{Kyuyoung BS Hatred} Romantic Street [2/2]

romantic street

Title : Romantic Street

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun

Other Cast :
*Lee Sungmin
*Lee Donghae
*Yesung
*Tiffany Hwang
*Jessica Jung
*Seo Joo Hyun

Type : Twooshoot

Genre : Romance

Rating : PG-15

 

Before Story
Romantic Street [1/2]

Hatred

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7-End

————————————————————————-

Baby baby baby
I think of the place we’ve been together and your scent every time.
Maybe maybe maybe
I want to put on your perfume so that your scent can stay anytime.
(Baby Maybe)

~Sooyoung POV~
Aku tersenyum memegang bibirku. Aku tidak percaya ini terjadi. First kiss. Aku menutup wajahku dengan bantal. Kalau itu mimpi, mungkin itu adalah mimpi terindah dalam hidupku. Di tengah hujan, di depan sebuah kedai ramen bobrok yang bocor, ditutupi jaket untuk berdua. Benar-benar romantis. Aku tidak percaya kini dia-Cho Kyuhyun. Adalah namjachinguku
~Kyuhyun POV~
“HAHAHHAA! Aku tidak percaya kau melakukan semua itu,” ujar donghae
“Darimana ide seperti itu?” tanya yesung
“Rahasia,” ujarku
“Ya! Ceritakan! Bagaimana caramu mengatakannya!” ujar sungmin
Seketika aku menahan tawa mengingat semua kejadian lucu itu.
“Itu rahasia,” ujarku
————————————————————————-
I’ll only look at you,
turning down the opportunity to watch romantic movies
and the scenes which make my heart pound.
(Baby Maybe)

~Kyuhyun POV~
Aku berdiri di dekat halte bus, tempat biasa kami berjanjian. Kulihat dia berlari ke arah halte. Dia menghentikan langkahnya di depanku dan nafasnya terengah-engah. Sudah dua tahun kami berpacaran dan kami tidak pernah bertengkar. Dari tahun ke tahun aku terus melihat perubahannya yang kian menjadi anggun dan manis. Dan hari ini adalah pertama kalinya dia terlambat di tempat janjian kami
“Mianhae.. aku..bangun..kesiangan,” ujarnya
Aku tersenyum melihatnya
“Gwaenchanhayo,” ujarku
Kulihat busnya datang. Aku menarik tangannya masuk ke dalam bus dan duduk di sana.  Aku memandangnya yang merapikan rambutnya yang berantakan karena berlari. Rambutnya kini panjang dan terurai indah dengan poni. Warnanya coklat tua dan membuatnya semakin terlihat cantik
“Yepposeo,” ujarku
“Ne?” tanyanya
“Tidak ada siaran ulang,” ujarku
“Oppa~ katakan itu sekali lagi~” ujarnya dengan aegyeo yang membuatku menahan tawa
“Tidak cocok melihatmu berkata begitu,” ujarku
Kulihat dia mengercutkan bibirnya
“Apalagi kalau begitu, kau tambah jelek,” ujarku
“Kalau begitu kenapa kau mau pacaran dengan orang jelek sepertiku?” tanyanya
“Hm..kau sendiri kenapa mau pacaran dengan orang bodoh yang mencintai orang jelek sepertiku?” tanyaku
Kulihat dia tertawa
“Romantis gagal,” ujarnya
Tiba-tiba kulihat seorang halmeoni dan seorang harabeoji masuk ke dalam bus. Tempat duduk sudah penuh dan mereka berdiri. Kulihat dia menatapku, mengisyaratkan padaku memberi mereka tempat duduk. Aku tersenyum dan menurutinya
“Halmeoni, harabeoji, silakan duduk,biar kami yang berdiri,” ujarnya
“Ah..kalian benar-benar baik. Gamsamida,” ujar halmeoni itu
“Ne halmeoni” ujar kami
Kurasakan harabeoji itu menepuk pundakku
“Kau beruntung punya yeojachingu sebaik itu. Kalau kalian menikah nanti, dia pasti akan menjadi menantu yang baik pada bumonimmu,” ujar harabeoji
“Ne harabeoji,” ujarku
Kami berdiri di bus itu. Kulihat dia memandang halmeoni dan haraboeji itu
“Menurutmu, berapa lama lagi kita akan pacaran sampai menikah?” tanyaku
“Hm..Sekarang kita berusia 17 tahun-sebentar lagi 18 tahun, kurang lebih 10 tahun lagi kita menikah. Dan itu berarti kita akan berpacaran 12 tahun, lalu menikah” ujarnya
Aku tersenyum mendengarnya
“Bagaimana menurutmu kalau kita berpacaran kurang lebih 10 tahun saja lalu menikah?” ujarku
“Maksudmu?”tanyanya menatapku
Aku memandangnya
“Jadi kurang lebih di usia 25 kita menikah,” ujarku
“MWO?!”
“Aku serius. Di saat itu aku yakin, aku pasti sudah sukses, kau juga. Dan di saat itu kita akan menikah. Lalu kurang lebih di usia 26 tahun kita sudah memiliki anak” ujarku
“hahaha, kau ini ada-ada saja oppa. Kita masih di daehaggyo, terlalu jauh memikirkan itu semua,” ujarnya
“Aku serius youngie” ujarku
Kulihat dia menatapku dan tersenyum
“Aku berjanji tidak akan meninggalkanmu” ujarku
“Jinjjayo?”
Aku mengangguk
“Sampai kapanpun, hanya akan ada satu nama di sini, yaitu Choi Sooyoung,apapun yang terjadi,” ujarku sambil memegang tangannya
“Aku ingin mempercayai hal itu. Maka kau harus membuktikannya oppa,” ujarnya
“Kita lihat saja,” ujarku
Kulihat pintu bus terbuka
“Kajja”
~Sooyoung POV~
Setelah selesai belajar di sekolah, aku pulang ke rumah. Kata-kata kyuhyun oppa masih terngiang di pikiranku. Apa dia serius dengan ucapannya? Kami baru 17 tahun. Aku tersenyum mengingatnya. Apa itu sebuah lamaran? Menyebutnya seperti itu membuatku malu sendiri. Sudah dua tahun kami bersama dan aku merasa sangat beruntung memiliki namjachingu sepertinya. Aku masuk ke rumah, kudengar appa dan eomma berbicara di kamarnya. Sesekali kudengar isakan eomma. Aku diam dan mendengarkannya
“Lalu bagaimana yeobo..apa yang harus kita lakukan?” ujar eomma
“Aku..akan berusaha mencari pekerjaan lain yeobo,” ujar appa
“Kau tidak dengar kenapa mereka memecatmu! Usiamu sudah 65 tahun,” ujar eomma
Aku terdiam mendengarnya. Appa…dipecat?
“Kenapa mereka sekejam itu..” ujar eomma sambil menangis
“Yeobo…”
Aku menyeka air mataku. Melihat eomma menangis membuatku tersiksa
“Youngie..” ujar appa
Kulihat eomma menatapku
“Youngie…kapan kau pulang?” tanya eomma
“Eomma, appa..aku..bisa bekerja sambilan setelah pulang sekolah. Jadi kalian tidak perlu khawatir,” ujarku
“Youngie..biar appa dan eomma yang mengurus masalah ini. Kau cukup belajar saja dan menjadi orang sukses arraseo?” ujar appa
“Appa..aku..sudah dewasa. Umurku 17 tahun, dan aku harus membantu kalian. Bekerja 4 jam tidak akan membuatku sakit,” ujarku
“Youngie…”
~Kyuhyun POV~
‘Mianhae oppa, aku ada urusan. Katakan pada yesung dan donghae oppa aku benar-benar minta maaf dan sekali lagi, selamat atas hari jadinya yesung-seohyun dan donghae-jessica!!! Annyeong~ ^^’
Aku menghela nafas membacanya. Untuk kesekian kalinya balasannya sama. Sebenarnya apa urusan itu? Aku sedang berada di Red Cafe bersama donghae, yesung, dan sungmin. Hari ini yesung mengadakan traktiran karena jadian dengan seohyun dan donghae jadian kemarin dengan jessica. Tapi youngie malah tidak bisa datang
“Bagaimana?” tanya mereka
“Dia tidak bisa lagi. Katanya ada urusan,” ujarku
“Ya! Masa dia tidak mau ditraktir olehku dan donghae!” ujar yesung
“Mollayo,” ujarku
“Baiklah, ayo kita habiskan isi dompet si yesung dan donghae hari ini!” ujar sungmin
“YAA!!! Kalau uangnya tidak cukup kau akan kusuruh mencuci piring!” ujar yesung
Seketika suasana mencari dan kami berbicara soal berbagai hal. Bagaimana mereka kelak dan lain-lain. Setelah memesan, kudengar pelayan berkata
“Annyeonghaseyo, pesanannya 4 Red Velvet, Milkshake strawberry, Milkshake coklat, dan..”
Aku menatapnya kaget. Kulihat dia pun begitu.
“Youngie..?”
~Sooyoung POV~
Sekarang aku terjebak di antara mereka berempat. Terutama kyuhyun oppa. Mereka memandangku dengan tatapan meminta penjelasan
“Aku..punya alasan,” ujarku
“Appaku sebulan yang lalu dipecat dari pekerjaannya,” ujarnya
“Ne?”
“Dan aku..memutuskan bekerja sambilan untuk membantu mereka,” ujarku
“Kenapa kau tidak bercerita padaku?” tanya kyuhyun dengan suara tenang, tapi kutahu sejujurnya dia kesal karena aku tidak memberi tahunya
“Aku tidak ingin merepotkan kalian semua,terutama kau oppa,” ujarku
Kurasakan dia memegang tanganku
“Youngie..kalau kau bilang, setidaknya kami bisa membantumu,” ujarnya
“Justru karena itu aku tidak mau bilang. Dengan kalian membantuku aku sudah merepotkan kalian dalam masalahku,” ujarku
“Hm..aku mengerti,” ujar donghae
“Kau tahu, seharusnya kau bilang pada kami. Kami bisa membantumu bekerja. Bukankah itu menarik?” tanya sungmin
“Ne?”
~Kyuhyun POV~
Kulihat dia masih memandang kami tidak percaya. Hari ini Red Cafe dipenuhi yeoja, beberapa di antaranya namja. Kami berempat, aku, donghae, yesung, dan sungmin menjadi butler di cafe selama seminggu untuk membantunya. Aku mulai memasuki lembaran baru. Bekerja, ternyata tidak mudah. Apalagi meladeni yeoja berisik itu. Kalau bukan demi youngie, aku tidak akan mau melakukan ini semua. Cafe tutup jam 10 malam. Kami mulai membersihkan meja. Aku mencari sosoknya. Hingga kulihat dia tertidur di kursi dengan buku di depannya. Aku tersenyum menatapnya. Wajahnya kelelahan. Dia sudah bekerja di sini 1 bulan, setiap pulang sekolah dan setiap hari. Setelah itu dia harus belajar untuk mempertahankan beasiswanya. Benar-benar hebat. Aku mengusap kepalanya pelan lalu kembali membersihkan meja-meja. Kulihat sungmin tersenyum padaku
“Dia sangat luar biasa mengubahmu,” ujarnya
“Ne?”
“Kau tahu, kalau boleh jujur dulu kau namja yang dingin. Egois. Ketus. dan bahkan tidak mungkin bekerja sambilan seperti ini. Tapi setelah kau mengenalnya, apalagi setelah menjadi namjachingunya, yang kulihat kau berubah drastis. Kau menjadi orang yang hangat, rela berkorban deminya, bekerja sambilan untuknya, dan bahkan mencintainya secara tulus apa adanya,” ujar sungmin
“Kau akan mengalaminya setelah jatuh cinta,” ujarku
“Kau tahu, melihat kalian berdua aku seperti menonton drama romantis,” ujar sungmin
“Dan aku mau drama itu berakhir bahagia dengan pernikahan ming.”
————————————————————————-
Hold my hands and look at me.
I’ll allow only light kiss today.

(Romantic Street)
~Sooyoung POV~
Aku berlari secepatnya ke tempat dimana dia duduk. Aku sampai di sana.
“Youngie? Ada apa? ” tanyanya
“AKU DITERIMA OPPA!!! KYAAAA!!!” ujarku memberi unjuk kertas itu padanya
Kertas dari universitas incaranku, dan aku mendapat beasiswa. Aku berhasil! Aku berhasil mendekati mimpiku! Perjuanganku bertahan 3 tahun di sekolah ini membuahkan hasil terindah. Aku diterima!!!
“WUAAAHH!!! CHUKKHAAAE!!!!” ujarnya memelukku
“Aku benar-benar senang oppa!!!” ujarku
“Nado”
“Ehm,” ujar  donghae, yesung, dan sungmin yang membuat kami melepaskan pelukan
Kulihat orang-orang di kantin yang menyaksikan kejadian ini terdiam melihat kami. Aku tidak mempedulikannya. Choi Sooyoung, selangkah lagi berada di perhentian perwujudan mimpi
~Kyuhyun POV~
Hari ini adalah upacara kelulusan sekolah. Upacaranya dilangsungkan selama 2 jam. Aku tersenyum melihatnya menjadi siswi terpintar di sekolah. Setelah upacara selesai aku memeluknya
“Chukkhae, aku sangat bangga padamu,” ujarku
“Nado, kau peringkat pertama namja kan?” tanyanya
Aku tersenyum padanya. Kulihat bumonimku mencari sosokku di tengah kerumunan
“Aku ingin memperkenalkanmu pada seseorang,” ujarku
“Nuguya?” tanyanya
Aku tersenyum dan melambaikan tangan ke eomma. Eomma melihatnya dan berjalan ke arahku, menjabat tanganku
“Kyu ah, chukkhae, eomma sangat bangga padamu,” ujar eomma
“Ne eomma,” ujarku
“Chukkhae kyu,kau anak terbaik appa,” ujar appa
“Ne appa,” ujarku
Kulihat eomma memandang youngie,aku mengerti maksudnya
“Eomma, appa kenalkan ini Choi Sooyoung,yeojachinguku,” ujarku
“Jadi ini yang namanya youngie yang sering kau ceritakan?” tanya eomma
Aku mengangguk
“Ne” ujarku
“Annyeonghaseyo ahjumma, ahjeossi, joneun choi sooyoung imnida,” ujarnya
“Ne annyeonghaseyo”
~Sooyoung POV~
Kami berada di acara prom night sekolah. Aku tersenyum melihatnya. Sekarang, untuk kedua kalinya kami kabur ke balkon sekolah, keluar dari keramaian pesta sekolah
“Kau ingat saat ulang tahun sekolah?” tanyanya
Aku mengangguk
“Berarti 7 tahun lagi, sekarang kita 18 tahun” ujarnya
“Ne?”
“7 tahun lagi aku akan melihatmu mengenakan wedding dress untukku,” ujarnya
Aku tersenyum mendengarnya
“Ini serius,” ujarnya
“Jadi, ini lamaran?” tanyaku
“Hm..menurutmu?” tanyanya
Aku menatapnya
“Kalau 7 tahun lagi, kita masih bersama, masih saling mencintai seperti ini-bahkan mungkin lebih, dan takdir memihak kita maka aku akan menjawab ya,” ujarku
Kulihat dia tersenyum
“Aku akan selalu menunggu saat itu terjadi,” ujarnya
“Nado,” ujarku
“Kau ingat saat pertama kita bertemu dan masuk ke kolam renang?” tanyanya
Aku menahan tawa mendengarnya
“Itu hal paling memalukan yang pernah kuingat. Bagaimana bisa namja yang kubenci malah menjadi namjachinguku sekarang?” ujarku
“Nado,” ujarnya
“Lalu insiden chocomint,” ujarku
“Aku setengah mati menemukan inisial SY dan chocomint kau tahu,” ujarnya
“Ne, arraseo,” ujarku
“Dan apa kau ingat saat kita jadian?” tanyanya
“Ne, di bawah hujan dan di kedai yang atapnya bocor,” ujarku
“Atapnya sudah diperbaiki,”ujarnya
“Aku tahu, tapi saat kita jadian atapnya bocor,” ujarku
“Hm..lalu bagaimana dengan jawaban saat hujan?” tanyanya
“To be honest, until now, I still don’t know how to kiss,” ujarku
Kulihat dia menahan tawa
“Aku serius,” ujarku
“Sejujurnya, aku juga tidak tahu,” ujarnya
“Ne?”
“You’re my first love, and my first kiss. So do you think I know how to kiss from anyone else?” ujarnya
“Aku tidak mengerti,” ujarku
“Kau hanya perlu mengungkapkan perasaanmu chagi,” ujarnya sambil tersenyum
Aku menatap matanya, membalas senyumannya
“Aku ingin kau tetap memandangku dan mencintaiku seperti ini, 100 tahun lagi,” ujarku
“Then I will,” ujarnya
“Promise me?” tanyaku
Kulihat dia memegang kedua wajahku dan menatapku. Perlahan kulihat dia memejamkan matanya dan mendekatkan wajahnya padaku. Aku memejamkan mataku. Kurasakan dia menciumku lembut. Penuh ketulusan.
“I promise,” ujarnya
————————————————————————-
I would say since I changed when I meet you
“I’ll focus on you. You’re my everything my darling.”
(Baby Maybe)
~Sooyoung POV~
“Youngie, namjachingumu sudah menjemputmu,” ujar chinguku
“Ne gomawo! Annyeong semua!!”
Aku berlari ke pintu gerbang. Kulihat dia di sana. Berdiri melihat jam. Aku berdiri di depannya dan memberi hormat
“Tidak telat!” ujarku
“Ne, bagus prajurit,” ujarnya
“Hahaha, kajja!!!”
Kami berdua pergi ke Lotte World untuk bermain. Kyuhyun berhasil dalam ujiannya. Tinggal 2 tahun lagi kami akan lulus. Dia dari bisnis, aku dari perhotelan. Kehidupanku sebagai mahasiswi lebih menyenangkan. Lebih bebas dibanding di sekolah. Sebentar lagi aku bisa bekerja dan memperbaiki hidup appa-eomma.
“Seharusnya ada mereka di sini” ujar kyuhyun
Aku tersenyum mendengarnya. Yang dimaksud mereka adalah sungmin,donghae, dan yesung oppa
“Mereka sudah kuliah dan akan tinggal di luar negeri. Kalau ming oppa katanya setelah lulus baru kembali kan?” tanyaku
“Ne. Aku penasaran. Apa dia sudah punya yeojachingu?” tanyanya
“Mollayo,” ujarku
“Yang jelas, saat kita menikah nanti akan kupaksa mereka pulang dari luar negeri untuk menyaksikannya,” ujarnya yang membuatku tertawa
~Kyuhyun POV~
Aku tersenyum melihat foto-foto kami di Lotte World. Kulihat eomma masuk ke kamarku. Aku menyembunyikan foto itu di bawah bantalku
“Annyeong kyu ah,” ujar eomma
“Annyeong eomma,” ujarku
“Kemana kau hari ini?” tanyanya
“Aku kuliah,” ujarku
“Setelah kuliah?” tanyanya
“A..”
“SUDAH KUBILANG BERAPA KALI HAH! JAUHI YEOJA ITU! Dia hanya memanfaatkan kekayaan keluarga kita untuk memperbaiki hidup keluarganya!” ujar eomma
“Eomma, dia bukan yeoja seperti itu. Dia..”
“Kau tidak mengertinya kyu. Dia memanfaatkanmu. Dia sengaja bersekolah di Daehaggyomu untuk mendapatkan nampyeon dari keluarga terpandang dan memperbaiki keluarganya yang…”
“Eomma, bisakah eomma tidak mengikutcampuri urusan percintaanku?” tanyaku
“Tadinya kukira dia dari keluarga terpandang. Setelah kuselidiki, rupanya keluarga kalangan bawah,” ujarnya
“Cukup eomma,” ujarku
“Lihat! Dia mempengaruhi tabiatmu,” ujarnya
“Eomma, aku mencintai dia apa adanya, begitu pula sebaliknya. And Choi Sooyoung means everything for me. Jadi aku tidak akan meninggalkannya,” ujarku lalu pergi
~Author POV~
“CHO KYUHYUN!! BERHENTI!” ujar seorang yeosong
“Eomma..jebal biarkan aku memilih jalanku sendiri,” ujar namja itu lalu berjalan
“CEGAT DIA!” ujar yeosong itu
Spontan, kedua orang bertubuh besar berbaju hitam menangkapnya
“Lepaskan aku!” ujarnya
“Kau yang meminta eomma memakai cara ini, kyu ah.”
————————————————————————-
There’s our own love on this shy street
(Romantic Stree)
~Sooyoung POV~
Hari ini hari minggu. Aku duduk di taman itu. Sesekali melihat jam. Sudah 2 jam dari sejak janjian, kyuhyun oppa belum datang. Aku melihat ponselku bingung. Sampai sekarang tidak ada pesan atau telepon dari kyuhyun oppa. Tidak biasanya dia telat seperti ini.  Langit mulai mendung. Ini memang musim semi, cuaca seperti ini sangatlah wajar. Kulihat gerimis sudah mulai turun. Aku membuka payungku dan tetap duduk di sana. 1 jam berlalu, hujan semakin deras. Kalau aku pulang..bagaimana kalau dia datang nanti? Tapi sudah 3 jam dia tidak datang. Apa dia lupa? Itu tidak mungkin.. Tiba-tiba kulihat ponselku berbunyi. Sebuah pesan dari kyuhyun oppa. Aku membukanya. Tetapi justru yang kulihat bukanlah yang kuharapkan. Itu…Kyuhyun oppa… Tidak…ini tidak mungkin… Kulihat sebuah pesan lagi
‘Namjachingumu sedang bersenang-senang bersamaku. Kurasa, kau sangat bodoh. Bagaimana bisa kau percaya dia mencintaimu? Tidak ada cinderella di dunia ini sooyoungssi. Kau terlalu naif ^^’
Aku menghapus pesan itu. Pasti ada kesalahan di sini. Kulihat foto berikutnya masuk ke cellphoneku. Tidak…kyuhyun oppa tidak mungkin mencium yeoja lain..dia tidak mungkin memeluk yeoja lain..dan dia tidak mungkin tidur dengan yeoja lain seperti di foto itu. Aku memperhatikan foto itu seksama. Aku tidak mau mengakui kenyataannya. Namja itu memang kyuhyun oppa…
~Kyuhyun POV~
Aku terus mencari cara keluar dari ruangan ini. Eomma sudah keterlaluan. Bagaimana bisa dia merekayasa fotoku, bekerjasama dengan yeoja bernama Tiffany atau siapapun itu, dan mengambil cellphoneku. Pasti dia akan berbuat macam-macam pada youngie. Aish..benar-benar keterlaluan. Hujan turun deras. Apa dia masih di sana? Dia pasti sudah menerima foto rekayasa itu. Youngie..jebal..jangan mempercayainya. Aku terus mencari cara untuk kabur dari sini. Akhirnya aku menemukan cara kabur dari sini. Lewat kamar mandi. Kamarku di lantai 2, jadi aku harus memikirkan cara untuk turun. Kulihat pohon itu dekat dengan kamar mandi. Sekarang barulah aku merasa, salah satu manfaat keberanian youngie
~Sooyoung POV~
Hujan tak kunjung reda, seolah mengerti perasaanku. Aku benar-benar hancur. Kalau dipikir-pikir dengan logika..mungkin memang aku yang terlalu bodoh mempercayainya. Bagaimana bisa seorang cho kyuhyun mencintai yeoja biasa sepertiku?  Tapi hati kecilku mengatakan pasti ada kesalahan. Dia menolak mempercayai foto itu. Aku tetap diam di taman ini. Baiklah youngie..biarkan takdir yang menjawab ini. Setelah aku berhitung mundur 1-10, jika ia datang..aku akan mempercayai hati kecilku. Jika tidak..aku akan pulang..
10….
~Kyuhyun POV~
Aku berlari secepatnya setelah turun dari bus. Kumohon..aku harus sampai secepatnya.. Meski secara logika..dia pasti sudah pulang. Bagaimana bisa di tengah hujan,  menunggu 3 jam, dan foto itu dia tetap di sana? Tapi secara hati kecilku..dia pasti ada di sana..menungguku..
~Sooyoung POV~
5….
Entah kenapa aku justru memperlambat hitunganku. Apa aku terlalu berharap? Kumohon…aku tidak suka jatuh setelah berharap…
~Kyuhyun POV~
Aku sampai di taman itu. Di taman seluas ini, mencari seorang yeoja pastilah sulit. Apa aku harus ke kanan? Atau ke kiri?
~Sooyoung POV~
1….
Aku membuka mataku. Tidak ada sosoknya. Aku menghela nafas. Menitikkan air mata. Takdir memang tidak memihak.. Apa yang harus kulakukan? Aku berdiri dan memutuskan pulang.
~Kyuhyun POV~
Aku tidak menemukan sosoknya. Kuputuskan untuk datang ke suatu tempat. Dia..pasti ada di sana
~Sooyoung POV~
Aku menangis sendiri, di apartment sewaanku. Sejak kuliah, aku tinggal terpisah dengan appa dan eomma karena rumahku sangat jauh dari kampus dan aku tinggal di sini. Setidaknya appa dan eomma tidak melihatku pulang dengan membawa payung dan menangis. Kyuhyun oppa…aku tidak mau mempercayai ini tapi..
Ting tong..
Kudengar bel pintu berbunyi. Aku malas membukanya tapi orang itu terus saja menekan bel. Apa masalahnya! Aku membuka pintu dengan kesal dan kulihat kyuhyun oppa berdiri di sana, tubuhnya basah kuyup
“Youngie…aku..”
“Pulanglah oppa, tidak ada yang perlu di…”
Kulihat dia masuk ke dalam dan mengunci pintu.
“Oppa! Apa yang kau lakukan!” ujarku
“Youngie..jebal, itu semua rekayasa dan..”
“Kemana saja kau 3 jam oppa? Aku seperti orang bodoh menunggu di taman dan aku seperti orang bodoh karena tetap mempercayaimu dan..”
Dia menciumku, membuatku menghentikan kata-kataku. Aku memaksa melepaskannya. Tapi dia menahan tanganku, membuatku terus mundur hingga terjatuh di sofa bersamanya. Aku menitikkan air mata. Aku tidak tahu, bagaimana perasaanku sendiri sekarang. Jujur, aku masih sakit melihatnya dengan yeoja lain, tapi hatiku yang lain tidak mau mempercayainya. Ia merasakan ketulusannya. Kulihat dia melepaskan ciumannya
“Ketahuilah, aku tidak mungkin mencium yeoja lain seperti itu,” ujarnya menatap mataku
Pandangannya mengisyaratkan ketulusan, keinginan untuk kupercaya. Rambutnya yang basah karena kehujanan. Oppa, kenapa kau membuatku serba salah
“Oppa..aku..aku tidak tahu oppa..apa yang harus kulakukan…aku..”
“Itu foto rekayasa, aku berani bersumpah! Cellphoneku diambil dan aku tidak tahu bagaimana cara menghubungimu,” ujarnya menghapus air mataku
“Oppa…mianhaeso..” lirihku
Kurasakan dia memegang kedua wajahku
“I fell in love with you and I got deep stuck with you. So how can I move on that easily?” tanyanya
“Oppa..jeongmal mianhaeyo…aku..”
“And the most impossible thing,” ujarnya menatapku
“I won’t do that with the girl that I don’t love. Even with the girl that I love,I’ll do it after she’s ready to trust me,” ujarnya
Aku menatapnya. Dia serius dengan ucapannya
“Aku tidak main-main dengan ucapanku chagi. Selamanya, di sini hanya akan ada satu nama, Choi Sooyoung, Tidak ada yang lain. Apapun yang terjadi. Choi Sooyoungku yang ceria, yang tegar, yang berbeda, yang membuatku melakukan hal baru setiap harinya, dan yang membuatku mencintainya hanya ada satu. Dan hanya dialah yang akan kutatap seperti ini,” ujarnya menatapku
Aku tersenyum menatapnya. Tuhan…mungkin dia adalah anugrah terindah seumur hidupku..malaikatku, Cho Kyuhyun
“She wants to ask something,” ujarku
“Ne?”
“Tell her what should she do if she’s ready to trust you but she doesn’t know how to do it ?” tanyaku
Kulihat dia tertawa
“I will tell her then,” ujarnya
Aku tertawa mendengarnya. Perlahan dia menciumku lembut. Di saat hujan. Seperti saat pertama kali kami melakukannya dan bersama. First Kiss. Di sebuah jalan becek yang sudah rusak. Di depan kedai bocor. Di sebuah jalanan dimana ada cerita kita yang hanya diketahui kami berdua. Mungkin hanya kami yang menganggap jalan yang dikatakan jelek itu penting. Karena bagiku, selamanya. Setiap hujan akan turun di sanalah akan terdapat sebuah jalan bagi kami untuk menemukan takdir. Jaket untuk berdua, di bawah hujan, diguyur air, disaksikan oleh sang waktu, Romantic Street
—————————————The End———————————-
RCL ^^!!!! Yeaaay!!!

33 thoughts on “{Kyuyoung BS Hatred} Romantic Street [2/2]

  1. cinta kyuyoung benar2 tulus & mendalam!!!
    tp gak tau knp ngerasa ngegantung akhirnya, apalagi pas tau klo di ff hatred itu malah soowon TT__TT cinta mereka terlalu besar tp.malah bnyk bgt rintangannya.

    maaf ya thor aku gak komen di hatred walaupun baca, karena ttg soowon jd aku rada gak rela TT__TT apalagi endingnya kyu meninggal. jeongmal mianhe

  2. So romantic
    Eomma Kyu ni jelek betu sifatnya malah kerjasam sm Tiffany >.< kasian Soo eonni nunggu 3 jam di taman hujan hujanan lagi untung aja Kyu oppa pintar bisa jabur dari penjara yg di bikin sm eomma Kyu oppa sendiri

    Ditunggu FF eonni yg lainnya ^^

  3. Bacanya senyum2 sendiri ni…
    Sebenarnya kyu d hatred gg salah kog..
    Cinta KyuYoung begitu kuat…
    Sediihh klw ingat hatred..
    :(

  4. ada fany,,
    bca part ini, aku jd memaklumi syoo yg mau bls dendam ke keluarga kyu,,
    syoo yg pngen ngebhagiain ortu nya, memperthankan beasiswa, dan meraih cita2nya kandas krna perbuatn mreka,, diusir kluarga, ditinggal kyu, dihina keluarga kyu,,
    aih sakitnya…
    Untng nantinya ada siwon,hehe

  5. Kyu bener2 cinta mati sama soo!
    Eommanya jahat bgt sih!
    Pdahal kyu udah berubah jadi pribadi yg hangat gara2 soo, loh! :-D
    sweet kyuyoung~

  6. huooooo~~ keren chingu~ daebak!! tapi kenapa after story nya(hatred) malah soowon :”) jadi sedih ini.. terharu sekalee~~ hwaiting chingu!! kutunggu karyamu yang lain, kalu bisa kyuyoung^^

  7. ini before story kah ??? Berarti masih ada lanjutnya ?? Mmm, soalnya kan belum jelas edning-nya x”D ternyata eomma Kyu kejam ! #plakk~
    Yawes gue lanjut baca dulu ne, part ini so sweet bgt, gue baca di kamar jg lagi ujan skrg x”D wkwkwkwk

  8. ini before story kah ??? Berarti masih ada lanjutnya ?? Mmm, soalnya kan belum jelas ending-nya x”D gue jg baru nemu ff kece badai ini, ternyata eomma Kyu kejam ! #plakk~
    Yawes gue lanjut baca dulu ne, part ini so sweet bgt, gue baca di kamar jg lagi ujan skrg x”D wkwkwkwk

  9. aigooo..!!
    daebak thor..:),eomma’a kyuppa jahat bnget…:(
    klu nginget crita hatred’a jadi sedih..:'(

  10. Cinta mereka benar 2 tulus..
    Terharu bgt baca ny..
    Cinta mrka byk cobaan dan rintangan ny..
    Apalagi pas di hatred end ny sowon..
    Maaf aku gk comment pas di hatred…
    Baca sih tpi krna soowon gk comment. .
    Karna gk rela soo ma siwon..
    Apalagi kyuppa meninggal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s