Hatred {Part 2}

Title : Hatred

Rating : PG-17

Category : Romance, Family, Revenge

Main Cast :
*Choi Sooyoung
*Choi Siwon
*Cho Kyuhyun

Other Cast :
*Victoria Song

~Victoria POV~
“Kapan kalian akan memberi kami cucu? Eomma sudah tidak sabar menggendongnya!” ujar eommanya saat kami tengah makan bersama. Aku hanya terdiam. Kulihat dia pun begitu. Pertanyaan ini memang wajar. Sudah 5 bulan kami menikah dan kami tidak melakukan apa-apa. Mengobrol saja bisa dihitung dengan jari. Aku menghela nafas. Mau sampai kapan dia luluh..

—————————Hatred—————————

~Siwon POV~
“Hana..dul..set” ujarnya sambil memotret kyungsan yang pertama kali tengkurap. Aku tersenyum menatapnya. Dia terlihat sangat bahagia. Aku ikutan tengkurap di sebelah kyungsan
“Kenapa aku tidak difoto?” tanyaku
“Kau sudah bisa melakukannya 24 tahun lalu yeobo” ujarnya
Aku memeluk kyungsan.
“Kyungsanie, kalau begini baru eomma mau memfoto kita berdua” ujarku
“Kau ini ada-ada saja haha”

~Kyuhyun POV~
Aku menghela nafas panjang. Aku kembali melihat kalender. Youngie… sudah hampir setahun kita tidak bertemu. Apa kau masih mencintaiku? Aku memukul kepalaku sendiri. Pertanyaan yang bodoh. Sudah jelas dia sangat membenciku sekarang. Aku melihat fotonya
“Mianhae chagiya..”

—————————Hatred—————————

~Sooyoung POV~
Aku menidurkan kyungsan di kamarnya. Wajahnya seperti malaikat. Aku tersenyum menatapnya. Kalau dilihat, entah kenapa semakin lama dia bukannya mirip kyuhyun melainkan siwon.
“Kau lebih tampan kalau mirip dengan siwon appa” ujarku
Kulihat dia tertidur pulas. Tak lama kemudian kulihat appa mertuaku masuk ke kamar
“Appa..”
“Kyungsanie sudah tidur?” tanyanya
“ne appa” ujarku
Kulihat appa masuk dan mengelus rambutnya, lalu mencium keningnya
“Dia persis siwon saat bayi” ujar appa yang membuatku tersenyum
“Ne appa” ujarku
“Jeongmal gomawo youngie” ujarnya
“Jeongmal gomawo telah memberi kebahagiaan di keluarga ini”
Aku tersenyum
“Aku yang seharusnya berkata begitu pada appa.” ujarku
Seketika aku mengingat kenanganku bersama appaku. Appa kandungku. Appa adalah orang yang hangat.. sama seperti appa mertuaku. Tapi sejak kejadian itu.. aku tidak tahu appa dan eomma dimana. Mereka sudah pindah. Itulah yang kutahu. Tapi entah kemana. Dan hanya satu yang kusimpulkan. Mereka terlalu membenciku hingga melakukan semua itu. Dan itu semua karena kebodohanku. Dan karena namja bernama Cho Kyuhyun. Kurasakan air mataku menetes. Babo bagaimana bisa aku menangis di depan appa mertuaku
“Youngie gwaenchanhayo?” tanya appa mertuaku
“ne gwaenchanhayo appa. Aku..hanya rindu dengan appaku” ujarku
Kurasakan dia memelukku
“Aku adalah appamu, anakku” ujarnya yang membuatku menangis
“Gomawoyo..appa”

—————————Hatred—————————

~Siwon POV~
Ini hari minggu. Aku sedang menemani kyungsan bermain
“Kyungsanie, kapan kau besar?” tanyaku
Kulihat dia memandangku dan tertawa. Membuatku gemas melihatnya.
“Neomu kwiyeopta” ujarku
Kulihat dia memelukku
“A..ppa”
Aku tersentak mendengarnya
“Kyungsanie, kau bilang appa?”
Kulihat dia tersenyum
“YEOBO!!! YEOBO!!!”
“Ada apa siwonie?” tanyanya
“Tadi kyungsan bicara!”
“JINJJAYO?”
Kulihat dia ikut duduk bersamaku dan kyungsan
“Kyungsan..coba bilang eomma”ujarnya
Kulihat kyungsan tersenyum dan memelukku
“Appa”
Aku tersenyum dan kulihat dia memasang aegyeo pada kyungsan
“Kyungsanie~”
Kulihat kyungsan menoleh padanya dan mencium pipinya
“Eo..mma”
“A!!! YEOBO DIA MEMANGGILKU!” ujarnya sambil menggendong dan memutar kyungsan.

~Victoria POV~
Aku membuka pintu dan aku sangat kaget melihatnya pulang dalam keadaan mabuk
“OMO! YEOBO!”
Aku memapahnya ke ruang tamu dan kulihat dia terduduk lemas di sana dan menitikkan air mata
“Kyuhyunie..gwaenchanha?”
“Kembalilah padaku chagi..” ujarnya
Aku menitikkan air mata mendengarnya. Sekarang aku mengerti alasannya. Kenapa dia tidak bisa menerimaku.. Karena.. ada yeoja di hatinya
“Aku membutuhkanmu..jebal mianhaeyo..” ujarnya
“Kyuhyunie…”
“Ini semua karena victoria” ujarnya
Aku menatapnya, menangis. Kulihat dia menatapku
“INI SEMUA KARENAMU” ujarnya
Belum pernah aku melihatnya kacau begini. Dia terlihat sangat frustasi, berbeda dengan kyuhyun dingin yang kukenal
“Kyuhyunie..kenapa kau tidak bisa belajar melupakannya..” ujarku
“Karena dia sempurna, dan aku mencintainya..” ujarnya yang membuatku terasa hancur mendengarnya
“APA KELEBIHANNYA YANG TIDAK AKU MILIKI KYUHYUN!” ujarku
Kulihat dia mengeluarkan sebuah foto. Seorang yeoja dan di sebelahnya adalah kyuhyun. Kulihat mereka mengenakan seragam yang sama. Keduanya tersenyum bahagia. Aku tidak pernah melihat kyuhyun tersenyum seperti itu di depanku. Dan yeoja itu.. sangat cantik. Postur tubuhnya indah dan dia tinggi. Matanya berbinar, rambutnya panjang, dan memang benar..sempurna..
“Dia adalah yeoja terpintar di sekolahku” ujarnya yang membuatku tertusuk
“Dan dia sangat baik. Dia adalah malaikat” ujarnya
Aku menatapnya
“Aku akan berusaha menjadinya, jika itu bisa membuatmu melihatku” ujarku
“Menjadinya?”
Kuliha dia menatapku dan merebut foto itu
“Kau bisa menjadinya, tapi kau tidak akan bisa menjadinya yang kucintai. Arraseo?”
Kulihat dia masuk ke kamar dan mengunci pintu. Aku menatapnya nanar. Dan mungkin ini aku ada sangkut pautnya dengan perpisahan mereka sehingga dia begitu membenciku. Tapi aku akan berusaha menjadi yeoja itu.. Pasti

—————————Hatred—————————

~Sooyoung POV~
“Setelah menjemput kyungsan di TK, kau harus segera pulang. Kalau kau ingin makan sesuatu, katakan saja padaku jadi akan kubawakan setelah pulang dari hotel. Lalu..”
“Ne,ne, ne arraseo Tuan Choi. Aku akan mematuhinya” ujarku memberi tanda hormat
Kulihat dia tersenyum dan mencium keningku. Kulihat dia mengusap perutku yang berusia kurang lebih 7 bulan.
“Annyeong” ujarnya
“Annyeong appa” ujarku
Kulihat mobilnya berlalu pergi. Aku tersenyum sendiri melihatnya. Sejak kehamilan kedua, dia menjadi sangat overprotective karena kata dokter aku harus cuti kerja dan tidak boleh kelelahan. Meskipun begitu, ak senang dengan perhatianya. Aku tidak bisa lupa bagaimana dia menggendong dan memutarku begitu tahu kabar ini. Dan begitu pula kyungsan yang sudah berumur hampir 4 tahun. Aku pergi ke sekolahnya dan menjemputnya. Kulihat dia berlari ke arahku dengan wajah bahagia
“Annyeong eomma!!” ujarnya
“Anyeong kyungsanie!!”
Kulihat dia mengusap perutku
“Annyeong” ujarnya
Aku tersenyum melihat tingkahnya
“Kapan adik bayi lahir eomma?”
“Hm..2 bulan lagi”
Kulihat dia berpikir dan menghitung
“Berarti.. dia akan lahir berdekatan dengan ulang tahunku!” ujarnya sambil tersenyum ceria
Aku mengangguk
“Kalau dia lahir di hari ulang tahunku, berarti dia kado ulang tahun terindaaah buatku!” ujarnya
Aku mengelus kepalanya
“Ne kyungsanie”
“Kalau dia namja pasti tampan sepertiku dan appa. Kalau dia yeoja, pasti cantik seperti eomma”
Seketika aku memperhatikan wajah kyungsan. Dia benar-benar mirip siwon sekarang. Wajahnya dan sifatnya. Dan itulah yang membuatku sangat berterima kasih pada Tuhan. Seakan direstui kalau kyungsan adalah anak kami, aku dan siwon
“Ne kyungsanie”

~Victoria POV~
Aku memandang kalender itu. Hari ini adalah ulang tahun pernikahan kami yang ke 4 tahun. Aku menghela nafas. Mungkin hanya aku yang mengingatnya. Sudah 4 tahun kami menikah. Tidak ada perubahan. Meski aku sudah mencoba berubah. Meski aku memiripkan model rambutku dengan yeoja yang dicintainya. Meski aku berusaha keras sempurna di matanya. Semua itu tidak ada hasilnya…
Bahkan sekarang dia ke luar kota.

—————————Hatred—————————

~Siwon POV~
“Saengil chukkhamnida! Saengil chukkhamnida! Saranghae uri kyungsan saengil chukkhamnida!!”
Kami meniup lilin itu bertiga. Aku menatapnya bahagia. Dia sudah genap berusia 4 tahun. Kami berdua mencium pipinya. Setelah perayaan ulang tahunnya, kami pulang ke rumah. Di perjalanan kulihat dia membuka kado dengan bahagia. Aku menatap ke arah youngie. Kulihat dia berkeringat. Aku menghapusnya dengan tissue
“ACnya kurang dingin?” tanyaku
Kulihat dia diam, wajahnya memucat, dan dia seperti meringis
“Appo…”
“Youngie gwaenchanhayo?”
“Eomma, gwaenchanhayo?”
“KYAAA!! SIWONIE!!!”
Seketika aku langsung memutar balik mobil dan menuju ke rumah sakit
“Bertahanlah yeobo!”
“Eomma kenapa appa?”
“Eomma akan melahirkan” ujarku
“JINJJAYO? WUAH! Aku tidak menyangka permohonanku terkabul secepat ini! FIGHTING EOMMA!” ujarnya
“Ne fighting” ujar soo lemas tapi kulihat kyungsan menyemangatinya. Kami sampai di rumah sakit dan dokter segera menanganinya. Aku masuk ke dalam, menemani persalinanya. Sedangkan kyungsan di luar bersama appa

~Sooyoung POV~
“Chukkhae bayi kedua Nyonya Choi yeoja yang cantik dan sehat”
Aku menghembuskan nafas lega. Aku menggendongnya. Kulihat siwon mencium keningku
“Gomawo” ujarnya
Kulihat kyungsan masuk ke ruangan
“WUAAA!!! YEODONGSAENG!!!” ujarnya
“Ne kyungsanie”
Kulihat siwon menggendongnya dan mendekatkannya pada yeodongsaengnya lalu dia mencium pipinya
“Berarti ulang tahunnya sama denganku!” ujarnya
“Ne kyungsanie, makanya kau harus mengingatnya!” ujar siwon
Kulihat kyungsan memberi hormat
“Karena dia kado ulang tahunku, aku sudah menyiapkannya nama” ujarnya
“Jinjjayo?”
Dia mengangguk
“Choi Ye Eun!”
Aku tercengang mendengarnya.
“Dari mana kau menemukan nama itu?” tanya siwon
“Ye dari kata yeppo. Eun artinya berkat. Ye Eun!” ujarnya
“Nama yang indah” ujar siwon
Aku mengangguk
“Annyeong Choi Ye Eun”

—————————Hatred—————————

~Author POV~
Di pagi hari..
Sebuah rumah tengah dipenuhi teriakan anak-anak kecil.
“Eomma~! Katanya mau membuatkanku nasi omelet!”
“Appa~! Katanya mau membuatkan sereal!!”
“Ne ne! Sebentar!!”
Dua orang itu turun dan makan bersama. Namja itu menyuapi seorang yeoja kecil dengan sesendok sereal sambil menelpon rekan bisnsnya untuk meeting. Sedangkan seorang yeoja memasak sambil mengatur jadwal di sebuah kertas.

~Siwon POV~
“Selesai!” ujarku setelah selesai mengikatkan tali sepatu Ye Eun
“Gomawo appa!!” ujarnya lalu memelukku
Aku mengantar mereka ke sekolah. Kini mereka sudah duduk di sekolah dasar. Ye Eun kelas 1 dan Kyungsan kelas 5. Sedankan youngie memutuskan kembali bekerja mengingat kedua anak kami sudah cukup besar. Kami sampai di sekolah dan kulihat mereka turun dengan gembira
“Nanti eomma akan menjemput jam 1 ya!” ujarnya
“Ne eomma!” ujar mereka berdua kompak sambil menirukan gaya hormat lalu pergi. Kulihat youngie menggeleng
“Tadi aku berlutut di depan yeoja lain selainmu” ujarku
Kulihat dia tersenyum
“Aku sudah tahu, kau berlutut ntuk memakaikan yeoja itu sepatu tali”
Aku menstarter mobilku
“Siap menjadi wakil presdir?” tanyaku
Dia memberi tanda hormat
“Siap kapten!”

—————————Hatred—————————

~Author POV~
Seorang yeoja tengah tersenyum dan menatap sebuah kertas di depan matanya. Sekilas semua memorinya kembali dan membuatnya menjadi tegar untuk menjalankan misinya
“Permainannya akan segera dimulai”

TBC

24 thoughts on “Hatred {Part 2}

  1. Sec0nd, yey yey yey
    mrka udh pny 2 ank… Smga mkn bh9ia y bwt pasngan soowon. Dan kyu jgn g3u rmh tgga mrka oke…
    Btw itu misiny cpa vict or syoO? Q tggu part 3ny chingu

  2. Aaaawwww soowon familynya harmonis banget.. Beda bgt sama keluarganya kyuhyun.. Kasian juga sih tapi gimana lagi ya.. Mmm itu yg diakhir part siapa deh jadi penasaran

  3. waaa, daebakk ff SooWon. Gomawo thor! Aigoo itu yg trakhir siapa? Syoung unnie atau vicky unnie? Next chapter ditunggu yaa thor. Mian aku bca chap 2 dlu bru 1, ntr aku komen jg. SooWon is real! Guardians jjang! Author hwaiting!

  4. hmpt..
    Jan buat kyutoria besatu yaa.
    ga suka kyutoria :|
    oa chingu,
    please..
    Kalo buat ff soowon jan orang ke3nya kyu,
    ga mau kyu ma yeoja lain.
    Sebenarnya ff KY jga sih,
    ga rela siwon ama tiffany atw yoona –‘

    yeoja itu siapa?
    Syookah?
    Atw victoria??
    Next part ditunggu :)

  5. soowon bahagia bgt kaya’a seneng bgt ngeliat’a…kalo bs jgn buat kyu mencintai vic slma’a ya chingu coz aku ga begitu suka kyutoria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s