Time Machine {Part 3-Someone that is fated}

time machine

Title :Time Machine

Main Cast Part  3 :
*Im Yoona
*Jessica Jung
*Lee Donghae

Type : Series

Genre : Romance, Friendship

Rating : PG-17

Part 3-Someone that is fated

~Yoona POV~
Aku menjenguk seohyun yang sedang mengandung 7 bulan. Aku turut bahagia. Sebentar lagi aku punya keponakan. Seluruh keluarga kami sedang sibuk menyiapkan kelahiran sang bayi. Begitu pula aku. Kulihat mereka terlihat sangat bahagia. Mereka sangat serasi. Seketika aku teringat kembali..aku punya masa itu, masa dimana aku tertawa bersama orang yang kucintai.. Yang kini tinggallah memori

Flashback
“Somewhere over the rainbow” ujarku sambil bernyanyi
“Tidak perlu mencari yang di atas pelangi, tidak ada rumah lebih indah daripada ini” ujarnya
“Daripada apa?” tanyaku
“Daripada aku”
“Maksudmu?”
“Rumah itu, berarti seseorang yang nyaman” ujarnya
Aku menyenggol tangannya
“Aku serius chagi”
Aku hanya bisa mentertawakannyaFlashback End

Donghae oppa..seperti apa dia sekarang.. Itulah yang selalu kupertanyakan. Aku kehilangan kontak dengannya. Aku tidak bisa bilang kami sudah putus, tidak ada peresmiannya. Tapi aku tidak bisa juga berkata kami masih jadian, karena tidak ada kepastiannya. Dia menghilang begitu saja sejak kuliah di Amerika. Setelah itu..dia tidak pernah kembali atau menghubungiku.

——————————————————-

~Jessica POV~
Aku menunggunya di bandara. Sosok namja yang kucintai. Namja yang tak lain adalah namjachinguku. Hari ini dia pulang dari Amerika. Kami bertemu di universitas di Amerika karena kami satu kampus. Tapi dia mengambil S2, jadi dia lulus lebih lama dariku. Kulihat pesawatnya sudah tiba. Aku tidak sabar menemuinya. Kulihat sosok namja yang kucintai menarik kopernya, berusaha mencariku. Aku menutup matanya dari belakang.
“Sica” ujarnya
“Bukan” ujarku
Kulihat dia menurunkan tanganku dan memelukku hangat
“Bogoshipoyo” ujarnya
“Nado oppa” ujarku
“Bagaimana wisudamu?” tanyaku
“Aku cum laude” ujarnya
“Daebak!!” ujarku
Dia tersenyum
“Gomawoyo. Kajja, kita pergi makan. Kau pasti lapar” ujarnya merangkulku

——————————————————-

~Yoona POV~
Aku cepat-cepat pergi ke rumah sakit begitu mendengar berita Seohyun melahirkan. Aku masuk ke kamarnya. Kamar 110.
“CHUKKHAE!!!” teriakku
“Gomawo yoona!!!” ujar seo
Aku memeluknya
“Aku turut bahagia” ujarku
Aku melihat ke arah keponakanku
“Namanya siapa?” tanyaku
“Ji Min” ujarnya
“Ji Min ah~ annyeong” ujarku
Aku tersenyum memandang keponakanku. Dia sangat lucu. Kulihat seorang yeoja masuk ke kamar
“Chukkhae seo!!!” ujarnya
“Gomawo sicaaa” ujarnya
Aku tersenyum memandang mereka. Hingga kulihat seorang namja masuk. Dia.. Donghae..oppa… Seketika aku menitikkan air mata
“Chukkhae seo” ujarnya
“Gomawo hae. Kau dan sica harus cepat menyusulku!’ ujarnya
Seketika aku terdiam. Donghae oppa..di depan mataku? Donghae..yang menghilang..donghae.. dan yeoja itu..
“Ah, yoona kenalkan ini jessica dan donghae. Donghae namjachingu sica. Mereka temanku” ujar seo
Seketika air mataku menetes dan aku menamparnya.
“SETELAH KAU MENGHILANG 4 TAHUN. SETELAH KAU MENGGANTUNGKANKU 4 TAHUN, TERNYATA KAU SUDAH PUNYA YEOJACHINGU?” tanyaku
Kulihat donghae oppa memandangku bingung
“YA! Nuguya?” tanyanya
“Apa..”
“Aku bahkan tidak mengenalmu! Bagaimana bisa kau menyebut aku menggantungkanmu hah!” ujarnya
“Kau bahkan..pura-pura tidak mengenalku Lee Donghae?” tanyaku
“Bagaimana..kau bisa tahu namaku?” tanyanya
Seketika aku terdiam. Ada apa dengannya. Kenapa..dia tidak mengenaliku? Dan ini bukan kebetulan. Bagaimana bisa ada dua orang dengan tubuh yang sama, bernama sama, berwajah sama? Aku tidak mengerti. Aku memutuskan meninggalkan mereka. Ada apa dengannya. Kenapa..dia melupakanku?

~Jessica POV~
Aku memandang donghae yang berpikir keras. Kulihat dia memegang kepalanya
“Ash..”
“Oppa jangan memaksakan diri mengingatnya..” ujarku
“Kenapa..aku sepertinya mengenalnya..” ujar donghae oppa
“Oppa, ini tidak baik bagi kondisimu.” ujarku
“Ne..” ujarnya
Aku memandangnya. Seketika aku menyadari satu hal…

Flashback
Aku memegang tangannya yang terbaring lemah di rumah sakit. Jebal..oppa..bangunlah.. Kulihat dia membuka matanya
“Aku..dimana”
“Syukurlah kau sadar..kau di rumah sakit. Kau kecelakaan oppa” ujarku
Kulihat dia menatapku bingung
“Nuguya?”
“Nu..guya?”
“Kau siapa? Aku tidak mengenalimu?”
Seketika aku kaget mendengarnya dan menanyakan hal ini pada euisa
“Benturan di kepalanya sangat keras. Kemungkinan hilangnya beberapa memori memang memungkinkan” ujar euisa
Setelah mendengar penjelasannya aku mendatangi donghae
“Apa..kau ingat namamu?”
“Kau bercanda? Aku Lee Donghae” ujarnya
Aku menanyakannya beberapa hal tentang kuliah dan dia mengingatnya. jadi..apa saja yang dia lupakan
“Aku…tidak bisa mengingatnya. Ada seorang yeoja..dia sangat penting bagiku.. Dia..”
“Dia itu aku oppa” ujarku
Dia memandangku
“Kau..”
Aku memegang tangannya
“Aku tidak memaksamu mengingatku.. Aku minta..kau sembuh, itu saja” ujarku
“Mianhae..” ujarnya
“Waeyo?”
“Karena melupakanmu. Padahal kau..”
“Sst..oppa sudahlah..” ujarku
Aku tersenyum memandangnya
“Gomawo..”
“Sica. Namaku Jessica” ujarku
“Gomawo sica”
“Ne oppa”
Seketika aku tersenyum, kalau kau menyukaiku seharusnya katakan saja dari dulu oppa
Flashback End

Atau jangan-jangan..yeoja yang dimaksudnya saat itu sebenarnya adalah..yeoja bernama yoona itu..bukan aku? Tidak..ini pasti salah. Ya, ini pasti salah. Dia mencintaiku. Itu faktanya.

——————————————————-

~Yoona POV~
Aku terus bermain dengan pikiranku. Kalau dia donghae oppa kenapa dia tidak mengingatku? Tapi..apapun alasannya kini dia sudah bersama yeoja lain. Ya, memang aku yang bodoh karena terlalu berharap.Memang aku yang bodoh karena terlalu mempercayainya akan setia. Seketika aku sadar. You must move on, yoona

~Jessica POV~
Sejak hari itu donghae terus berusaha mengingat yeoja itu. Aku semakin tidak tahan melihatnya
“Kenapa aku tidak bisa..”
“CUKUP OPPA” ujarku
Kulihat dia memandangku kaget
“DIA BUKAN SIAPA-SIAPA!” ujarku
“Sica..”
“Hatiku sakit oppa..” ujarku
“Jebal…percayalah padaku dia bukan siapa-siapa”ujarku
Kurasakan dia memelukku
“Ne sica. Mianhae aku..” ujarnya
“Gwaenchanha..tapi kumohon…hanya aku yang boleh ada di pikiranmu”
“Ne”

——————————————————-

~Yoona POV~
Sebulan berlalu. Aku sudah melupakannya. Aku menggandeng tangan taecyeon oppa. Sahabatku, yang kini menjadi namjachinguku. Aku percaya..lambat laun aku akan melupakan donghae oppa dengan bantuannya. Aku percaya..

~Donghae POV~
Aku terus berusaha mengingatnya. Yeoja itu..entah kenapa aku merasa sangat sakit dengan air matanya. Aku merasa ingin memeluknya, seolah dia orang terpenting bagiku. Aku benci pada diriku yang tidak bisa mengingatnya. Siapa..yeoja itu

——————————————————-

~Yoona POV~
Setahun berlalu. Aku melihat undangan yang kupegang di tanganku. Apa ini..keputusan yang terbaik? Aku sendiri tidak tahu perasaanku saat ini. Apa aku benar-benar sudah mencintai taecyeon oppa atau..aku hanya menjadikannya pelarian? Aku tidak mengerti.. Apa ini memang..keputusan..yang terbaik? Yoona..ada apa denganmu..

~Jessica POV~
Aku memandangnya bingung. Setahun berlalu. Hubungan kami merenggang. Sejak hari itu. Dimana dia bertemu yeoja bernama yoona. Jujur, aku merasa kehilangan sosok donghaeku yang hangat. Tapi..aku juga tidak mau mengakhiri hubungan ini.. Apa yang harus kulakukan…

~Donghae POV~
Aku semakin bingung pada perasaanku. Seharusnya, aku melamarnya sudah sejak lama. Sejak kepulanganku dari Amerika, seharusnya setelah itu aku melamarnya.Tapi kenapa aku justru diam. Dan hubungan kami malah merenggang. Kami sedang duduk di sungai Han. Seketika aku mengingat sebuah hal..

Flashback
Aku sedang duduk bersamanya di tepi sungai han, menonton konser saat malam tahun baru. Aku memegang tangannya. Dan mulai menjalankan misiku
“Im Yoona, saranghae?”
“MWO?”
Aku terdiam..jangan-jangan..aku ditolak
“Aku tidak mendengar suaramu oppa! Di sini berisik” ujarnya
“Im Yoona, saranghae” ujarku dengan suara agak besar
“Ne?”
“IM YOONA SARANGHAE?”
Seketika semua orang memperhatikan kami
“Say yes! Say yes!” ujar mereka
“NADO SARANGHAE!” ujarnya
Flashback End

“Ouch..”
“Oppa? Gwaenchanhayo?”
Seketika semua memoriku berputar. Perkenalan kami, pernyataan cintaku, keberangkatanku.. Bagaimana bisa aku..melupakannya..
“Oppa..”
“Jessica..mi..an..haeyo”

~Yoona POV~
Aku membukakan pintu. Kurasakan seorang namja memelukku dia..
“Oppa..”
“Mianhaeyo..jeongmal mianhaeyo..bagaimana bisa aku..melupakan..yeoja terpenting dalam hidupku..” ujarnya
Seketika aku menitikkan air mata
“Oppa..”
“Aku kecelakaan, dan ingatanku hilang. Tapi kenapa justru ingatan tentangmu yang kulupakan. Jeongmal mianhaeyo chagiya..” ujarnya sambil menitikkan air mata
“Semuanya..sudah terlambat oppa” ujarku
Kulihat dia menatapku
“Aku..sudah putus dengannya” ujarnya bersamaan dengan saat aku berkata “Aku..akan menikah.. besok”
“N..Ne?”
Seketika aku menitikkan air mata
“KENAPA KAU BARU MENGINGATKU DI SAAT SEMUANYA SUDAH TERLAMBAT OPPA!” ujarku
Aku sendiri tidak mengerti kenapa aku marah padanya
“Yoona..”
“KAU TERLAMBAT OPPA” ujarku lalu menutup pintu
Aku menangis. Kenapa dia harus menyadari di saat semuanya terlambat? Babo..jeongmal baboya!!
“Yoona..”
“PERGILAH OPPA! JANGAN BUAT AKU BERTAMBAH SULIT MEMUTUSKAN” ujarku
“Apa..kau bahagia?” tanyanya yang membuatku terdiam
“Baiklah..aku..akan pulang ke Amerika besok juga” ujarnya
Aku terdiam
“Selamat..atas..pernikahanmu. Dan maaf..aku.. menyulitkanmu” ujarnya
Seketika aku menangis. Oppa..kenapa kau membuatku..menjadi bimbang lebih dari ini?

——————————————————-

~Jessica POV~
Aku melihat donghae oppa yang keluar dengan lesu. Jessica…ini semua karenamu..karena kau terlalu percaya diri dan menyangka yeoja itu adalah dirimu. Sekarang semuanya menjadi rumit. Dan kau menyakiti orang yang kau cintai. Jessica..kau harus menyelesaikan semua kesalahpahaman ini

——————————————————-

~Yoona POV~
Aku melihat diriku di cermin berbalut baju pengantin. Aku pun masih bimbang apa ini..keputusan yang tepat… Aku melihat jam tanganku.. apa donghae oppa sudah pergi.. Aigo! Yoona apa yang kau pikirkan!

~Jessica POV~
Aku masuk ke ruangan itu. Aku sudah siap.. dengan segala resikonya
“Annyeong” ujarku padanya
“Annyeong. Maaf..kau..”
“Ada yang harus..kujelaskan..”

——————————————————-

~Yoona POV~
Aku berjalan ke arah pelaminan. Kulihat taecyeon oppa berdiri di sana. Kalau ini memang keputusan yang tepat..berilah aku petunjuk.. Kulihat taecyeon oppa menggandeng tanganku.
“Apa kau, Ok Taecyeon bersedia menerima Im Yoona dalam keadaan sehat maupun sakit. Dalam keadaan suka maupun duka. Dalam keadaan untung maupun malang. Dan mencintai dia selama-lamanya sampai maut memisahkan kalian?”
Kulihat taecyeon oppa diam.
“Ada orang yang lebih pantas mengucapkannya” ujarnya yang membuatku tersentak. Termasuk para undangan. Apa..maksud ini semua
“Yoona, aku memang mencintaimu. Dan aku emang ingin membahagiakanmu. Tapi..aku tidak bisa mewujudkan semua itu. Aku tidak ingin menjadi penghalang kebahagiaanmu. Karena aku tahu, kebahagiaanmu hanya bersamanya. Hanya bersama Lee Donghae”
Aku tersentak mendengarnya
“Oppa..”
“Bagiku..kebahagiaanmu adalah yang terpenting” ujarnya
Aku menitikkan air mata
“Oppa..”
“Kau punya waktu 45 menit ke bandara sebelum pesawatnya berangkat. Ppaliwa! Kejarlah dia!” ujar taecyeon oppa
“Oppa”
“I will always wish for your happiness” ujarnya
“Gomawo..jeongmal gomawo…mianhaeyo..” ujarku
“Ne”
“Jeongmal jeosonghamnida” ujarku pada undanganAku berlari. Salju yang turun di musim dingin ini tidak kuhiraukan. Aku harus menghentikannya..Aku tidak boleh kehilangan dia untuk kedua kalinya..Kulihat sebuah mobil berhenti di depanku
“Naiklah” ujar yeoja itu. Yeoja itu..Jessica?
“Ppali! Pesawatnya berangkat 45 menit lagi!” ujarnya
Aku masuk ke mobilnya dan dia menyetir dengan kecepatan maximum
“Kenapa..kau..melakukan ini?” tanyaku
“Karena..aku harus menyelesaikan kesalahpahaman ini” ujarnya
“Kesalahpahaman..?”

——————————————————-

~Yoona POV~
Jessica sudah menceritakan semuanya padaku. Ternyata..aku salah menilainya..dia yeoja yang baik. Kami sampai di bandara. Dia turun dan menarikku. Orang-orang memperhatikan kami. Terutama aku dengan penampilan anehku memakai baju pengantin
“OMONA! 5 menit lagi!” ujar sica
Aku mulai panik. Aku tidak ingin kehilangan dia. Kami pergi ke terminal keberangkatan. Kulihat tidak ada tanda-tanda kehadirannya. Hingga kami bertanya petugas bandara
“Ajeossi, apa pesawat ke Amerika..”
“Pesawatnya baru saja berangkat, 10 menit lalu”
“10 menit lalu?”
“Ne, berangkat lebih awal” ujarnya
Seketika aku terduduk lemas. Aku terlambat.. Bukan dia, tapi aku. Seketika aku menitikkan air mata
“Yoona, tenang saja kau masih bisa pergi ke Amerika menyusulnya..”
“Sica..tapi..”
Aku tersentak melihat seorang namja berlutut di depanku dan memasangkan cincin
“Aku tahu..kau pasti datang”
Seketika aku memeluknya. Menitikkan air mata. Dia..Lee Donghae..ada di depan mataku.. Dia..
“Aku membatalkan keberangkatanku. Bisakah kita meyebutnya takdir?”
Aku mengangguk
“Kau sudah pulang ke rumahmu” ujarnya
Aku kembali menggeleng
“Bukan, tapi kita yang sudah pulang..ke rumah yang sudah menjadi takdir kita”

——————————————————-

~Jessica POV~
Aku tersenyum melihat mereka bahagia. Dengan begini, tugasku selesai. Aku menepuk pundak donghae
“Berterima kasihlah padaku” ujarku
“Ne. jeongmal gomawoyo..sica” ujarnya
“Ne. Kau harus menjaganya arraseo? Atau aku akan marah” ujarku
“Itu pasti” ujarnya
“Berbahagialah” ujarku
“Gomawoyo”
Aku berjalan membelakangi mereka dan menitikkan air mata. Ya, melihat orang yang kau cintai bersama orang lain memang menyakitkan tapi aku percaya.. suatu saat nanti aku pasti bisa menemukan takdirku, seseorang yang akan melihatku seperti donghae melihat yoona. Karena kau pasti punya seseorang..yang sudah ditakdirkan untukmu

TBC
RCL ^^

11 thoughts on “Time Machine {Part 3-Someone that is fated}

  1. whoa~ beneran hampir sama kaya di teaser Time machine nya Yoona^^
    tapi masih ada typo^^ check again, karna masih ada kata “kyuhyun” disana
    daebak!!!!~

  2. wahh..ane bru bca part yg ini hehe
    tp kerenn..akhirny yoonhae bsa brsma juga..
    sica gdis yg baik,mna tau d jodohin sma authorny dgn taecyeon hehe

  3. baru baca ne ff, langsug part ini part sebelumnya gak tw,,kkkkkk
    aku kiraen jessica eonnya jahat, tpi ternyta baikk,, syukur dah,,he

    next part ditunggu thorrr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s