[Kyuyoung Story before FF Hatred] Romantic Street {1/2}

romantic street

Title : Romantic Street

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun

Other Cast :
*Lee Sungmin
*Lee Donghae
*Yesung
*Tiffany Hwang
*Jessica Jung
*Seo Joo Hyun

Type : Twooshoot

Genre : Romance

Rating : PG-15

~From Author, to reader~

JEONGMAL JEONGMAL MIANHAEYO URI READERSSSSSS *bow*
Author baru bisa publish karena..
KARYA TULIS AUTHOR SUDAH SELESAI :’)
Mianhae banyak FF kepending, sesuai janji author, author publish before Story hatred
Banyak readers yang salah sangka kalo ini FF baru ^^ sebenernya ini before story jadi cerita sebelum FF Hatred itu yang dibagi menjadi 2 part (twoshooT)
Kan biasanya kalo FF itu adanya after story, nah di wp ini ada yang namanya Before Story
Kan Hatred menceritakan soo eon yang mau bales dendam ke kyuppa, nah kalau Romantic Street menceritakan saat soo eon dan kyuppa jatuh cinta di Daehaggyo (SMA)
Romantic Street terinspirasi dari lagu Baby Maybe dan Romantic Street nya SNSD sendiri
Cekidootttt :D RCL~

~Author POV~
Mata semua yeoja tertuju padanya. Seorang namja tampan yang diibaratkan seperti pangeran berkuda putih keluar dari mobil hitamnya yang tergolong mewah. Namja itu berjalan, melewati lorong kelasnya. beberapa yeoja tersenyum padanya, tak jarang dari mereka yang berusaha menarik perhatiannya
“Pagi kyu ah~” ujar seorang yeoja padanya
Namja itu hanya tersenyum tipis dan berlalu begitu saja.
‘semua yeoja aneh’ batinnya

————————————————————————-
Baby baby baby
I hadn’t believed in love. I used to build a wall around. (Baby Maybe)

~Kyuhyun POV~
“Kyu, apa kau tidak tahu, yang barusan menyapamu itu Tiffany!” ujar donghae dan sungmin bersamaan
“Aku tidak mengenalnya,” ujarku santai sambil memakan rotiku
“Aish, anak ini benar-benar evil, tiffany yang dikejar banyak namja pun disia-siakannya, sebenarnya apa maunya?” ujar yesung yang membuatku tersenyum
“Sebenarnya yeoja seperti apa yang kau cari?” tanya sungmin
“Hm…mollayo saat ini aku belum memikirkannya,” ujarku
“YA! Kau itu sudah di DAEHAGGYO dan kau masih bilang belum memikirkannya?!” ujar yesung
“Yeoja itu membuat pusing kalian tahu. Mereka berisik, manja, bawel. Sudahlah aku mau membeli minum!” ujarku lalu pergi
Aku berjalan ke arah kantin dan membeli segelas orange juice. Aku meneguk jusku. Udara di musim panas benar-benar melelahkan. Aku berdiri di pinggir kolam renang outdoor sekolah, melihat ke sekitar. Ketenangan. Itulah yang kusukai. Aku benci para yeoja berisik yang selalu datang setiap pagi di depan gerbang sekolah. Dan hanya di tempat ini, aku bisa tenang, terhindar dari keberisikan para yeoja. Tidak mungkin ada orang yang berada di sekitar kolam renang outdoor di musim panas. Mereka lebih suka kolam renang indoor, yang terhindar dari matahari. Itulah kenapa aku di sini. Setidaknya terhindari dari yeoja berisik. Aku meneguk jusku, hingga tiba-tiba kudengar seorang yeoja berteriak di belakangku
“KYAAA!!!”
Aku berbalik dan kami berdua terjatuh ke kolam renang
“MWOYA!!!”
~Sooyoung POV~
Aku berjalan ke tempat itu. Tempat dimana aku tidak akan bertemu siapapun, termasuk para yeoja menyebalkan dan centil itu. Kulihat seorang namja berdiri di sana, di pinggir kolam. Mwo? Bagaimana bisa ada orang di sini. Aish.. apa yang dilakukannya siang hari di musim panas? Seketika aku diam. Babo sooyoungie, ini kan tempat umum, memangnya ini kolam renang pribadimu, jadi kenapa dia tidak boleh berdiri di sana? Dan kalau kau menanyakan apa yang dilakukannya di sana, kau sendiri bagaimana? Aku berjalan ke arah namja itu. Sebaiknya kutanya saja apa yang dilakukannya di sini. Tunggu dulu..kalau aku bertanya pembicaraan pasti berlanjut ke arah menyebalkan seperti merk, cafe-cafe mahal, dan lain-lain. Tapi..kurasa belum tentu juga.. Aku berjalan mendekat ke arahnya, hingga aku lupa sebuah anak tangga turun di sana
“KYAAAAAA!!!!!”
BYUURR!!! Kami berdua jatuh di kolam renang. Habislah aku
“MWOYA!!!” ujarnya
“Mianhaeyo!!!Jeongmal mianaheyo!!” ujarku
“YA! APA YANG KAU LAKUKAN!” ujarnya
“Aku…Aku tidak sengaja mendorongmu, mianhaeyo,” ujarku
“YA! Kalau kau mau mencari perhatianku tidak usah dengan cara begini! Benar-benar kampungan!”
“MWO?”
“Ya! Tidak usah pura-pura bodoh!” ujarnya
MWOYA! Apa-apaan namja ini! Aku sudah meminta maaf dan dia malah menuduhku mencari perhatiannya. Dia pikir dia siapa?
“YA! Kuberi tahu ya! Memangnya menurutmu kau setampan apa sampai berkata begitu! Apa kau tidak punya kaca di rumah?!” ujarku
“Mworagu?”
“Kau itu tidak lebih dari seorang namja dengan kepercayaan diri tingkat ekstrim! Mencari perhatianmu? Apa aku sudah gila!” ujarku
“YA! Kau!”
Aku berdiri naik dari kolam renang. Kuliaht namja itu menatapku bingung
“Sekali lagi kutegaskan. Aku tadinya ke sini ingin bertanya kenapa kau disini dan mengganggu penglihatanku. Tapi aku tersandung tangga bodoh itu dan tidak sengaja mendorongmu. Kau pikir aku sudah gila mencari perhatian namja sepertimu! Permisi” ujarku lalu pergi
Aku mengambil handuk dekat kolam renang dan pergi ke ruang kesiswaan dimana aku bisa meminjam seragam yang kering. Aish..namja macam apa itu. Benar-benar menyebalkan
~Kyuhyun POV~
Aku melihat yeoja itu tidak percaya. Yeoja macam apa dia. Sudah salah malah memarahi orang lain. Sudah begitu, dia bilang aku tidak punya kaca? Aish..perkataan macam apa itu?! Aku mengambil handuk di dekat kolam renang itu. Caranya menarik perhatian benar-benar konyol. Aku berjalan ke ruang kesiswaan dimana aku bisa menemukan pakaian kering untuk dipinjam. Seketika bel sekolah berbunyi. Kulihat donghae, yesung, dan sungmin menghampiriku dan menatapku bingung
“YA! Kyu ah! Apa yang kau lakukan!” ujar sungmin
“Aku habis terkena sial. Seorang yeoja mendorongku sampai jatuh ke kolam renang. Aku menduga dia mencari perhatian padaku dan dia malah mengatakan aku namja dengan kepercayaan diri tingkat ekstrim. Dan dia menanyakan padaku apa aku punya kaca di rumah. Apa maksudnya?!” ujarku
Kulihat mereka semua diam dan tak lama kemudian tawa mereka pecah
“HAHAHAHAHAHAHAHA! Bagaimana bisa seorang Cho Kyuhyun mendapat perlakuan seperti itu!” ujar donghae
“Aish..sudahlah tidak ada gunanya bercerita pada kalian,” ujarku
“Ya! Jangan dengarkan si ikan!!” ujar yesung
“YA! Aku bukan ikan!” ujar donghae
“Pokoknya lihat saja, akan kubuat dia menarik ucapannya,” ujarku
“Kyu ah, jangan terlalu membenci yeoja. Kata orang, kau malah bisa mencintainya,” ujar sungmin
“YA! Itu tidak akan pernah terjadi! Kau pikir aku sudah gila mencintai yeoja seperti itu! Apa bagusnya dia!”
————————————————————————-
You, unknowingly coming towards me while pretending not to know the people suddenly crowding around me
Whispering at my cheeks, my ears, my lips
Stealing away my heart in this music, under the light
Without permission without warning, oh you
No matter how I try to hide and conceal, oh IShine under the streetlight
Wrapped in your warm coat, and hear the sound of your breath
Oh like a movie
Shine, the special light the shines on us
On the street where we’ll never fall asleep, I’ll walk on together with you tonight
My love(Romantic Street)
~Sooyoung POV~
Aku memandang ke sekitarku bingung. Pesta ini benar-benar mewah. Seperti pesta kerajaan di drama yang sering eomma tonton. Aku mengusap kedua tanganku. Ruangan ini sangat dingin dan eomma memaksaku memakai gaun. Hari ini aku berperan menjadi ‘Choi Sooyoung yang anggun’ karena hari ini, kepala sekolah akan memperkenalkanku sebagai siswa terpintar di hadapan semua orang di sini. Untung hari ini bertemakan pesta topeng. Kalau tidak, mereka bisa melihat wajahku dan aku benci hal itu. Aku tidak suka bergaul dengan orang-orang di sekolah ini. Mereka semua menyebalkan. Mereka membicarakan merk dan prestise. Aku memang tidak seperti mereka. Mungkin bisa bersekolah di daehaggyo ini adalah sebuah keajaiban. Aku bisa masuk ke sini karena beasiswa. Aku ingin memasuki jurusan perhotelan. Namun untuk masuk ke jurusan itu, aku harus masuk ke sekolah yang mengajarkan banyak bahasa asing, dan sekolah ini paling terkenal dengan pelajarannya yang sangat berkualitas. Semua lulusannya pasti menjadi orang terkenal, namun setelah aku masuk ke sekolah ini aku sadar. Mereka menjadi terkenal karena orang tua mereka memang terkenal-bukan karena mereka memang hebat. Tapi aku..mungkin akan menjadi yang pertama yang merintis dari 0. Kulihat lampu mulai dimatikan. Kepala Sekolah mulai memberi kata sambutan. Aku berdiri di dekat panggung. Menghela nafas. Aku pasti bisa. Ingat..hari ini peranmu ‘Choi Sooyoung yang anggun’
~Kyuhyun POV~
Hari ini adalah pesta ulang tahun sekolah ke-25 tahun. Aku sedang berada di kerumunan orang yang memakai topeng. Aku memakai tuxedo hitam. Setidaknya hari ini aku merasa tenang dari yeoja berisik itu karena mereka tidak mengenaliku. Aku memakai topeng jadi mereka tidak bisa tahu-ini cho kyuhyun. Kulihat lampu dimatikan dan Kepala Sekolah mulai memberi kata sambutan. Aku mendengarkannya dan mataku tertuju pada seorang yeoja tinggi yang berdiri di sebelahnya. Yeoja itu mengenakan mini dress putih dan rambutnya tergurai indah. Dia memakai topeng berwarna perak dengan senyuman yang sangat manis. Jujur..aku belum pernah melihat yeoja itu. Dia mengenakan heel yang senada dengan gaunnya hari ini. Benar-benar anggun dan cantik. Postur tubuhnya yang seperti model mendukung penampilannya hari ini. Sebelum kepala sekolah akan memperkenalkannya, bisa kutebak, dia adalah siswa terpintar di sekolah ini. Aku sering mendengarnya dari chinguku. Gadis yang misterius. Tidak ada seorang pun yang tahu namanya,wajahnya seperti apa, dan tidak seorang pun yang tahu siapa keluarganya. Tapi bisa kutebak tanpa dia melepas topengnya, dia adalah yeoja yang cantik. Matanya berbinar, bahkan itu dapat dilihat dari celah di topengnya.
“Annyeonghaseyo” ujarnya
“Sepertinya aku tidak pernah melihat ada yeoja seperti itu di sekolah kita,” ujar donghae
“Nado,” ujar yesung
Setelah mengatakan beberapa hal yeoja itu turun dari panggung. Semua namja memperhatikan sosoknya. Cara berjalannya yang anggun dan senyumannya yang menawan.. siapa yeoja itu sebenarnya? Kurasakan sungmin menepuk pundakku
“Ajak dia berdansa,” ujar sungmin
“Ne?”
“Kurasa..teman kita mulai tertarik pada satu yeoja,” ujar donghae
“Ya! Menurutmu aku semudah itu tertarik pada yeoja?” tanyaku
“Hm..setidaknya kalau kau bisa mengajak yeoja tersempurna di sekolah ini berdansa, kau telah membuktikan kalau kau, Cho Kyuhyun memang tidak pantas diperlakukan seperti itu oleh seorang yeoja tomboy yang mendorongmu ke dalam kolam renang dan mengatakan kalau…”
“Arraseo, kau lihat saja lee donghae.”
~Sooyoung POV~
Aku lelah tersenyum seperti ini pada banyak orang. Berjalan anggun dengan heel yang membuatku menderita. Gaun yang membuatku kedinginan. Makeup yang rasanya ingin kucuci sampai titik darah penghabisan. Dan rambut yang digulung mesin panas berbentuk silinder apapun itu namanya. Ini bukan Choi Sooyoung yang kusukai. Tapi ini peranku malam ini. Aku tidak boleh mempermalukan nama sekolah ini di depan para undangan. Kalau semua orang tahu siapa ‘Choi Sooyoung’ yang sekarang mereka lihat sebenarya adalah yeoja tomboy yang sangat tidak peduli pada penampilan bisa-bisa aku dikeluarkan dari sekolah ini sekarang juga. Kalau di kelas, tidak seorangpun yang tahu aku adalah siswa terpintar di sini. Yang mereka tahu aku si pendiam yang tomboy. Aku seperti berada di drama. Dimana harus memerankan dua orang satu peran si pendiam yang tomboy dan dua peran si anggun yang manis. Mataku tertuju pada seorang namja dengan tuxedo hitam yang memegang mic
“Annyeonghaseyo yorobeun,” ujarnya
“Oppaaaa!!!” teriak para yeoja
Aku hanya menatap mereka heran. Bagaimana bisa mereka memuja seorang namja sampai segitunya
“Malam ini, saya akan mempersembahkan sebuah lagu, Untuk seorang yeoja,” ujarnya
“Kyaaaaa!!!” teriak beberapa yeoja
Aku hanya diam. Mencoba tersenyum. Ingat youngie…anggun
“For the prettiest girl, I’ve ever seen,” ujarnya
Entah kenapa aku merasa dia menatap ke arahku. Aku memalingkan wajahku. Bodoh. Apa yang kupikirkan
“Isn’t she lovely…”
“KYAAAAAAA!” teriak para yeoja. Seketika aku menatap namja itu
“Isn’t she wonderful. Isn’t she precious .Less than one minute old. I never thought through love we’d be .Making one as lovely as she. But isn’t she lovely made from love”
“KYAA!! OPPA!!!”
Aku menatap namja itu kagum. Suaranya..benar-benar indah..
“Isn’t she pretty..”
Kulihat namja itu turun dan berjalan
“KYAAA!!!! OPPAA!!!” teriak para yeoja
“Truly the angel’s best .Boy, I’m so happy .We have been heaven blessed.”
Aku tersentak melihatnya kini berdiri di depanku
“I can’t believe what God has done, through us he’s given life to one .But isn’t she lovely made from love ” ujarnya memberi tangan padaku. Aku bingung menatapnya. Kulihat dia mengisyaratkan agar aku menerima tangannya
Would you dance with me?” tanyanya
Aku menatapnya bingung. Tidak percaya dengan apa yang kudengar. Apa dongeng cinderella akan terjadi padaku? Kurasakan dia meraih tanganku
“Kajja,” ujarnya
Aku mengikutinya. Dia membawaku ke dance area dan menaruh tanganku di bahunya
“Aku…tidak terlalu pintar berdansa,” ujarku
“Gwaenchanhayo. Aku akan mengajarimu perlahan,” ujarnya sambil tersenyum
Kurasa…menjadi Choi Sooyoung yang anggun tidak terlalu buruk juga..

~Kyuhyun POV~
Kami sekarang berada di depan air mancur sekolah. Aku menatapnya. Dia berbeda. Dan mungkin, itulah yang kucari. Bagaimana bisa seorang yeoja berkata dia bosan berdansa dan mengajakku keluar dari pesta, padahal dia adalah bintang di pesta itu.
Kulihat dia sesekali mengusap tangannya. Aku melepaskan jasku dan memberikan jas itu padanya
“Ini sudah musim gugur. Udaranya agak dingin. Kau itu yeoja bagaimana bisa aku membiarkanmu kedinginan,” ujarku
“Gomawo,” ujarnya
“Ne,” ujarku
Aku masih heran akan satu hal, dan kuputuskan memberanikan diri bertanya padanya
“Kenapa aku sepertinya tidak pernah melihatmu di sekolah ini?” tanyaku
“Hm..karena aku si ‘yeoja misterius’ ?” tanyanya
“Kau tahu, semua orang mengatakanmu seperti itu karena tidak seorang pun tahu siapa namamu, wajahmu, dan bahkan dirimu,” ujarku
“Bukankah justru itu menarik? Seperti film,” ujarnya yang membuatku tertawa kecil
“Kau benar-benar unik. Di saat semua yeoja akan menunjukkan kelebihannya kau justru tidak menunjukkannya,” ujarku
“Memangnya apa kelebihanku?” tanyanya
“To be honest..” ujarku
“Ne?”
“You’re the most beautiful girl I’ve ever seen, the smartest girl in this school, and you’re the one who catch my eye,” ujarku
“Jinjjayo? Bagaimana kau bisa tahu aku yeoja tercantik yang pernah kau lihat? Aku bahkan memakai topeng,” ujarnya
“Feeling,” ujarku
“Alasan yang cukup aneh,” ujarnya
“Dan cukup romantis?” tanyaku
“Hm..lumayan,” ujarnya sambil tersenyum
“Kau belum menjawab pertanyaanku. Kenapa kau merahasiakan identitasmu?” ujarku
“Karena kau tidak akan percaya saat melihat siapa aku sebenarnya,” ujarnya
“Memang sebenarnya kau seperti apa?” tanyaku
“Hm..itu rahasia,” ujarnya
“Bagaimana..kalau kau memberi tahu aku setidaknya inisial namamu?” tanyaku
“SY,” ujarnya
“KH,” ujarku
“Suaramu keren,” ujarnya
Aku hanya tersenyum kecil
“Kau tahu, kurasa aku salah menilaimu,” ujarnya
“Ne?”
“Tadinya kukira kau sama seperti mereka. Kau akan membicarakan tentang merk dan prestise lainnya. Aku benci hal itu,” ujarnya
“Sejujurnya, aku juga benci membicarakan hal itu, begitu pula chinguku,” ujarku
“Jinjjayo?”
Aku mengangguk
“Tadinya kukira tidak ada orang yang normal di sekolah ini,” ujarnya yang membuatku tertawa kecil
“Waeyo?”
“Mereka semua menyebalkan. Apa mereka tidak bosan membicarakan kebanggaan terhadap kekayaan orang tua mereka?” ujarnya
“Mollayo,” ujarku
“Aku bersyukur tidak dilahirkan di kondisi yang sama seperti mereka, jadi aku tahu bagaimana susahnya untuk hidup,” ujarnya
“Ne?”
Kulihat dia menatapku
“Kau tahu, aku masuk ke sini karena beasiswa. Orang tuaku tidak akan mampu menyekolahkanku di sini,” ujarnya sambil tersenyum
“Aku di sini untuk mimpiku, jadi aku tidak tertarik dengan hal-hal menyebalkan seperti minder atau apapun itu,” ujarnya
“Kau hebat,” ujarku
“Ne?”
“Orang tuamu pasti sangat bangga padamu,” ujarku
“Kuharap..begitu,”ujarnya
Kulihat jam sudah menunjukkan pukul 11 malam
“Kurasa sebentar lagi pestanya selesai,” ujarku
Kulihat dia melepaskan jasku yang dipakainya
“Kalau begitu..aku pamit pulang a…”
“Cinderella, tidak hilang jam 11 malam,” ujarku menahan tangannya
Kulihat dia tersenyum
“Aku tidak mungkin pulang tanpa sepatu. Jadi..”
Dia melepaskan sebuah jepit di kepalanya. Jepit berwarna putih dan bergambar kupu-kupu lalu mengisyaratkan agar aku mengambilnya. Aku tersenyum dan melepaskan penjepit dasi bertuliskan K di sana
“Kata kuncinya?” tanyanya
“Apa rasa es krim favoritmu?” tanyaku
“Chocomint,” ujarnya
“Kalau begitu, kata kuncinya chocomint,” ujarku
“Baiklah. Kalau kita bertemu lagi, kuanggap itu takdir,” ujarnya membawa penjepit itu lalu pergi ke dalam
Aku tersenyum menatapnya. Kurasa…aku akan menemukan takdir itu.. SY?

————————————————————————-

Anyone seems fated to meet somebody and to dream of love
In my case, it was you.
(Romantic Street)

~Kyuhyun POV~
“SooYeon? Jessica?” ujar donghae
“Yang jelas dia bukan Tiffany, Tiffany itu Mi Young,” ujar yesung
“YA! Lagipula Jessica dan Tiffany tidak setinggi itu babo!” ujar sungmin
“SiYoung?” ujar yesung
“Aish..dia tidak secantik itu bodoh!” ujar donghae
Aku menatap mereka bingung. Hanya karena aku menanyakan inisal ‘SY’ pada mereka, sekarang mereka mulai menerka-nerka siapa ‘SY’ itu
“Apa menurutmu dia berbohong?” tanya yesung
“Kurasa tidak,” ujarku
“Hm…bagaimana SooYoung? Dia tinggi, sama dengan yeoja itu,” ujar sungmin
“Ya! Dia tidak seanggun dan sefeminim itu babo!Jelas-jelas dia itu tomboy!” ujar yesung
“Ne, kurasa itu tidak mungkin,” ujar donghae
“Sooyoung?” tanyaku
“Sudahlah itu tidak mungkin,” ujar donghae
“Tapi kurasa dia sebenarnya cantik,” ujar sungmin
“YA! Secantik-cantiknya dia mana mungkin bisa berubah 180 derajat seperti itu bodoh,”ujar yesung
“Tapi dia pintar,” ujar sungmin
“YA! Apa yang kau harapkan dari seorang Choi Sooyoung yang tomboy dan yeoja tersempurna di sekolah ini!” ujar donghae
Aku akhirnya berdiri dan memutuskan pergi ke kantin. Mereka benar-benar aneh. Kenapa mereka jadi memperdebatkan yeoja. Aku pergi ke kantin dan membeli kopi. Musim gugur cukup dingin, dan aku membutuhkan sesuatu untuk menghangatkannya. Aku meneguk kopiku perlahan karena masih agak panas. Aku masih penasaran. Siapa yeoja itu sebenarnya. Aku melihat sebuah jepitan kupu-kupu di dasiku yang tertutup jas, seragam musim gugur. Kapan aku bisa menemukan pasangannya. Chocomint. Bagaimana bisa mencari yeoja di sekolah ini berinisial SY dan menyukai es krim rasa chocomint. Seharusnya aku bertanya yang lebih jelas misalnya kelasnya. Aku meneguk kopiku hingga kudengar seorang yeoja berdebat dengan ahjumma penjaga kantin
“Ahjumma! ini namanya pemerasan! Masa harga segelas hot chocolate 5.000 won?!” ujarnya
“Itu sudah harga tetap,” ujar ahjumma itu
“Ahjumma.. 2.500 bagaimana?” tanyanya
“YA! Apa kau sudah gila?!”
“Jebal ahjumma~” ujarnya
“Aish… baiklah tapi ukurannya kukurangi!” ujarnya
“Kyaa!! Gomawo ahjumma!!!”
Aku menatap yeoja itu. Sepertinya aku pernah melihatnya. Dia… Aku berjalan mendekatinya

~Sooyoung POV~
“Gomawo ahjumma~” ujarku lalu berbalik
Tiba-tibaaku bertubruk dengan seseorang dan spontan minumannya dan minumanku tumpah mengenai baju kami
“Panaaaaass!!!” teriak kami lalu mengambil tissue.
“YA! KENAPA KAU SELALU MENYUSAHKANKU SIH!” ujarnya
Seketika aku menatapnya. Dan mengenali siapa namja itu
“YA! Kau lagi, kau lagi! Kenapa kau selalu datang di saat yang tidak tepat sih?!” protesku
“YA! Kau sudah salah malah memarahiku! Lihat bajuku kotor semua!” ujarnya
“MWO? Kau pikir bajuku tidak kotor! Dan aku harus kehilangan 2.500 won untuk ini! Lagipula kenapa kau berdiri di sana babo!” ujarku
“MWO?”
“Kau bukan hanya memiliki kepercayaan diri tingkat ekstrim, tapi juga babo!” ujarku
“MWOYA?! Bagaimana bisa ada yeoja sepertimu hah!” ujarnya
“MWO?”
“Aish.. benar-benar menyebalkan,” ujarnya dan membuka kancing jasnya, membersihkan hot chocolateku yang tumpah di bajunya. Aku membersihkan kopinya yang tumpah ke bajuku. Noda ini harus hilang sebelum ketahuan eomma!! Kulihat penjepit dasi dari namja itu, satu-satunya namja normal di sekolah ini. Sampai sekarang aku belum menemukannya. Aku tidak mungkin menanyakan pada chinguku yang berteriak “OPPAAAA!!” di pesta itu. Kulihat penjepit dasi itu terkena sedikit noda. Aku cepat-cepat membersihkannya. Seketika aku bingung melihat namja itu membersihkan sebuah jepitan yang terpasang di dasinya. Bagaimana bisa seorang namja mengenakan jepitan rambut yeoja di dasinya. Benar-benar aneh. Aku melihat jepitan itu bingung. Sepertinya…aku pernah melihatnya.. Itu..

~Kyuhyun POV~
Kulihat yeoja itu membersihkan sebuah penjepit dasi. Aku menatapnya bingung. Bagaimana bisa seorang yeoja memakai penjepit dasi namja di dasinya. Benar-benar aneh. Tiba-tiba kulihat dia menatap jepitan yang kubersihkan
“Waegeurae?!” tanyaku
“Apa aku..boleh melihat jepitan itu?” tanyanya
“YA! Apa urusanmu!” ujarku
“YA! Aku hanya ingin melihatnya!” ujarnya
“YA! Kenapa kau jadi memaksaku! Memangnya kau siapa!” ujarku
“Kau memakai jepitan yeoja?” tanyanya dengan wajah yang mengartikan ‘apa namja ini miring’
“YA! Aku namja 100%! Ini tanda mata dari seseorang!” ujarku
“Ne?”
“Kau sendiri! Bagaimana bisa seorang yeoja memakai penjepit dasi namja! Memangnya kau namja!” ujarku
“YA! Aku yeoja 100%! Dan ini juga tanda mata dari seseorang! Apa kau tidak bisa lihat! Di sini inisialnya K dan namaku adalah Choi Sooyoung! Tidak ada unsur K apapun dalam namaku, jadi ini sudah jelas bukan milikku!” ujarnya
Aku tersentak mendengarnya
“K?”
“Wae?” tanyanya
Aku terdiam, dia pun begitu. Secara bersamaan dia menarik jepitan di tanganku dan aku menarik penjepit dasi di tangannya. Ini..jepitan dasiku. Bahkan modelnya sama dengan yang kuberikan pada yeoja itu.
“Ini…”
Aku menatapnya bingung, dia pun begitu
“Chocomint?” ujar kami bersamaan
Aku menatapnya tidak percaya. Dia..
“Jadi…kau..”
“KH?” tanyanya dengan suara lembut, suara yang kudengar di pesta itu
“SY?” tanyaku
Kami terdiam beberapa saat
“Baik, kuanggap ini takdir yang konyol,” ujarnya yang membuatku menahan tawa

~Sooyoung POV~
Aku masih tidak percaya dengan hal ini. Ini benar-benar aneh dan sulit dipercaya. Namja itu… namja itu adalah Cho Kyuhyun? KH? Namja yang disukai banyak yeoja di kelasku? Namja terpopuler satu sekolah itu…adalah dia? Aku menatap bingung jepitan dasi yang masih ada di tanganku. Ini semua benar-benar sulit dimengerti
“Kurasa aku mengubah dongengnya?” tanyanya
Aku tersenyum mendengarnya
“Ani. Cinderella tetap tidak terduga siapa orangnya,” ujarku
“Hm..tapi Cinderella dan pangeran tidak saling membenci sebelumnya,” ujarnya
Aku tertawa dan mengulurkan tangan
“Damai?” tanyaku
Dia menjabat tanganku
“Damai,” ujarnya

————————————————————————-

My folks talk about myself who became awkward
Having butterflies in my stomach and palpitating, I’m at a loss for words.
(Baby Maybe)

~Kyuhyun POV~
“Lihat! Pemandangan musim semi sangat indah kan!” ujarnya menunjuk ke sekitar
Aku tertawa mendengarnya. Hari ini, untuk kesekian kalinya aku melakukan hal baru yang tidak pernah kulakukan sebelumnya. Karena yeoja ini. Memanjat pohon. Musim dingin sudah berlalu. Seiring berjalannya waktu, kami semakin akrab dan banyak bercerita tentang berbagai hal. Kulihat donghae, yesung, dan sungmin yang berada di bawah pohon memandang kami bingung
“YA! Kau itu yeoja!” ujar donghae
“Waeyo?” tanya youngie polos
“YA! BAGAIMANA BISA YEOJA NAIK POHON! Cepat turun!” ujar yesung
“Ini benar-benar menyenangkan! Kalian seharusnya ikut naik ke atas!” ujar youngie
“Kau itu yeoja atau namja hah!” ujar sungmin
“Sekarang sudah emansipasi, termasuk naik pohon!” ujarnya yang membuatku tertawa
Aku seperti menonton sebuah drama. Dimana seorang putri-Choi Sooyoung naik ke atas pohon dan para dayangnya-Donghae, Yesung, dan Sungmin menyuruhnya turun.
“Bagaimana kalau kau jatuh!” ujar donghae
“Yang harus kau khawatirkan itu Kyuhyun! Bagaimana kalau dia jatuh!!” ujar youngie
“YAA!!”
“Hahahahahhaha!”
Aku benar-benar tidak mengerti dengan diriku sekarang. Yeoja ini membuat hidupku berubah. Meski dia sama berisiknya dengan yeoja lain, keberisikan mereka berbeda. Dia membuat hidupku ceria, membuatku melakukan hal yang tidak pernah kulakukan sebelumnya. Mulai dari lomba makan dengan sungmin, karaoke dengan melepas sepatu, mendandani donghae yang kalah main,makan di kedai ramen, bahkan sampai memanjat pohon
~Sooyoung POV~
Aku memandang kyuhyun yang duduk di sebelahku. Kenapa jantungku berdetak kencang begini. Baik. sekarang dongengnya berubah. Bukan lagi takdir. Bukan lagi Cinderella. Tapi sekarang menjadi cerita tentang diriku yang menjadi aneh. Kenapa aku merasa banyak kupu-kupu yang terbang di perutku dan kehilangan kata-kata kalau hanya berdua dengannya. Ada apa denganku? Tiba-tiba kudengar dia berkata
“Apa kau tahu dimana kedai ramen yang paling enak di sini?” ujarnya
“Ne?”
————————————————————————-
I fell in love with you
I got stuck deep in you
What should I do?
(Baby Maybe)
~Kyuhyun POV~
Kami berjalan melewati gang kecil. Daerah ini becek dan jalanannya rusak. Sebenarnya dia ingin membawaku kemana
“Kapan kita sampai?” tanyaku
“Sebentar lagi,” ujarnya
Kulihat sebuah rumah tua ada di depan mataku. Dia menarik tanganku masuk ke dalam. Aku memandang bingung sekitar tempat ini. Tempat ini kotor, berantakan, dan pencahayaannya buruk. Dia memang penuh kejutan, tapi yang kali ini berbeda. Bahkan atapnya terlihat bisa ambruk kapan saja. Bahkan pasti bocor saat hujan
“Kau yakin ini kedai ramen?” tanyaku
Dia mengangguk
“Kau tahu oppa, ramen di sini paling enak!” ujarnya
“Ne?” tanyaku
“Sudahlah! Kau coba saja!” ujarnya lalu duduk
Aku duduk di sebelahnya
“Ahjumma, 2 ramen kimchi!” ujarnya
Aku memandangnya heran. Setiap yeoja yang kutahu, mereka pasti maunya diajak makan ke cafe, ke tempat elite. Sedangkan yeoja ini berbeda. Ya..berbeda. Itulah yang membuatku menyukainya. Dia adalah satu-satunya yeoja yang menarik perhatianku. Yeoja yang unik. Dengan pandangan berbeda. Yeoja yang membuatku melakukan hal aneh yang dilakukannya
“TARAAA!!! Ramennya datang!!” ujarnya lalu menaruh mangkuk itu di depanku
Aku tersenyum menatapnya. Aku mencobanya. Omona..ini…
“Bagaimana?” tanyanya
“MASHITA!” ujarku
“Benar kan? Apa kubilang”
Kulihat dia makan dengan lahap. Benar-benar khas Choi Sooyoung. Aku lebih menyukainya yang seperti ini.. Choi Sooyoungku yang apa adanya. Yang polos dan ceria. Yang unik dan penuh kejutan. Selamanya…aku ingin dia tetap seperti ini. Tegar meskipun sebenarnya dia rapuh. Tidak menunjukkan kelebihannya, namun sebenarnya dia sangat berharga. Choi Sooyoungku, itulah dia
“Kau tahu oppa, kita tidak boleh memandang sebuah hal dari tampak luarnya, tapi dari dalamnya. Termasuk kedai ini. Tampaknya mungkin jelek, tapi makanannya sangat enak!” ujarnya
“Maksudmu don’t judge the book by it’s cover?” tanyaku
Dia mengangguk. Seketika aku tersenyum
“Kalau itu sudah menjadi prinsipku” ujarku
“Ne?”
Aku menatapnya. Aku…akan mengatakan ini sekarang. Mungkin ini adalah cara terunik yang pernah diungkapkan apalagi di tempat seperti ini. Dan itulah caraku
“Aku menyukai seorang yeoja. Dari tampak luar mungkin dia biasa saja. Tapi sebenarnya, dia sangat sempurna,” ujarku membicarakannya
Kulihat dia menatapku terdiam, seolah mengisyaratkan agar aku menceritakan lebih. Aku tersenyum seketika, dia masih belum mengerti
“Dia tomboy, ceroboh, dan berisik dari luar. Tapi sebenarnya dia sangat baik, perhatian, dan pintar,” ujarku
“Nuguya?”tanyanya
Aku menahan tawa. Bagaimana bisa dia tidak sadar. Siapa lagi yeoja seperti itu kalau bukan dia.
“Kau benar-benar ingin tahu?”tanyaku
Dia mengangguk
“Apa menurutmu dia akan menerimaku?” tanyaku mempermainkannya
“Hm.. kemungkinan besar ya,” ujarnya. Sebenarnya aku ingin sekali melompat sekarang
“Waeyo?”
“Karena kau Cho Kyuhyun.” ujarnya
“Kenapa denganku?”
“Kau dikejar banyak yeoja. Kau sempurna, dari cover dan isinya. Kau tanpa cela” ujarnya lalu melanjutkan makan
“Kalau begitu jika kau yeoja itu apa kau akan menerimaku?”
~Sooyoung POV~
Seketika aku berhenti makan. Aku menatapnya.
“Ne?” tanyaku
“Kalau yeoja itu adalah dirimu bagaimana?” tanyanya
Aku terdiam. Apa maksudnya? Tidak..dia tidak mungkin menyukaiku. Mungkin dia hanya bertanya…karena dia menyukai seorang yeoja yang pastinya lebih sempurna dariku. Kyu ah..apa sebentar lagi kau tidak tahu..dengan membuatku berharap kau malah akan menyakitiku
“Memang siapa yeoja itu?” tanyaku
Apapun jawabannya…kurasa dia akan bahagia, jika yeoja itu juga mencintainya
“Neo” (kamu)
“Ne?”
“Neol mariya” ujarnya
Aku terdiam beberapa saat. Mustahil ini…
“Kau adalah yeoja pertama yang membuatku melihatmu. Kau berbeda. Kau, Choi Sooyoungku yang ceria, tomboy, apa adanya, polos, tegar, dan membuat hidupku lebih berwarna. Dan kau, adalah yeoja pertama yang bisa membuatku melihatnya,” ujarnya
Aku masih diam. Tidak percaya dengan apa yang kudengar
“I got stuck with you, so what should I do?” tanyanya yang membuatku tersenyum
“Apa aku sedang tertidur di dalam kelas?” tanyaku yang membuatnya menahan tawa
Tiba-tiba kurasakan setitik air jatuh dari atas. Aku menengok ke arah atas
“Omona..” ujarku
~Kyuhyun POV~
Kurasakan tetesan-tetesan air mulai jatuh. Aku melihat ke arah luar. Sudah hujan. Atapnya bocor. Aish..bagaimana ini bisa terjadi? Dia bahkan belum menjawabnya! Aku cepat-cepat membuka jaket dan menutupi kepala kami berdua lalu keluar setelah membayar makanan. Bahkan kedai itu sudah terkena hujan. Pernyataan cintaku yang kurencanakan jadi berantakan. Sekarang kami malah berlari di tengah hujan ke sekolah. Tiba-tiba kurasakan dia menahan tanganku. Aku menatapnya. Jaket yang kupegang sudah basah dan tetesannya membuat baju dan kepala kami basah
“Kajja kita harus cepat sampai ke sekolah, nanti kau sakit,” ujarku
~Sooyoung POV~
Aku menahan tangannya
“Aku akan memberikan jawabannya sekarang,” ujarku
Kulihat dia menatapku bingung
“AKU TIDAK BISA MENDENGARMU,” ujarnya
Hujan ini deras dan menutupi suaraku
“Aku akan memberikan jawabannya sekarang,” ujarku dengan suara lebih keras
“NE?”
“AKU MAU MENJADI YEOJACHINGU CHO KYUHYUN!” ujarku
“MWO?”
Aku menahan tawa melihat reaksinya. Dia benar-benar lucu
“KUBILANG, AKU MAU MENJADI YEOJACHINGUMU!” ujarku
“YES!!!!!” teriaknya dan memelukku erat
Aku tersenyum menatapnya. Hujan hari ini menjadi saksinya. Dan kedai ramen yang bocor itu. Dan jaket ini. Kulihat dia melepaskan pelukannya. Rambutnya yang basah terkena hujan membuatnya terlihat sangat tampan. Apa aku akan mati sekarang?
~Kyuhyun POV~
Kulihat dia menatapku. Perlahan aku memegang wajahnya dan mendekatkan wajahku padanya. Tiba-tiba kudengar dia berkata
“I don’t know how to kiss,” ujarnya yang membuatku menahan tawa. Dia benar-benar polos dan manis
“Just close your eyes,” ujarku
Kulihat dia memejamkan matanya. Perlahan aku mendekatkan wajahku padanya dan menciumnya lembut, di balik jaket yang melindungi kami berdua. Mulai hari ini kuresmikan. Choi Sooyoung adalah yeojachinguku
TBC

43 thoughts on “[Kyuyoung Story before FF Hatred] Romantic Street {1/2}

  1. gak tau knp ngerasa so sweet bgt!!! walaupun diawali dengan cekcok mulut, tapi akhirnya daya tarik soo bikin kyu jatuh hati dan pas mereka jadian itu yang rasanya so sweet bgt XD

  2. ak bhkan jauuuuuuuuuuuuuuuuuuh lbih stuju klo’ in jdi project ff bru mu thor,,d bnding BS dri hatred,,,
    smpah,,,bgian akhirna bner2 mniz,,,sllu keinget truz,,,,
    dtnggu part brikutna ma ff cinderella(udahkburuberimajinasi)_

  3. wahhhh part 1 nya bagus bnget….
    salut lohh sama author!!!!!!!!!
    Soo nemu kyeopta….>_< sungguh polos ketika Kyu mahu kiss….kekekeke
    Lucu bnget saat lihat Soo panjat pokok tapi malah Donghae, dan yang lainnya myuruhnya turun, hahahaha
    ditunggu next partnya!!!

  4. Ohh rupanya ini before storynya hatred toh,
    sweet banget kyuyoung d sini, kyuppa cinta banget sama soo eonnie,
    Lanjut part 2 nya :)

  5. omo……..so sweet……………………..

    suka bgt thor………………
    lucu dech soo ga’ bisa ciuman bialng2 ga’ kebayang gmn expresi mreka………………

  6. waaaaaa, so sweet !!! Confession didukung latar hujan, kyaaaaaa coba itu nyata #aamiin x”D lanjut part 2 . . . . .

  7. ish kren bgt. pdhl aq agk brharap kyu balik ke soo lg di series hatred but what should do i??? author-nim sdh menentukan seperti itu cz BS ni bnr2 bwt aq greget, jenggut2 rambut kpala smbl ngmong knp2 knp knp??? kasian bgt mrk… hiks”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s