[Songfic] It’s Cold

it's cold

Title :It’s Cold

Main Cast :
*Choi Siwon
*Choi Sooyoung
*Cho Kyuhyun

Other Cast :
*All SNSD Member
*All SJ Member

Type : Oneshoot

Genre : Romance, Friendship

Rating : PG-15

~Siwon POV~
when you’re in pain from love,
tears are the medicine
you have no faults but you keep saying that you’re sorry

Aku melihatnya duduk di ayunan. Tempat rahasia kami. Dimana kami bertemu. Yeoja itu adalah yeojachinguku. Namun kami merahasiakan hubungan kami dari banyak orang, termasuk member kami. Karena..sebuah hal

Flashback
Aku terus memperhatikan kyuhyun yang memerankan sooyoung di SS2. Kenapa mereka memberikan peran itu padanya? Terutama heechul hyung yang terus mendesak kami untuk membiarkannya memerankan sooyoung. Kulihat leeteuk hyung merangkulnya
“Wuah! Kyuhyun ah! Kau berani sekali meneriakkan namanya di panggung saat menyanyi lagu Sunny hahaha” ujar leeteuk hyung
Dia hanya tersenyum dan meneguk air minumnya
“Kau harus mentraktirku kyu ah! Aku yang membuatmu mendapatkan peran ini” ujar heechul hyung
“Aku tidak pernah memintanya cinderella” ujar kyuhyun
“YA! Dasar anak ini!” ujarnya
“Ne, ne aku hanya bercanda. Kalau begitu kutraktir..”
“YEAY!!!”
“Ramen instan”
“Mwoya?!”
“Atau..”
“Ne,ne ramen instan!” ujar heechul hyung
“Dasar pelit” ujar leeteuk hyung
Kulihat kyuhyun tersenyum ceria. Wajahnya berbinar. Apa…dugaanku benar kalau..dia.. Aish! Choi Siwon. Belum tentu benar. Apa kau tidak melihat kedekatannya dengan victoria dan seohyun? Aigo.. Tapi seketika aku sadar. Aku harus mengungkapkan perasaanku padanya.
“Kau mau kemana simba?” tanya heechul hyung
Aku hanya tersenyum lalu pergi. Aku pergi ke dormnya. Dorm snsd. Aku menekan bel pintunya
“Annyeong oppa” ujar tiffany
“Annyeong fany ah”
“Kau mencari..”
“Apa ada sooyoung?” tanyaku
“Ne. Sebentar kupanggilkan” ujar fany
Aku menunggu di depan dorm. Mungkin terkesan terburu-buru tapi sebenarnya..aku sudah mencintai yeoja ini..sejak trainee. Sejak kyuhyun belum bertemu dengannya..aku duluan yang sudah mencintainya..kulihat dia keluar dari dormnya.
“Annyeong oppa”
“A..annyeong”
“Ada apa?” tanyanya
Aku menarik tangannya
“Oppa! Sebenarnya ada apa?”
Aku menariknya hingga ke sebuah tempat. Taman yang sepi. Dimana ada dua ayunan di sana. Tempat yang tidak mungkin didatangi orang lain karena letaknya tersembunyi. Aku duduk di ayunan itu dan dia mengikutiku
“Ada apa oppa?” tanyanya pelan
Aku membalik ayunannya hingga menghadapku
“Aku..hanya akan mengatakan ini sekali..jadi dengarkan baik-baik” ujarku
Dia mengangguk
“Aku…”
Dia menatapku lekat-lekat. Aigo..kenapa jantungku berdetak kencang begini
“Nan neol saranghae” ujarku
“Ne?”
“Ya! Kan sudah kukatakan dengarkan baik-baik. Aku hanya akan mengatakannya sekali” ujarku
“Ya! Kenapa oppa jadi memarahiku” ujarnya
Aku tersenyum dan memeluknya
“Nan neol saranghae. Kau puas?” tanyaku
Dia mengangguk
“Aku ingin mendengarnya lagi”
“Aku tidak bisa mengatakannya semudah itu” ujarku
Kurasakan dia membalas pelukanku
“Nado saranghae oppa” ujarnya
Youngie..ingin rasanya aku berlari ke dorm sekarang dan mengatakan pada mereka semua.. kalau aku sangat bahagia. Tapi..sejujurnya entah kenapa aku merasa cemas. Ya. Aku tahu kyuhyun menyukaimu. Dan kalau aku bersamamu..
“Youngie..bisakah..kita. Merahasiakan hubungan ini..dari semua orang?” ujarku
“Waeyo?” tanyanya
Aku menatapnya
“Tanpa kau tahu alasannya..bisakah?” tanyaku
Dia mengangguk
“Ne oppa”
Flashback End

Kulihat dia duduk di sana, sesekali menyeka air matanya. Youngie…ada apa sebenarnya.. Aku duduk di ayunan sebelahnya. Dia menatapku. Aku menyeka air matanya
“Uljima” ujarku
“Oppa..” tangisnya di pundakku
Aku menenangkannya
“Hei, kau kenapa?” tanyaku
“Oppa…mianhae..jeongmal mianhae” ujarnya
“Youngie..”
“Aku…”
Aku menatapnya
“Kyuhyun oppa..” ujarnya pelan
Seketika aku merasa jantungku berdetak kencang. Feelingku tidak enak.. Kulihat dia terduduk di tanah. Menangis.
“Youngie..sebenarnya ada apa..”
“Aku..tidak bisa mengatakannya..” ujarnya
“kau tidak perlu mengatakannya.. kau cukup memberiku isyarat” ujarku
Kulihat dia menitikkan air mata. Aku tersentak melihatnya melepaskan cincin dariku. Menaruhnya di tanganku. Dia menitikkan air mata. Aku menatapnya. Youngie..katakan ini semua bohong..
“Kumohon oppa…berbahagialah dengan yeoja yang benar-benar bisa membahagiakanmu” ujarnya
Aku memegang tangannya
“Youngie..bagiku kau sudah lebih dari cukup.” ujarku menahan tangis
“Aku..tidak bisa oppa..aku..”
“Kau dijodohkan dengan kyuhyun oleh bumonimmu?” tebakku. Karena dia pernah menceritakan appanya dan appa kyuhyun adalah rekan bisnis yang kuat. Mereka bahkan bersahabat. Kyuhyun mencintainya. Bukan tidak mungkin kalau mereka dijodohkan.
Dia mengangguk pelan. Menitikkan air mata
“Kau mengatakan pada mereka kau punya namjachingu?”
Dia mengangguk
“Kau mengatakan namjachingumu adalah aku?”
Dia menggeleng
“Kalau begitu aku akan bertemu bumonimmu. Kurasa mereka..”
“Semuanya sudah tidak ada gunanya oppa..” ujarnya
Aku menatapnya
“Waeyo?” tanyaku
“Mereka sudah mengatur semuanya..semua..” ujarnya
Aku memegang tangannya
“Kalau begitu…kita pergi bersama” ujarku
Dia menarik tangannya
“Aku sudah melakukannya berbulan yang lalu kalau..”
“Kalau..?”
Kulihat dia menyeka air matanya dan berdiri
“mianhae oppa….” ujarnya lalu pergi
Aku menatapnya menjauh.. sebenarnya…ada apa..
Tapi entah kenapa kakiku menahanku mengejarnya. Youngie..melihatmu menangis membuatku lebih tersiksa dari mendengarmu menyebut nama kyuhyun. Aku menatap cincinnya. Cincin yang kuberikan. Cincin yang dilepaskannya. Seketika aku tahu..hanya ada satu orang yang bisa kumintai penjelasan

——————————————————

Aku membuka pintu dorm. Kulihat mereka semua sedang serius di ruang tengah. Suasana hening dan tegang.
“Apa kau tidak bisa memikirkan ulang?” tanya eunhyuk pada kyuhyun
Kyuhyun tersenyum
“Keputusanku sudah bulat” ujarnya
“Bukankah mimpimu menjadi penyanyi profesional? Setelah kau mendapatkan popularitas dan mimpimu kau mau meninggalkannya begitu saja? Beralih meneruskan perusahaan appamu?” tanya sungmin
“Ne” ujarnya
“Kau benar-benar sudah gila.Aku dan yoona saja akan menikah di umur 30 tahunan” ujar donghae
“Karena mimpi terbesarmu adalah dunia entertaint hyung. Sedangkan mimpi terbesarku adalah dia” ujarnya
Aku terdiam. Seketika aku tahu apa dan siapa yang mereka bicarakan
“Sekarang aku sudah mendapatkannya..dan aku tidak mau melepaskannya” ujar kyuhyun
“Kau yakin..tidak mau memperpanjang..kontrakmu?” tanya shindong
Dia mengangguk
“Dia pun melakukan hal yang sama. Memang sudah dari awal inilah jalanku.” ujar kyuhyun
Kulihat donghae menepuk pundaknya
“Kau hebat. Kurasa kami akan kehilangan magnae sepertimu” ujarnya
“Gomawo hyung” ujarnya
Aku terdiam. Satu hal yang kumengerti..dia meninggalkanku karena akan menikah..dengan cho kyuhyun. Tapi..kenapa?
“Siwon hyung..” ujar kyuhyun yang membuatku menatapnya. Seakan dia baru menyadari kehadiranku
“Aku perlu bicara denganmu”

——————————————————

“Apa yang ingin hyung..”
BUK! Aku menonjoknya
Dia terdiam, menyeka darah yang keluar dari sudut bibirnya
“Kau…memang pantas memukulku..” ujarnya yang membuatku menatapnya
“Aku tahu kalian berpacaran” ujarnya
“MWOYA! DAN KAU TETAP..”
“KARENA AKU MENCINTAINYA DAN AKU TAHU KAU BUKAN NAMJA YANG PANTAS UNTUKNYA” ujarnya
Aku menonjoknya kembali. Bagaimana bisa dia mengatakan aku bukan namja yang pantas untuknya? Menurutnya dia pantas?
“Lihat, bahkan kau menunjukkannya di depanku sekarang” ujarnya
“APA MAKSUDMU HAH!”
“Kalau kau mencintainya, kenapa kau merahasiakan hubunganmu dari semua orang?” tanyanya
Aku terdiam
“Kalau aku mencintainya, kenapa kau mencium yeoja lain di drama? Aku tidak peduli soal keprofesionalan, aku peduli soal perasaannya choi siwon” ujarnya
Aku kembali terdiam
“Di musikalpun adegan kissingku hanya pura-pura. Karena aku tidak sanggup melakukannya dengan yeoja lain, selain yeoja yang kucintai” ujarnya
“DIAM KAU!”
“Kau menyuruhku diam karena kau tahu, kau memang tidak bisa menjaga perasaannya. Kau memang tidak pantas untuknya. Dan kau memang tidak bisa mencintainya sepenuhnya apalagi membahagiakannya”
Aku mencengkram kerah kemejanya
“DIAM ATAU..”
“ATAU APA? Hyung mau menonjokku? Hyung mau membunuhku? Silakan. Karena dengan hyung melakukan semua itu aku sadar. Tindakanku dibenarkan. Karena aku akan membuatnya bersama namja yang benar-benar bisa mencintainya, mengorbankan apapun deminya, dan bisa membahagiakannya” ujarnya
Aku menghempaskannya
“Kalau kau mau dia bahagia, biarkan dia bersamaku” ujarku
“Itu semua tidak bisa hyung” ujarnya
“Karena menurutmu aku tidak pantas untuknya? Tidak bisa membahagiakannya? Tidak bisa benar-benar mencintainya? Aku berjanji padamu cho kyuhyun saat ini juga. Kalau kau membiarkanku bersamanya aku akan keluar dari dunia entertaint” ujarku
“Lalu bagaimana caramu menghidupinya? Sejak bumonimmu meninggal, kau tidak memiliki apa-apa lagi choi siwon” ujarnya
“Ne aku tahu. Aku tahu kalau sekarang kau memiliki kekayaan yang melimpah, bahkan melebihi aku dulu. Tapi apa menurutmu kau bisa membahagiakannya hanya dengan materi? DIA BUKAN YEOJA MATREALISTIS SEPERTI ITU CHO KYUHYUN” ujarku
“Ne, memang tidak bisa dengan semua itu. Tapi.. aku memiliki..”
“Cinta? Aku juga punya kyuhyun! Materi dapat kucari! Lalu apa yang membuatmu bisa yakin kau bisa membahagiakannya melebihi aku hah!” ujarku
Dia mengabaikanku dan pergi. Aku menahannya
“Jawablah kalau kau merasa dirimu namja. Namja tidak akan kabur dari masalah” ujarnya
Dia terdiam
“Justru karena aku namja aku tidak akan kabur dari masalah” ujarnya lalu menghempaskan tanganku
“Dia akan lebih bahagia jika bersamaku, orang yang dia cintai. Maka..”
“Aku mungkin bisa memiliki keyakinan 50% kau akan menjaganya, mencintainya, dan membahagiakannya. Tapi aku memiliki keyakinan 0% itu akan seutuhnya”
“Apa maksudmu?” tanyaku

——————————————————

don’t cry for me it’s alright,
i understand it all
you’re such a crybaby
how can i let you go if you’re so soft?

Aku terdiam di kamarku. Kembali mencerna semua kata-katanya. Apa..dia serius? Tidak mungkin..ini semua tidak mungkin.. Keesokan harinya , aku pergi ke rumah youngie. ya, snsd sudah vakum 1 bulan yang lalu dan sejak itulah youngie tinggal di rumahnya. Bersama orang tuanya. Aku menunggunya di depan rumahnya di mobilku. Kulihat dia keluar dan pergi ke suatu tempat. Aku mengikutinya. Ternyata dia menemui member snsd. Aku masuk ke restoran itu dan duduk di kursi bersebelahan dengan mereka
“Wuah!! Chukkhae!! Aku iri padamu! Dia sangat romantis” ujar yoona
Dia  terdiam dan tersenyum sekilas. Namun kutahu..itu senyuman yang memilukan
“Setelah tae dan sica menikah. Kini giliranmu. Seharusnya kau menikah ke-7!” ujar sunny
Dia tersenyum sekilas
“Tapi aku senang setelah vakum kita masih bertemu. Harus sering begini!” ujar yuri
“Ne, tapi lain kali kita harus membawa pasangan masing-masing haha” ujar taeyeon
“Ne” ujar mereka semua
“Taeyeon ah, kapan bayimu lahir?” tanya jessica
“2 bulan lagi haha” ujarnya
Kulihat pelayan mengantarkan makanan ke meja mereka, membuat mereka berhenti mengobrol
“Youngie, bagaimana bisa uri shiksin makan soup saja?” tanya yoona
“Aigo.yoona, semua orang yang akan menikah harus begitu! Apalagi dia menikah 2 minggu lagi. Bagaimana kalau baju pengantinnya tidak muat!” ujar taeyeon
“Hahahaha “tawa mereka semua
Aku melihatnya. Meski tersenyum dia terlihat lebih diam. Senyumnya memilukan. Youngie..
“Aku ingin jus yang segar. Menurut kalian apa” ujar taeyeon
“Strawberry?” tanya yoona
“tidak mau” ujar taeyeon
“Jeruk?” tanya yuri
“Aish..apalagi itu” ujar taeyeon
“Sepertinya ini enak, mango splash” ujar sica
“Wuah, terdengar enak, campuran buah apa saja itu?” tanya taeyeon
“mango, orange, pineapple?” tanya sica yang membuat taeyeon menjitaknya
“YA! Kenapa kau menjitakku!”
“Apa kau bodoh hah! Aku sedang hamil bagaimana bisa aku minum jus Pineapple hah?” tanya taeyeon yang membuat semuanya tertawa
Sepertinya sia-sia saja aku ke sini.. aku tidak menemukan apapun.. Kulihat pelayan membawakan banyak jus. Aku menatapnya
“Jus strawberry 5” ujarnya
“Jus apel 1” ujarnya
“Mango splash 3” ujarnya
Seketika aku menatap ke arah tempat itu. Aku tersentak melihatnya. Apa dia bodoh hah. Aku ingin berdiri dan menahannya, tapi kulihat dia berdiri tanpa meminum jus itu
“Aku lupa! Hari ini aku harus menemui eo nya. Annyeong” ujarnya
“Ne annyeong. Hati-hati ya” ujar mereka
Dia tersenyum lalu pergi. Aku mengikutinya lagi. Kulihat dia bukan menemui eo. Dia pergi ke tempat itu. Ayunan itu. Aku bersembunyi di balik sebuah pohon. Terduduk di lantai. Kudengar dia berkata
“Aku tidak bisa..” ujarnya pelan dengan suara bergetar. Aku tahu dia menangis sekarang
Dari sini dapat kulihat kyuhyun datang.. Kulihat youngie berdiri dan dia menahannya
“AKU SANGAT MEMBENCIMU CHO KYUHYUN” ujarnya
Aku terdiam..sekarang aku tahu..kyuhyun pun..tersakiti juga..bukan hanya aku. Kulihat kyuhyun memeluknya
“Kau..boleh membenciku…tapi kumohon..jangan membencinya..” ujarnya
“Kyuhyun oppa..” tangisnya
Seketika aku menitkkan air mata.. Youngie…apa yang harus kulakukan.. Apa..aku harus..mengikuti kyuhyun..

Flashback
“Kami…melakukannya” ujarnya
“N..Ne?”
“Dia..membenciku..karena itu” ujarnya
Aku terdiam
“Saat itu perusahaan mengadakan pesta karena kemenangan tender besar. Dan di pesta itu, bumonim kami memaksa kami minum untuk menghormati pesta ini, karena kami penerus perusahaan ini. Aku tidak mengingat persis kejadiannya. Tapi yang kuingat dia mengatakan padaku dia akan menolak perjodohan ini karena dia mencintaimu. Lalu aku yang dalam kondisi tidak terlalu sadar tidak bisa mengontrol perasaanku. Jujur, aku tidak terima kalau ternyata yeoja yang kucintai mencintaimu. Dan aku merasa dikhianati olehmu karena kau tahu aku sangat mencintainya, bahkan sudah 7 tahun.”
Aku terdiam..mustahil..ini..
“Awalnya dia tidak menceritakanku tentang hal ini. Hingga bumonimnya menelponku dan memintaku datang karena dia mengurung diri di kamar. Mereka menyerah karena tidak seorangpun dibiarkannya masuk” ujarnya
Aku melihat kyuhyun yang terlihat frustasi.
“Aku datang ke sana, meski kutahu dia tidak mungkin membukakan pintu untukku. Aku mengancamnya akan mendobrak pintu kalau dia tidak mau membukakannya. Tapi tidak ada suara. Entah kenapa feelingku buruk. Aku mendobrak pintunya, kulihat dia pingsan di lantai. Saat itu aku sangat khawatir karena aku takut kehilangannya. Aku bersumpah akan membahagiakannya. Bahkan aku akan merelakannya untukmu kalau dia sadar. Tapi ternyata aku salah. Justru di saat itu aku tahu kalau dia..”
“Dia hampir saja membunuh bayinya” ujarnya yang membuatku menatapnya kaget
“Kami merahasiakan ini dari bumonimnya. Dan mendiskusikan ini berdua. Ternyata dia tahu dan sengaja mengurung diri untuk membunuhnya” ujarnya menitikkan air mata
“Dia sangat membenciku hyung” ujarnya
Aku menatapnya. Meski kutahu aku bodoh mengasihaninya.tapi aku sadar..ini yang membuat youngie..tidak mau kabur bersamaku..dan ini yang membuat kyuhyun..teguh dalam pendiriannya
“Kyuhyun ah..”
Kulihat dia berlutut di depanku
“Aku tidak pernah memohon pada siapapun, termasuk bumonimku” ujarnya
“Kyu..”
“Kumohon hyung..buat dia membencimu”
Aku terdiam
“Mungkin ini adalah permohonan yang bodoh. Dan kupastikan kau membenciku. Tapi hanya ini satu-satunya cara…agar dia.. mau memulai lembaran baru bersamaku” ujarnya
Aku tetap diam. Aku tidak tahu..apa yang harus kulakukan
“Kumohon hyung…aku bersumpah akan membahagiakan mereka, menjaga mereka, dan mencintai mereka.” ujarnya
“Aku..harus memastikan ini semua kyu”
Flashback End

——————————————————

my love is so cold
my heart is cold,
you can’t leave if the good memories all freeze and if it can’t be erased,
if it doesn’t melt what do i do?

Aku memasuki pintu dorm. Kulihat bersamaan, kyuhyun membawa sekoper tas dari dorm
“Kau mau ke mana?” tanyaku
“Menjaganya di rumah sakit” ujarnya
“Ne?”
“Dia kelelahan dan stres. Aku takut ini akan berdampak pada nyawanya sendiri. Annyeong hyung” ujarnya
Aku menatapnya menjauh. Dengan keegoisanku, aku akan membuat semuanya terluka. Bahkan membahayakan nyawa yeoja yang kucintai.. Hatiku benar-benar dingin..demi mempertahankan memori yang sudah membeku, yang tidak bisa kulupakan bersamanya.. aku menyakitinya.. Aku mengikuti kyuhyun. Kulihat dia sangat cemas. Dia terus menghangatkan tangannya dan menyuapinya makan, meski dia hanya mau makan beberapa sendok. Apa yang..kulakukan pada mereka

——————————————————

even the sunlight is cold on days without you
counting with my two hands is not enough for all the things that remind me of you

Aku duduk di ayunan itu. Aku sudah memutuskannya. Hari ini musim semi, tapi aku masih merasakan dinginnya musim dingin.. tanpa dia di sebelahku. Tanpa dia yang duduk di sana. Tapi kurasa…lebih baik tetap dingin seperti ini tanpanya..tapi hanya aku yang merasakannya. Aku harus membuktikan pada kyuhyun kalau aku bisa mencintainya sebesar kyuhyun mencintainya.Aku menekan nomor itu
“Aku..minta bantuanmu”
——————————————————
you’re such a fool
how can you leave if you’re so worried about me?

Aku melihat dua orang yang berjalan di depanku.
“Kau mau makan apa?” tanya kyuhyun
Dia menggeleng. Youngie…kenapa kau menjadi begitu bodoh? Kenapa kau tidak bisa belajar mencintainya.. Kenapa kau menyakiti dirimu sendiri?
“Kita makan jjangmyeon saja bagaimana?”
Dia terdiam dan kyuhyun menggandeng tangannya
“Kajja” ujarnya
Aku tersenyum sekilas. Ternyata dia betul-betul mencintainya. Aku berjanji..setelah ini dia akan belajar mencintaimu kyu..
~Siwon POV End~
—————————It’s Cold—————————
~Sooyoung POV~
my love is so cold
Aku tersentak melihat dua orang di depan mataku. Siwon oppa..makan bersama yeoja lain.. Mereka terlihat sangat mesra. Siwon oppa bahkan memegang tangannya. Apa-apaan itu. Dia bahkan tidak pernah memegang tanganku seperti itu. Kulihat siwon oppa mendekatkan wajahnya padanya. Kumohon..jangan menciumnya.. Kulihat siwon oppa menciumnya. Seketika air mataku menetes. Dia..bahkan tidak pernah menciumku. Dia bahkan tidak pernah menciumku selama pacaran. Sekarang bagaimana bisa dia mencium yeoja itu.
“Kau mau kemana?” tanya kyuhyun
Aku tidak menghiraukannya. Aku menampar pipi siwon oppa
“BAGAIMANA BISA KAU MELAKUKAN INI SEMUA SETELAH 5 HARI PUTUS DENGANKU HAH” ujarku
“Ya! Apa-apaan kau!” ujar yeoja itu
“Kau jangan ikut campur” ujarku
“Wae? Kau merasa kalah? Kau benar-benar bodoh choi sooyoung” ujarnya
“Apa..maksudmu” ujarku
“Apa kau tahu kenapa aku memintamu merahasiakan hubungan kita dari semua orang?”
Aku terdiam
“Aku sudah memiliki yeojachingu yang jauh lebih sempurna darimu” ujarnya
“Oppa…”
“Kau pikir aku terpukul setelah kau memutuskanku untuk kyuhyun? Sungguh naif” ujarnya
Seketika aku menitkkan air mata..
“kau saja yang terlalu bodoh mencintaiku. Aku tidak pernah mencintaimu choi sooyoung.”
“A..”
“Saat aku menyatakan cinta padamu, itu saat dimana cho kyuhyun berkata pada kami semua kalau dia mencintaimu. Aku tidak terima magnae ini bisa mengalahkanku soal yeoja. Karena dia mengalahkanku dalam segala hal. Dalam musik, dia menang. Dalam kepandaian, dia menang. Dalam group, dia mendapat perhatian semua member. Setelah bumonimku bangkrut dan pergi, aku tidak punya apa-apa. Dan kyuhyun memiliki semua yang dulu kumiliki. Jadi..aku tidak bisa membiarkannya menang soal yeoja yang dia cintai” ujarnya
“Ne, kau benar. Memang aku yang terlalu bodoh mencintaimu. Sekarang dengar baik-baik Choi Siwon! Mulai detik ini aku bersumpah kalau aku membencimu. Annyeonghigyeseyo”
Aku menggandeng tangan cho kyuhyun pergi
“Kita pergi dari sini..aku tidak bisa di sini lebih lama lagi” ujarku
Aku benar-benar bodoh. Aku menitikkan air mata untuknya. Aku menyiksa diriku karenanya. Dan aku termakan tipu olehnya. Bagaimana bisa aku sebodoh ini.
“KENAPA AKU BEGITU BODOH OPPA” ujarku
Kyuhyun memelukku. Dia mengusap kepalaku pelan. Hangat.. seketika aku sadar…kebodohan terbesarku adalah menyia-nyiakan namja sebaik kyuhyun oppa.
“Uljima.. ini tidak baik baginya” ujarnya mengelus perutku pelan
“Oppa..mianhae..jeongmal mianhae..” ujarku
“Kau tidak pernah bersalah padaku youngie..” ujarnya menatapku
“Oppa..”
“Youngie..aku berjanji akan menjagamu, mencintaimu, dan membahagiakanmu. Apa kita bisa..memulai semuanya dari awal?” tanyanya
Aku mengangguk
~Sooyoung POV End~
—————————It’s Cold—————————
~Siwon POV~
just turn around and go now
Aku tersenyum sekilas melihat kyuhyun memeluknya, menenangkannya. Meski hatiku sakit melihatnya..ini lebih baik daripada melihatnya menderita. Melihatnya diliputi rasa bersalah. Kumohon youngie..setelah ini pergilah dan berbahagialah dengannya.. Jangan pedulikan aku lagi..
—————————————————— 

i only hope and hope for you
Kulihat kyuhyun memasuki pintu dorm. Dia terlihat bahagia. Aku turut tersenyum melihatnya
“Jeongmal gomawo hyung” ujarnya
Aku mengangguk
“Jangan buat aku menyesal telah ditampar olehnya” ujarku
“Itu pasti hyung”
——————————————————
don’t come to me
even if i love you again
because i might give you pain,
i might give you tears

Aku mengikuti mereka. Kulihat kyuhyun merangkulnya pelan. Dia tersenyum. Akhirnya aku melihat senyum itu kembali.. Kyuhyun benar-benar mencintainya. Dia benar-benar menggenapi janji untuk menjaganya. untuk mencintainya.. Itulah yang kulihat.
“Oppa~ Aku mau Soondubu Jiggae” ujarnya
“Kajja!!” ujarnya
Aku tersenyum melihatnya. Soo ah, mulai sekarang berbahagialah dengannya. Sehingga aku tidak menyesal telah melepaskanmu untuknya. Karena aku..hanya akan memberikanmu sakit dan air mata
——————————————————
i’m afraid your memories are colder
Aku tidak datang ke pernikahan mereka. Aku tidak akan sanggup melihat dia memakai wedding dress..bukan untukku tapi untuk kyuhyun Aku takut memorinya tentangku tidak akan bisa dia lupakan jika aku datang. Aku ingin dia bahagia..hanya itu.. Karena aku mencintainya..karena aku ingin dia bersama orang yang bisa membuatnya tersenyum
~Siwon POV End~
—————————It’s Cold—————————
~Kyuhyun POV~
“Kyu lihat!! Ini lucu yaa” ujarnya sambil menunjukkan sepasang kaos kaki kecil
“Ne youngie, kau mau itu?”
Dia mengangguk. Aku bahagia melihatnya. Terutama satu hal. Dia mencintaiku. Itulah yang membuatku menjadi orang paling bahagia sekarang. Ini bulan kehamilannya ke-8. Aku menyempatkan waktu menemaninya di tengah kesibukanku di kantor untuk mempersiapkan kedatangan bayi kami.
“Kau lelah?”
“Sedikit. Tapi aku tidak sabar dia segera lahir. Aku ingin melihatnya” ujarnya
“Nado” ujarku
Aku merasakan dia menendangku dari dalam
“Aigo..kau tidak boleh nakal. Kasihan eomma” ujarku
“Dia sangat aktif ya” ujarnya
Aku mengangguk
“Gomawo” ujarku
“Untuk?”
“Bersamaku. Menjaganya. Dan mencintaiku” ujarku
Kulihat dia tersenyum
“Aku yang seharusnya berterima kasih padamu. Bisa dicintai oleh orang setulusmu dan bisa memilikinya sekarang adalah kebahagiaan terbesar bagiku” ujarnya sambil mengelus perutnya yang sudah besar sekarang
Aku menciumnya perlahan.
“Saranghae” ujarku
“Nado saranghae” ujarnya
“Kurasa kita paling harus berterima kasih padanya karena dialah yang mempersatukan kita” ujarnya
“Ne, kau benar” ujarku
Dan sejujurnya youngie..siwon hyung lah yang seharusnya paling diucapkan terima kasih..karena dialah yang mempersatukan kita. Hyung, darimu aku teguh menjaga mereka. Gomawo hyung atas semuanya..atas pengorbananmu..yang bahkan tidak diketahui olehnya
——————————————————
Cellphoneku bergetar di tengah rapat. Awalnya aku tidak mau mengangkatnya. Tapi setelah kulihat nama penelponnya aku mengangkatnya dengan suara pelan
“Yeobse..”
“OPPA…”
“Youngie gwaenchanhayo?”
Kulihat seisi ruangan memperhatikanku, begitu pula appanya dan appaku
“OPPA..APPO..”
“Aku akan segera pulang. Bertahanlah” ujarku
“Ada apa?” tanya appanya
“Sepertinya dia akan melahirkan” ujarku
“MWO?”
“Aku..permisi appa” ujarku
“ne, ppaliwa!” ujar appaku
“Chukkhae sajangnim” ujar para karyawan yang ikut rapat
“Ne gomawo”
Aku berlari ke tempat parkir. Aku menyetir mobilku dengan kecepatan penuh. Aku sampai di rumah dalam 5 menit. Mungkin hanya di saat seperti ini aku bisa menyetir secepat itu.
“KYU….APPO”
“Bertahanlah” ujarku
Aku menggendongnya ke mobil. dia terus merintih kesakitan
“Youngie..dengarkan aku tarik nafas dalam..hembuskan”
Dia mengikutinya. Nafasnya mulai teratur. Setelah 7 menit kami sampai di rumah sakit. Aku menggendongnya ke dalam dan menemaninya bersalin
“Kau pasti bisa” ujarku
“KYU..” tangisnya
“Tenang yeobo..ini tidak akan lama.”
Aku terus mengucapkan kata saranghae dan memegang tangannya. Dia memegang tanganku kuat. Setelah 15 menit aku menghembuskan nafas lega. Suara bayi terdengar. Suara seorang malaikat..
“Chukkhae, bayi pertamamu namja yang sehat”
Kulihat dia menitikkan air mata bahagia
“Annyeong” ujarnya pada bayi kami. Aku menatapnya bahagia. Aku telah menjadi seorang appa. Aku mencium keningnya
“Gomawo” ujarku
“Ne” ujarnya
Aku memegang tangan kecilnya.
“Gomawo telah menjadikanku seorang appa” ujarku
——————————————————
“Wuah!!! Dia lucu sekali!!” ujar taeyeon
“Annyeong~” ujar yoona
“Aigo..manisnya” ujar sica
“Lihat jarinya kecil. Kwiyeopta~” ujar seohyun
“Dia mirip kyuhyun” ujar yuri
“Semua orang mengatakan itu, bahkan katanya dia persis kyuhyun saat kecil” ujar sooyoung
“Tapi matanya mirip denganmu” ujar sunny
“Kyuhyun ah, ini tidak adil, masa hanya matanya yang mirip aku” protesnya
Aku tersenyum mendengarnya. Dia seperti anak kecil yang protes karena hanya diberi coklat sebatang
“Kalau wajahnya mirip denganmu, dia menjadi yeppeun namja babo” ujar hyoyeon
Kulihat soo tampak berpikir
“Benar juga. Ya, tidak apa-apa dia mirip kyuhyun. Setidaknya lebih baik daripada mirip eunhyuk” ujarnya
“YA! Shikshin kau mencari masalah denganku!” ujar hyoyeon yang membuat seisi ruangan tertawa
“Aku kan hanya bercandaa hyoyeonie” ujarnya manja pada hyoyeon
——————————————————
Aku tersenyum melihatnya menatap bayi kami yang sedang tidur
“Wajahnya seperti malaikat” ujarnya
“Gomawo” ujarku
“Waeyo?”
“Kau memuji wajahku seperti malaikat secara tidak langsung” ujarku
Dia tersenyum menatapku
“Bagaimana bisa dulu aku membencinya bahkan ingin membu..” ujarnya
“Sst..itu kan masa lalu. Sudah tidak perlu diingat lagi” ujarku
“Aku bersyukur saat itu aku mengandungnya. Jika tidak..mungkin sekarang aku masih bersama namja jahat itu” ujarnya
Aku terdiam. Youngie..andai kau tahu kalau dia justru mengorbankan perasaannya demimu.. Mianhae..aku tidak bisa mengatakan ini padamu. Aku takut semua memori tentang siwon..yang sudah susah payah kucairkan..kembali membeku..dan membuatmu meninggalkanku
“He’s my guardian angel” ujarnya
“He’s my cupid” ujarku
“Jadi kita akan menamainya siapa?” tanyanya
“Hm..bagaimana kalau gabungan nama kita?” ujarku
“Jadi apa saja dari Cho Kyuhyun dan Cho Sooyoung?” tanyanya
“Hm..Cho Sookyu, Cho Soohyun, Cho Youngkyu, Cho Younghyun, Cho Kyuyoung, Cho Kyusoo, Cho Hyunsoo, Cho Hyunyoung. Mana yang lebih kau suka?” tanyaku
“Cho Soohyun, bagaimana?” ujarnya
Aku tersenyum mengisyaratkan setuju lalu menatap malaikat kecilku.
“Annyeong Cho Soohyun” ujarku
Siwon hyung…sampai kapanpun aku tidak akan melupakan pengorbananmu..yang membuatku kini memiliki mereka. Cho Sooyoung, dan Cho Soohyun
~Kyuhyun POV End~
—————————It’s Cold—————————
~Siwon POV~
Aku tersenyum sekilas melihat mereka dari jendela kamar youngie. Youngie..jujur..dari lubuk hatiku aku belum bisa melupakanmu.. Tapi aku sadar..kau sudah bahagia dengannya sekarang. Youngie, aku tidak menyesal telah membuatmu membenciku. Karena kini kau sudah melupakanku. Kau sudah menemukan penggantiku, orang yang tepat untuk mencintaimu, menjagamu, dan membahagiakanmu. Cho Kyuhyun. Youngie..ingatanku tentang kebersamaan kita..mungkin selamanya akan membeku. Dan mungkin aku akan selalu merasa dingin di tengah musim panas sekalipun.karena hatiku kosong. Karena tidak ada lagi kehangatan darimu. Tapi meskipun begitu, aku sadar. Mencintai seseorang adalah merelakannya bersama seseorang yang lebih bisa berada di sisinya. Merelakannya bersama takdirnya. Karena itu youngie..jangan buat aku menyesal. Telah memberikan senyuman itu, cinta itu, dan orang itu..pada Cho Kyuhyun
The End
RCL ^^
Tunggu Time Machine bagian Soowon~!

39 thoughts on “[Songfic] It’s Cold

  1. Aaah ya ampun complicated banget. Aigooo siwon oppa pengorbananmu besar banget sampe rela bikin dirimu dibenci soo unnie orang yg paling kau cintai

  2. yei… aku seneng endingnya KyuYoung XD. walaupun cara Kyu buat dptin Soo kyk gitu, tp kan anggep aja itu emg takdir KyuYoung bs bersama dgn gak sengaja mereka ngelakuin ‘itu’ haha
    maaf ya siwon… kau jd tersakiti hehehe

    yah thor… ms mau dibuat versi soowon TT__TT. aku maunya versi KyuYoung aja

  3. siwon oppa aku sangat” terkesan dengan semua perngorbananmu untuk soo eonnie ! yah walaupun itu sangat menyakitkan untuk mhu ! di sini aku mulai agak gak suka sama kyuppa soal,y gara” dia soowon jadi pisah , huaaa kenapa akhir” ini aku baca ff soowon selalu sad ending yah :(
    thor buat dong ff soowon yg gak berakhiran sad!
    jebal :)

  4. Aish…siwon udah jatuh ketimpa tangga lagi
    udh gak dapat soo eh pake acara dibenci pula
    thor, harusnya buat kelanjutannya trs diceritai soo tau ttg pengorbanan siwon biar adil

  5. Hiks siwon oppa kau bgitu baik… Akhirny kyuyoung bhagia wlau d bwh pndritaan siwon oppa… Sbar y wonppa…
    D tnggu ff ny yg laen thor….

  6. Waaaaa endingnya bgus! :-D
    poor siwon! Yg tabah ya, kan ad tiffany :-P
    kyuyoung!kyuyoung! Cuma mata Cho soohyun aja yg mirip soo, selebihnya mirip kyu! Ah, gpp soo bersyukur aja ada yg mrip2 mski sejenis :-D

  7. Waaaaa endingnya bgus! :-D
    poor siwon! Yg tabah ya, kan ad tiffany :-P
    kyuyoung!kyuyoung! Cuma mata Cho soohyun aja yg mirip soo, selebihnya mirip kyu! Ah, gpp soo bersyukur aja ada yg mrip2 mski satu jenis :-D

  8. ternyata pengorbanannya siwon oppa besar banget :-)
    sempet ngira kalo siwon oppa beneran cuma mau mempermainkan perasaan soo aja dan ga mau kalah dari kyuppa tapi ternyata cintanya siwon oppa ke soo tulus banget.

  9. Aaaa complicated..
    Siwon pengorbanan mu sungguh besar..
    Sampe rela di benci oleh soo..
    Tapi yg pnting end ny soo na kyuppa. .
    Walau kyuppa mesti bohong ke soo..
    N kyu nglakuin itu ke soo secara tdk sengaja..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s