Can’t I? {After She’s Gone}

Title : Can’t I

Main Cast :
* Cho Kyuhyun

* Choi Sooyoung
* Seo Joohyun

Other Cast :
*Choi Minho
*Choi Sulli
*Choi Siwon
*All SNSD Member
*Lee Donghae
*Yesung
*Eunhyuk
*Leeteuk

Type : Series

Genre : Romance, Friendship, Family

Rating : PG-15

~Author POV~
Seorang namja datang dengan membawa sebuket bunga dan piagam penghargaan. Namja itu berlutut dan menitikkan air mata ke sebuah nisan. Seketika ia menghapus air matanya dan tersenyum
“Annyeong chagiya” lirihnya
Ia menaruh buket bunga yang didapatkannya di atas nisan yang terukir nama ‘Choi Sooyoung’
“Aku sudah lulus chagi..” ujarnya sambil menunjukkan piagam penghargaannya sebagai lulusan terbaik. Ia menahan tangisnya
“Seharusnya kau disini dan mengucapkan chukkhae padaku” ujarnya
“Aku..tidak akan menangis” ujarnya pada dirinya sendiri
“Jeongmal bogoshipoyo..” ujarnya sambil membersihkan debu di atas nisan itu
“Setelah ini..aku akan kuliah jauh.. di China..” ujarnya
“Aku akan mewujudkan mimpi kita..”

——————————————————Can’t I———————————————————–

~Minho POV~
“Annyeong Kyu!!” ujarku ketika melihatnya di bandara Incheon
“Annyeong MinYul, Sulli, ahjeossi” ujarnya sambil membungkuk
“Ne, annyeong” ujar yuri,appa dan sulli
Hari ini kami berdua akan berangkat ke China untuk kuliah. Kami sama-sama mengambil fakultas bisnis. Kulihat yuri menitikkan air mata
“Aku akan pulang saat libur chagi dan aku akan selalu menghubungimu.” ujarku sambil mengusap kepalanya
“Ne oppa” ujarnya sambil memelukku
Kulihat jam tanganku sudah menunjukkan pukul 2 siang
“Annyeong!!” ujar kami
“Ne annyeong!! Hati-hati ya!!”

~Kyuhyun POV~
Di perjalanan kulihat Minho tertidur. Sedangkan aku melihat foto yeoja yang kucintai

‘Kalau kau masih hidup, kita pasti akan seperti MinYul tadi’ batinku
Kulihat boneka beruang buatannya. Aku memandang ke arah langit yang berawan putih tebal dan biru. Soo ah..seharusnya kau di sini..

Flashback
Kami berdua sedang berbaring sambil melihat ke arah langit biru dan berawan tebal
“Awan yang itu berbentuk hati oppa!” ujarnya sambil menunjuk ke salah satu awan
Aku melihat ke arah awan itu
“Ne awannya tebal” ujarku
“Pasti enak tidur di sana!” ujarnya
Aku tersenyum melihatnya
“Ani, kau akan jatuh ke bawah kalau tidur di sana” ujarku
“Terkadang aku berpikir.. katanya surga itu di atas langit. Lalu adanya di sebelah mana?” tanyanya polos
Flashback End

“Kyu ah..”
Youngie, kalau surga benar-benar di atas langit, aku ingin ke sana dan melihatmu setidaknya sebentar saja..
“Kyuhyun..”
“KYUHYUN AH!” ujar Minho membuyarkan lamunanku
“Ah, ne?”
“Sudah jam berapa?”
“Hm..sudah 5 jam perjalanan”

~Minho POV~
“Hm..sudah 5 jam perjalanan” ujarnya
Aku melihat ke arahnya
“Kau melamun?” tanyaku
“Ah..ani..” ujarnya
Aku melihat ke tangannya. Ia memegang sebuah boneka beruang kecil.. boneka itu…

Flashback
Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Kulihat youngie masih sibuk menjahit sesuatu
“Hoaam.. Youngie, tidurlah. Ini sudah  malam” ujarku
“Sebentar oppa…” ujarnya
“Kau sedang membuat apa sih?” tanyaku
“Rahasia” ujarnya
“Yasudah oppa tidur dulu ya.. jangan tidur kemalaman” ujarku
“Ne oppa” ujarnya sambil tersenyum
Aku pergi ke kamarku dan tidur. Aku terbangun jam 3 pagi dan pergi ke kamarnya. Kulihat dia tertidur beralas meja
“Aigo..bagaimana bisa dia tidur begini”
Aku berniat membangunkannya, tapi kubatalkan karena takut dia tidak bisa tidur lagi. Kulihat di sebelahnya ada sebuah boneka beruang kecil memakai wedding dress. Aigo..jadi ini yang dia buat. Untuk apa dia membuat benda seperti ini sampai pagi. Aku mengambil selimut dan menyelimutinya
Flashback End

Aku melihat ke arah kyu yang sekarang tidur. Ternyata dia masih belum bisa melupakannya..

——————————————————Can’t I———————————————————–

~Author POV~
Setahun berlalu cepat. Seorang namja berjalan dengan santai di area kampus sambil sibuk dengan ipadnya. Sedangkan para yeoja memperhatikannya kagum.. Tiba-tiba seorang yeoja memberanikan diri mendatanginya
“Wǒ ài nǐ (aku mencintaimu)” ujar yeoja itu
Seketika namja itu berbalik dan membungkuk
“Duìbùqǐ (maaf)..” ujarnya
“Wǒ yǒu nǚ péngyǒu le (saya sudah memiliki pacar)” ujarnya lalu pergi
Namja itu digilai banyak yeoja di kampus itu karena kesempurnaannya. Tampan, baik, bersuara merdu, pintar, menawan, dan bisa dikatakan nyaris sempurna. Tapi tidak seorang pun yeoja yang dapat menaklukan hatinya

~Minho POV~
Aku duduk di sampingnya yang sedang sibuk bermain ipad
“Hari ini kau menolak yeoja lagi?” tanyaku
Dia hanya diam
“Aigo Kyu! Apa kau tidak tahu yang barusan menembakmu bernama Qian! Dia sangat terkenal di kampus ini!” ujarnya
“Jinjjayo?”
Aku mengangguk
“Aku tidak tertarik” ujarnya
“Lalu yeoja seperti apa yang bisa menarik perhatianmu?” tanyaku
Dia menutup ipadnya dan tersenyum sekilas

“Eobso” ujarnya

——————————————————Can’t I———————————————————–

~Kyuhyun POV~
“Kyu apa menurutmu ini cocok untuk yuri?” tanya minho sambil menunjukkan sebuah cincin padaku
Kami sedang berada di toko perhiasan. Minho berencana melamar yuri saat kami pulang ke seoul setelah wisuda.
“Kau kan namjachingunya, kau seharusnya lebih tahu mana yang cocok untuknya” ujarku
“Hm..dia suka warna pink” ujar minho
“Kalau begitu belikan cincin warna pink” ujarku santai
“YA! Ini kan cincin tunangan mana mungkin aku memakai warna pink!” protesnya
“Kenapa tidak kau cari saja cincin yang permatanya berwarna pink?” usulku
“Ide bagus..”
Kulihat minho melihat seluruh pajangan di sana, mencari yang cocok untuknya dan yuri. Aku menggeleng melihatnya. Tapi akhirnya aku sadar, mungkin kalau youngie masih hidup, di saat aku akan melamarnya aku akan melakukan hal yang sama.
“Apa anda ingin membeli cincin?” tanya seorang penjaga
“Ah..aku menemani temanku” ujarku
Kulihat penjaga itu membawa sepasang cincin bermata biru yang indah
“Maaf..”
“Ya?”
“Bolehkah saya..melihat cincin itu?” tanyaku sambil menunjuk cincin yang dibawanya
“Silakan..”
Aku melihat cincin itu. Sangat indah.. Aku mencoba memakainya di jari manisku dan ternyata pas
“Wuah..cincinnya pas..” ujar penjaga toko itu
“Ah ya..”
“Anda tahu tuan, cincin yang anda pakai memiliki sebuah cerita yang dipercaya di daerah sini” ujarnya
“Cerita?”
“Kata orang dari zaman dulu, cincin bermata biru itu hanya akan pas di jari seseorang yang memiliki cinta yang begitu besar pada pasangannya” ujarnya
Aku tersenyum mendengarnya
“Pacar anda..sangat beruntung” ujarnya
“Aku yang beruntung memiliki pacar sepertinya..” ujarku
“Pacar anda pasti sangat cantik dan menawan” ujar penjaga toko itu
“Dia sempurna..” ujarku
“Ah..aku ingin membeli cincin ini” ujarku

——————————————————Can’t I———————————————————–

~Kyuhyun POV~
“Chukkhae kyu! Kau benar-benar jenius!” ujar Minho mengacak-ngacak rambutku
“Gomawo Min haha!” ujarku
“Besok kita akan pulang ke Seoul jam 9 pagi” ujar Minho
“Ne aku tahu”
Setelah acara wisuda selesai aku pergi ke sebuah toko kue dan membeli cupcake kecil beserta sebatang lilin. Aku pulang ke tempat tinggalku di China, yang tidak akan kutempati lagi. Aku membereskan barang-barangku. Aku tersenyum melihat foto-foto kami di frame yang kubawa dari Seoul. Aku membereskan semua barangku dan menaruh sebuah frame di meja. Frame itu berisi fotonya yang kuambil diam-diam saat dia memakai baju cheers di acara sekolah

Kutunggu jam sampai menunjukkan pukul 12 malam
“Saengil chukkhamnida, saengil chukkhamnida, saranghae uri youngie, saengil chukkhamnida!!” ujarku lalu meniup lilin itu
“Chagi, sekarang usiamu 19 tahun” ujarku
Aku mengeluarkan kotak di kantongku berisi 2 cincin yang kubeli kemarin
“Seharusnya aku menyematkan cincin ini di jari manismu hari ini saat aku pulang ke seoul..” ujarku
“Aku tidak tahu pengiriman apa yang bisa mengirimkan hadiah ke surga. So that… your present is my everlasting love”

——————————————————Can’t I———————————————————–

~Sulli POV~
Sudah 3 tahun sejak kepergian eonni. Aku kini sudah duduk di bangku kelas 3 Seoul High School. Hari ini adalah hari ulang tahun eonni, bertepatan dengan hari kepulangan minho oppa. Aku memasuki kamarnya yang kosong dan tetap terawat. Kulihat frame-frame yang masih terpajang di sana dan hadiah-hadiah dari temannya saat ulang tahunnya. Aku memegang foto eonni yang tersenyum ceria di pantai

“Bogoshipoyo eonni..”
Aku duduk di tempat tidurnya, mengingat kenangan saat kami bercanda di sini, bercerita.. Aku membuka ponselku dan tersenyum melihat foto namjachinguku
“Eonni, kau pasti akan meledekku kalau kau tahu aku sudah punya namjachingu sekarang” ujarku sambil tertawa kecil
Aku berjalan ke arah cake kecil itu dan keluar ke balkon kamar eonni. Aku menyalakan lilinnya
“Saengil chukkhae eonni..” ujarku sambil meniupnya. Eonni..kau pasti sudah bahagia di sana..
“SULLI AH!! Ppali kita harus menjemput Minho oppamu di bandara!!” ujar eomma
“Ne eomma!”

~Seohyun POV~
Aku sangat senang karena minho oppa pulang hari ini bertepatan dengan hari ulang tahunku. Aku keluar rumah ke mobil dan kulihat yonghwa oppa di sana
“Saengil chukkhae chagi!!” ujarnya
“Gomawo oppa!!” ujarku lalu memeluknya
Yonghwa oppa adalah guru les pianoku sekaligus namjachinguku. Dia dengan setia menemaniku sampai aku pulih dari sakitku. Dan dialah..yang membuatku mengenal arti cinta yang sebenarnya.
“Ehm..ada yang sedang pacaran di sini” ujar sulli
“Sulli ah~ Kajja kita jemput Min oppa!”
Aku masuk ke mobil dengan yonghwa oppa. Sejak kepergian youngie, eomma berubah dan hubunganku membaik dengan yang lainnya. Rasa bersalahku yang mendalam padanya.. tak dapat kulupakan sampai sekarang dan itulah yang membuatku menyerah atas kyuhyun oppa. Tapi aku percaya..youngie sudah bahagia di sana karena aku mewujudkan keinginannya. Bogoshipoyo..

~Kyuhyun POV~
“CHAGIYA!!!!!!” ujar minho yang berlari meninggalkanku dan memeluk yuri
“Bogoshipo..” ujar yuri
“Nado” ujar min
Aku tersenyum melihatnya, cepat atau lambat, dua orang itu akan bertunangan. Kulihat eomma minho, sulli, dan seohyun bersama seorang namja di sana
“Annyeonghaseyo” ujarku sambil membungkuk
“Annyeonghaseyo” ujar mereka
“Oppa, kenalkan ini Yonghwa, namjachinguku” ujar seohyun
“Yonghwa imnida”
“Kyuhyun imnida”
Aku tersenyum melihatnya. Seo sudah bahagia
“Saengil chukkhae” ujarku
“Gomawo oppa”
Aku mengacak-ngacak rambut sulli
“Wah kau tambah tinggi” ujarku
“YA! Oppa!!” ujarnya
“Haha mianhae. Kau sudah mau kuliah, cepat sekali” ujarku
“Ne oppa” ujarnya
“Siwon hyung mana?” tanyaku
“Siwon oppa di kantor. Sibuk katanya” ujarnya
Aku mengangguk mengerti. Kulihat Tuan Kim datang
“Annyeonghaseyo semuanya” ujarku
“Ne annyeonghaseyo”
Aku datang ke Tuan Kim dan memeluknya sebentar
“Kajja, kita pulang Tuan” ujarnya
Aku masuk ke mobil dan melihat ke sekitarku. Aku sudah kembali ke Seoul, kota yang melukis banyak cerita..
tentang kita

——————————————————Can’t I———————————————————–

~Author POV~
Seorang namja memasuki gerbang rumah itu dan pelayan yang berbaris membungkuk
“Annyeonghaseyo Tuan Muda”

~Kyuhyun POV~
“Ne annyeonghaseyo” ujarku ikut membungkuk
“Tuan dan Nyonya sudah menunggu” ujar Kepala Pelayan Park
“Ne”
Aku pergi ke ruang keluarga dan kulihat appa dan eomma di sana
“Bogoshipoyo!!” ujar eomma memelukku
“Nado eomma” ujarku
Kulihat appa berdiri dan merentangkan tangannya
“Bogoshipo appa” ujarku
“Nado” ujarnya
Kami semua duduk di ruang keluarga dan bercerita banyak. Tentang rencana pernikahan Ahra noona dan lainnya. Hingga appa membahas masalah itu
“Kau sudah punya yeojachingu?” tanya appa
Aku terdiam
“Kyuhyun ah, eomma tahu kau tidak bisa dan tidak akan pernah bisa melupakannya. Tapi kau tidak perlu melupakannya. Kau cukup mencari penggantinya untuk mengisi hatimu yang kosong” ujar eomma
“Eomma, hanya ini caraku untuk membalasnya.” ujarku
“Membalasnya?”
Aku tersenyum
“Eomma, dia sudah membuktikan padaku kalau dia mencintaiku bahkan sampai detik terakhir hidupnya. Bagaimana bisa aku membalasnya kalau di detik terakhir hidupku, aku mencintai yeoja lain, bukan dia?”
Eomma terdiam
“Tapi kyu ah, kau tidak akan pernah merasa bahagia jika tidak ada yeoja yang menjadi sahabat sejati hidupmu sampai akhir” ujar appa
“Aku punya appa. Dan dia hidup di sini,di hatiku” ujarku
“Lalu siapa penerusmu nanti?” tanya appa
“Appa, apa yang appa cari di hidup ini?” tanyaku
Appa terdiam
“Aku mencari kebahagiaan dalam hidupku appa. Dan inilah kebahagiaanku. Dengan tetap mencintainya dan hanya dia” ujarku
“Baiklah..appa akan mendukung apapun keputusanmu Kyu ah.. Kalau memang hanya itu yang bisa membuatmu bahagia” ujar appa
Aku tersenyum dan memeluknya
“Gomawo appa, karena sudah mengerti dan mendukungku” ujarku
“Gomawo telah membuat appa memiliki seorang anak yang setia sepertimu..” ujar appa

——————————————————Can’t I———————————————————–

~Minho POV~
Kami berdua sedang duduk di tepi Sungai Han. Kami tertawa melihat jari manis kami yang memakai cincin sama
“Saranghae chagiya..”
“Nado oppa” ujarnya bersandar di bahuku. Aku melihat ke langit
“Hari ini youngie ulang tahun kan oppa?” tanya yuri
“Ne” ujarku
“SAENGIL CHUKKHAE CALON ADIK IPAR!!!” ujar yuri sambil berteriak ke langit
Aku tersenyum melihatnya
“SAENGIL CHUKKHAE YOUNGIE CALON ADIK IPAR KWON YURI!!!!!” ujarku sambil melihat ke langit

~Kyuhyun POV~
Aku bingung melihat ke sekitarku. Ini…dimana.. Tiba-tiba kurasakan seseorang memelukku dari belakang
“Oppa..” lirihnya
Aku menoleh ke belakang. Kulihat seorang yeoja memakai dress putih, berambut panjang indah menatapku dengan matanya yang kucintai. Aku tersentak melihatnya. Dia..adalah yeoja yang kucintai.
“YOUNGIE!”
Aku memeluknya dan menitikkan air mata
“Bogoshipoyo..” lirihku
“Nado oppa..”
Dia melepaskan pelukanku pelan
“Oppa, jebal carilah penggantiku..” ujarnya sambil menitikkan air mata
“Andwaeyo..Aku..tidak bisa melakukannya chagi..aku..”
“Aku hanya ingin kau bahagia oppa. Itu sudah lebih dari cukup” ujarnya sambil menitikkan air mata
“Aku mau kau mencari penggantiku oppa, untuk..”
Aku menciumnya lembut, membuatnya berhenti berbicara kurasakan air matanya menetes. Aku menghapusnya
“Youngie..”
“Jebal oppa..” kulihat air matanya menetes. Aku memegang wajahnya
“Kalau begitu,tatap mataku dan katakan padaku kau sudah tidak mencintaiku dan kau rela aku bersama yeoja lain” ujarku
“Aku..”
Kulihat dia memalingkan wajahnya
“Jebal youngie..”
“Mianhae oppa..” ujarnya sambil menangis di pelukanku
“Aku tidak bisa menyakitimu..dan menyakiti diriku sendiri dengan mencari penggantimu. Arraseo?”
Dia mengangguk
“Mianhae oppa..”lirihnya
“Waeyo?”
“Karena aku masuk ke kehidupanmu. Jika aku tidak pernah masuk ke kehidupanmu mungkin sekarang kau sudah..”
“Sst..”ujarku sambil mengusap air matanya
“Kau tahu chagi..adanya dirimu di kehidupanku adalah hal paling bahagia yang pernah kudapatkan seumur hidupku dan aku tidak bisa mengingatmu setiap tanggal 14, aku mengingatmu, setiap hari” ujarku. Kulihat dia tersenyum
Aku memeluknya
“Tunggu aku..” ujarku
“Ne?”
“Tunggu aku sampai aku datang ke sini dan aku akan berkata saranghae jika kau menungguku..” ujarku
“Ne aku..pasti akan menunggumu..oppa” ujarnya pelan
Seketika aku merasa semuanya putih dan perlahan aku membuka mataku. Kulihat sekelilingku. Ini…kamarku. Mungkin, itu adalah mimpi terindah dalam hidupku. Aku pergi ke piano dan aku tersenyum melihat beberapa frame foto di atas piano itu


yang berisi semuanya berisi fotonya. Aku membuka kotak berisi 2 cincin itu. Kupakaikan di jari manisku dan cincin miliknya kutaruh di antara 2 boneka beruang kecil itu. Aku tersenyum melihat jari manisku.
‘Sekarang kau tenang saja chagi karena semua orang akan tahu kalau aku milikmu’ batinku
Perlahan aku menekan tuts-tuts piano dan memainkan ost autumn in my heart, lagu favoritnya…

Flashback
Kami berdua memainkan piano itu bersama. Kulihat dia menitikkan air mata, aku mengusapnya
“Kau cengeng” ujarku
Kulihat dia tertawa
“Kau tahu oppa, cerita Endless Love itu sangat menyedihkan” ujarnya
Aku memperhatikannya
“Ceritanya.. Yoon Joon Suh dan Yoon Eun Suh tumbuh sebagai kakak adik yang saling menyayangi. Mereka tumbuh di sebuah keluarga yang bahagia. Hingga saat mereka tumbuh dewasa, Eun Suh mengalami kecelakaan dan di saat itulah keluarga Yoon tahu dia tertukar saat masih bayi. Eun Suh akhirnya tinggal di Seoul, di tempat orang tua kandungnya, kehidupannya berubah 180 derajat dan keluarga Yoon pindah ke States. Beberapa tahun kemudian, mereka berdua dipertemukan kembali dan akhirnya saling mencintai. Tapi Eun Suh sakit keras. Dan Joon Suh yang mencintainya setia padanya bahkan di kondisi seperti itu sampai dia meninggal” ujarnya
“Dan ini adalah ostnya. Memainkan instrumennya membuatku mengingat ceritanya” ujarnya
Aku tersenyum melihatnya
“Apa ada orang yang akan sesetia itu oppa?” tanyanya
“Ada” ujarku
“Siapa?” tanyanya
“Aku”
Kulihat dia tertawa
“Aku serius” ujarku
“Jinjjayo?”
Aku mengangguk
“Kalau begitu…buktikan” ujarnya
“Lihat saja nanti” ujarku
“Tapi oppa..”
“Ne?”
“Aku tidak suka endingnya” ujarnya
“Wae?”
“Namja itu putus asa karena kepergian orang yang dicintainya” ujarnya sambil menatapku
“Aku tidak mau kau seperti itu” ujarnya
Aku terdiam
“Oppa, berjanjilah kalau aku pergi duluan sebelummu, kau tidak boleh putus asa. Kau harus tetap menjalani hidupmu dan mewujudkan mimpi kita untuk sukses”
“Youngie..sudahlah jangan bicara yang aneh-aneh”
“Aku serius oppa” ujarnya
Kulihat dia memberi jari kelingkingnya
“Kalau kau mencintaiku, maka kau akan berjanji untuk bahagia dan tetap semangat dengan atau tanpa aku. Janji?”
Aku tersenyum padanya dan melingkarkan kelingkingku
“Ne, aku berjanji”
Flashback End

Aku tersenyum setelah menekan tuts terakhirnya. Lagu ini..masa itu..kita, dan janji itulah yang membuatku kuat sampai sekarang. Aku memegang foto kami berdua dan mengusapnya
“Tunggu aku..Cho Sooyoung”

——————————————————The End———————————————————–

21 thoughts on “Can’t I? {After She’s Gone}

  1. Ya ampun ffnya udah sad ending ini after storynya juga sama bikin nyesek juga.. Kyuhyun oppa setia banget deh sama soo eonni sampe2 nolak cewek2 yg suka sama dia terus bilang kalo dia udah punya pacar dan beliin cincin segalaa huwweeeee :'(

  2. kyu memang setia …
    aku mau kaya kyuhyun … yg setia sehidup semati
    klo soo bisa membuktikannya, knpa kyu gk bisa ??? dan itu sebabnya kyu slalu stia sampai tuhan menjemputnya dan mempertemukannya dgn soo walau itu bkan di dunia

  3. Sad end…
    Af stelah soo pergi…
    Masih nyesek baca Ώyå..
    Kyuppa ttp setia ma soo..
    Kyuppa iri lihat minhoo dan yuri…
    Klo soo masih hidup kyuppa J̶̲̅υ̲g̶̲̅ά̲ akan lakuin aPªª Чªπğ minho berikan ke yuri…
    Seandai Ώyå seo G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ egois… Soo pasti masih ada N bahagia ma kyuppa.. Tu smua karna ke egoisan seo N ke kejaman eomma Ώyå..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s