Cinderella ? {Part 5}

cinderella part 4

Title :Cinderella ?

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun
*Choi Siwon
*Victoria Song

Other Cast :
*Im Yoona
*Seo Joo Hyun
*Kim Taeyeon
*Shim Changmin
*Lee Donghae
*Leeteuk

Type : Series

Genre : Romance, Comedy,Family,Friendship

Rating : PG-15
Mian chingu ^^ updatenya lama. Internet author error dan baru bener

~Sooyoung POV~
“KYAAAAAAAAA!!!!!!” teriakku begitu melihatnya memelukku. Bagaimana bisa dia memelukku? Kemana guling itu?
“Biarkan sebentar begini..”ujarnya
Seketika aku malah terdiam. Jantungku berdetak keras. Apa sebentar lagi aku akan mati? bayangkan saja, kau dipeluk oleh seorang namja dan melihat wajahnya dari jarak sedekat ini.  Aigo.. Tunggu dulu.. kenapa aku membiarkannya memelukku?
“HIAAAT!!”

—————————Cinderella ?—————————

~Kyuhyun POV~
“HIAAAT!!” ujarnya sambil mendorongku. Spontan, aku terjatuh dari springbed ke lantai
“Appo..”
“Gwaenchanhayo?” tanyanya bodoh
“YA! Apa yang kau lakukan!” ujarku
“YA! Seharusnya aku yang bertanya begitu! Kenapa begitu aku bangun kau memelukku!” ujarnya
“MWO? Apa kau mengigau? Aku tidak memelukmu!”
“Jelas-jelas tadi kau memelukku!” ujarnya
“YA! Tidak mungkin! Di tengah kita kan ada guling..” kulihat guling pembatas itu sudah hilang entah kemana, bahkan jatuh di sebelahku
“See?” ujarnya
“Itu…ah sudahlah lupakan saja”

~Author POV~
“Pagi-pagi saja sudah berisik sekali, sebenarnya apa yang mereka lakukan?” ujar sang ratu yang tengah meminum secangkir teh
“Begitulah kalau masih muda. Masih bersemangat,”ujar ibu suri
“Sepertinya aku tidak begitu,” ujar sang ratu
“Justru itu aku bilang. Putri mahkota menambah keceriaan di istana ini. Bukankah akan menjadi bosan kalau istana selalu hening seperti dulu,” ujar ibu suri
“Aku tidak bisa membayangkan. Bagaimana kalau dia menjadi ratu nanti,” ujar sang ratu

—————————Cinderella ?—————————

~Sooyoung POV~
“Annyeonghaseyo putri mahkota,” ujar sang ratu
“Annyeonghaseyo yang mulia ratu,” ujarku
“Ibu Suri memintamu belajar bermain golf hari ini,” ujar sang ratu
“Algesseumnida, yang mulia ratu,” ujarku
Setelah memastikan ratu pergi aku menghela nafas. Apa saja yang harus kupelajari sebenarnya. Sepertinya banyak sekali.. Kulihat para dayang masuk ke kamarku
“Putri mahkota, latihan golfnya dimulai sekarang. Hwaiting!” ujar mereka
“Ah..bagaimana ini aku benar-benar lelah,” ujarku
Kurasakan dua orang dayang menarik tanganku
“Semangat! Putri mahkota,” ujar mereka
“Kuharap aku bisa”

~Kyuhyun POV~
“Pukulan yang bagus putra mahkota.”
Aku tersenyum melihat hasil pukulanku melambung tinggi. Tiba-tiba kurasakan sebuah bola mengenai kepalaku
“Aish..Nuguya?!” ujarku
“Mianhae,” ujarnya
“Kau..”
“Ibu suri memintaku belajar golf,” ujarnya
“YA! Itu yang kau sebut belajar?” ujarku
“Ya..kegagalan itu wajar dalam proses belajar. Sama seperti ulangan yang gagal, pasti pernah merasakannya,” ujarnya
“Aish..ini semua tidak ada hubungannya dengan ulangan yang gagal,” ujarku
Aku berjalan ke arahnya
“buat kakimu sejajar dengan bahu,” ujarku
Dia mengikutinya, tapi agak dilebihkan
“Ya! Itu kelebaran!” ujarku
“Ne arraseo. SONSAENGNIM,” ujarnya dengan penekanan pada sonsaengnimnya
“Lalu bungkukkan punggungmu sedikit,” ujarku
“Ne..”
“Pukul bolanya”
Kulihat dia memukul bola dan jaraknya 1 meter dari lubang
“Kurang keras. Biar kucontohkan,” ujarku
“Pukulnya seperti ini!” ujarku sambil memukul bolanya kencang
“Awas kyu itu!!!” ujarnya
“A…”
“Yang mulia ratu?” ujar para dayang
Aku menengok ke sumber suara. MWO? Itu..eomma?
“Eomma, gwaenchanhayo?” ujarku
“YA! Putra Mahkota! Kau belajar golf berapa tahun hah?” ujarnya
“Jeosonghamnida,” ujarku
“Latihan golf dihentikan! Dan kau putra mahkota, kau kuhukum tidur di paviliun barat malam ini!” ujarnya
“Mwo? Eomma tapi..”
“Atau kau mau ditambah?”
“Algesseumnida”

~Sooyoung POV~
Aku mondari-mandir di kamarku. Jujur, aku jadi merasa bersalah padanya. Gara-gara mengajari aku, dia tidak sengaja mengenai kepala yang mulia ratu dengan bola golf dan disuruh tidur di paviliun barat. Kulihat dari jendela, hujan mulai turun. Aigo..pasti beberapa bagian di paviliun barat bocor. Aku tidak bisa membiarkan ini semua..

~Kyuhyun POV~
Aku berusaha berlindung di tempat yang tidak bocor. Aish..ada apa dengan istana ini, bahkan ada paviliunnya yang diterlantarkan bocor begini atapnya. Bagaimana mungkin juga ratu tega membiarkanku di sini saat hujan, bagaimanapun juga beliau eommaku. Eomma macam apa itu. Aigo… ini semua gara-gara kebodohanku. Kenapa aku mengajarinya dan tidak hati-hati sampai mengenai kepala eomma.. aish..
Tuk tuk tuk.. Kudengar pintu diketuk. Apa itu dayang suruhan eomma yang menyuruhku pindah?
“Masuklah!!” ujarku
Aku tersentak melihat yang masuk adalah dia. Cho Sooyoung, dan dia membawa payung
“Ya! Apa yang kau lakukan di sini!” ujarku
“Aku tidak bisa tidur dalam rasa bersalah! Kau dihukum di sini karenaku, makanya..”
“Aku dihukum di sini karena salahku tidak hati-hati. Kau tidak salah!” ujarku
“Jelas-jelas itu karena mengajariku,” ujarnya
“Itu bukan karenamu, cepat kembali ke paviliun yang lebih aman. Apa kau tidak lihat di sini bocor?” ujarku
“Lebih baik aku di sini daripada merasa bersalah di sana!” ujarnya
“Kubilang kau tidak salah! Aku tidak bisa membiarkan yeoja tidur di sini dengan kondisi atap bocor!” ujarku
“Aku bersalah!” ujarnya
“Kau tidak salah!”ujarku
“Bersalah!”
“Tidak bersalah!”
“Terlepas aku salah atau tidak, aku tidak bisa membiarkan nampyeonku tidur di tempat seperti ini sendirian sedangkan aku tidur dengan nyaman di paviliunnya!” ujarnya
Aku terdiam beberapa saat.
“Kau…menyebutku nampyeonmu?” ujarku
Dia mengangguk
“Semua orang tahu itu bodoh. Jadi aku tidak akan membiarkanmu di sini sendirian!” ujarnya lalu duduk di sebelahku sambil memegang payung
Seketika aku tersenyum
“Gomawo,” ujarku
“Untuk?”
“Merasa bersalah,” ujarku

—————————Cinderella ?—————————

~Author POV~
Seorang dayang istana berlari menuju kepala dayang Lee
“Gawat kepala dayang Lee, gawat!!” ujarnya
“Ada apa dayang Jung?” ujarnya
“Putri Mahkota menghilang dari paviliun putra mahkota!!” ujar dayang itu
Seketika kepala dayang Lee hanya diam dan melangkahkan kakinya
“Bagaimana ini, kepala dayang Lee?”
“Tenang saja, kurasa aku tahu dia dimana”

~Kyuhyun POV~
Aku terbangun. Kulihat dia menyandarkan kepalanya di bahuku. Hari sudah pagi dan hujan sudah berhenti
“Irreona..” ujarku
“Hm..” ujarnya
“Cho Sooyoung, irreona..” ujarku
Aku memegang tangannya. Kurasakan tangannya panas
“Kau demam?”
Dia hanya diam. Aku memegang dahinya. Omona, dia demam?
“Cho Sooyoung, gwaenchanhayo?”
“Aku pusing..” ujarnya
Aku menggendongnya. Badannya sangat lemas. Dasar bodoh. Lagi-lagi dia berbuat bodoh demiku. Dan sekarang korbannya adalah demam. Apa dia tidak bisa berhenti membuatku panik hah. Aku menggendongnya ke paviliunku. Kulihat para dayang yang melihat kami kaget, termasuk kepala dayang Lee
“Kepala dayang Lee, tolong panggilkan tabib istana dan hari ini kami berdua tidak sekolah”
“Algesseumnida putra mahkota”

—————————Cinderella ?—————————

~Sooyoung POV~
Aku mengerjap-ngerjapkan mataku. Kulihat dia tertidur di sebelahku. Masih mengenakan piyama yang sama dengan kemarin. Aku berusaha mengubah posisi duduk dan kulihat dia terbangun
“Kau..”
“YA! Cho Sooyoung apa kau tidak bisa berhenti membuatku panik hah?” ujarnya kesal
“Ya! Kau baru bangun saja sudah memarahiku!” ujarku
“Apa kau tidak tahu! Aku sangat khawatir padamu!” ujarnya
“Kau..”
“Bagaimana kalau terjadi sesuatu padamu hah? Rasa bersalahmu tidak ada apa-apanya dibandingkan denganku!” ujarnya
“Mianhae..” ujarku
Kurasakan dia memelukku. Omona dia..memelukku? Seorang cho kyuhyun?
“Kumohon jangan mengulanginya lagi..” ujarnya
“Arraseo..” ujarku

~Kyuhyun POV~
Kenapa….aku jadi memeluknya dan memarahinya.. aish..apa yang kulakukan? Aku benar-benar tidak mengerti dengan diriku, perasaanku, dan apa yang kulakukan. Semuanya seperti tidak bisa dikontrol kalau aku bersamanya. Aku melepaskan pelukanku
“Kau..masih pusing?” tanyaku
Dia menggeleng. Aku memegang dahinya. Sudah tidak sepanas tadi. Aku membawakan makanan yang dibawakan dayang tadi
“Makanlah agar kau cepat sembuh,” ujarku
“Kau..tidak sekolah?” tanyanya
“Kalau aku ke sekolah tanpamu, bisa-bisa orang-orang mencurigainya. Lalu mulai membuat gossip aneh-aneh,” ujarku
“Begitukah?” tanyanya
Aku mengangguk
“Ayo buka mulutmu,” ujarku
“Memangnya aku anak kecil yang…”
Aku memasukkan sendok itu ke mulutnya
“Kau itu baru sadar dari pingsan. Tenagamu pasti lemah meski untuk makan sekalipun,” ujarku
“Gomawo”
“Ne”

~Author POV~
“Aigo..manisnya” ujar seorang dayang dengan suara pelan yang mengintip dari ambang pintu paviliun putra mahkota
“Aku juga mau disuapi seperti itu..” ujar dayang yang lain yang ditanggapi dengan sentilan di dahinya oleh dayang di sebelahnya
“Kenapa kau menyentilku!” protesnya dengan suara pelan
“Apa kau gila hah? Bagaimana bisa kau mengharapkan seseorang yang sudah memiliki istri, apalagi dia seorang putra mahkota!” ujar dayang yang lain
Dari kejauhan, dayang itu melihat sosok sang kepala dayang lee berdiri dan menatap mereka. Spontan, mereka semua berlari keluar dari paviliun putra mahkota dan diikuti dengan gelengan kepala dari kepala dayang lee

—————————Cinderella ?—————————

~Victoria POV~
Aku mengikuti kelas yoga untuk ketenangan diriku. Aku harus bisa berpikir jernih. Aku harus mencari cara yang tepat dan perlahan tapi pasti untuk mendapatkan kyuhyun kembali. Setelah selesai kelas, aku berniat merapikan barang-barangku. Kudengar sonsaengnim berkata
“Kau mengenal namja itu?” tanyanya
Aku menengok ke arahnya
“Ah..ini..”
“Kau bisa menjadikanku tempat bercerita, victoria,” ujar min young sonsaeng
“Sebenarnya…”

~Kyuhyun POV~
Keesokan harinya kami masuk sekolah karena kondisinya membaik. Sesampainya di kelas, mereka bertiga berubah wajahnya menjadi ceria
“Annyeong soo ah!! Kenapa kemarin kau tidak masuk?” tanya leeteuk
“Aku..”
“Kami ada urusan di istana,” ujarku
“Ne!” ujarnya
“Kelas ini sangat sepi kemarin,” ujar donghae
“Jinjjayo?” tanyanya
Lee donghae, tetap saja sangat pintar mengambil hati yeoja. Aku berjalan ke mejaku, melihat sebuah amplop putih. Aku membukanya, ini tulisan yang sangat kukenali
“Aku..pergi sebentar ya”

~Victoria POV~
Aku berdiri di taman sekolah, menarik nafas dalam.. aku pasti bisa mendapatkannya kembali…

Flashback
“Jadi begitu ceritanya..” ujar minyoung sonsaeng
Aku mengangguk
“Apa yang harus kulakukan sonsaengnim?” tanyaku
“Victoria dengarkan aku,” ujarnya
“Kau tahu cerita diana-charles-camilla?” tanyanya
“Ne..” ujarku
“Cinta pertama itu, bagaimanapun akan lebih kuat victoria ssi” ujarnya
“Sonsaengnim yakin?”
Dia mengangguk
“Perjuangkan cintamu, victoriassi”
Flashback End

“Apa lagi yang mau kau jelaskan?” tanyanya yang membuatku menoleh
“Aku yakin, kau pasti datang..” ujarku
“Kau punya waktu 5 menit menjelaskan alasanmu menyuruhku kemari,” ujarnya
“Aku…sudah meninggalkan dunia entertaint,” ujarku
“Lalu?”
“Lalu?” tanyaku
“Apa aku memintanya?” ujarnya dingin
“Oppa..”
“Kalau kau mau mengatakan ini semua, katakan beberapa bulan lalu saat kau memilih popularitas menjadi idol dibandingkan aku,” ujarnya dingin
“Aku..”
“Sudah selesai? Baiklah aku kembali. Annyeonghaseyo” ujarnya
Aku berlari dan memeluknya dari belakang
“Bogoshipoyo..” ujarku
Kurasakan dia melepaskan tanganku
“Aku sudah tidak punya perasaan apapun lagi padamu, jadi tidak ada gunanya kau melakukan ini semua,” ujarnya lalu pergi
Kyuhyun…aku berjanji..semua ini akan kembali seperti dulu..

—————————Cinderella ?—————————

~Sooyoung POV~
“Apa ini betul-betul putra mahkota?”
“Omona..aku tidak percaya ini!”
“Siapa yeoja itu?”
Aku mendengar suara banyak orang seperti itu di dekat papan pengumuman, sebenarnya ada apa? Aku berjalan ke arah sana, kulihat tae, yoona, dan seo menghalangiku
“Wae?” tanyaku
“Kurasa terjadi salah paham di sini, lebih baik kau tidak melihatnya,” ujar tae
“Ada apa sebenarnya?” tanyaku
“Ini pasti salah paham, pasti yeoja itu yang genit! Aku yakin!” ujar yoona
“Kalua begitu biarkan aku lewat, aku penasaran,” ujarku
“Sudahlah youngie..” ujar seo
Aku masuk di antara mereka, kulihat beberapa yeoja yang menggerumuni papan itu mundur. Aku melihat foto di papan pengumuman itu. Itu..kyuhyun..memegang tangan seorang yeoja. Apa yang mereka pikirkan sebenarnya
“Youngie..”
Aku terpikir akan sebuah ide. Aku mengambil spidol dan menulis di foto-foto itu.
‘Perbuatan orang bodoh’ tulisanku yang menunjuk 2 foto itu. Spontan kudengar tawa orang-orang di sekitar papan itu

—————————Cinderella ?—————————

~Siwon POV~
Aku duduk di kelasku. Sejak dia pindah ke kelas khusus, sebelahku kosong. Tiba-tiba kulihat seorang yeoja duduk di sana
“Annyeong siwonssi” ujarnya
“Annyeong victoria ssi” ujarku
ya, aku mengenalnya. Dia adalah salah satu murid kelas yoga eomma. Namanya victoria
“Aku memiliki sebuah tawaran untukmu,” ujarnya
“Tawaran?”

—————————Cinderella ?—————————

~Kyuhyun POV~
Tinggal 19 hari menuju hari ujiannya. Dia belajar makin sibuk
“Sebenarnya seperti apa ujiannya?” tanyanya
Aku mengisyaratkan tidak tahu
“Aku bukan ratu, jadi aku tidak tahu,” ujarku
“Heuh..ini benar-benar melelahkan..” ujarnya
“Tenanglah, setelah ujiannya selesai kau bisa melakukan apapun yang kau mau,” ujarku
“Bagaimana kalau gagal?” tanyanya
“Kau bisa mengulangnya tahun depan,” ujarku
“Aku tidak suka mengulang,” ujarnya sambil menyandarkan kepalanya ke meja
Aku mengambil segelas air putih dan ingin menaruhnya di sampingnya, bermaksud memberinya minum. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Air putih itu tumpah ke bukunya
“Kyaaa!!” ujarnya lalu mengambil buku itu
“Ya! Apa yang kau lakukan!” ujarnya
“Aku..tadinya aku ingin memberimu minum, malah tumpah ke sana,” ujarku
“Aigo!! Bagaimana ini!!”
Seketika aku mendapatkan ide
“Kurasa..ada cara yang bagus mengeringkannya”

~Sooyoung POV~
Aku menahan tawa melihatnya mengeringkan halaman di buku itu dengan hairdryer
“Ya! Sudah jangan tertawa, pegang halamannya yang benar” ujarnya
“Aku tidak tertawa,” ujarku
“Aish..kenapa aku selalu terkena sial kalau ingin membantumu,” ujarnya
“Itu karena kau berbintang aquarius. Sukanya menumpahkan air,” ujarku
“Ya! Apa hubungannya dengan aquarius!” ujarnya
“Si pembawa air,” ujarku
Setelah selesai mengeringkan buku itu, kulihat ada halaman yang menempel
“Bagaimana ini?” tanyaku padanya
“Aish..dipisahkan saja,” ujarnya lalu memisahkan halaman yang menempel itu. Spontan, beberapa bagian yang menempel tertarik
“Kyaa!! Tulisannya hilang!!” ujarku
“Jinjjayo?” ujarnya
“Eottokhe!! Aku belum membacanya!!” ujarku
“Halaman..501 dan 502..Berarti ini tentang solusi masalah istana,” ujarnya
“Aigo!!! Bagaimana ini!! Itu pasti halaman yang penting!!” ujarku
“Aku..juga tidak terlalu mengerti soal solusi masalah istana..” ujarnya
“YA! Kau kan putra mahkota! Bagaimana bisa kau tidak terlalu mengerti!” protesku
“YA! Akukan bukan raja!”ujarnya
“Lalu bagaimana kalau ratu melihat halaman ini hilang?” ujarku
“Kurasa…aku punya cara memanipulasi itu,” ujarnya”Memanipulasi?”
Dia mengangguk
“Kau tahu, aku bisa mereplika tulisan di buku ini,” ujarnya
“YA! Kau..”
“Sudahlah, dia tidak akan tahu. Yang penting kau tidak dimarahi karena tulisannya hilang arraseo?”
Kulihat dia mulai mereka-reka tulisan dari sisa kertas yang menempel. Apa boleh buat

~Kyuhyun POV~
“Kurasa ini tulisan wangja,” ujarnya
“Kurasa begitu,”ujarku lalu menulisnya
“Kau lebih cocok jadi ahli strategi perang, mereplika tulisan di buku saja kau bisa. Benar-benar kriminal,” ujarnya
“Sudah kau tenang saja,” ujarku
Kami mulai mereka-reka tulisan hingga sebuah tulisan tidak terlihat
“Ini sudah tidak terlihat,” ujarku
“Lalu bagaimana?” ujarnya
“Ya sudah, kita terka saja,” ujarku
“MWO?”

~Sooyoung POV~
“Selesai!” ujarnya sambil melihat hasil terkaan kami
“Apa kau yakin ini benar?” tanyaku
“Pasti benar”

—————————TBC—————————
RCL ^^~

53 thoughts on “Cinderella ? {Part 5}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s