[Songfic] Haru Haru

Haru Haru

Title : Haru Haru

Rating : PG-15

Category : Romance, Friendship

Genre : Songfic  {Oneshoot}

Main Cast :
*Choi Siwon
*Choi Sooyoung

Other Cast :
*Member SNSD & Super Junior

~All Siwon POV~

Like the tides my heart is broken
Like the wind my heart is shaking
Like the smoke my love faded away
It never erases like a tattoo
I sigh deeply and the ground shakes
My heart is full of dust (say goodbye)

Aku melihat dua orang itu bergandengan tangan sambil tertawa. Mereka terlihat bahagia. Di tengah kehancuran hatiku. Aku dikhianati. Oleh dua orang yang kucintai. Oleh seorang namja yang sudah kuanggap seperti namdongsaengku sendiri, sekaligus kuanggap sahabat. Dan oleh seorang yeoja yang kucintai..yang tak lain adalah mantan yeojachinguku. Kedua orang yang terdekat denganku..justru mereka lah yang mengkhianatiku. Luka ini..mungkin tidak akan pernah hilang..sampai kapanpun

———————————————————————————-

Yeah, I thought I wouldn’t be able to live even one day without you
But from what was expected, I’m getting along quite well by myself
You don’t answer anything as I cry out “I miss you”
I hope for a vain expectation but now it’s useless

Suasana di van sangat hening, dan ini terjadi sejak hari dimana aku bertengkar hebat dengan namja itu. Cho Kyuhyun. Namja yang mengkhianatiku. Namja yang kuanggap sahabat sekaligus namdongsaengku merebut yeojachinguku. Seakan terjadi perang dingin di sini. Semuanya tidak mau memihak. Itulah yang tidak kumengerti. Seharusnya mereka memihakku karena namja itu bersalah. Tapi mereka memilih untuk diam. Kami sampai di gedung SM. Aku keluar terakhir karena malas berjalan bersamaan dengan namja itu. Aku melangkahkan kaki turun dari van setelah melihat mereka pergi. Aku masuk ke lift. Kulihat sesosok yeoja berdiri di sana. Dia youngie.. Dia… satu-satunya yeoja yang kupercaya, kucintai, dan mengkhianatiku..dengan Cho Kyuhyun
“A..nnyeong” ujarnya
Aku mengabaikannya. Aku masuk ke dalam lift. Kulihat dia terus memandangku dan mengalihkan pandangannya ketika aku menatapnya. Jujur, aku merindukannya. Aku merindukan saat kami bersama. Saat dimana ada kata ‘kami’. Pintu lift terbuka. Aku menahan tangannya yang akan keluar dan menutup pintu lift
“Oppa..”
“Jeongmal bogoshipoyo..” ujarku lalu memeluknya. Aku sudah tidak bisa menahan ini semua. Aku merindukannya
“Jebal..kembalilah padaku..” ujarku
Kurasakan dia mendorongku dan keluar dari pintu lift
“Aku akan turun dengan tangga. Dan kumohon jangan katakan itu lagi. Aku..tidak mau mendengarnya” ujarnya lalu pergi. Aku menatapnya. Youngie.. kau sudah berubah. Tapi seketika aku sadar. Aku..harus mencoba hidup tanpanya

———————————————————————————-

What is it about that person next to you, did he make you cry?
Do you even see me, did you already completely forget me?
I am worried, I feel anxiety because I can’t even approach you or talk to you
Alone in the night, I erase my thoughts a hundred times

Setelah rapat, aku memutuskan menyegarkan pikiranku di atas atap SM building. Kulihat van kami sudah pergi. Aku menghela nafas. Youngie.. aku bersumpah akan membuktikan padamu kalau aku tetap bisa hidup. Meski tanpamu. Aku tidak akan membiarkanmu lebih menang dari ini. Akan kubuktikan kalau aku bisa mendapatkan yeoja yang lebih darimu. Setelah menyegarkan pikiranku. Aku menuruni anak tangga. Kulihat mereka berpelukan. Kyuhyun seperti menenangkannya yang menangis. Choi Siwon, bahkan sekarang dengan mata kepalamu sendiri kalau dia sudah melupakanmu seutuhnya. Peranmu sebagai sahabat dan oppanya sudah pindah ke Cho Kyuhyun. Aku mengabaikan mereka dan pulang. Dan malam ini juga aku sudah memutuskan. Aku akan melupakan semua kenangan bersamamu. Semua kenangan..yang kini sudah menjadi konyol

———————————————————————————-

Even if we bump into each other
Pretend you didn’t see me and keep going

Aku tidak mengerti kesialan apa yang kualami lagi kali ini. Aku berada kembali. Di satu lift dengannya. Kulihat dia menatapku lagi. Dejavu, seperti kejadian kemarin terulang kembali. Tapi kali ini aku tidak akan membiarkanmu menang. Kulihat pintu lift terbuka. Aku keluar dari lift
“Kalau kita bertemu lagi, berpura-puralah tidak melihatku. Arraseo?”
Aku meninggalkannya. Aku menang

———————————————————————————-

Just forget me and live on

Sebuah pesan membangunkanku dari tidurku. Aish..siapa yang berani-beraninya mengirim pesan padaku di malam begini
“Happy Birthday, Siwon oppa”
Aku memandangnya kesal dan membalasnya
“Lupakan aku dan jangan memperhatikanku lagi. Aku muak dengan semua ini. Hiduplah dengan hidupmu sendiri bersama Cho Kyuhyun”

———————————————————————————-

The promise of us staying together is now a memory baby

Aku sedang berada di Thailand untuk CF produk kosmetik bersama Tiffany. Tiba-tiba dia bertanya
“Oppa, apa boleh aku..mengatakan satu hal..?”
“Katakan saja fany ah” ujarku
“Apa tidak bisa bagimu..setidaknya tidak terlalu keras..pada youngie?” tanyanya
Sekilas aku terdiam. Permintaan itu..
“Mianhae fany ah, tapi aku tidak pernah terlalu keras padanya. Dia lah yang menginginkannya. Dia yang meninggalkanku untuk kyuhyun dan dia pula yang memaksaku menjauhinya dari semua sikapnya” ujarku
“Tapi..oppa..”
“Sudahlah fany ah, biarkan saja. Semua tentang kami hanya menjadi ingatan. Realitanya, sekarang dia juga sudah punya Cho Kyuhyun yang selalu ada di sampingnya.”

———————————————————————————-

You should be happy if you are like this
Day by day it fades away

Aku terdiam di kamarku. Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Aku terdiam dan masih berpikir. Apa aku perlu mengirim pesan selamat ulang tahun untuknya? Hingga akhirnya aku memutuskan mengurungkan niat itu. Babo Siwon untuk apa kau memperhatikannya? Kyuhyun pasti sudah mengirim ratusan tangkai bunga untuknya! Aku melempar ponselku asal.

———————————————————————————-

Oh, girl, I cry, cry

Aku bersyukur tidak bertemu dengannya kemarin, di hari ulang tahunnya. Dan bahkan yang kudengar, dia berhenti dari agensi. Syukurlah, aku tidak perlu bertemu dengannya lagi. Aku sedang berada di dorm, duduk di sebelah leeteuk hyung.  Suasana dorm sepi. Hingga tiba-tiba seorang namja masuk dan menarik tanganku
“Waegeurae?” tanyaku pada donghae
“YA! Donghae kau kan sudah berjanji..”
“aku sudah tidak tahan lagi dengan semua sandiwara ini” ujarnya
“Apa maksudmu?”
Dia diam dan malah masuk ke mobil. Aku duduk di sampingnya. Kulihat dia menyetir, menuju ke sebuah tempat.
“Siapa yang sakit?” tanyaku
Mereka semua diam. Donghae menarik tanganku ke sebuah tempat. Di sana ada semua member snsd kecuali sooyoung, yesung, eunhyuk, dan….kyuhyun
“Oppa..”
“Ada apa ini?” tanyaku
Kulihat kyuhyun berdiri dan memberikan sebuah cincin padaku. Itu adalah cincin pemberianku yang dibuang youngie saat dia mengatakan ingin putus karena tidak mencintaiku dan mencintai kyuhyun
“Jeongmal mianhaeyo hyung..karena kami semua telah membohongimu..” ujarnya
“Apa maksudmu?”
“Dia..mencintaimu” ujar kyuhyun
Aku terdiam. Apa maksud semua ini?
“Dia…memintaku berpura-pura menjadi namjachinguya..untuk menjaga perasaan hyung” ujar kyuhyun
“Jelas-jelas kalian menyakiti perasaanku dengan kalian ja..”
“Kami tidak pernah jadian” ujar kyuhyun
“Sebenarnya apa maksudmu hah?” tanyaku
“DIA KRITIS HYUNG” ujar kyuhyun
Aku tersentak mendengarnya
“Ini tidak lucu kyuhyun”
“Aku serius hyung”
Seketika aku terduduk lemas. Tidak..mereka pasti bohong
“Saat dia tahu penyakitnya, dia tidak ingin ..kau akan tersakiti saat dia pergi. Maka dia memintaku berpura-pura menjadi namjachingunya, untuk membuatmu membencinya. Apa kau tahu hyung seberapa sakit hatinya saat kau mengatakan padanya kalau kau membencinya? Tapi apa kau tahu hyung, dia tetap mencintaimu dan malah bahagia meski tersakiti hatinya. Karena setidaknya dibenci olehmu lebih baik baginya daripada melihatmu terluka saat dia pergi”
Aku menitikkan air mata… aku..telah jahat padanya..
“Dan maksud perkataannya dengan memintamu menjauhinya adalah agar kau tidak merasa kehilangan saat dia meninggal” ujar kyuhyun
Aku benar-benar bodoh.. Bagaimana bisa aku tidak mengetahui ini semua?
“Apa kau tahu hyung, kemarin saat terakhirnya sebelum masuk ICU dia mengatakan padaku kalaupun dia akan meninggal, dia sudah tenang. Karena kau sudah benar-benar membencinya. Kau bahkan tidak mengucapkan selamat ulang tahun padanya.”
Aku kembali menitikkan air mata. Youngie..bagaimana bisa aku…melupakan choi sooyoungku. Dia tidak mungkin mengkhianatiku. Dia tidak mungkin melukaiku. Dan dia..tidak mungkin bersama sahabatku. Dan semua penyesalanku..sudah terlambat

You’re my all, say goodbye, bye

Kulihat euisa keluar dari ruang ICU
“Apa ada di antara kalian yang bernama siwon?”
“Sa..saya euisa” ujarku
“Dia terus memanggilmu” ujar euisa
Aku masuk ke ICU dan kulihat dia terbaring lemah. Aku duduk di sampingnya dan memegang tangannya
“Pada akhirnya..gagal juga..” ujarnya
“Apa kau bodoh hah?! Kau anggap aku ini apa? Aku namjachingumu dan aku harus tahu kondisimu, apapun itu. Aku merasa gagal karena menjadi satu-satunya orang yang tidak tahu kondisimu, dan aku..bahkan berkata kasar padamu. Aku bahkan tidak ada di sampingmu saat..”
“Gwaenchanha” ujarnya sambil mengelus punggung tanganku
“Melihatmu..bahagia..sudah lebih dari cukup”
“Tapi aku mau kita bahagia. Kau..dan aku.” ujarku
“Oppa..berjanjilah padaku..kau akan bahagia..tanpa aku”
“aku..tidak bisa chagi” ujarku
“Kau bisa oppa..karena kau..adalah choi siwonku” ujarnya
“Aku..”
“Jebal oppa..”
“Ne” ujarku
Aku memakaikan cincin itu padanya
“gomawo..untuk…semuanya oppa.. saranghae” ujarnya
“Nado..chagi” ujarku
“saranghae oppa” ujarnya
“Youngie.”
“Sa..rang..hae..choi..siwon”
Kulihat garis lurus di alat itu
“YOUNGIE!!”

———————————————————————————-

Aku duduk di salah satu bangku taman. Tersenyum, membaca semua isi buku itu. Buku semua tentang kami. Berisi foto kami, tiket bioskop yang kami tonton dulu, dan semua kenangan tentang kami. Tentang aku dan dia. Hari demi hari telah berlalu, tapi bukan seperti yang kalian kira. Aku bukan melupakannya, hari demi hari. Tapi seiring berjalannya waktu aku semakin mencintainya. Aku bersyukur, bisa menemaninya hingga saat terakhir hidupnya. Aku tersenyum menatap ke langit. Youngie.. tunggu aku. Dan aku berjanji di saat kita bersama di sana.. The word ‘us’

13 thoughts on “[Songfic] Haru Haru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s