Way for Us {Part 4}

Title : Way for Us

Main Cast :

* Cho Kyuhyun
* Choi Sooyoung
* Seo Joohyun

Other Cast :

*Yesung
*Tiffany

Type : Series

Genre : Romance, Friendship, Family

Rating : PG-17

~Sooyoung POV~
Aku menggendong Soohyun ke dalam dan merebahkannya di tempat tidur. Dia terlihat kelelahan setelah menangis bersamaku
“Saranghaeyo, Cho Soohyun” ujarku
Kulihat Tiffany masuk ke kamarku
“Soohyun tidur?”
Aku mengangguk
“Dia kelelahan setelah menangis bersamaku” ujarku
“Mwo?”
Fany eonni memegang wajahku dan melihat mataku
“kau kenapa?” tanyanya
“aku bertemu appanya”
Kulihat wajah fany eonni sulit diartikan sekarang
“Bagaimana bisa?”
“Molla, saat aku menjemput Soohyun, Kyuhyun ada bersamanya”
“Kontak batin itu ternyata memang ada” ujar fany eonni
“Ne..”
“Lalu kau sendiri bagaimana?” tanyanya
“Maksud eonni?”
“Kau masih mencintainya?”
Aku terdiam dan melihat jariku
“Kalau aku sudah tidak mencintainya, di jari itu sudah ada cincin dari orang lain” ujarku
“Dia sendiri?”
“Dia sudah menikah, tapi malah membuang cincinnya”
“MWO?”
“Sst.. pelan-pelan nanti Soohyun bangun” ujarku
“Ah ne..Tapi..”
“Mereka tidak punya anak, dan Kyuhyun tidak bisa mencintainya” ujarku
“Kalau begitu kau..”
“Aku tidak akan merebutnya” ujarku
“Soo dengarkan aku”
Aku menatapnya
“Kau tidak merebutnya. Dia lah yang merebutnya darimu” ujar fany eonni
“Tapi eonni..”
“Mereka menikah, itu status. Soohyun anaknya, itu kodrat”
Aku terdiam. Tidak bisa berkata apa-apa
“Soo.. dengan dia membuang cincinnya dan tidak memiliki anak dari yeoja itu, bukankah sudah jelas dia mengatakan dia masih mencintaimu, begitu pula sebaliknya. Jadi kalau kau mendapatkan kyuhyun kembali, bukan kau yang merebut suami orang tapi kau mendapatkan kembali appa Soohyun, mendapatkan kembali yang seharusnya menjadi milikmu. Arra?” ujar eonni
“Eonni…”
“Seberapa besar kau mengelak, Soohyun tetap anaknya dan dia butuh seorang appa. Dan tidak ada appa yang lebih baik selain appanya sendiri. Dan seberapa besar kau membuang ingatanmu, kau tetap mencintai kyuhyun dan begitu pula sebaliknya”
Aku menitikkan air mata
“Aku tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan eonni..”
“Putri seo corp yang merebutnya darimu. Kyuhyun tidak mencintainya, mereka tidak punya anak, dan kau yang memiliki semuanya. Jadi dialah yang merebut kebahagiaanmu dan Soohyun, bukan kau”
Aku masih terdiam
“Aku hanya bisa menganjurkan ini padamu soo, putri seo corp juga pasti tersiksa karena kyuhyun tidak mencintainya, dan begitu pula kyuhyun tersiksa karena mencintaimu, begitu pula sebaliknya, terutama Soohyun. Ikuti kata hatimu soo, dia tidak pernah membohongimu” ujarnya
Fany eonni keluar dan meninggalkanku berdua dengan Soohyun
“Soohyun ah, apa yang harus eomma lakukan?”

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Seohyun POV~
Aku menggandeng namja di sebelahku sekarang. Namja yang kini kucintai. Kini aku merasa sangat bahagia dan terbebas
Flashback
Kulihat kyuhyun pulang malam lagi hari ini
“Kau kemana?”
“Seohyun ah.. ada yang harus kubicarakan” ujarnya
Dia duduk di depanku sekarang dan kulihat dia berlutut depanku
“Apa yang kau lakukan?” tanyaku
“Seohyun ah.. aku benar-benar minta maaf selama 7 tahun lebih ini, kau hidup dengan tersiksa” ujarnya
Aku mengerti apa yang akan dia katakan sekarang
“Seohyun ah… aku..”
Flashback End

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Kyuhyun POV~
Jam 13.00 KST. Aku memarkirkan mobil dan tiba-tiba seorang yeoja yang kukenal turun dari taxi
“Oppa?”
“Sooyoungie?”
“Kau menjemput Soohyun?” tanyaku
Dia mengangguk
“Kau sendiri?”
“Melunasi janji” ujarku sambil memperlihatkan bola voli. Kulihat dia tersenyum, senyum yang sangat kurindukan
“Aku ke toilet ya oppa, tolong tunggu soohyun”ujarku
“Ne” ujarku
Aku pergi ke depan gerbang sekolah. Tak lama kemudian bel pulang sekolah berbunyi. Kulihat para anak-anak keluar dan dari kejauhan aku melihat Soohyun turun tangga
“Anak itu tampan ya?” ujar salah seorang dari ibu-ibu yang menunggu
“Ne, kemarin aku melihat eommanya. Masih muda dan cantik” ujarnya
“Pantas anaknya tampan”
“Tapi aneh” ujar salah seorang dari mereka
“Waeyo?”
“Appanya tidak pernah muncul di acara orang tua”
Seketika aku langsung sadar siapa yang mereka bicarakan
“Kata anakku dia selalu bilang appanya sibuk.”
“Bisa saja itu cuma alasan”
“Ne, lihat saja eommanya masih muda begitu.”
“Maksudmu..”
Hatiku terasa sakit mendengar mereka membicarakan hal yang buruk mengenai Soohyun. Entah kenapa aku merasa kesal mendengarnya. Kulihat Soohyun menengok ke kanan kiri seolah mencari seseorang
“Annyeong Soohyun ah!!!!!” ujarku
Kulihat dia tersenyum ceria dan ibu-ibu yang tadi membicarakannya menengok ke arahku
“Taraaaa! Appa membawakan ini untukmu!” ujarku sambil mengeluarkan bola voli
“Wuah!!! Gomawo!!” ujarnya
Aku mengusap kepalanya dan kulihat ibu-ibu itu memperhatikan kami. Tak lama kemudian kulihat Soo datang
“Annyeong eomma!!” ujar Soohyun
“Kajja, hari ini kita makan sushi!” ujarku
“SUSHI!”
“Ne, Kajja!!!” Aku menggendongnya dan merangkul soo

~Sooyoung POV~
Aigo.. kenapa aku merasa jantungku berdetak kencang sekali. Aku tidak boleh mencintainya. Kau tidak boleh mencintainya Sooyoung.. ingat.. Kulihat wajah Soohyun kelihatan sangat gembira. Tuhan… apa aku salah jika memisahkan anak dari appanya.. Tapi.. aku juga salah mencintai seseorang yang sudah menikah meski tanpa cinta. Aku berusaha diri melepaskan diri dari rangkulan kyuhyun
‘Biarkan begini sebentar’ ujarnya
Aku pasrah dan mengikutinya. Sebenarnya apa rencananya. Dia membukakan pintu dan aku lagi-lagi terpaksa duduk di depan. Soohyun duduk di belakang dan Kyuhyun menyetir
“Apa rencanamu oppa?” tanyaku
“Di sini ada Soohyun, aku tidak mungkin mengatakannya” ujarnya sambil menstarter mobilnya

~Kyuhyun POV~
“Mashitaaaaa!!” ujar Soohyun
Aku tersenyum melihatnya
“Kau suka?”
Dia mengangguk
“Kalau begitu lain kali kita ke sini lagi!” ujarku
Kulihat soo memainkan sumpitnya dan bermain dengan pikirannya. Aku membiarkannya. Bukan saat yang tepat mengatakan dan menanyakannya

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Sooyoung POV~
Setelah berkeliling seharian di Lotte, Kyuhyun mengantarku dan Soohyun pulang. Untung hari ini Yesung oppa dan YeMi pergi ke Daegu jadi aku tidak diinterogasi tentang kyuhyun olehnya. Kulihat Soohyun tertidur di belakang
“Gomawo oppa, mianhae dia banyak merepotkanmu..”
Kulihat kyuhyun hanya diam dan keluar mobil. Kulihat dia menggendong Soohyun
“Oppa, biar aku saja yang..”
“Nanti dia bangun youngie” ujarnya
Aku terdiam dan menekan bel. Kulihat fany eonni membukakan pintu dan diam. Memberi isyarat padau untuk mengikuti Kyuhyun. Kyuhyun oppa menggendongnya masuk ke dalam dan merebahkannya lalu menyelimutinya lembut. Aku benar-benar tidak kuat menahan air mataku sekarang. Kulihat dia mengelus lembut kepala Soohyun dan mencium keningnya.
“Kita perlu bicara” ujarnya
Dia menarik tanganku keluar dan menutup pintu pelan.
“Fany eonni, aku titip Soohyun” ujarku
“Ne”
Dia menarikku ke mobil dan aku tetap diam
“Kita mau ke mana?”
Dia tetap diam hingga kami sampai di tempat itu. Aku tahu persis tempat ini. Tempat… ini.. ayunan ini.. dan 8 tahun lalu saat kami berpisah. Kulihat dia duduk di ayunan itu dan aku ikut duduk di sebelahnya
“Katakan apa yang mau kau katakan 8 tahun yang lalu waktu itu” ujarnya
Aku terdiam. Meneteskan air mata. Hanya itu yang bisa kulakukan. Kulihat dia membalik ayunannya agar berhadapan denganku
“Katakan chagiya” ujarnya sambil meneteskan air mata dan memegang tanganku. Hangat. Tapi sudah terlambat kukatakan semuanya
“Aku…”
Aku meneteskan air mata. Mengingat kenangan pahit itu kembali. Aku tetap diam dan menangis. Kurasakan dia memelukku. Hangat. Pelukan yang kurindukan selama 8 tahun. Aku menangis di pundaknya. Aku tidak sanggup mengatakannya. Dia melepas pelukan itu dan memegang wajahku, membuatku terpaksa harus melihat matanya yang sembab sekarang karena air mata
“Jawab satu pertanyaan ini Choi Sooyoung” ujarnya
“Apa dia adalah Cho Soohyun?”
Aku tidak mengerti perkataannya
“Maksudmu?”
“Apa Choi Soohyun adalah Cho Soohyun?”
Aku terdiam.. kini mengerti maksud perkataannya. Aku tidak sanggup lagi menahan semuanya. Menahan kenyataan dia milik orang lain, menahan kenyataan kami masih saling mencintai, dan menahan kenyataan Soohyun adalah anak kami. Tiba-tiba kurasakan sesuatu kelembutan. Dia menciumku lembut. Aku hanya bisa diam dan meneteskan air mata. Dia, Cho Kyuhyun punya seribu satu cara memaksaku menjawab pertanyaannya.
“Apa aku adalah appanya?” tanyanya
Aku tetap diam. Kalau kukatakan, aku tahu kau pasti akan meninggalkan putri seo corp itu sekarang juga.
Dia memegang wajahku dan membuatku melihat matanya. Kulihat air mata menetes dari pelupuk matanya
“8 tahun yang lalu, aku merasa sangat bodoh dan jahat karena melukai hati yeoja yang paling kucintai dan hatiku sendiri” ujarnya
Aku menitikkan air mata dan tetap, diam
“Tapi 8 tahun yang lalu juga, aku merasa menjadi namja yang tidak bertanggung jawab pada Cho Soohyun” lirihnya
“Dan 8 tahun yang lalu juga, aku membuat Choi Sooyoung, eomma dari anakku menanggung semuanya sendirian karena kebodohan kami” ujarnya
“Kyuhyun oppa…”
Dia memelukku
“Gomawo, karena kau tidak menjawab apapun. Karena dengan itulah aku tahu, Cho Soohyun memang anakku dan kau masih mencintaiku”
Aku menitikkan air mata dan kulihat dia menghapusnya. Melukis senyuman di bibirku

~Kyuhyun POV~
“Can we start it from now? Even it’s too late?” tanyaku
“Tapi… seo..”
“Kami sudah bercerai” ujarku
“MWO?”

Flashback POV~
“Seohyun ah… aku.. tidak bisa lagi hidup seperti ini” ujarku
Kulihat dia menitikkan air mata
“Apa kau tidak merasa tersiksa hidup seperti ini?” tanyaku
Dia mengangguk
“Seohyun ah… aku… telah menjadi appa yang kejam” ujarku
“Maksudmu?”
“8 tahun yang lalu, aku meninggalkan yeoja yang paling kucintai dan bayi dalam kandungannya” ujarku
“Maksudmu..”
“Choi Sooyoung”
Kulihat dia terdiam
“Saat itu, aku tidak tahu dia hamil dan aku memutuskannya”
“Jadi karena itu kau tidak bisa mencintaiku?” tanyanya sambil meneteskan air mata
“Seohyun ah..”
“Mianhae Kyuhyunssi” ujarnya
Aku bingung mendengarnya
“Aku yang egois. Aku tahu hubunganmu dengan Choi Sooyoung sejak SMA. Aku tahu kalian saling mencintai. Aku tahu perusahaanmu butuh bantuan. Dan appa mau menolongnya ikhlas. Tapi aku mencegahnya. Aku mengancam appa. Appa menurutiku dan memaksamu menikah denganku. Kukira dengan itu aku bisa bahagia. Tapi ternyata aku salah. Aku merasa tersiksa karena kau yang tidak bisa mencintaiku dan perasaan bersalahku telah merebutmu dari Choi Sooyoung” ujarnya
“Seo..”
“Mianhaeyo…”lirihnya
Aku mengusap kepalanya pelan
“Berpisah adalah jalan terbaik bagi kita berdua seo” ujarku
“Ne.. kau benar” ujarnya sambil tersenyum
“Kau bebas” ujarnya
“Kau juga. Kalau namja itu menyia-nyiakanmu akan kubuat perhitungan dengannya” ujarku
Kulihat dia tertawa
“Gomawo kyuhyunssi”
“Ne,do gomawo seohyunssi”
Flashback End

“So can we?” tanyaku
“Tapi itu berarti..”
Aku mengeluarkan sebuah undangan
“Apa ini?”
“Buka saja”
Dia membukanya
“Ini..”
“Itu undangan pernikahan Seohyun dan Yonghwa”
“MWO?”
“So welcome to home!!” ujarku
Kulihat dia tertawa dan memelukku
“Kau menyebut dirimu rumah?” tanyanya
“Ne. Rumah tempat hati itu pulang” ujarku
“Darimana kata-kata itu?” tanyanya
“Dari undangan”

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Sooyoung POV~
“Appa!!! Eomma!!!!” ujar Soohyun
Kami menuntunnya ke mobil. Mungkin memang sangat rumit menjelaskan ini semua padanya. Awalnya Soohyunpun bingung bagaimana bisa Kyuhyun adalah appanya. Tapi syukurlah dia tidak mempermasalahkannya. Seohyun dan Yonghwa menikah dan sudah bahagia, Yonghwa yang tetap menunggu seo meski sudah menikah membuahkan happy ending baginya. Kini kami berdua duduk di ayunan itu. Ayunan saat kami putus, bersatu, dan sekarang.
“Chagi..”
“Ne?”
Dia menghentikan gerakan ayunanku. Kulihat dia berlutut
“Waeyo?”
“Na rang kyeorhonhae jullae?” (Would you marry me)
“Ne?”
Kulihat dia tersenyum dan menciumku
“You’ve answer it” katanya
“I always answer it”
Dia memasangkan cincin itu di jariku dan aku tersenyum bahagia
“Setelah ini aku akan berlutut lagi depan seorang yeoja”
Aku tersentak mendengarnya
“Ne?”
“Aku akan berlutut di depan seorang yeoja dan memakaikan tali sepatunya. Yeoja itu yeodongsaengnya Soohyun”
Aku tertawa mendengarnya dan mengejarnya
“Oppa ya!!!”
Dan kami berlari meninggalkan ayunan itu. Ayunan saat kami berpisah, bersatu, dan berjanji untuk tetap bersama. Mungkin ini adalah jalan bagi kami untuk bahagia. Merasakan sakit dan perpisahan sebelum bahagia. And this is the way for us, to be happy

The End
Tunggu After Storynya!! ^^

48 thoughts on “Way for Us {Part 4}

  1. Haii salam kenal..

    Bagussss cerita’a.. Walaupun aku belum baca part sebelum’a.. ƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮

  2. Annyeong..
    Aaaaaaaaaaaa!! Aku lupa part sebelumnya. Tapi kalau alur ceritanya aku masih ingat :D
    Ayo ff after marriednya ;) ditunggu ya. Fighting~

  3. adch happy ending q suka q suka

    tapi kk kayaknya terlalu cepat ya……………………..

    yesungnya ga’ ketemu kyuppa dulu ya………………..mintak maaf sekalian mintak izin nikah ma soo……….

    hehehhehe mian banyak komen yang aneh2

    bikin asnya dong

  4. Huuaa,,, akhir Ώyå soo bersatu J̶̲̅υ̲g̶̲̅ά̲ ma kyuppa…
    Seo Ṁ̭̈̅ªªŰ lepasin kyuppa…
    Happy end…
    As Ώyå pasti seru J̶̲̅υ̲g̶̲̅ά̲…
    Jgn smpe ada air mata └ǻ9!…
    Cukup sudah soo menderita slama 8th… Smoga soo bahagia ma kyuppa..

  5. Akhirnya soo sama kyu bersatu lagi:’)) thor ditunggu AS nya yaa, janji lho hoho. Semoga soohyun punya yeodongsaeng beneran>< hwaiting!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s