Hatred {Part 7-End}

hatred

Title : Hatred

Rating : PG-17

Category : Romance, Family, Revenge

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Choi Siwon
*Cho Kyuhyun

Other Cast :
*Victoria Song

Cameo : Lee Sungmin

~Sooyoung POV~
Hari ini hari minggu. Aku mengajak ye eun pergi. Setidaknya aku ingin menenangkan pikiranku. Aku terdiam di cafe itu, memperhatikan ye eun yang makan dengan lahapnya. Kulihat ye eun menatapku
“Kenapa eomma tidak makan?” tanyanya
Aku tersenyum
“Eomma tidak lapar,” ujarku
Setelah dia selesai makan, kulihat dia memegang tanganku
“Eomma..bertengkar dengan appa?”
“Kenapa..kau menanyakan hal seperti itu?” tanyaku
“Habis, eomma mengajakku pergi berdua hari ini, kemarin pun tidur denganku. Apa eomma bertengkar dengan appa?”
Aku terdiam. Tidak bisa menyebutnya bertengkar. Tapi juga tidak bisa menyebutnya tidak bertengkar
“Entahlah ye eun ah,” ujarku
“Ah, ayo kita cari hanbok! Kau harus memakainya untuk Lunar New Year, kajja” ujarku mengalihkan perhatian

——————————Hatred————————

~Siwon POV~
“Appa, apa appa dan eomma bertengkar?” tanya kyungsan yang membuyarkan lamunanku
“Ah…tidak,waeyo?” tanyaku
“Tidak biasanya eomma hanya pergi dengan ye eun berdua saja,” ujarnya
“Kau tahu yeoja kyungsan ah. Mereka lama kalau membeli baju,” alasanku
Sebenarnya..aku pun tidak mengerti..kenapa suasananya jadi dingin begini

~Sooyoung POV~
“Ah, neomu kwiyeopta~” ujarku
“Gomawo,” ujarnya
Dia benar-benar menggemaskan. Seketika semua rasa penatku hilang. Tidak seharusnya aku bersikap begini pada siwon. Apa yang kulakukan..
“Kalau begitu eomma akan membelinya. Kajja,” ujarku
Aku menggandeng tangan ye eun. Tiba-tiba pandanganku tertuju pada sesosok namsong yang kukenal. Dia…
“Eomma, ada apa?”
Kulihat orang itu juga menatapku kaget. Aku terdiam.. Apa..aku tidak salah lihat? Itu…appa…”Youngie..”
Aku tidak bisa menahan tangis. Aku memeluknya. Aku benar-benar merindukannya. Appa…setelah sekian tahun aku tidak melihatnya.. sekarang ada di depan mataku..
“Appa bogoshipo…jeongmal bogoshipoyo..” ujarku
“Nado youngie..jeongmal bogoshipoyo”
Aku tidak percaya…setelah bertahun-tahun aku mencarinya..kini ia berada di depan mataku…sesosok appa yang kurindukan..
“Eomma,” ujar ye eun menarik bajuku
“Itu..putrimu?” tanya appa
Aku mengangguk
“Ye eun, ini harabeoji,” ujarku
“Harabeoji?” tanyanya
Aku mengangguk
“Dia baru pulang ke Seoul,” bohongku
“Annyeong harabeoji, joneun Choi Ye Eun imnida” ujar ye eun sambil tersenyum
“Annyeong ye eun ah!!” ujar appa lalu menggendongnya
Aku tersenyum melihatnya. Aku masih tidak percaya apa yang kulihat.. Tapi..
“Appa..eomma..”
“Sebaiknya kita bicara di tempat lain, youngie. Dan tidak di depan ye eun,” ujar appa
“Ne appa”

——————————Hatred————————

~Siwon POV~
Kulihat mobilnya datang. Aku membuka pintu. Aku tersentak melihat seorang namsong di sana. Itu..siapa? Kulihat ye eun berlari masuk
“Appaa!!!Oppa!!!!” ujarnya
“Annyeong ye eun ah! Kau beli apa saja?” tanyaku
“Hanbok!!” ujarnya
“Wuah!! Kajja kita melihatnya!!” ujarku
“Appa! Beri salam dulu pada harabeoji!!!” ujarnya
“Harabeoji?” ujarku dan kyungsan bersamaan
“Ne! Appanya eomma!” ujarnya
Kulihat namsong itu berjalan ke arah kami
“Annyeonghaseyo joabeoji,” ujarku
“Ne annyeonghaseyo. Pasti kau yang bernama siwon,” ujarnya
Aku tersenyum.
“Ne”
“Annyeonghaseyo harabeoji. Joneun Choi Kyungsan imnida,” ujarnya
“Annyeong kyungsan ah,” ujarnya
Kulihat dia menatap kyungsan cukup lama
“Ada beberapa hal yang ingin kubicarakan dengan sooyoungie, bisakah aku minta tolong kau membawa ye eun dan kyungsan ke kamarnya?” tanyanya
“Ne, joabeoji,” ujarku
“Panggil aku appa saja,” ujarnya
“Ne, appa. Kyungsanie, ye eun ah kajja kita ke dalam,” ujarku lalu membawa mereka masuk

~Sooyoung POV~
Aku dan appa duduk di serambi. Kulihat appa menatapku
“Kau berubah menjadi lebih feminim sekarang,” ujarnya
Aku tersenyum
“Nampyeonmu sangat baik dan juga tampan,” ujar appa
“Appa, aku benar-benar merasa tersiksa. Aku sudah mencarimu dan eomma kemanapun, dan aku tidak menemukan kalian. Bahkan di hari pernikahanku, aku ingin kalian ada di sana dan menyaksikannya..” ujarku
“Appa..minta maaf..karena tidak bisa berbuat apa-apa saat itu,” ujar appa memelukku
“Appa…sangat merindukanmu. Tapi appa tidak bisa mengubah keputusan eommamu..” ujarnya
Aku mengusap air mataku
“Setelah kejadian itu.. eommamu memutuskan untuk pindah. Meski kami bertindak seperti itu, jujur sebenarnya.kami sangat mengkhawatirkan keadaanmu,” ujar appa
“Appa..mianhae..jeongmal mianhae..aku terlalu bodoh dan menyusahkan kalian.. aku..”
“Youngie..gwaenchanha..” ujarnya mengusap kepalaku
“Kapan appa pindah ke Seoul?” tanyaku
“Setelah eommamu..dia sudah meninggal..setahun yang lalu,” ujar appa
“Eomma…Aku..aku telah gagal menjadi anak yang berbakti pada appa dan eomma..bahkan aku tidak ada di sana saat eomma.. apa yang harus kulakukan untuk menebusnya appa?” tangisku
“Youngie..semuanya sudah berlalu.. kau hanya bisa mengubah yang sekarang. Appa percaya, eommamu sudah tenang di sana, melihatmu sudah bahagia dengan keluargamu,” ujar appa
Aku terdiam
“Youngie..appa ingin menanyakan…satu hal,” ujarnya
“Ne appa?”
“Kyungsan..apa dia…anak cho kyuhyun?” tanya appa
Aku hanya diam. Tidak menjawab apapun
“Youngie..”
“Aku sudah membuat namja itu merasakan perbuatannya appa,” ujarku
“Ne?”
“Bayangkan saja appa bagaimana perasaanku dan kyungsan saat itu! Aku kehilangan semuanya appa! Kuliah, cita-cita, harapan, orang  yang kucintai, keluargaku, dan bahkan aku sebatang kara! Aku sudah membuatnya merasakan akibat perbuatannya sendiri! Dulu dia meninggalkanku dan kyungsan begitu saja! Dulu orang tuanya menghinaku! Dulu mereka membuat hidupku menderita! Dan aku sudah membuatnya merasakan, apa yang memang sudah seharusnya mereka rasakan!”
“Youngie…”
“Bayangkan perasaanku appa! Di saat aku sedang berjuang sendirian demi kyungsan dia bahagia bersama yeoja lain!Aku benar-benar hancur appa…” tangisku
“Dan kau..memisahkan kyuhyun dengan kyungsan?” tanya appa
“Aku tidak pernah memisahkan mereka! Kyuhyun yang meninggalkannya!” ujarku
“Youngie..apa yang kau lakukan..pada mereka?” tanya appa
“Aku merebut perusahaannya.”
“Mwo?”
“Mereka sendiri  menjual sahamnya di pasar 51%!” belaku
“Apa kyuhyun tahu..kyungsan anaknya?” tanya appa
Aku terdiam
“Kurasa..sebenarnya dia tahu karena dia terus mendekati kyungsan,” ujarku
“Dan kau melarang kyungsan..dekat dengan appa kandungnya?”
“Aku..”
Kulihat appa memelukku
“Appa..mengerti perasaanmu. Appa tahu..sulit memaafkan orang seperti itu. Appa mengerti perasaanmu youngie. Dan appa mengerti semua tindakanmu. Tapi ketahuilah. Kyungsan pasti sedih kalau dia mengetahui semuanya,” ujar appa
“Maka aku tidak akan membiarkannya tahu appa,” ujarku
“Kau tidak boleh memisahkan appa dari anaknya, youngie,” ujar appa
“Tapi appa..”
“Kau sudah merasakannya dan apa kau mau kyungsan juga merasakannya youngie? Berpisah dengan appa kandungnya?”
Aku terdiam
“Youngie..appa yakin..kyuhyun membutuhkan kyungsan juga..Dia mencintainya. Dan kau tidak boleh menyiksa hati mereka berdua. Cepat atau lambat, kyungsan akan tahu kalau kyuhyun adalah appanya,” ujar appa
“Appa..”
“Aku…tidak tahu appa”

——————————Hatred————————

~Siwon POV~
Aku duduk di ruang tengah, menunggu mereka berdua. Sebenarnya apa yang mereka bicarakan. Aku sangat penasaran. Kenapa lama sekali? Beberapa menit kemudian, kulihat mereka berdua masuk ke rumah. Mata youngie merah dan basah. Seperti habis menangis
“Gwaenchanhayo?” ujarku memegang wajahnya
Dia hanya tersenyum tipis dan menurunkan tanganku
“Aku..mau mencuci muka,” ujarnya lalu pergi
Aku menatapnya bingung. Apa yang mereka bicarakan?
“Siwon ah..aku perlu bicara juga denganmu,” ujarnya
“Ne, appa” ujarku lalu duduk
“Kurasa kau sudah tahu, dia tidak setegar yang terlihat,” ujar appa
“Ne appa. Itu benar,” ujarku
“Aku..benar-benar berterima kasih karena kau telah menjaga putriku dan mencintainya selama aku tidak ada,” ujarnya
“Itu sudah kewajibanku appa. Aku yang seharusnya berterima kasih pada appa karena memberiku anae sepertinya,” ujarku
“Aku sangat bahagia dan lega karena dia sudah bahagia dengan namja sebaik dirimu,” ujarnya
“Dia yang sudah membahagiakanku appa,” ujarku
“Bagaimana kalian bisa bertemu?”
“Awalnya, dia melamar kerja di hotel appaku sebagai pelayan. Tapi karena potensinya sangat luar biasa, aku turun tangan mewawancarainya. Dia sangat pintar maka perusahaan memutuskan mengkuliahkannya kembali dan setelah itu dia menjadi wakil manager. Setelah itu aku sering menjemputnya kuliah karena kurasa itu akan lebih cepat daripada dengan bus. Banyak waktu kami habiskan bersama, mendiang appaku juga sangat terkesan dengannya dan mendukung pernikahan kami,” ujarku
“Dan kapan kau tahu..kalau ternyata dia…” tanya appanya yang membuatku mengerti
“Saat itu dia flu. Aku menawari memberinya obat tapi dia menolaknya. Setelah itu dia mual dan tadinya kukira dia benar-benar sakit. Aku memaksa membawanya ke dokter. Dan di sana, dokter itu mengira aku nampyeonnya. Aku sendiri kaget, kukira dia memalsukan statusnya. Setelah itu aku mengetahui kronologisnya. Awalnya kukira aku terkesan padanya karena ketegarannya. tapi ternyata aku salah. Aku mencintainya. Aku ingin menjaganya, membahagiakannya, menjadi appa dari anaknya, dan berdamping dengannya. Aku tidak peduli statusnya, kondisinya, dan apapun alasan itu. Aku mencintainya, maka aku menerimanya apa adanya. Mendiang appaku pun mendukung keputusanku, dia sangat menyayangi youngie,” ujarku
“Aku..benar-benar menyesal tidak bisa berada di sampingnya ketika dia berjuang sendirian, tapi aku bersyukur..karena dia bertemu denganmu, terima kasih telah menjadi malaikat bagi anakku,” ujarnya
“Gamsamida appa,” ujarku

——————————Hatred————————

~Victoria POV~
Sudah jam 12 malam. Kyuhyun belum pulang. Kemana dia.. Aku terus menunggunya di ruang tengah. Aku masih bermain dengan pikiranku. Kudengar suara pintu diketuk keras. Aku membuka pintu. Kulihat dia dengan penampilan tidak rapi masuk ke dalam dan merebahkan dirinya di sofa.
“Kyuhyun..”
Dia menepis tanganku
“Di mana choi sooyoungku yang dulu..” ujarnya sambil menitikkan air mata
“Saranghae youngie…”ujarnya
“Setelah bertahun-tahun..kau masih mencintainya?” ujarku. Kurasakan air mata menetes dari pelupuk mataku
“Youngie…saranghae” ujarnya
“DIA SUDAH TIDAK MENCINTAIMU KYUHYUN AH! DIA SUDAH MENIKAH!”
“TUTUP MULUTMU!” ujar kyuhyun
“WAE? AKU BENAR CHO KYUHYUN! SEHARUSNYA KAU MELIHAT USAHAKU! AKU BERJUANG MENJADINYA AGAR KAU MENCINTAIKU!”
“Dan kau bukan eomma dari anakku victoriassi,” ujarnya yang membuatku menitikkan air mata
“N..ne?”
“Kyungsan adalah anakku!” ujarnya
“Kau jangan bercanda…”
“Aku meninggalkannya karenamu victoria! KARENAMU!” ujarnya
“Kyu..”
“Youngie..”tangisnya
Aku tidak tega melihatnya. Dia benar-benar kacau. Tapi..apa yang harus kulakukan
“Youngie..saranghaeyo.” ujarnya
Aku hanya terdiam. Kyu..apa kau tidak tahu..aku benar-benar ingin kau mengatakan itu..padaku..bukan padanya
“Youngie..dimana choi sooyoungku yang dulu..yang tegar..tapi lembut..yang ceria..kalau begini bagaimana aku bisa tenang…” ujarnya memegang tanganku
Aku terdiam. Sekarang dia mengira aku yeoja itu. Aku melepaskan tangannya. Aku sudah memutuskannya. Meski ini berat…Meski hatiku tidak rela. Setidaknya ini lebih baik daripada aku terus tersakiti karenanya

——————————Hatred————————

~Kyuhyun POV~
Aku terbangun dari tidurku. Aku tertidur di sofa. Kepalaku pusing. Kulihat yeoja itu duduk di depanku. Dia menyerahkan sebuah surat padaku
“Kita berpisah,” ujarnya
Aku menatapnya
“Kurasa..ini jalan terbaik bagi kita,” ujarnya
“Victoria..”
“Mianhae..selama ini aku egois karena menahanmu bersamaku. Aku manusia kyu. Aku tidak tahan dengan semua ini. Dan kurasa berpisah adalah jalan terbaik..bagi kita berdua,” ujarnya sambil tersenyum
“Kumohon kau tanda tangani surat itu, aku ingin lepas dari semua sakit ini kyu ah..” ujarnya
“Victoria..jeongmal mianhaeyo..selama ini..aku telah banyak menyakitimu..” ujarku
Kulihat dia tersenyum dan menitikkan air mata
“Kita berakhir damai?” tanyanya
Aku tersenyum
“Aku memang bodoh.Aku sudah belajar mencintaimu. Tapi aku tidak bisa,” ujarku
“Aku akan menemukan seorang namja yang bisa melihatku seperti kau melihatnya,” ujar victoria
Aku memeluknya
“Gomawo victoria,” ujarku
“Ne, kyu”
Victoria..terima kasih..kau mengurangi satu bebanku…setidaknya aku benar-benar sendiri saat menghadapinya. Dan tidak akan ada kehilangan..

——————————Hatred————————

~Sooyoung POV~
Aku masih memikirkan perkataan appa. Jujur..aku tidak tahu apa yang harus kulakukan. Aku tidak mengenal diriku sekarang. Kyuhyun benar. Choi Sooyoung yang dulu hilang entah kemana. Tapi aku tidak bisa membiarkannya membodohiku lagi. Aku menenggelamkan kepalaku di meja. Apa yang harus kulakukan.. Apa aku harus mempersatukan kyuhyun dan kyungsan? Lalu bagaimana dengan kyungsan. Jika dia mengetahui semua kenyataan ini.. Apa dia menerimanya? Tentu pasti ada yang berubah.. Apa yang harus kulakukan? Aku serba salah sekarang

~Kyuhyun POV~
“Sudah kukatakan, kau harus menjaga dirimu kyu ah! Jangan meminum soju! Apa kau ini bodoh! Kau benar-benar membuatku kesal!” ujar sungmin yang tak lain adalah euisaku
Aku hanya tersenyum tipis
“Aku tidak punya alasan bertahan lagi min, jadi untuk apa aku menjaga diriku?” tanyaku
“Kau pasien paling keras kepala yang kutemui. Penyakitmu tambah parah karena perbuatanmu sendiri!” ujarnya
“Kalaupun aku meninggal, memang..apa yang akan berubah min?” tanyaku
“Kyuhyun, masih banyak yang bisa kau lakukan,” ujarnya
“Min, keberadaanku hanya akan membuat yeoja yang kucintai tersiksa,” ujarku
“Kyu, sooyoung sudah bahagia dengan nampyeonnya. Yang terpenting sekarang kau pulihkan dulu dirimu!” ujarnya
“Mungkin..ini karma bagiku karena menyakitinya,” ujarku
“Kyu..”
“Min..tolong jangan beri aku obat lagi. Biarkan semuanya terjadi secara alami,” ujarku
“YA! Apa kau gila! Sebagai sahabatmu aku sangat menolaknya! Kau ingin aku membunuhmu pelan-pelan?!” ujarnya
“Min..aku akan menandatangani surat persetujuan. Aku..ingin hanya infus saja yang diberikan padaku selama aku dirawat di sini. Sisanya aku ingin semuanya secara alami,” ujarku

——————————Hatred————————

~Sooyoung POV~
Aku melihat sekitarku. Kantor ini.. entah kenapa membuatku malah tersiksa. Seharusnya aku senang telah membalaskan dendamku pada mereka. Kenapa semuanya justru sebaliknya? Kulihat sekretarisku masuk
“Permisi sajangnim, ada seseorang yang ingin bertemu denganmu,” ujarnya
“Nuguya?”
“Namanya Lee Sungmin,” ujarnya
Lee Sungmin.. nama itu tidak asing bagiku..
“Izinkan dia masuk,” ujarku
“Ne sajangnim.”
Kulihat seorang namja masuk. Aku tetap tidak bisa mengenalinya
“Kau..masih mengingatku?” tanyanya
Aku masih berpikir. Tiba-tiba aku mengenali senyum itu
“MING OPPA?!”
“Ah, rupanya kau masih mengingatku,” ujarnya
“Silakan duduk ming oppa,” ujarku
“ne” ujarnya
“Kudengar kau sudah menjadi dokter,” ujarku
“Ne itu benar,” ujarnya
“Bagaimana kabar sunny eonni?” tanyaku
“Dia baik-baik saja, tapi seharusnya..kau menanyakan kabar kyuhyun,” ujarnya
Aku hanya tersenyum tipis
“Aku..”
“Kondisinya semakin memprihatinkan,” ujarnya
“Maksudmu..?”
“Aku..harus menyampaikan ini padamu youngie. Setidaknya kau harus tahu..”

——————————Hatred————————

~Siwon POV~
Kudengar bel pintu berbunyi. Aku membukakannya. Kulihat youngie masuk. Dia menangis
“Youngie..ada a..”
“Aku sangat jahat padanya siwon..” tangisnya memelukku
“Youngie..ada apa?”
Kulihat dia menghapus air matanya
“Di mana kyungsan?” tanyanya
“Di kamarnya..” ujarku
Kulihat dia pergi ke kamar kyungsan. Aku mengikutinya. Tak lama kemudian kulihat dia turun menggandeng tangan kyungsan
“Kau mau kemana?” tanya appa
“Aku..harus mempertemukannya dengan..kyuhyun,” ujarnya
Aku tersentak mendengarnya
“N..ne?”

~Kyuhyun POV~
Kulihat pintu kamar dimana aku dirawat terbuka.
“Ming, sudah kubilang aku…”
Aku menghentikan ucapanku. Kulihat di sana, youngie menggandeng tangan kyungsan
“Youngie..”
Kurasakan dia memelukku. Apa..aku bermimpi..
“mianhaeyo..jeongmal mianhaeyo…” tangisnya
“Youngie..”
“Kalau dari awal aku tahu..aku tidak akan melakukan hal sekejam ini oppa..aku benar-benar jahat…aku benar-benar minta maaf..” ujarnya
“Aku tahu…kau memang baik youngie..” ujarku
“Mianhaeyo..jeongmal mianhaeyo..” ujarnya
“Gwaenchanhayo..aku tidak pernah merasa itu kesalahanmu. Itu..balasan untukku. Aku memang pantas mendapatkannya,” ujarku
“Oppa..”
Aku menghapus air matanya. Kulihat kyungsan menatapnya bingung
“Apa kau tidak malu dilihat olehnya?” tanyaku
Dia menghapus air matanya
“Kyungsanie..”
“Ahjeossi dan eommamu sudah baikan,” ujarku menyela omongannya
Kulihat dia memandangku. Aku mengisyaratkannya diam.
“Jadi..ajeossi baik?” tanya kyungsan polos
Kulihat youngie mengangguk
“Ne kyungsanie,” ujarnya
Aku memeluknya. Benar-benar hangat.
“Aku..akan menjemputnya nanti malam,” ujar youngie
“Gomawo,” ujarku
Dia tersenyum lalu pergi. Setelah itu kami bermain seharian. Bercerita, memainkan video game, dan lainnya. Akhirnya aku merasakan rasanya menjadi appa. Rasanya benar-benar bahagia.
“Siwon appa itu orang yang seperti apa?” tanyaku
“Dia sangat baik! Dia sangat menyayangiku, eomma, dan ye eun. Dia appa favoritku sepanjang masa karena dia appaku! Appa orang yang pintar, tampan, baik, dan bisa dikatakan sempurna. Aku ingin menjadinya kalau besar nanti,” ujarnya semangat
Aku tersenyum melihatnya. Kyungsan..dalam lubuk hatiku aku ingin mengatakan. Akulah appamu. Tapi itu hanya akan membuatmu sakit pada akhirnya. Karena tak lama lagi..aku akan pergi kyungsan..
“Kyungsan, apa kau berani berjanji padaku untuk menjaga, mencintai, dan membahagiakan eommamu?” tanyaku
“Ne, aku berjanji!” ujarnya

——————————Hatred————————

~Sooyoung POV~
Aku dan Siwon masuk ke kamar itu. Kulihat kyungsan tertidur di rangkulannya.
“Annyeong” ujarnya
“Apa dia merepotkanmu hari ini?” tanya siwon
“Ani, dia sangat manis,” ujarnya
Aku tersenyum sekilas
“Kumohon pada kalian..jangan pernah katakan padanya kalau aku appa kandungnya,” ujarnya
“Ne?”
“Tak lama lagi..aku akan pergi,” ujarnya
“Oppa..kumohon jangan katakan hal seperti itu..” ujarku
“Please take care of them,” ujar kyuhyun pada siwon
“Absolutely,” ujarnya
Kulihat dia tersenyum sekilas.
“Bisa tinggalkan aku bicara dengannya sebentar?” tanya kyuhyun
“Ne,” ujar Siwon lalu menggendong kyungsan perlahan.
Siwon keluar dari ruangan. Kulihat kyuhyun tersenyum. Senyuman itu..senyuman yang sangat kurindukan..
“Youngie..aku ingin jujur satu hal padamu,” ujarnya
Aku terdiam menatapnya
“Aku masih mencintaimu,” ujarnya
“Oppa..”
“Dan aku tahu…aku tidak bisa menjagamu. Dan aku lega memberikanmu pada namja seperti siwon..” ujarnya
“Kyu..kumohon jangan katakan itu..Aku..sudah sangat kejam padamu..aku..”
“Uljima..” ujarnya menghapus air mataku
“Kalau kau menangis begini bagaimana aku bisa pergi dengan tenang?” tanyanya
“Kyu…kumohon jangan katakan itu..”
“Aku ingin choi sooyoungku yang dulu kembali. Yang ceria, yang tegar tapi lembut, yang selalu tersenyum, dan yang selalu mendukung keputusanku,” ujarnya
“Aku..”
“Aku ingin pergi dengan tenang youngie. Dan aku baru bisa pergi dengan tenang, kalau choi sooyoungku yang dulu kembali. Kalau kau seperti sekarang. Cengeng, rapuh, dan merasa bersalah padaku bagaimana bisa aku tenang?” tanyanya
“Kyu..aku terlambat menyadari ini semua..kalau dari awal aku tahu kau sakit aku akan..” ujarku
“Kau tidak melakukan kesalahan apapun,” ujarnya
“Aku…merebut..perusahaan itu darimu. Aku…”
“Aku ingin perusahaan itu diteruskan oleh kyungsan, jadi untuk apa kau merasa bersalah?” ujarnya
“Kyu..mianhae..” ujarku
“Youngie, siwon berjanji padaku akan menjagamu dan kyungsan. Kyungsan pun berjanji padaku,” ujarnya
“Kyungsan?”
“Kalau mereka mengingkari janjinya, mereka berurusan denganku,” ujarnya sambil tersenyum
Kurasakan dia memegang tanganku
“I will always wish for your happiness,” ujarnya
“Me too..” ujarku
“Jadi Choi Sooyoungku yang dulu sudah kembali?” tanyanya
Aku mengangguk
“Kalau begitu dia akan mendukung keputusanku,” ujarnya
Kurasakan tangannya mengusap tanganku
“Berbahagialah untukku,” ujarnya
“Ne kyu…Pasti..”
“Terima kasih, sudah menjadi cinta pertama dan terakhirku, terima kasih atas kebahagiaan selama kita bersama. Berbahagialah dengan siwon arraseo?” ujarnya
Aku mengangguk
“Katakan pada kyungsan, appanya mencintainya,” ujarnya
Aku mengangguk dan menitikkan air mata
“Annyeong my love. You’ve gotta be happy,” ujarnya sambil tersenyum menitikkan setetes air mata lalu perlahan ia memejamkan matanya
“OPPA!!!”

——————————Hatred————————

~Sooyoung POV~
3 tahun sudah berlalu.. sejak kepergiannya. Kyungsan sudah SMA sekarang. Usianya 16 tahun. Dan Ye Eun sudah duduk di bangku SMP. Hari ini aku mengajak kyungsan ke laut. Menaiki sebuah kapal. Tempat ini..adalah tempat dimana kyuhyun oppa mengatakan padaku dia akan melamarku..
“Kenapa kita hanya berdua? Kenapa appa dan ye eun tidak diajak?” tanyanya
Aku memandangnya. Sekarang…justru dia sangat mirip dengan kyuhyun oppa. Bahkan suaranya pun hampir sama..
“Eomma ingin membicarakan sebuah rahasia denganmu,” ujarku
“Rahasia?”
“Ne,” ujarku
“Appamu pernah berkata akan melamarku di sini,” ujarku
“Dia benar-benar romantis,” ujarnya
“Ne,” ujarku
Meski sayangnya itu semua tidak terwujud..kyungsan.. Appa kandungmu, Cho Kyuhyun..dan eomma..kami tidak bisa bersama. Dan sampai sekarang…kau pun tidak tahu kenyataan itu. Mianhae kyungsan..eomma sudah berjanji tidak akan mengatakannya…
“Apa appaku cinta pertamamu eomma?” tanyanya
“Ne,” ujarku
Appa kandungmu, memang cinta pertama eomma kyungsan…meski dia bukan yang terakhir
“Kyungsan, appamu memintaku mengatakan ini padamu,” ujarku
“Mengatakan apa?” tanyanya
“Dia mencintaimu,” ujarku
Kulihat kyungsan tersenyum
“Aku tahu itu eomma,” ujarnya
“Bagaimana kalau di sini, kau mengatakan kau juga mencintainya?” tanyaku
Kulihat dia tersenyum dan berteriak
“SARANGHAE APPA!!!!” ujarnya
Kyungsan…meski kau tidak tahu kenyataannya..kurasa dia pasti bahagia mendengarnya..mendengar kau mencintainya.. Dan dia akan menjawab ‘nado saranghae kyungsan’

——————————The End————————

37 thoughts on “Hatred {Part 7-End}

  1. hiks…hiks…hikss…:'(
    sedih..bnget..thor..crita’a…:'(..jk
    emang…kyuppa..skit..pa?kok..smpe…bsa..mninggal??
    n’..dtnggu..AS’a…ya..thor..:D

    NB:maaf…kebnyakan..titik2…soal’a…spasi’a…gak..bisa..:D

    fighting…!!

    :D

  2. kenyataan memang pahit, tapi mau gimanapun tetp harus di jalani^^
    semoga kau bahagia di atas sana Kyu #dibunuhSparKyu-_-
    daebak
    sayangnya ending ga ada Siwon TT_TT

  3. akhir yang mengharu biru,
    akhirnya soo eonnie sadar juga kalo balas dendam tu salah, btw kyuppa tu sakit apa yah??
    Daebak ceritanya :D

  4. author u bikin aku nangis………………………………

    banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah kyuyoung apalagi cinta kyu yang benar2 cinta pertama n terakhir wt sooyoung,………………
    keslahan kyuppa yang paling fatal tidak percaya diri bhwa sbnrnya dia mampu mnghidupi soo n baby

    tapi ga’ apalah kyuyoung saranghae

  5. hiks hiks hiks* sedihhhhh bgt yaa, kyuhyun berhati besarrrr, merelakan apa yg dlakuin soo buat dy…
    siwon jga setia bgt sama soo, mw soo jatuh terpuruk seperti apapun dy ttp ngebela soo (so sweet)
    makin cinta sma siwon oppa :p
    ending’a bkin gw nagissss, klo nie cerita djdiin film, 1 kotak tisyu abis kali :p sama aq
    T.O.P buat author yg bkin cerita’a… saluuuuttttttt #tepuktangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s