanya
“YA! Aku memang tidak tahu!” ujarku
“Artinya TAEYEON AH, SARANGHAEYO!” ujarnya
“N…ne?”

———————————————-

~Yoona POV~
Ujian hari kedua selesai. Aku menatap dua orang yang sedang saling jatuh cinta itu iri. Aku menghela nafas. Taeteuk si pasangan baru hari ini memakan es krim berdua dan saling menyuapi. Youngie dan Kyu sebentar lagi akan menjadi bumonim. Melihat kyuhyun sangat perhatian padanya membuatku iri. Apa aku juga akan diperlakukan seperti itu oleh namja yang kucintai? Kudengar cellphoneku berbunyi
“Yeobseyo?”
“Im Yoona, lihatlah ke arah jendela,” ujar donghae
Aku menengok ke sekitar
“Kapan kau keluar dari kelas?” tanyaku
“YA! pokoknya lihat jendela saja!” ujarnya
Aku membuka  tirai dan melihat ke arah jendela. Kulihat donghae di sana–dengan beberapa dayang di Cho Palace yang membawa mawar
“Omona…”
Aku langsung keluar dari kelasku–menuju ke tempatnya. Kulihat dia di sana, dengan mawar pink. Omonaaa.. apa ini sebuah mimpi?! Kulihat dia membuka gulungan kertas bertuliskan “Im Yoona saranghaeyo”
Aku mengambil spidol di tangannya dan menuliskan kata di bawah tulisannya
“Nado saranghaeyo”

———————————————-

~Kyuhyun POV~
Aku sedang menemaninya belajar sambil menyuapinya. Kulihat dia tersenyum terus
“Kau bahagia sekali hari ini,” ujarku
“Tentu saja, yoona dan tae akhirnya jadian. Sudah kuduga, donghae akan menyatakan cinta dengan berjuta mawar,” ujarnya
“Kau tahu para dayang istana sangat senang mendapatkan mawar gratis,” ujarku
Kulihat dia tersenyum
“Tapi bagiku, pernyataan cintamu yang paling indah,” ujarnya
Aku memeluknya dari belakang dan mengelus perutnya perlahan
“Tentu saja,” ujarku lalu mencium pipinya
“Yaaa!! Oppaa!!”
“Wae? Memangnya aku salah mencium putri mahkotaku sendiri?” tanyaku manja
“Sejak kapan kau jadi semanja ini dan suka memelukku?” tanyanya
“Sejak dia di sini,” ujarku mengelus perutnya
Tiba-tiba kurasakan dia menendang
“Youngie!! Kau merasakannya?” tanyaku
“Ne?”
Aku menaruh tangannya. Kurasakan dia kembali menendang
“Oppa!! Dia bergerak,” ujarnya
Aku mengangguk dan tersenyum. Kulihat dia tersenyum bahagia
“Besok ujian selesai!!!Semangaaat!!” ujarnya
Aku mengelus kepalanya
“Setelah pengumuman ujian, kita akan pergi piknik dengan semuanya,” ujarku
“JINJJAYO?”
Aku mengangguk
“Kyaaa!! Gomawoyo~!!!” ujarnya memelukku
“Ani, aku ingin mendengar kata saranghaeyo, bukan gomawoyo,” ujarku
“Oppa yaa~!!”

————————————

~Seohyun POV~
Bel berbunyi. Tanda waktu ujian selesai
“SELESAAAAAI!!!!” teriak kami semua
Akhirnya ujian selesai. Kulihat changmin oppa berdiri di depanku dan memberi tangan
“High five?” tanyanya
Aku berhigh five dengannya. Tiba-tiba kurasakan dia memegang tanganku dan membawaku pergi
“Oppa kita mau kemana?” tanyaku
“KyuYoung merahasiakan hari ini. TaeTeuk pergi ke Lotte World. YoonHae pergi dinner. Apa kau tidak mau pergi bersamaku?” tanyanya
“MAU!” ujarku
Kulihat dia menatapku. Aigo..apa yang kukatakan
“Maksudku..boleh saja,” ujarku

~Changmin POV~
Aku memberinya segelas kopi. Kami duduk di tepi sungai Han. Kulihat Sungainya mulai menari
“Indahnya,” ujarnya
“Kau tahu, hari ini aku akan mengalahkan donghae soal manis,” ujarku
“Ne?”
Aku mengeluarkan buket bunga di belakangku
“Seohyun ah. Di sini, disaksikan sungai ini. Aku berkata kalau aku mencintaimu. Apa..kau mau menjadi yeojachinguku?” tanyaku
Kulihat dia terdiam
“Apa..aku sedang bermimpi?” ujarnya lalu mencubit pipinya
“Ya! Jangan mencubit pipimu!” ujarku menahan tangannya
Kulihat dia menatapku
“Aku..”
Aku menatapnya
“tidak mau..”
Aku terdiam menatapnya
“Ne?”
“menolakmu,” ujarnya lalu tersenyum
Aku mencerna kata-katanya “aku tidak mau menolakmu.” Itu artinya.. DIA MENERIMAKU?
Aku berbalik ke arah sungai han
“SUNGAI HAN!!! SEOHYUN MENERIMAKU!!!” ujarku

—————————————-

~Sooyoung POV~
“Haaahh..lelahnya..”
Setelah ujian selesai, ternyata masa belajarku belum selesai. Hari ini aku mempelajari banyak hal mengenai persiapan kelahiran putra mahkota baru. Mulai dari ritual sampai perhitungan tanggal. Dan lain-lain. Tak hanya itu, ibu suri memintaku mengikuti senam hamil untuk kesehatan. Kulihat kyuhyun mengambil tissue dan menepukkannya perlahan ke wajahku
“Kau lelah?” tanyanya
Aku mengangguk. Kurasakan dia memijit pundakku perlahan
“Oppa..”
“Gwaenchanha. Kau pasti lelah seharian ini melakukan banyak hal,” ujarnya
Aku mengangguk pelan. Rasanya sangat nyaman
“Ini ibarat kuliahmu,” ujarnya
“Ne,” ujarku
“Akupun begitu. Nanti aku akan berkuliah di kuliah khusus istana. Bersama changmin, donghae, dan leeteuk juga,” ujarnya
“Memang ada kuliah khusus istana juga?” tanyaku
“Tentu saja ada. Di sana kami akan mendapat pembelajaran pengelolaan istana yang baik. Kami akan lulus setelah 1 tahun,” ujarnya
“Secepat itu?”
Dia mengangguk

——————————————-

~Author POV~
Seorang yeosong berdiri menyandar ke tembok. Tak lama kemudian seorang namsong keluar dari gedung itu
“Aku punya sebuah tugas untukmu,” ujar yeosong itu
“N..ne?”
“Aku memiliki penawaran yang sangat bagus untukmu”

—————————————————

~Siwon POV~
Hari ini adalah hari kelulusanku. Tapi tidak sesuai yang kuharapkan. Sampai sekarang, eomma masih bersikeras tidak mau pindah  dan meminta waktu 2 bulan untuk memikirkannya. Akhirnya aku hanya bisa memakluminya

~Kyuhyun POV~
“Hana dul set KIMCHI!!!!”
Hari ini adalah hari kelulusan kami. Kami mengadakan upacara kelulusan di istana dan setelah itu kami merayakan kelulusan kami bersama di Pantai Jungmun dan berfoto dengan polaroid milik changmin. Kami bermain di pesisir pantai dan menaiki perahu. Aku memakaikannya topi
“Jangan terlalu lama berdiri di sana, matahari musim panas sangat terik. Ingat, kandunganmu sudah 7 bulan,” ujarku
“Pemandangan di sini sangat indah oppa,” ujarnya
Aku tersenyum dan merangkulnya. Kurasakan dia bersandar di bahuku
“Aku ingin bisa terus bersamamu seperti ini,” ujarnya
“Then I will,” ujarku mencium keningnya
“Oppa..”
“Ne?”
“Aku baru mengerti rasanya akan menjadi eomma,rasanya sangat bahagia,” ujarnya
Aku tersenyum padanya
“Oppa, bisakah kau mengatakan saranghae?” tanyanya
Aku menatapnya bingung. Tidak biasanya dia mengatakannya. Perlahan aku mendekatkan wajahku padanya dan menciumnya
“Saranghae,” ujarku
“Nado saranghaeyo,cho kyuhyun,” ujarnya

—————————————————–

~Yoona POV~
Aku duduk di samping youngie di kedai dekat pantai. Mengamati tae-seo-changmin-leeteuk-donghae-dan kyuhyun yang sedang bermain voli
“Aku tidak menyangka akan menajadi eomma sebentar lagi,” ujarnya
Aku tersenyum padanya
“Apalagi aku. Aku tidak menyangka di saat kau hamil aku bahkan belum mendapat namjachingu,” ujarku
Kulihat dia tersenyum
“Kau tahu, aku iri melihatnya sangat memperhatikanmu,” ujarku
“Suatu saat nanti donghae juga akan memperlakukanmu seperti itu,” ujarnya
Aku melihat ke arah haeppa yang sedang menservice bola
“Kuharap begitu,” ujarku
“Yoona, kalau terjadi sesuatu padaku aku ingin kau berkata pada kyuhyun kalau aku sangat mencintainya dan sangat berterima kasih padanya karena telah menjadikanku seorang eomma,” ujarnya
Aku menatapnya
“Jangan mengatakan hal yang tidak-tidak, tidak akan terjadi apa-apa,” ujarku
“Yoongie, hanya kau yang paling kupercaya untuk hal ini. Tolong pastikan kyuhyun baik-baik saja dan merawatnya dengan baik,” ujarnya
“Youngie, jangan bicara yan tidak-tidak. kau pasti baik-baik saja dan dia pasti baik-baik saja,” ujarku memeluknya

~Kyuhyun POV~
Setelah selesai bermain, kami pulang ke istana. Kulihat dia tertidur di sampingku. Dia pasti sangat lelah. Aku menyelimutinya. Setelah itu, aku menyetir pulang ke istana. Para pengawal mengikuti dari belakang. Aku akan menuruni jalan. Aku berniat memindahkan posisi ke rem. Tiba-tiba kurasakan mobilku terus meluncur turun ke bawah
“Omona..”
Aku berusaha memindahkannya, tapi tidak berhasil. Ada apa ini!? Kurasakan sesuatu yang keras menghantam kepalaku. Setelah itu semuanya gelap…

~Author POV~
Seketika, tempat yang sepi itu dipenuhi banyak orang. Pecahan kaca terserak di sekitar tempat itu. Para pengawal berbaju hitam segera turun dan membuka pintu mobil itu. Menyelamatkan orang di dalamnya. Asap keluar dari mobil itu.
“CEPAT HUBUNGI PENASIHAT ISTANA!” ujar salah seorang pengawal.
“HUBUNGI DOKTER ISTANA!”
“TIDAK ADA WAKTU LAGI MENUNGGU DOKTER ISTANA! KITA HARUS MEMBAWANYA KE RUMAH SAKIT TERDEKAT!”
Para pengawal menyetir dengan kecepatan tertinggi menuju rumah sakit terdekat. Seorang pengawal akhirnya berhasil menghubungi penasihat istana
“PENASIHAT ISTANA. KEADAAN GAWAT DARURAT! PUTRA DAN PUTRI MAHKOTA MENGALAMI KECELAKAAN!”
“MWOYA?! BAGAIMANA BISA?!”
“Entahlah. Sekarang ini kami menuju rumah sakit Seohan. Putri mahkota terluka parah dan mengalami pendarahan.”

————————————————-

~Author POV~
Rumah sakit itu dipenuhi orang-orang berbaju hitam yang berdiri di depan dua ruangan berbeda. Seorang yeosong tengah menangis di depan sebuah ruangan
“Tuhan..kumohon..selamatkan mereka…ambil aku saja,” ujar ibu suri
“Ibu Suri, tidak baik berbicara seperti itu,” ujar sang ratu
“Bagaimana aku bisa tenang Ratu Hana?” ujarnya setengah berteriak
“Maafkan saya, ibu suri,” ujar sang ratu
Seorang euisa berjubah hijau keluar dari sebuah ruangan
“Bagaimana euisa?” tanya ibu suri
Seketika dua orang suster mendorong sebuah inkubator berisi seorang bayi yang tengah memejamkan matanya. Seketika ibu suri menghembuskan nafas lega
“Kami dapat menyelamatkan bayinya. Akan tetapi  jeongmal jeosonghamnida karena pendarahan yang hebat, putri mahkota mengalami masa kritis,” ujar euisa
“Ne..?”
Seketika ibu suri terjatuh di samping sang ratu
“Ibu suri!!”

~Kyuhyun POV~
Perlahan aku membuka mataku. Sinar sangat terang menusuk pemandanganku. Ini..dimana?
“Aah..”
Kulihat keningku diperban dan ada beberapa goresan di wajah dan lenganku. Seketika aku teringat kejadian itu
“Youngie..”
Aku berdiri dan membawa infus itu pelahan. Kulihat para pengawal berjaga di depan pintu
“Annyeonghaseyo putra mahkota,” ujar mereka
“Ne, annyeonghaseyo. Dimana putri mahkota?” tanyaku
“Joesonghamnida putra mahkota, kami tidak mengetahuinya,” ujar seorang dari mereka
Seketika kurasakan jantungku bedetak keras. Aku berjalan ke arah resepsionis
“Putra mahkota, anda tidak diperkenankan..”
“Aku harus mencarinya,” ujarku
Aku harus menemukannya. Aku takut terjadi sesuatu padanya. Seketika kulihat aku melintasi ruang bayi.  Kulihat ada 2 orang pengawal yang berjaga di sana. Aku menghembuskan nafas lega. Karena seketika aku tahu..anakku selamat
“Tolong antarkan aku padanya,” ujarku
“Algesseumnida”
Para pengawal itu mengantarkanku ke sebuah ruangan. Dimana ada seorang bayi di sana. Tertidur dengan lelap di inkubator. Aku tersenyum melihatnya
“Terima kasih telah menjadi anak yang kuat,” ujarku
Kulihat di depannya ada sebuah kertas keterangan

Name :
Surname : Cho
Sex : Male
Date of Birth : August 3rd
Father’s name : Cho Kyuhyun
Mother’s name : Cho Sooyoung
Room :

Aku mengambil spidol di dekat kertas itu dan menuliskan ‘Soohyun’ di sana. Aku tersenyum melihatnya
“Annyeong, Soohyun ah,” ujarku
Seketika aku tersadar akan sebuah hal. Kenapa..tidak ada nomor kamarnya? Perlahan aku keluar dari ruangan itu
“Dimana putri mahkota?” tanyaku
Kulihat semua pengawal hanya diam
“Kenapa kalian hanya diam saja?” tanyaku
“Kutanya sekali lagi, dimana putri mahkota?”
Tetap tidak ada suara
“KUTANYA DIMANA PUTRI MAHKOTA?!KENAPA KALIAN TIDAK MENJAWABNYA?!” tanyaku
Kulihat mereka hanya diam.
“Baiklah, aku yang akan mencari tahu sendiri,” ujarku lalu berjalan ke resepsionis
“Putra mahkota…”
“Diamlah di sini dan jaga Soohyun,” ujarku
Aku melangkahkan kaki ke sana. Entah kenapa perasaanku sangat buruk. Kumohon..jangan beri aku kabar buruk… Sebelum sampai ke sana, kulihat dua orang pengawal berdiri di depan sebuah pintu
“A..annyeonghaseyo putra mahkota,” ujar mereka
Aku melihat ke arah ruangan itu. Mustahil…
“Putra mahkota, anda tidak boleh ma..”
Aku tidak menghiraukannya dan memasuki ruangan itu. Mustahil…ini semua tidak mungkin…
Aku melangkahkan kakiku lemas dan duduk di sampingnya. Yeoja yang kucintai..terbaring lemah di sana. Dengan banyak selang. Keningnya dibalut perban dan banyak luka gores. Wajahnya sangat pucat. Aku memegang tangannya
“Youngie, irreona..ini aku.”
Kulihat dia hanya diam
“Cho Sooyoung, apa kau tidak mau melihat Soohyun kita?” tanyaku
Kurasakan air mataku menetes
“Youngie..kumohon jangan buat aku takut..” ujarku
“CHO SOOYOUNG IRREONASEYO!!! INI SEMUA TIDAK LUCU!”
Kulihat dia hanya diam. Youngie…kumohon…bertahanlah. demiku..demi soohyun

————————————-

~Donghae POV~
Aku melangkahkan kakiku menuju tempat itu. Kulihat kyuhyun di sana, duduk di sampingnya. Menghangatkannya. Aku tidak kuat melihatnya seperti ini. Aku menepuk pundaknya
“Hae, Yoona,” ujarnya
“Oppa, kau makan dulu saja. Kami akan menjaganya,” ujar yoona
“Gomawo,” ujarnya tersenyum tipis. Aku berdiri dan mengikutinya
“Yoona, aku akan mengikutinya untuk memastikannya makan,” ujarku
“Ne oppa.”

~Yoona POV~
Hae oppa pergi. Aku menatapnya
“Annyeong,” ujarku
Seketika air mataku menetes
“Youngie…kumohon..aku tidak bisa mengatakan pada kyuhyun oppa kau mencintainya dan berterima kasih padanya. Youngie..jebal…bangunlah. Apa kau tidak kasihan melihatnya seperti itu?” ujarku
“Kalau kau bangun aku rela menjadi leluconmu setiap hari. Aku rela makan berapapun mangkuk ramen asal kau bangun. Jebal..” ujarku
Aku memegang tangannya
“Youngie..kalau kau mencintainya, kumohon..bangunlah deminya..demi anakmu juga,” ujarku

~Kyuhyun POV~
Aku melangkahkan kakiku ke sana. Kulihat soohyun tertidur di sana
“Soohyun ah….mianhaeseo..”
“Soohyun ah…appa benar-benar takut terjadi sesuatu pada eommamu. Jebal soohyun ah…katakan padanya untuk bangun..”

~Donghae POV~
Aku melihatnya sendu. Kyu ah…kenapa semuanya menjadi begini… Kulihat dia keluar dari ruang bayi dan terduduk lemas di sebelahku
“Apa yang ingin kau makan? Aku akan membelikannya,” ujarku
Dia menggeleng
“Kyu ah, aku tahu kau memang frustasi. Tapi setidaknya jangan menyiksa dirimu seperti ini. Kau harus makan,”ujarku
“bagaimana bisa aku tenang sedangkan dia di sana hae,” ujarku
“Bukankah kau harus ada di sampingnya saat dia bangun? Maka dari itu kau harus makan. Kau sudah menjadi seorang appa dan aku tidak mau kau terlihat lemah di depan soohyun.”
Kulihat dia terdiam sesaat
“Kurasa ada yang aneh dengan kecelakaan ini,” ujarnya
“ne?”
“Kau tahu, saat itu aku tidak bisa mengganti posisi rem. Bukankah ini aneh?” tanyanya
“maksudmu…ada seseorang yang sengaja melakukan ini semua?” tanyaku
Dia mengangguk. Kulihat dia berdiri
“Kau mau kemana?”
“Aku harus mencari tahu semua ini. Kupastikan dia menyesal.”

——————————————————

~Siwon POV~
Aku sedang duduk membaca koran dan meminum segelas kopi. Tiba-tiba kulihat headline news koran yang membuatku tersentak

Headline News : Kecelakaan Putra dan Putri Mahkota Cho Palace disengaja?
Setelah berita kehamilan dan kecelakaan putri mahkota yang disengaja oleh pelaku berinisial V, pada tanggal 2 Agustus lalu, sebuah berita mengejutkan kembali datang dari Cho Palace. Putra Mahkota Cho Kyuhyun dan Putri Mahkota Cho Sooyoung mengalami kecelakaan saat di tengah perjalanan pulang menuju istana dari Pantai Jungmun.

“Tiba-tiba saja remnya rusak dan kecelakaan itu terjadi. Saat ini masih dalam tahap investigasi, tapi hipotesis sementara ialah adanya faktor kesengajaan dalam kecelakaan ini,” ujar juru bicara istana.

Pihak istana enggan berkomentar lebih lanjut mengenai kondisi putra dan putri mahkota sekarang.

~Victoria POV~
“SUDAH KUKATAKAN AKU TIDAK TAHU MENAHU TENTANG KECELAKAAN INI!” ujarku pada polisi
Daritadi mereka memaksaku berbicara tentang kecelakaan itu. Aku tidak akan mengatakannya
“Kau pasti tahu. Apa ada yang berkomplot denganmu hah?” ujar mereka
“Aku tidak tahu! Kubilang tidak tahu ya tidak tahu! Apa menurutmu aku masih bisa berkomplot? Jelas-jelas aku dipenjara di sini!” ujarku

~Kyuhyun POV~
“Dia tidak mau mengatakan apapun, putra mahkota,” ujar polisi
“Jeosonghamnida saya lancang. Tetapi apa putra mahkota yakin dia mengetahui sesuatu di balik semua ini? Karena dia tidak diperkenankan bertemu siapapun di sini. Tamu yang pernah mengunjunginya hanya mantan permaisuri,” ujarnya
“Mantan permaisuri?” tanyaku
“Ne,” ujar mereka
“Baiklah kalau dia tidak mau mengatakannya pada kalian. Maka aku yang akan membuatnya mengatakan padaku.”

~Victoria POV~
Aku duduk terdiam. Kulihat kyuhyun masuk ke ruanganku sendirian
“Kyuhyun…”
“Annyeong vict,” ujarnya tersenyum padaku. Kurasakan dia mengelus wajahku lembut dan memegang tanganku
“Victoria..mianhae aku…menjebloskanmu ke sini. Tapi itu semua hanya kedok, percayalah,” ujarnya
“N..ne?”
Kurasakan dia membisikkan padaku
“Kau tahu sesuatu tentang kejadian itu kan?” tanyanya
“Ne?”
“Gomawo vict telah mencintaiku dan menungguku,” ujarnya memegang daguku
Omona..apa aku sedang bermimpi..
“Bagaimana..kalau aku tahu?” tanyaku
“I will kiss you then,” ujarnya
Omona…!!!
“Ne, aku tahu semua itu,” ujarku
“Jebal~ ceritakan padaku,bagaimana caranya?” ujarnya merangkulku
Sudah kuduga dia masih mencintaiku dan hanya memanfaatkan yeoja itu
“Eomma siwon bekerja sama dengan pengawal istana bernama Kim Seungwoo. Kemudian ia mencelakakanmu dan yeoja itu. Mianhae..awalnya karena aku kesal padamu aku menyetujuinya ikut mencelakakanmu. Tahu begitu..aku tidak akan menyetujuinya,” ujarku
“Gomawo vict,” ujarnya mengelus rambutku
“Pejamkan matamu,” ujarnya
Kyaa!! Dia benar-benar akan menciumku. Aku memejamkan mataku. Tiba-tiba kurasakan dua orang menahan tanganku
“KYAA!!! Apa yang kalian lakukan?!” ujarku
kulihat dia mengeluarkan sebuah rekaman dan memutarnya. Dia..DIA MENJEBAKKU?
“Gomawo song victoria atas informasinya,” ujarnya lalu pergi dengan beberapa polisi
“YA! KAU KETERLALUAN!!!”

——————————————————-

~Siwon POV~
Ting..tong..
Pintu berbunyi. Aku membukakannya. Kulihat beberapa orang polisi langsung menerobos masuk dan memborgol tangan eomma
“YA! Ada apa ini!” ujar eomma
“Anda ditahan atas tuduhan mencelakakan keluarga istana dan dikenai pasal berat,” ujarnya
Aku melihat eomma pergi. Aku menghela nafas. Aku tahu ini semua akan terjadi. Dan aku sudah mempersiapkan hal ini. Konferensi pers

~Kyuhyun POV~
“Youngie…aku sudah menemukan pelakunya,” ujarku
“Dan kupastikan dia akan bertanggung jawab dan dihukum seberatnya,” ujarku
Aku mencium tangannya dan melangkahkan kaki ke ruang bayi.  Kulihat soohyun sudah mulai membuka matanya
“Annyeong soohyun ah,” ujarku
Besok soohyun akan dipindahkan ke tempat tidur biasa dari inkubator. Dia benar-benar anak yang kuat. Meskipun terlahir prematur, dia baik-baik saja dan sehat. Setelah mendapat izin dokter, aku membawa inkubatornya ke ruang youngie.
“Soohyun ah..itu eomma,” ujarku
Seolah mengerti perkataanku, soohyun mulai melihat ke sekitar
“Youngie, apa kau tidak mau menggendongnya?” tanyaku
Perlahan aku menggenggam tangannya.
“Youngie..dia membutuhkanmu..” ujarku
“Maka kau harus bertahan…”
Aku mengelus tangannya perlahan. Aku melihat ke arah soohyun
“Eomma pasti akan bertahan, appa janji,” ujarku
“Oppa..”
Aku tersentak mendengar suaranya
“YOUNGIE?”
Kurasakan tangannya bergerak
“Kyuhyun oppa..”
“Youngie..kau bisa dengar aku?”
Kulihat perlahan dia membuka matanya. Aku memeluknya erat. Tuhan…jika ini sebuah keajaiban maka ini adalah keajaiban paling indah bagiku..
“Oppa…”
“Kau membuatku takut..sangat takut..” ujarku
“Mianhae..” ujarnya
“Saranghae…jeongmal saranghae..kalau terjadi sesuatu padamu aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri..” ujarku
“Nado saranghaeyo,” ujarnya lemas
Kulihat dia melihat ke arah soohyun. Aku mendorong inkubatornya perlahan
“Ini putra kita,” ujarku
Kulihat dia menitikkan air mata
“Annyeong…chagiya,” ujarnya
“Dia anak yang hebat. Dia baik-baik saja dan sehat,” ujarku
Kulihat dia menempelkan tangannya di kaca itu dan melihat keterangannya
“Cho Soohyun,” ujarnya
“Malaikat kita”

———————————————

~Sooyoung POV~
“Syukurlahh kau baik-baik saja!!” ujar ibu suri memelukku
“Ne halmeoni,” ujarku
“Putri mahkota..”
Kurasakan ratu memelukku erat
“Ratu..”
“Kumohon..mulai sekarang panggil aku eomma,” ujarnya
“Eomma..”
Aku tersenyum menatapnya. Aku sudah pindah ke kamar biasa. Aku benar-benar bersyukur atas semua ini. Kebahagiaan ini. Tiba-tiba kulihat pintu terbuka. Kyuhyun mendorong sebuah ranjang bayi
“Annyeong semua!!!”ujarnya
“Wuaahh!!! Neomu kwiyeopta!!!” ujar eomma dan halmeoni
Perlahan aku menggendongnya. Aku menitikkan air mata. Aku tidak percaya telah menjadi seorang eomma. Aku mencium keningnya perlahan. Kulihat kyuhyun mengusap kepalanya. Tiba-tiba dia menangis
“Dia kenapa?” tanyaku
“Mungkin dia lapar,” ujar eomma
“Apa ada susu?” tanyaku
Kurasakan kyuhyun menyentil jidatku
“Appo! Ini masih sakit kau tahu!” ujarku
“Mwoya! Apa yang kau pelajari selama ini sebenarnya?” ujarnya

~Seohyun POV~
Aku memasuki ruangan itu bersama taeteuk, yoonhae, dan changmin oppa
“ANNYEONGG!!!!” teriakku
“KYAAA!! ANNYEONG!!” teriak youngie
Aku berlari memeluknya
“Chukkhae!! Aku senang kau baik-baik saja. Mendengarmu koma membuatku hampir pingsan,” ujarku
“Tentu saja aku baik-baik saja,” ujarnya
Kulihat seorang bayi kecil tidur di sebelahnya
“KYAAA! Ini soohyun? Neomu kwiyeopta!!” ujar tae
“Aigo..lihat tangannya mungil~” ujar yoona
“Wajahnya mirip kyuhyun,” ujar donghae
“Ne, aku ingat dulu foto kyuhyun kecil seperti ini,” ujar leeteuk
“Kurasa dia akan menjadi tampan saat dewasa nanti,” ujar changmin oppa
“Berarti kau mengatakanku tampan secara tidka langsung,” ujar kyuhyun
“MWOYAAA! Soohyun jauh lebih tampan darimu. jauh!” ujar changmin oppa
Seisi ruangan tertawa seketika

~Kyuhyun POV~
Aku merangkul youngie. Kulihat soohyun tertidur pulas di gendongannya
“Dia benar-benar seperti malaikat,” ujar youngie
“Karena appanya malaikat,” ujarku
Kulihat dia tersenyum. Perlahan aku menciumnya lembut
“Gomawo telah menjadikanku seorang appa,” ujarku
“Gomawo telah menjadikanku seorang eomma,” ujarnya
“Aku jadi ingat pada seorang yeoja yang melempa sepatu di kantin,” ujarku
“Oppa~ itu sudah lama sekali,” ujarnya

~Siwon POV~
Kulihat banyak media sudah datang. Aku sudah siap dengan semua konsekuensinya”Selamat malam semua, hari ini saya akan membuat sebuah pengakuan..”
“Saya adalah dalang di balik kecelakaan putra dan putri mahkota, dan saya meminta maaf sebesar-besarnya pada keluarga istana dan rakyat” ujarku
Kulihat semua orang saling berbisik
“Apa motif anda melakukan ini semua?” tanya seorang wartawan
“Karena saya menginginkan jabatan putra mahkota. Bila putra mahkota, putri mahkota, dan anak mereka meninggal dalam kecelakaan itu. Bukankah saya yang akan menjadi penerusnya?” ujarku
“Kenapa anda mengakui hal ini. Apa anda tidak tahu apa yang anda katakan ini sangat riskan?” ujar seorang reporter
“Eomoni ditahan karena dituduh menjadi dalang kecelakaan ini. Dan saya, tidak mau hal itu terjadi. Sayalah penyebabnya jadi saya lah yang harus bertanggung jawab atas semua ini. Bukan eomoni”

——————————————————–

~Kyuhyun POV~
“Taraaaa!! Selamat datang di paviliun kita!!” ujarku
Kulihat dia duduk di pinggir ranjang
“Aku sangat merindukan tempat ini,” ujarnya
Aku mendorong tempat tidur bayi ke samping tempat tidur kami. Perlahan dia menaruh soohyun di sana. Pengakuan siwon hyung sangat mengagetkan publik. Terutama aku karena aku tidak menyangka dia tega melakukan semua ini.

~Author POV~
Seorang yeosong memicu mobilnya dengan kecepatan maksimum. Air mata menetes dari matanya. Ia tak menyangka putranya melakukan ini semua..

Flashback
“KENAPA KAU MELAKUKAN SEMUA INI SIWON AH!” ujar yeosong itu
“Eomma…kita sudah bertindak terlalu jauh. Dan inilah bayaran yang setimpal padaku..karena telah mengusik mereka..mengusik istana..,” ujar namja itu
“AKU TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKANMU SIWON AH! CAMKAN ITU! SUDAH SUSAH PAYAH AKU MENGHALALKAN SEGALA CARA UNTUK GELAR ITU DIBERIKAN PADAMU TAPI KAU MALAH MEMBUANGNYA BEGITU SAJA. KAU KETERLALUAN CHO SIWON!!!” teriak yeosong itu
Flashback End

Tak ada gunanya lagi. Semuanya sudah hancur. Sudah berantakan. Gelar putra mahkota bukan lagi milik anaknya. Gelar permaisuri.bukan lagi miliknya. Dan tidak akan pernah ia dapatkan kembali. Yeosong itu memicu kecepatan tinggi. Menerobos lampu merah dan menabrakkan mobilnya pada sebuah truk. Mobil itu terjungkal. Pecahan kaca berserakan. Dan itulah yang ia inginkan. Mengakhirinya daripada menderita.

———————————————

~Sooyoung POV~
Aku menatapnya. Kulihat dia sudah tertidur. Begitu pula soohyun yang tidur di tengah kami. Aku tersenyum melihatnya. Aku tidak menyangkanya akan seperti ini.
“Soohyun ah, kau tahu ada sebuah dongeng yang hanya kita ketahui,” ujarku mengelus kepalanya perlahan
“Cinderella ditemukan pangeran oleh sepatu kaca. Eomma ditemukan appamu oleh sebuah cincin yang kami anggap konyol,” ujarku
“Cinderella membenci pangeran dulu. Dia bahkan melempar sepatu ke kepala pangeran. Kau tahu kenapa? karena cinderella tidak tahu namja itu seorang pangeran. Pangeran yang kesal karena perlakuan cinderella membuat cinderella dikucilkan. Cinderella yang tidak mau kalah memprotes hal ini, dan disanalah cinderella mengetahui pangeran memiliki cincin yang sama dengannya. Setelah itu mereka dipaksa menikah. Mereka sering beradu mulut dan mengerjai satu sama lain. Tapi mereka juga saling merayakan ulang tahun satu sama lain. Mereka sama-sama memendam perasaannya hingga tidak diketahui satu sama lain. Cinderella tidak menyadari perlakuan pangeran memberinya isyarat kalau pangeran mencintainya. Hingga akhirnya pangeran menyatakan cintanya karena cinderella mengalami kecelakaan kecil. Akhirnya mereka menjalani pernikahan sesungguhnya dan memiliki seorang malaikat kecil,” ujarku
“Namanya Cho Soohyun,” ujarku
Perlahan aku mencium keningnya. Tiba-tiba kurasakan keningku juga dicium oleh kyuhyun
“Oppa! Kau..”
“Ssst..nanti dia bangun,” ujar kyuhyun
“Kau pura-pura tidur?” ujarku
“Aku ingin mendengar dongengnya lagi~” ujarnya
“Oppa~ kenapa kau pura-pura tidur?” ujarku
Kurasakan dia memelukku
“Aku ingin menceritakan endingnya,” ujarnya
“ne?”
“Endingnya putra mahkota berkata ‘narang kyeorhonhae jullae?’ ”
Aku tertawa mendengarnya
“Oppa, kita kan sudah menikah,” ujarku
“Tapi aku belum pernah mengatakannya. Nanti kau tidak sadar kalau aku tidak mengatakannya,” ujarnya
Aku memukul tangannya perlahan
“Oppa, kau meledekku?” ujarku
“Ne, ne aku serius. Aku ingin menceritakan endingnya,” ujarnya
Aku menatapnya. Kulihat dia mendekatkan wajahnya padaku. Perlahan aku memejamkan mata. Kulihat dia mencium soohyun
“oppa~”
“Wae? Aku kan ingin mencium soohyun ku,” ujarnya
“oppa, kau masih saja menggodaku!”
“Kau saja masih memanggilku oppa. Bagaimana nanti kalau soohyun besar dan dia mendengarmu memanggilku oppa,” ujarnya
“Lalu aku harus memanggilmu apa?” ujarku
“Aku lebih suka dipanggil chagiya daripada yeobo,” ujarnya
“oppa~”
“Cha-gi-ya, mudah kan mengatakannya,” ujarnya
“Ne, ne. Chagiya,” ujarku
Kurasakan dia menciumku cepat
“Itu endingnya,” ujarnya lalu tidur memegang tanganku. Aku tersenyum padanya dan memejamkan mataku perlahan. Mungkin itu akhir dari dongengnya. Tapi bukan akhir dari hidup kami. Selanjutnya akan ada hari baru yang kami hadapi. Melihat soohyun tumbuh besar, bersekolah, menikah, memiliki anak, dan seterusnya. Tapi aku yakin selama aku bersamanya, dongeng apapun akan kulewati dengan baik. Karena ini bukan kisah cinderella yang hilang jam 12 malam.
Tapi kisah seorang cinderella yang hidup bahagia..untuk selamanya

The End

^^ RCL!!! Don’t be siders uri readers <3

67 thoughts on “Cinderella? {Part 11-End}

  1. Ceritanya hampir sama kayak princess hours. Tapi berhubung suka banget ama drama princess hours dan suka ama kyuyoung jadinya nggak masalah sih<333 hehehe.

  2. aku jadi ingin nangis sakit terharu nya baca nih ff..
    pertama ku kira ff ini mirip cerita princess hour..
    tapi ternyata gak. mungkin sedikit yg mirip, tapi konfliknya gak serumit princess hour..
    keren2 ff nya. jadi pengen baca terus deh nih ff. krna kyuppa sngat so sweet, berbeda sama pangeran shin yg romantisnya sedikit. hhe
    ditunggu ff selanjutnya yg lebih keren dari pada ini :)

  3. aku guardian nyungsep ke sini………. yeay kyuyoung jjang!! maaf authornim aku baru comment disini. cerita ini Princess Hours banget! untungnya gak sama semua.. aku cuman baca dari part 1 skip ke part 8 dan berakhir disini.. aaaa daebak sekali!! seandainya kyuhyun itu siwon #plak hehehe. good job author!

  4. DAEBAKK!!!!!!!!!!!!
    pokoknya TOP#pakebanggeett.duh gue gak tahu hrs bilang apalagi.yang pasti semoga di cerita yg lain kisahnya bernuansa dongeng tapi MODERN.ingat itu MODERN!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s