Way for Us {Part 2}

Title : Way for Us

Main Cast :

* Cho Kyuhyun
* Choi Sooyoung
* Seo Joohyun

Other Cast :

*Yesung
*Tiffany

Type : Series

Genre : Romance, Friendship, Family

Rating : PG-15

~Tiffany POV~
“Jadi dia sudah mau makan?” tanya yesung
Aku mengangguk. Yesung menghembuskan nafas panjang sekaligus nafas lega
“Kalau aku tahu siapa namja itu akan kuhabisi dia”
Aku terdiam.Mianhae yeobo aku sudah berjanji untuk tidak mengatakannya

Flashback
“Terlepas dari apapun, kau harus makan soo ah. Memangnya kau tidak lapar?” ujarku
“Tidak eonni..”
“Kalau begitu aku akan mengatakannya pada yesung kalau..”
“Jangan eonni”
“Makanya kau makan”
“Tapi kau harus berjanji” ujarnya
“Janji apa?”
“Berjanjilah, hanya kau yang tahu siapa appa dari anak ini”
Aku terdiam
“Hanya kau yang tahu eonni. Jebal.. berjanjilah padaku untuk tidak mengatakannya pada siapapun terutama yesung oppa”
“Tapi kau akan makan dan ceria setelah itu” ujarku
“Ne, aku berjanji”
Flashback end

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Kyuhyun POV~
“Apa makanan kesukaanmu oppa?” tanya yeoja bernama seohyun itu padaku
Aku terdiam. Aku jadi kembali teringat akan sesuatu..

Flashback
“Taraaaaa!!! Spaghetti Carbonara!”
“Wuaaahh!!!”
Aku memakannya dengan lahap
“Enak?”

“JEONGMAL MASHITA!!!”
Kulihat dia tersenyum
“Kau tahu, kau berbakat jadi koki”
“Oh ya?”
Aku mengangguk
“Kalau begitu kau berbakat jadi pelanggan setiap harinya”
Aku tertawa mendengarnya
“Kalau kita menikah nanti kau harus memasakkanku setiap hari” ujarku
Kulihat mukanya berubah jadi merah
“Mukamu merah”
“Oppaaa~”
Flashback end

“Makanan favoritku tidak akan bisa dibeli dimanapun” ujarku
“Jinjja?”
Aku mengangguk
“Memangnya apa?”
“Apapun”
“Mwo?”
Aku berjalan kembali ‘apapun yang dimasak choi sooyoung, adalah makanan favoritku’

~Sooyoung POV~
Aku sudah diizinkan keluar dari rumah sakit. Aku kembali ke rumah fany eonni dan kulihat yesung oppa di sana dengan YeMi. Aku masuk ke kamar dan menghindarinya. Aku takut ditanyai lagi soal kemarin. Tiba-tiba kudengar pintu diketuk
“Soo ah?”
Aku diam
“Oppa masuk ya”
Dia masuk ke dalam dan duduk di sampingku. Yesung oppa merangkul dan mengelus kepalaku hangat
“Mianhaeyo..”
Aku terdiam mendengarnya
“Oppa tidak akan memaksamu cerita. Kau punya privasi. Dan oppa tidak akan memaksamu menceritakannya pada oppa”
Aku menitikkan air mata
“Kau bisa cerita kalau sudah siap. Tapi jika itu tidak akan pernah terjadi, oppa harap kau tetap menyayangi anak kalian. Arra?”
Aku mengangguk
“Gomawo oppa..”
“Ne..”
Aku menghapus air mataku perlahan. Akhir-akhir ini aku terlalu lemah dan mudah meneteskan air mata
“Oh ya kalau kau mau makan sesuatu katakan saja pada oppa! Nanti oppa belikan!”
“Jinjja?”
Dia mengangguk
“bagaimana kalau aku mau makan hipopotamus?”
“YA! Memintanya yang wajar jangan yang aneh-aneh!”
Aku tertawa melihatnya. Choi Sooyoung yang tegar telah kembali

~Kyuhyun POV~
“Kau sering jalan di taman ini oppa?”
Aku terdiam. Di taman ini… ayunan ini… rumput ini.. sepi ini.. dan aku.. dan kita.. berakhir. Aku terduduk di ayunan itu dan mengingat saat itu. Saat dia datang dengan takut dan gugup, dan saat dia pulang dengan menangis. Chagiya… mianhae. Mungkin beribu mianhae yang kukatakan tidak dapat mengembalikan semuanya..

~Seohyun POV~
Kenapa namja ini dingin sekali sih. padahal dia sangat ceria dulu. Menyebalkan. Apa dia masih mencintai yeoja itu? Aish.. kenapa dia tidak bisa melihatku seperti namja lain. Apa dia tidak tahu pengorbananku untuknya? Apa dia tidak tahu aku berubah deminya? Dan apa dia tidak tahu kalau di luar sana banyak namja yang mengejarku tapi aku memilihnya?

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Sooyoung POV~
“Soo ah! Lihat kaus kaki ini lucu ya!!” ujar fany eonni padaku
Aku tersenyum melihatnya. 8 bulan berlalu cepat. Kini usia kandunganku 8 bulan 3 minggu. Perutku sudah membesar sekarang dan kurasakan dia sering menendang dari dalam sana
“Dia sangat aktif ya” ujar tiffany eonni
“Ne.. seperti appanya”
Seketika aku kembali mengingat saat itu..

Flashback
“Sooyoungssi!”
Aku menengok ke sumber suara. Kulihat kyuhyun datang. Aigo… eottokhe.. Tenang soo.. tenang
“Hari ini aku akan bertanding” ujarnya
“Jinjja?”
“Ne! Dan aku mau kau menontonnya!”
OMO!!!! Eottokhe!!! Aku serasa ingin loncat sekarang
“Aku pasti datang!” ujarku
“Gomawo” ujarnya dengan senyum khasnya. OMO… Tuhan anugrah apa lagi ini…
Aku menonton pertandingannya. Kulihat dia bermain dengan sangat bagus. Sangat aktif. Mereka memenangkan pertandingan. Mereka, dikapteni kyuhyun
“Chukkhae!!!! Kau sangat hebat!” Ujarku
“Ne, ini semua karena ada yeoja yang kucintai menontonku”
Seketika aku terdiam. Yeoja yang kucintai…
“Dan oh ya! Aku akan mengenalkannya padamu!”
Sekarang aku serasa ingin pulang.. Kyuhyun setelah kau membuatku bahagia kau mau membuatku pingsan
Dia menarikku ke tengah lapangan
“CHOI SOOYOUNG SARANGHAEYO!!!!!” teriaknya
“MWO?”
Flashback End

Kulihat tiffany menatapku dengan tatapan yag sulit diartikan. Aku kembali menghapus ingatanku
“Oh ya, bagaimana dengan baju ini?” ujarku mengalihkan perhatian

~Kyuhyun POV~
Aku menatap undangan itu pilu. 1 minggu lagi.. aku harus menikah dengan yeoja itu… Dengan Seo Joo Hyun. Tapi tetap sampai sekarang aku tidak mencintainya. Bayang-bayang sooyoung selalu menyelimutiku. Soo ah.. kau dimana

~Seohyun POV~
Aku melihat kyuhyun duduk di kamarnya dan memegang undangan itu. Kulihat air matanya menetes di undangan itu. Mianhae kyu tapi aku terlalu mencintaimu untuk melepaskanmu dengannya. Aku memang egois, tapi kau adalah hakku. Karena aku yakin, cinta yang kumiliki jauh lebih besar dari cintamu pada sooyoung dan cinta sooyoung padamu. Dan aku pasti bisa membuatmu bahagia

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Sooyoung POV~
“Imo, nanti kalau adik bayinya namja diberi nama siapa?” tanya YeMi padaku
“Diberi nama.. siapa ya?” aku sendiri baru ingat, aku belum menemukan nama yang cocok
“Kalau YeMi katanya diberi nama YeMi gabungan dari nama appa dan eomma”
Aku tersentak mendengarnya… YeMi mengingatkanku pada sesuatu janji

Flashback
Kami sedang berada di Lotte Dept Store. Kulihat ada sepasang suami istri yang membeli baju bayi
“Aigo.. lucu sekali” ujarku
“Kita juga nanti akan seperti itu”
Aku menyenggol tangannya
“Itu benar. Nanti kau akan menjadi anaeku dan aku akan menjadi nampyeonmu. Setelah itu kita akan berbelanja perlengkapan bayi seperti itu”
“Kita masih 20 tahun, terlalu cepat membicarakan semua itu” ujarku
“Tapi 4 atau 5 tahun lagi kurasa kita akan seperti itu”
“Muda sekali”
“Kalau kau menikah usia 30 tahun, nanti anniv ke 50nya 80 tahun.” ujarnya
“Alasan macam apa itu. Hahaha”
“Aku serius chagi”
“Ne ne aku tahu”
Aku bergelut di tangannya
“Nanti kalau anak kita namja, kita beri nama Soohyun”
“Waeyo?”
“Soo-sooyoung, Hyun-kyuhyun” ujarnya


“Kalau yeoja?”
“Hm… dipikirkan nanti karena aku yakin anak pertama kita pasti namja.”
“Kenapa kau bisa seyakin itu?”
“Hm… insting appanya mengatakan dia tampan, baik, pintar, dan aktif seperti appanya”
“Hahaha”
Flashback End

“Imo, adiknya yeoja atau namja?” tanya YeMi membuyarkan lamunanku
“Ne?”
“Adiknya yeoja atau namja?”
“Molla, imo tidak menanyakannya pada dokter”
“Waeyo?”
“Biar jadi kejutan. YeMi maunya namja atau yeoja”
“Sama saja. Kalau yeoja, nanti main masak-masakan. Kalau namja nanti main sepeda”
Aku tertawa mendengar alasannya dan memeluk YeMi

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Kyuhyun POV~
Aku melihat diriku di cermin. Hari ini, aku akan menikah dengan Seohyun. Menikah, kukira akan menjadi sangat membahagiakan. Ternyata tidak.. Ini bukan mimpiku. Dan yeoja itu.. bukan sooyoung
“Kau sudah siap kyuhyun?” tanya ahra noona dari luar
Aku terdiam. Sebenarnya sampai kapanpun aku tidak akan pernah siap menikah dengan seohyun. Aku hanya akan selalu siap menikah dengan sooyoung, yang kini menjadi bayang-bayangku. Soo ah.. kau dimana… kenapa hari ini rasanya aku ingin sekali ada di sampingmu..

~Tiffany POV~
“Appo eonni…” lirihnya
“Tenang soo! Rumah sakit sudah dekat!” ujar yesung
“Aaaa… appo eonni…”
“Gwaenchanhayo soo…”
Aku mengelus kepalanya. Pasti sangat berat menjadinya sekarang. Melahirkan seorang anak.. tanpa seorang nampyeon di sisinya

~Seohyun POV~
Aku memasuki gerbang dan kulihat kyuhyun berdiri di sana sangat tampan. Aku tersenyum padanya. Kulihat dia terlihat kaku. Apa dia tegang atau tercengang melihatku? Semoga ini awal yang baik.
“Apa kau bersedia menikah dengan Seo Joo Hyun dalam keadaan suka maupun duka, dalam keadaan sakit maupun sehat, dan mencintainya selam-lamanya”
Kulihat dia diam
“Andwae..” ujarnya pelan tapi terdengar olehku.
Aku benar-benar ingin menangis sekarang rasanya. Kulihat dia hanya mengangguk
“Apa kau bersedia menikah dengan Cho Kyuhyun dalam keadaan suka maupun duka, dalam keadaan sakit maupun sehat dan mencintainya selama-lamanya”
“Ne saya bersedia”

~Kyuhyun POV~
Setelah pemberkatan dan resepsi kami pulang ke rumah baru kami, aku merasa pernikahan ini tiada arti. Tidak berkesan. Dan melelahkan. Kulihat di rumah ini ada 3 kamar.
“Aku tidur di bawah, kau di atas saja di kamar yang lebih besar” ujarku padanya

~Seohyun POV~
Kulihat dia masuk ke kamarnya dan mengunci pintu. Tenang seo.. dia pasti bisa mencintaimu akhirnya. Aku pergi ke kemarku. Sangat luas. Seharusnya kami tempati berdua. Tapi dia… Ah sudahlah seo, ini hanya sementara. Lihat saja sebentar lagi

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Sooyoung POV~
“Tarik nafas..”
“appo..” ringisku. Aku sudah tidak kuat lagi
“Kau pasti bisa soo!” ujar fany sambil memegang tanganku
“ah..ku…ti..dak…ku..at..la..gi..fany..”
“Kau bisa soo!!!” ujarnya
Suster memasang selang oksigen
“Kyaaaaaaaaa…….”
“Sedikit lagi!! Tarik nafas..”
“Cho Kyuhyun……”

Flashback
Hari itu mother’s day. Kami diminta menulis surat untuk eomma. Aku terdiam dan melihat kyuhyun menulis-nulis. Aku sudah tidak punya eomma, jadi ritual ini tidak berlaku untukku
“Melahirkan itu butuh perjuangan besar” kataku
“Ne, kau benar”
“Aku takut..” ujarku
“Wae?”
“Suatu saat nanti aku pasti akan mengalaminya” ujarku
Kulihat dia menatapku
“Kau tenang saja, karena di saat itu terjadi aku pasti ada di sampingmu”
“Bagaimana kalau tidak?”
“Aku akan berkata dalam hatimu ‘Kau pasti bisa Choi Sooyoung!'”
Aku tersenyum mendengarnya
Flashback End

“Kau pasti bisa Choi Sooyoung!” entah kenapa aku benar-benar seakan mendengar suara kyuhyun
“Kyaaaaaaaa….”
“Sedikit lagi!”
“Ayo berjuang soo!” ujar fany
“Aaaaaaa..”
Kudengar tangisan bayi membahana. Aku menitikkan air mata bahagia. Aku.. telah menjadi seorang eomma
“Chukkhae! Bayi pertamamu namja”
“Chukkhae!!” ujar fany
Aku membiarkannya tertidur di sampingku. Dia… benar-benar mirip dengan kyuhyun. Matanya… hidungnya.. alisnya.. dan telinganya benar-benar mengingatkanku pada cho kyuhyun
“Saranghae.. Cho Soohyun”

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Kyuhyun POV~
Aku terbangun karena kaget dengan mimpiku.
“Sooyoungie…”
Dalam mimpi itu, aku bermimpi berada di samping soo dan menemaninya dalam proses persalinan. Aku bermimpi memegang tangannya dan aku menjadi appa. Aku bermimpi menggendongnya, seorang bayi, namja, dan kami menamainya Soohyun, seperti janji kami dulu. Benar-benar mimpi yang aneh. Tapi juga membahagiakan bagiku. Aku melihat fotonya dari dompetku

“Dimanapun kau sekarang, aku yakin. Kau masih mencintaiku, dan begitu pula aku soo ah”

~Seohyun POV~
Aku terbangun dan turun ke bawah, ke meja makan. Kulihat kyuhyun di sana duduk terdiam
“Kau mau makan apa yeobo?” tanyaku
Kulihat dia terlihat kaget
“Ne?”
“Kau mau kubuatkan apa?”
“Apa saja” ujarnya
Aku memasakkan jjangmyeon untuknya. Mungkin, ini awal perubahan kami
“Jjang!! Jjangmyeon!” ujarku
“Gomawo seohyunssi”
Aku tersentak mendengarnya
“Panggil aku yeobo. Kita kan sudah menikah” ujarku
“Gomawo seohyun ah”
Aku kesal mendengarnya. Kulihat dia memakan jjangmyeon itu dengan wajah datar. Menyebalkan sekali. Kapan sih dia bisa berubah. Kurasa hanya ada satu cara mengubahnya

~Sooyoung POV~
“Taraaaa!!!!!!” ujar yesung oppa dan YeMi saat aku pulang ke rumah dengan soohyun. Kamarku dicat warna biru muda pastel dan sudah ditata rapi
“Gomawo, mianhae aku banyak merepotkan kalian” ujarku
“Gwaenchanhayo!” ujar mereka dengan gaya yang sama
Aku mencium kening soohyun. Eomma berjanji akan memperbaiki hidup kita. Arraseo?

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Yesung POV~
“Kau yakin mau mulai bekerja hari ini?” tanyaku
“Ne! Aku harus mandiri oppa” ujarnya
Aku tersenyum mendengarnya. Dongsaengku kini sudah menjadi seorang eomma
“Eonni, aku titip soohyun ya”
“Ne, tenang saja” ujar fany dengan eyesmilenya
“Kajja oppa!”
Aku masuk ke mobil dan menyetir
“Sebenarnya kau bekerja di mana?” tanyaku
“Aku akan membuka perusahaan”
“JINJJA?”
Dia mengangguk yakin

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Kyuhyun POV~
Aku pulang ke rumah dan kulihat seohyun di meja makan dengan banyak makanan
“Makanlah” ujarnya
“Gomawoyo” ujarku
Kami makan bersama. Sebenarnya aku juga tidak enak padanya bersikap sedingin ini. Tapi aku tidak bisa memungkiri aku mencintai sooyoungie.
“Cheers” ujarnya sambil mengajukan segelas minuman
“Cheers”

~Seohyun POV~
Mianhae kyu.. jika bukan dengan cara begini.. kau tidak akan melihatku

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Sooyoung POV~
Aku pulang dan langsung masuk ke kamarku. Kulihat soohyun tertidur di sana
“Gomawo eonni”
“Ne” ujarnya
Fany eonni meninggalkanku di kamar dengan soohyun. Aku mengelusnya lembut
“Soohyun ah..”
Dia tertidur pulas seperti malaikat. Oppa benar, dia tidak bersalah. Dia hanya korban kesalahanku dan kyuhyun oppa
“Saranghae” lirihku
Aku merebahkan diri di sampingnya. Wajahnya saat tidur tenang, seperti kyuhyun. Aku menitikkan air mata, bukan tangisan, tapi kebahagiaan. Karena aku telah menjadi seorang eomma, dan itu sebuah keajaiban bagiku. Jika tidak ada soohyun, aku tidak tahu seberapa kelamnya hidupku sekarang. Aku terlelap di sampingnya

~Kyuhyun POV~
Aku mengerjap-ngerjapkan mataku. Ini.. dimana. Aku kaget melihat yeoja di sampingku
“OMO! SEOHYUN AH! APA YANG KAU LAKUKAN!”

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Sooyoung POV~
“Bersulang!!!” ujarku pada yesung oppa dan fany eonni
Aku berhasil memenangkan tender pertamaku, dan semoga ini awal yang baik.
“Oh ya, kau belum bercerita, kau membuka perusahaan apa sih?” tanya yesung oppa
“advertising”
Kulihat fany eonni kaget mendengarnya. Eonni, aku akan menjalankan misiku. Misi mengalahkan seo corp

~Tiffany POV~
Ternyata dia benar-benar menjalankan perkataanku di rumah sakit waktu itu. Tapi soo ah.. aku yakin, kau pasti bisa. Karena kau berjuang demi soohyun, dan demi kyuhyun

~Seohyun POV~
Sudah seminggu ini kyuhyun tidak mengobrol denganku. Sejak hari itu terjadi, dia tidak mengobrol denganku sampai sekarang. Aku benar-benar berharap aku hamil agar keadaan ini berubah

~Kyuhyun POV~
Benar-benar keterlaluan. Aku tidak mengerti isi pikiran yeoja itu

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Seohyun POV~
Sudah 3 minggu berlalu. Aku memaksa kyuhyun menemaniku ke dokter. Karena kalau benar, dia harus mendengarnya agar sikapnya berubah padaku. Dokter memeriksaku
“Bagaimana keadaan saya dok?” tanyaku
Dokter itu menghela nafas panjang
“Mianhae, Pak, Bu. Menurut hasil pemeriksaan, ibu seo joo hyun sulit memiliki anak”
Aku tersentak mendengarnya. Aku meninggalkan ruangan. Kulihat kyuhyun menyusulku
“Wae?” tanyanya
“KAU TANYA WAE? DOKTER ITU PASTI SALAH”

~Kyuhyun POV~
Aku tidak mengerti dengan manusia bernama seohyun ini sekarang. Dokter mengatakannya sulit memiliki anak dan dia malah marah-marah sendiri. Padahal dia yang tadi memaksaku mengantarnya. Aku tidak mengerti dengannya.
“Yeoja aneh”

~Sooyoung POV~
Aku memotret-motret soohyun daritadi. Ini pertama kalinya dia terngkurap
“Kau mau memotretnya sampai kapan?” tanya yesung
“Sebentar oppa.”
Kulihat soohyun tertawa
“Aigo.. neomu kyeopta!” ujarku

~Tiffany POV~
Kulihat yesung keluar dan mulai makan
“Sooyoung tidak ikut makan?”
“Dia kena sindrom norak melihat bayinya bisa tengkurap”
Aku tertawa mendengarnya
“Kau juga dulu begitu waktu YeMi”
Dia tersenyum sendiri

——————————————————Way for Us———————————————————–

~Kyuhyun POV~
“Kudengar seohyun sulit punya anak?” tanya ahra noona
Aku mengangguk
“Kau dan dia tidak usaha?” tanya ahra
Aku menghela nafas
“Noona, kau tahu kan apa yang kuharapkan?”
Ahra noona mengangguk. Dia orang yang paling mengertiku. Dia tahu persis apa yang kuinginkan, kucintai, dan kubenci
“Kau masih mencintainya?”
Aku mengangguk

“Dan itu selamanya noona”
“Dia sendiri?”
Aku terdiam
“Molla. Aku tidak tahu dia dimana sekarang” lirihku
“Kau tidak mencarinya?”
“Aku sudah mencarinya. Tapi dia tidak tahu kemana”
“Kau tidak tahu rumah orang tuanya?”
“Orang tuanya sudah meninggal”
“Saudaranya?”
“Dia punya seorang oppa, tapi aku tidak tahu dimana tinggalnya. Aku berusaha mencari tahu tapi tidak ada yang tahu”
“Dia benar-benar pintar menyembunyikan dirinya” ujar Ahra noona
“Ne, itu kelebihan sekaligus kekurangannya” ujarku
“Kalau kau menemukannya?”
Aku terdiam
“Aku tidak tahu dia sekarang bagaimana noona. Bisa saja dia sudah menikah atau bahkan punya anak sekarang. Sudah 3 tahun kita tidak bertemu” ujarku
“Jadi harapanmu..”
“Kalaupun aku punya seorang anak dan seorang istri, yang kuharapkan hanya dari seorang bernama choi sooyoung. Tidak yang lain”

——————————————————TBC———————————————————–

31 thoughts on “Way for Us {Part 2}

  1. annyeong annyeong

    wuahh ff bru!!! bgs lgi :)
    q jd trbyng2 ffmu yg revenge
    tp thorr.. tnggunganmu bnyk lhoo!! star3, yg ini, trs yg dlu, aku lpa jdulx pkokx cast utmax kyuyoungvic
    jgn jdikan siwon pihak k-3 dsni y thorr… g tega lht won2 g brhsl dptn soo :(

    sekian gomawo

  2. akhirnya soohyun lahir… anugerah kyuyoung… jujur aku terharu dgn ketegaran soo & pas soohyun lahir
    emg udh takdir tuhan+karma buat seo yg udh misahin kyuyoung, jdnya dia susah pnya anak & rencana licik dia gagal hahahah *evil laugh

  3. bagus deh seo gak bisa hamil, setidaknya kyuppa sama seo gak terlalu terikat,
    fighting buat soo eonnie, semoga perusahaannya bisa ngalahin seo corp,
    lanjut part 3

  4. kirain seo hamil bikin berhenti nafas pas baca seokyu ke rumah sakit tapi setelah itu bisa bernafas lega cz seo ga’; hamil

    makin runyam klo seo hamil

    kapan ni kyuyoungnya ketemu?

    next

  5. huaa,
    ahra eonnie ngedukung kyuyoung :) emang gitu klu mau jadi noona yg baik, selalu bisa ngertiin apa yg di sukai dan tidak di sukai dongsaeng nya :D

    btw anak,y kyuyoung udah bisa tengkurap?? wah daebak!! aaah, klu aku ada di situ pasti udah ikutan berpose tengkurap *eh* maksunya berfoto disamping,y kyungsan :D

  6. Meskipun aku bru kmen2 d blog ni tahun 2013, tp gak papa kan thor soalx aqu bru nemu ni blog ( kudEt ) hehe. . Ceritaxa keren bnget thor .

  7. Seo pakai cara licik bt dptin kyuppa…
    Kasihan seo susah punya anak..
    Itu akibat Ώyå ngrebut kebahagian org..
    Cinta itu kan G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ musti memiliki..
    Asal kan melihat org Чªπğ ϑϊ cintai Ώyå bahagia tu cukup..
    N jgn egois.. Soo mulai melakukan balas dendam…
    Mdh2n kyuppa tau klo dy punya anak sα̩̩̩̩̥α̇̇̇̊ soo..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s