After Story It’s Cold [Time Machine-Part 4]

time machine sooyoung tiffany

Title :Time Machine Part 4-End [After Story FF It’s Cold]

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Choi Siwon
*Cho Kyuhyun
*Tiffany Hwang

Other Cast :
*Choi Soojin
*All SNSD Member

Type : Oneshoot

Genre : Romance, Friendship

Rating : PG-15

~Author POV~
Seorang yeoja tengah menggendong seorang bayi berusia 1 bulan. Ia tersenyum, memandang wajah malaikat kecilnya yang sudah tertidur. Perlahan ia memasuki kamar sang bayi dan menaruhnya dalam ranjang bayi. Ia tersenyum melihat bayi yang mengenakan baju biru, kaos kaki kecil, dan memakai sepasang sarang tangan kecil seperti kantong di tangannya. Seketika ia kembali teringat..akan masa lalunya

——————————————————

~Sooyoung POV~
Aku tersenyum melihat wajahnya yang sedang tertidur. Dia seperti malaikat. Aku menyelimutinya. Kurasakan tangannya memegang jariku. Cho Soohyun, malaikat pelindungku. Jika saja tidak ada dia, mungkin aku sedang terpuruk mengetahui perbuatan asli namja jahat bernama Choi Siwon itu. Seketika aku kembali ingat…dulu aku ingin sekali keajaiban datang untuk memundurkan waktu..atau mengubah takdir..

Flashback
“Youngie, makanlah. Kau sudah seharian mengurung diri di kamar,” ujar eomma
Aku tidak mempedulikannya. Aku menangis di kamar dalam diam. Aku tidak menginginkan ini semua..
“Youngie, eonni membawakanmu es krim chocomint. Makan ya?” ujar soojin eonni
Aku juga tidak mempedulikannya. Aku benci semua kenyataan ini. Aku tidak mau meninggalkan siwon oppa… Aku tidak mau..
“YA! Choi Sooyoung! Bukakan pintunya! Ada apa denganmu hah!” ujar soojin eonni yang kudengar
“Aku tidak mau makan!” ujarku
“YA! Kau mau mati hah!” ujarnya
“Biarkan saja aku mati kalau begitu!” ujarku
“APA KAU GILA HAH! Bukakan pintunya!” ujar soojin eonni
Aku terdiam. Menutup telingaku. Aku merasa pusing, tubuhku lemas, kudengar seorang namja berkata
“Youngie..ini aku”
Aku terdiam, kembali menitikkan air mata. Kenapa orang yang paling kubenci justru datang ke sini
“Youngie, jika kau tidak membukakan pintu aku akan mendobraknya” ujarnya
Aku terdiam. Seketika aku merasa pusing. Semuanya menjadi gelap. Samar-samar kudengar pintu kamarku benar-benar didobrak
“YOUNGIE!”
Setelah itu aku tidak mendengar apapun lagi. Apa aku sudah mati? Pertanyaan itu kutanyakan pada diriku sendiri. Namun aku salah. Aku terbangun di dalam sebuah ruangan. Semuanya putih. Ini surga? tidak mungkin, aku tidak akan masuk surga karena bisa dibilang kematian bunuh diri
“Kau sudah sadar?” ujar seorang namja di sebelahku yang membuatku tahu. Aku masih hidup. Aku masih merasakan sakit yang sama. Penderitaan yang sama
“Aku mau pulang” ujarku
“Kau masih lemah. Ini berbahaya bagi..”
“AKU MAU PULANG!” ujarku
Aku berniat melepas infusku. Dia menahanku dan memelukku
“LEPASKAN AKU!”
“Kumohon..kau boleh membenciku. Tapi dia tidak salah apa-apa..” ujarnya lemah. Aku tahu dia menitikkan air mata. Aku terdiam. Tidak bisa berkata apa-apa. Seketika aku justru menangis di depannya
“Ne. AKU SANGAT MEMBENCIMU! KAU SUDAH MENGHANCURKAN SEMUA HIDUPKU! AKU SANGAT MEMBENCIMU CHO KYUHYUN!!” ujarku memukulnya lemah
“Youngie…mianhae..jeongmal mianhae..” ujarnya
Aku hanya bisa menangis dan kudengar berkali-kali dia mengatakan saranghae. 
“Kumohon youngie..setidaknya jangan menyiksa dirimu..dia tidak bersalah sama sekali,” ujarnya
Aku terdiam. Perkataan kyuhyun memang benar.. Tapi aku juga tidak bisa bersama siwon oppa karenanya.. Apa yang harus kulakukan. Seketika aku sadar akan satu hal
“Bumonimku..”
“Mereka di rumah, menyiapkan barang-barangmu. Dan..kau tenang saja..karena mereka tidak tahu,” ujarnya
Aku terdiam. Entah aku harus senang atau tidak, setidaknya bumonimku tidak tahu tentang ini semua
“Tadinya aku ingin memarahimu karena kau tidak menceritakan hal ini padaku dan berusaha membunuhnya. Apa kau tidak tahu itu dosa besar hah?” ujarnya
Aku menahan air mata
“Tapi aku sadar kalau mungkin..sebagian besar orang di posisimu akan melakukan hal yang sama..” ujarnya
Aku menyeka air mataku. Kurasakan tangannya memegang tanganku
“Aku..tidak akan kabur dari masalah,” ujarnya
Aku menatapnya
“Aku..akan berhenti dari SM,” ujarnya
Aku kaget mendengarnya. Dia..berhenti dari SM? Apa dia gila? Dia sudah mendapatkan semua mimpinya. Dia sudah menjadi penyanyi profesional. Punya banyak fans. Dan dia.berhenti begitu saja?
“Kau sudah berhenti dan kurasa…aku akan mengikuti jejakmu,” ujarnya
“A..”
“Jadi kita impas?” tanyanya
Aku terdiam. Cho Kyuhyun..apa kau tidak tahu. Dengan melihatmu melepaskan impianmu..demi aku..aku tidak bisa membencimu.. tapi aku tidak tahu apa yang harus kulakukan..
“Aku berjanji..kita mulai dari awal..meski berat,” ujarnya
“Aku..butuh waktu memikirkannya,” ujarku
“Aku akan menunggumu..” ujarnya
Aku tidak bisa mengatakan padanya..kalau aku adalah yeojachingu siwon oppa..jadi semuanya tidak bisa semudah itu. Aku..harus memutuskan siwon oppa.. meski berat.. jika aku memilih menikah dengannya. Tapi.. apa yang harus kulakukan..
Flashback End

Aku menyeka air mataku mengingat semua kejadian itu. Aku bersyukur. Aku sangat bersyukur.. Soohyun bertahan. Dia anak yang kuat. Soohyun ah..maafkan eomma..karena dulu.. eomma bahkan membencimu..dan berusaha melenyapkanmu..

Flashback
Akhirnya aku bertekad mengatakan ini semua pada siwon oppa.. aku tidak bisa bersamanya.. Aku menitikkan air mata.. andai aku punya mesin waktu..aku akan kembali ke masa lalu dan tidak ikut pesta bodoh itu.. Kulihat siwon oppa duduk di ayunan sebelahku. Dia menyeka air mataku
“Uljima” ujarnya
“Oppa..” tangisku pecah di pundaknya
“Hei, kau kenapa?” tanyanya
“Oppa…mianhae..jeongmal mianhae” ujarku. Oppa…aku..sama saja mengkhianatimu..
“Youngie..”
“Aku…Kyuhyun oppa..” ujarku pelan
Aku tidak sanggup mengatakannya..aku tidak sanggup menatapnya..aku..tidak bisa..aku terduduk di tanah, menangis. Hanya itu yang bisa kulakukan
“Youngie..sebenarnya ada apa..”
“Aku..tidak bisa mengatakannya..” ujarku
“kau tidak perlu mengatakannya.. kau cukup memberiku isyarat” ujarnya
Aku terdiam. Aku harus melakukannya..aku sudah mengkhianatinya..dan aku tidak pantas untuknya.. aku melepaskan cincin darinya, menaruhnya di tangannya
“Kumohon oppa…berbahagialah dengan yeoja yang benar-benar bisa membahagiakanmu” ujarku
Dia memegang tanagnku
“Youngie..bagiku kau sudah lebih dari cukup.” ujrnya
“Aku..tidak bisa oppa..aku..”
“Kau dijodohkan dengan kyuhyun oleh bumonimmu?”
Aku mengangguk
“Kau mengatakan pada mereka kau punya namjachingu?”
 Aku mengangguk
“Kau mengatakan namjachingumu adalah aku?”
Aku menggeleng
“Kalau begitu aku akan bertemu bumonimmu. Kurasa mereka..”
“Semuanya sudah tidak ada gunanya oppa..” ujarku
“Waeyo?” tanyanya
“Mereka sudah mengatur semuanya..semua..” ujarku. Mereka sudah mengatur pernikahanku dan kyuhyun, oppa
“Kalau begitu…kita pergi bersama” ujarnya memegang tanganku
  Aku menarik tanganku
“Aku sudah melakukannya berbulan yang lalu kalau..”
“Kalau..?”
Kalau saja tidak ada bayinya dalam perutku. Aku tidak bisa mengatakan itu.. aku berdiri dan meninggalkannya..
“mianhae oppa….” ujarku lalu pergi
Aku menangis.. aku sudah melepaskannya..setidaknya..dia bisa mencari yeoja yang lebih pantas untuknya.. yang lebih bisa membahagiakannya..bukan aku..
Flashback End

“Aku tidak menyesal melakukan semua itu soohyun ah,” ujarku padanya
Aku menatap wajahnya..benar kata mereka. Dia sangat mirip kyuhyun. Apalagi wajah tidurnya..

Flashback
“Youngie, bagaimana bisa uri shiksin makan soup saja?” tanya yoona
“Aigo.yoona, semua orang yang akan menikah harus begitu! Apalagi dia menikah 2 minggu lagi. Bagaimana kalau baju pengantinnya tidak muat!” ujar taeyeon
“Hahahaha “tawa mereka semua
Aku tersenyum sekilas. Taeyeon terlihat bahagia.. Mungkin aku juga akan terlihat seperti itu..jika yang akan menikah denganku adalah siwon oppa..
“Aku ingin jus yang segar. Menurut kalian apa” ujar taeyeon
“Strawberry?” tanya yoona
“tidak mau” ujar taeyeon
“Jeruk?” tanya yuri
“Aish..apalagi itu” ujar taeyeon
“Sepertinya ini enak, mango splash” ujar sica
“Wuah, terdengar enak, campuran buah apa saja itu?” tanya taeyeon
“mango, orange, pineapple?” tanya sica yang membuat taeyeon menjitaknya
“YA! Kenapa kau menjitakku!”
“Apa kau bodoh hah! Aku sedang hamil bagaimana bisa aku minum jus Pineapple hah?” tanya taeyeon yang membuat semuanya tertawa
Aku terdiam. Seketika keinginan itu kembali dalam hatiku.. Keinginan kabur dari pernikahanku dengan kyuhyun. Kami memesan jus dan tak lama kemudian, pelayan membawakannya
“Jus strawberry 5″ ujarnya
“Jus apel 1″ ujarnya
“Mango splash 3″ ujarnya
Aku terdiam sebentar. Kurasa setelah minum ini, aku akan kehilangannya. Setelah itu aku bisa kabur dari pernikahanku dan kyuhyun. Dan mungkin, kembali ke siwon oppa.. Aku mengambilnya.. Tapi hati kecilku terus mengatakan tidak. Aku menaruhnya kembali.. Aku tidak bisa melakukannya..
“Aku lupa! Hari ini aku harus menemui eo nya. Annyeong” bohongku
“Ne annyeong. Hati-hati ya” ujar mereka
Aku pergi ke tempat itu. Ayunan itu. Aku menangis.. Seharusnya siwon oppa di sini dan menenangkanku..
“Aku tidak bisa..” ujarku. Aku tidak bisa membunuhnya..tapi aku tidak bisa menerimanya juga..
Kulihat namja itu datang. Bagaimana bisa dia mengetahui tempat ini.. Aku berdiri dan dia menahan tanganku
“AKU SANGAT MEMBENCIMU CHO KYUHYUN” ujarku
Kurasakan dia memelukku hangat. Aku ingin melepaskannya. Tapi harus kuakui..aku membutuhkannya..
“Kau..boleh membenciku…tapi kumohon..jangan membencinya..” ujarnya
“Kyuhyun oppa..” tangisku
“Seberapa keras kau mencoba membunuhnya..itu hanya akan membuatmu terluka..” ujarnya
Aku terdiam..darimana dia tahu itu semua..
“Aku mengikuti semua langkahmu..aku takut..terjadi sesuatu padamu..” ujarnya
Dia..mengkhawatirkanku?
“Kumohon beri aku kesempatan..kita perbaiki semuanya..” ujarnya
“Kyuhyun aku..sudah memiliki..namjachingu,” ujarku
Dia terdiam
“Dan..ini semua tidak akan..semudah itu..” ujarku
Flashback End

Aku terdiam mengingat semua memori itu…Pengkhianatan siwon oppa yang kemudian kuketahui.. Aku menyeka air mataku. Tidak ada gunanya mengingat itu semua, sekarang aku sudah bahagia. Dengan soohyun di sisiku
“Soohyun ah. Kalau eomma bisa kembali ke masa lalu..”
Aku tersenyum menatapnya
“Eomma akan kembali ke saat namja jahat itu menyatakan cintanya pada eomma dan eomma akan mengatakan tidak,” ujarku
“Lalu..eomma akan menerima appamu Cho Kyuhyun, dan akan menikah dengan cara yang lebih baik. bukan seperti ini,” ujarku
Aku tertawa kecil dan mencium malaikatku, Cho Soohyun.
“Saranghae”
~Sooyoung POV End~

——————————————————

~Tiffany POV~
Aku menekan bel pintu rumah itu.. aku harus mengatakannya

Flashback
Aku sedang membantu siwon oppa merapikan apartmentnya. Tiba-tiba aku tidak sengaja menjatuhkan sebuah kotak. Aku membukanya.. kotak ini berisi banyak barang kembar, bahkan ada cincin di sana. Apa dia..mau menghadiahkan ini untukku? Tiba-tiba aku melihat sebuah surat di dalam sana. Aku membukanya
“Oppa, aku mengembalikan semua ini padamu. Terima kasih karena selama ini telah membodohiku”
Aku terdiam membacanya. Tulisan ini..sepertinya aku pernah melihatnya..Ini tulisan salah satu memberku! Aku membuka galleryku di cellphone dan mencoba mencocokkan tulisan ini dengan tulisan member di autograf. Hingga aku menemukan satu tulisan yang cocok dengan tulisan ini.. Youngie?
“Fany ah apa yang kau..”
Aku menatapnya
“Apa hubunganmu dengan youngie oppa?” tanyaku
Dia terdiam
“kau bicara apa?” ujarnya
“Kalian berpacaran di belakang kami semua?” ujarku
Dia mengabaikanku
“JAWAB OPPA”
“Ne. Itu benar,” ujarnya
“N..Ne?”
“Kami berpacaran di belakang kalian semua. Aku yang menyuruhnya merahasiakan ini semua. Dan kami sudah putus karena cho kyuhyun,” ujarnya
“A..Apa?”
Dia merapikan barangnya lagi
“Oppa..”
“Fany ah…bisakah kau tidak menanyakannya lagi?” tanyanya
“Kau..masih mencintainya?” tanyaku
Dia terdiam
“Dan karena itu..oppa menolak pernyataanku dan mengatakan aku yeodongsaeng bagi oppa..?” tanyaku
“Ne,” ujarnya
Aku menahan air mata
“Dan itu alasan oppa..tidak datang ke pernikahan mereka?” tanyaku
“Ne,” ujarnya
“Lalu..membodohi..apa maksudnya?” ujarku
Kulihat dia terduduk di sofa. Aku duduk di sampingnya
“Ceritakan padaku oppa..” ujarku
“Akulah yang mempersatukan mereka..” ujarnya
“Kenapa..kau menyakiti dirimu sendiri? Kurasa dia juga..”
“Dengan membenciku, dia akan melupakanku perlahan, dan belajar mencintai kyuhyun, fany ah,” ujarnya
“Apa yang..oppa lakukan..?” ujarku
“Aku..berpura-pura mengkhianatinya,” ujarnya
“N..ne?”
Flashback End

Kulihat dia membukakan pintu
“Annyeong fany ah!! Bogoshipo!!” ujarnya
“Nado youngie” ujarku memeluknya
“masuklah,” ujarnya
Aku masuk ke dalam
“Soohyun mana?” tanyaku
“Dia tidur di kamarnya. Ada apa fany ah?” tanyanya
“Aku..ingin menyampaikan..satu hal padamu..” ujarku
“Ne?”
“Aku..tidak bisa membiarkanmu salah paham..lebih dari ini..” ujarku
“Salah..paham?”
Aku mengangguk
“Tentang siwon oppa” ujarku
“Fany ah, kalau soal itu aku..”
“Dia tidak benar-benar mengkhianatimu saat itu,” ujarku
“Dari mana kau bisa berkata begitu?”
“Dari sini,” ujarku menunjukkan kotak itu
“Dia masih menyimpannya,” ujarku
“Hanya dengan dia menyimpannya kau bilang dia tidak benar-benar mengkhianatiku?” tanyanya
“Dia sendiri yang menceritakan padaku,” ujarku
“Apa yang..dia bilang..”
~Tiffany POV End~

——————————————————

~Kyuhyun POV~
Aku pulang ke rumah. Kulihat rumah sangat sepi. Apa dia sudah tidur? Aku masuk ke kamar soohyun, soohyun sudah tertidur pulas. Aku keluar dari kamarnya, menutup pintu pelan. Kulihat youngie duduk di taman dekat kolam. Aku duduk di sebelahnya
“tidak baik malam-malam di sini. udara dingin,” ujarku
“Cho Kyuhyun, saranghae?” tanyanya
“nan neol saranghae,” ujarku
“Kalau begitu..kau tidak akan merahasiakan apapun dariku?” tanyanya
Aku mengangguk
“Apa yang kau minta pada siwon oppa?” tanyanya yang membuatku terdiam
“Ne?”
“Apa yang kau katakan padanya?’ tanyanya
“Aku tidak mengerti apa yang kau..”
“Kau hanya perlu menjawab apa yang kau minta,” ujarnya
Aku terdiam
“baiklah, kau cukup bilang ini kenyataan atau kebohongan. Apa benar kau meminta pada siwon oppa untuk membuatku membencinya?” tanyanya
“Itu..”
“Kau hanya perlu berkata itu kenyataan atau kebohongan kyu,” ujarnya
Aku menatap matanya. Aku…
“Ne, itu kenyataan,”ujarku
Aku terdiam. Aku siap dengan semua resikonya.. Lambat laun dia pasti akan mengetahuinya..
“Kau hanya memikirkan perasaanmu sendiri,” ujarnya
“Kau salah soal itu, karena aku meminta hyung melakukan itu karena aku memikirkan perasaanmu,” ujarku
Dia menatapku
“Kau terus-terusan menyiksa dirimu dan Soohyun yang masih di kandunganmu karena rasa bersalahmu pada siwon hyung. Aku tidak sanggup melihat semua itu. Dan kurasa satu-satunya cara untuk mengubah itu semua hanya dengan membuatmu membenci siwon hyung,” ujarku
“Dan kau membiarkan perasaan siwon oppa tersakiti?” ujarnya
Aku terdiam
“Aku..sudah siap dengan semua resikonya..Tapi sungguh, aku tidak pernah berniat membodohimu, menyakiti siwon hyung, dan..”
Kurasakan dia memelukku
“Aku tidak peduli dengan semua itu kyu..” ujarnya
“Youngie..”
“Bagiku itu adalah takdir. Aku..tidak peduli dengan bagaimana caranya..terima kasih..telah jujur padaku..” ujarnya
Aku mengelus kepalanya perlahan
“Tadinya kukira kau akan marah,” ujarku
Dia menggeleng
“Aku hanya kesal, kenapa kau tidak memberitahu ini padaku? Kau membuatku menjadi jahat pada siwon oppa yang mempersatukan kita,” ujarnya
“Mianhae”
Dia memelukku
“Ne”

——————————————————

~Siwon POV~
Bel pintu rumahku berbunyi. Aku melangkahkan kakiku ke sana. Aku membukakan pintu. Kulihat youngie berdiri di sana
“Youngie..”
“Annyeong oppa..” ujarnya
“Ne..” ujarku
Aku membiarkannya masuk ke dalam.
“Kyuhyun tidak ikut?” tanyaku
“Ani..dia sedang bekerja,” ujarnya
Aku mengangguk mengerti
“Kau banyak berubah..” ujarku
Kulihat dia tersenyum
“Oppa juga..” ujarnya
“Oppa..maksud kedatanganku ke sini.. aku ingin meminta maaf..” ujarnya
Aku terdiam
“Selama ini aku sudah salah paham padamu. Aku membencimu. Aku mengatakan kau jahat padahal..justru kau lah yang menyadarkanku. kau lah yang membuatku lebih tegar..” ujarnya
“youngie..”
“Terima kasih oppa..” ujarnya
Aku tersenyum
“Oppa..kumohon lupakanlah aku, carilah penggantiku,”ujarnya
“Aku..jujur aku tidak bisa kalau soal itu,” ujarku
“Kau akan membuatku merasa bersalah oppa,” ujarnya
“Youngie…”
Kulihat dia membawa kotak itu..bagaimana bisa..ada di dia?
“Kita buang ini..bersama ya?” ujarnya
“Youngie..”
“Aku sudah membuka lembaran baru. Aku ingin oppa pun begitu..” ujarnya
“A.Aku..”
“Jebal oppa..” ujarnya
“Ne..” ujarku
Kami pergi ke ayunan itu. Ayunan dimana kami jadian, berpisah, dan tempat kami bersama dulu..
“Tempat ini sudah tidak rahasia,” ujarku
“Waeyo?” tanyanya
“Kyuhyun sudah mengetahuinya,”ujarku
Kulihat dia tersenyum
“Kau harus membawa pasanganmu ke sini oppa,” ujarnya
“Kuharap aku bisa,” ujarku
“Youngie..aku tidak menyesal telah merelakanmu untuknya,” ujarku
“Aku tidak menyesal..pernah mengenal orang sebaik dan setulus oppa,” ujarnya
Aku tersenyum mendengarnya. Dan aku tidak menyesal youngie..telah membiarkan orang yang kucintai bahagia. Meski menyakitkan bagiku. Meski kalau saja kau tahu, sampai sekarang aku masih mencintaimu. Dan mungkin selamanya. Youngie..jika aku bisa kembali ke masa lalu, aku akan kembali ke saat hari dimana aku ingin menyatakan perasaanku. Jika aku bisa, aku tidak akan pernah menyatakannya dan membiarkanmu mencintai cho kyuhyun sehingga semuanya akan menjadi lebih baik. Tapi youngie..tidak ada alat seperti itu, yang ada hanyalah takdir dan menjalaninya saja. Dan inilah takdirku..tetap mencintaimu..meski kau tidak tahu..

The End

26 thoughts on “After Story It’s Cold [Time Machine-Part 4]

  1. wonppa sma aku aja :D #Plaak hehehe ~~ akhirnya soo eon tau yg sbnarnya, jdinya udah gak ada kesalahphaman lgi, yeee :D ditunggu cerita selanjutnya ^^

  2. Wah! Top ff nya
    Kirain soo bakal marah sama kyu, eh ternyata enggak~ :-D
    emang bener kata soo, takdir mereka memang spt ini! :-D
    smoga siwon dpt pgganti soo. Biarkan takdir soo brsama kyu saja :-D
    cho kyuhyun, saranghae? :-P

  3. Ah kalo gini kan bagus jadinya, soo unnie tau yg sebenernya dan bisa nerima keputusan kyuwon trus kyu oppa engga harus ketakutan kalo tiba2 soo unnie tau yg sebenernya trus ninggalin dia. Dan yg pasti siwon oppa engga harus terus ngorbanin perasaannya

  4. pengen deh kisah ini jd kenyataan antara kyusoowon coz cerita’a bagus bgt…dan aku harap benar terjadi diantara mreka meski siwon tersakiti

  5. Siwon oppa kasihan ya…T_T
    Mgapa kamu nggak cari pengganti Soo buat Siwon oppa….kasihan kesepian…
    Untung Soo dapat tahu lebih awal…jadinya Siwon oppa nggak jadi disalahin namja jahat…
    thanks ya buat updatenya

  6. So sweet deh …
    Kirain soo bkal mutusin kyu trus sma won tpi ternyata tidak …
    Siwon aku tetap salut pdamu dan soo eonn jngan ubah pndrianmu dan tetap lh brsama Kyu krena ad soohyun …
    Aku suka dehffnya … Daebak

  7. yeeeeeeeaaaay daebakkk ,jeongmal gomawo siwon oppa ^^ krna udah ikhlas dan tuluss mempersatukan kyuyoung :’))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s