Mine [Part 9-End]

Title              : Mine

Main Cast    :

  • Choi Sooyoung
  • Choi Siwon
  • Im Yoona

Other Cast  :

  • Kwon Yuri
  • Choi Minho
  • Jessica Jung
  • Tiffany Hwang
  • Lee Donghae
  • Seo Joohyun
  • Sunny
  • Yesung

Type                      : Series

Genre                    : Romance, Friendship, Family

Rating                   : PG-15

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8

~Yoona POV~
“Kalian tahu! Katanya Choi Sooyoung masuk rumah sakit”
“Jinjja? Aigo… Dia dirawat di mana?”
“Katanya di Seoul Hospital”
“Kurasa kita harus menjenguknya.”
“Ne. Katanya dia koma dari kemarin”
“Aigo… semoga dia cepat pulih.”
“Ne”
Aku mengabaikan omongan para yeoja tadi dan menuju kelas. Tenang yoona.. tenang tak seorangpun tahu kau penyebabnya.. Dan kalau dia tidak sadar.. bukankah lebih bagus?

——————————————————Mine———————————————————–

~Siwon POV~
Aku masuk ke sebuah ruangan berwarna putih dengan seragam sekolahku dan kulihat yeoja yang kucintai masih belum sadar. Sudah 2 hari dia belum sadarkan diri…
“annyeong”
Aku mengelus kepalanya. Meski dia belum sadar, aku sangat bersyukur dia masih bisa hidup sampai sekarang.
“youngie.. cepatlah sadar. Bogoshipo. Kau tahu di sekolah serasa sepi sekali. Kau harus cepat masuk. Kasihan anak cheers tidak punya semangat”
Aku mencium tangannya.
“Aku pulang dulu ya. Ppali irreona. Annyeong..”
Aku berbalik dan ingin membuka pintu tiba-tiba sebuah suara mengagetkanku
“O..ppa…”
Aku berbalik ke arahnya
“Youngie? Kau dengar aku?”
Kulihat tangannya bergerak perlahan.
“Youngie?”

——————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
Aku mengerjap-ngerjapkan mataku. Aku merasa kepalaku sangat sakit.
“Youngie? Youngie?”
Aku membuka mataku dan kulihat seorang namja di depanku
“Kau sadar!”
Dia memelukku. Siapa namja ini? Kenapa dia meneteskan air mata dan memelukku
“Nuguseyo?”

~Siwon POV~
“Nuguseyo?”
Aku kaget mendengarnya
“Youngie? Kau tidak ingat aku?”
“Mianhae. Aku tidak mengenalmu”
Aku tersentak mendengarnya. Aku pergi ke luar
“Ada apa siwonssi?” tanya eomma soo
“Soo sadar ahjumma”
“Jinjja?”
Kami memanggil euisa. Kulihat eomma soo masuk dan memeluknya
“Youngie…syukurlah kau sadar. Eomma sangat takut kehilanganmu. Kita..”
“Nuguseyo?” tanyanya
“Kau tidak mengingatku?” tanya eommanya
“Mianhae”
“Kau ingat siapa namamu?” tanya euisa
Kulihat dia menggeleng. Youngie… apa yang terjadi?

——————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
Kulihat beberapa yeoja datang ke ruanganku dan mereka semua bertanya apa aku mengingat mereka. Kepalaku sangat sakit sekarang
“Soo, aku sica, ini seohyun, ini yuri, ini sunny, ini fany. Masa kau tidak mengingat kami?”
“Mianhaeyo..” ujarku
Aku tidak tahu harus berkata apa. Kepalaku terasa sangat sakit
“Appo…”
“Gwaenchanhayo?” tanya namja tadi
Aku bingung dengan semua ini. Sebenarnya aku siapa? Mereka semua siapa?

~Siwon POV~
Semuanya pulang dan aku tetap menemaninya
“Kenapa aku tidak ingat apa-apa..” ujarnya
“Jangan memaksakan diri mengingat semuanya.Pelan-pelan saja” ujarku
“Mianhaeyo aku tidak mengenalmu”
“Gwaenchanhayo” ujarku
“Apa kau bisa memberi tahuku setidaknya namaku?”
“Namamu Choi Sooyoung. Yang tadi adalah teman-temanmu. Kau kapten cheers dan mereka anggotanya” ujarku
“Ooh… Lalu namamu siapa?”
“Aku Choi Siwon” ujarku
“Sepertinya nama itu tidak asing bagiku” ujarnya
Aku tersenyum.
“Tentu saja” ujarku
“Memang kau siapaku?” tanyanya
Aku tersenyum
“Aku tidak akan menjawabnya. Aku akan menunggumu yang mengingatnya. Arraseo?”
“Ne arraseo”

——————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
Meski aku tidak mengingat namja ini. Aku merasa dia sangat tidak asing bagiku… Tapi dia tidak mau memberitahuku. Bagaimana caraku mengingatnya?
“Kau harus makan. Kusuapi ya. Aaa” ujarnya
Aku memakan makanannya.
“Gomawo”
“Ne”
“Mianhae” ujarku
“Waeyo?”
“Kau sangat baik padaku tapi aku malah tidak mengingatmu” ujarku
“Gwaenchanhayo. Saat kau mengingatnya kau harus menebus kesalahanmu”
Aku tersenyum. Dia menemaniku dan menceritakan siapa aku. Aku sedikit mengingat diriku sampai jarum jam menunjukkan pukul 6
“Ah, aku harus pulang sekarang. Annyeong” katanya sambil mencium keningku
“Annyeong”
Kulihat dia pulang. Kenapa.. jantungku berdetak sangat keras. Tuhan… sebenarnya siapa namja itu?

~Sooyoung eomma POV~
“Annyeonghaseyo ahjumma”
“Ne, gomawo siwonssi”
“Ne ahjumma”
Aku masuk ke dalam dan kulihat dia duduk di sana
“Annyeong~” sapaku
“Annyeong”
“Kau sudah makan?” tanyaku
Dia mengangguk
“Aku sudah mengingat sedikit tentang diriku.” ujarnya
“Jinjja?”
“Ne, tapi kalau aku boleh tahu ahjumma ini siapaku?” tanyanya
Aku tersenyum
“Aku eommamu sooyoungie”
“Ooh.. arraseo. Mianhaeyo eomma..” ujarnya
“Gwaenchanhayo. Apa ada yang ingin kau makan?” tanyaku
Dia menggeleng. Akupun mulai bertanya
“Apa hal terakhir yang kau ingat?” tanyaku
“Terakhir… aku mengingat seseorang mendorongku di tangga” ujarnya
“MWO?”

~Yoona POV~
Kenapa aku jadi takut dengan keadaan sooyoung sekarang? Akupun menghubungi eomma dan tidak aktif. Tenang yoona… tidak seorangpun tahu kau penyebabnya…tenang

——————————————————Mine———————————————————–

~Minho POV~
Aku, eomma, dan appa sedang menonton rekaman CCTV sekolah. Kata eomma, soo noona bilang kalau hal terakhir yang diingatnya adalah seseorang mendorongnya di tangga. Aku baru tahu ternyata di sekolah ini ada CCTV. Kami menontonnya di ruang kendali dan aku sangat kaget melihat rekaman CCTV di sana
“Yoona noona?”

~Yoona POV~
“Im Yoona, kepala sekolah memanggilmu” kata sonsaengnim
“Ne sonsaengnim”
Aku pergi ke ruang kepala sekolah dengan takut dan kulihat seseorang yang kukenali duduk di sana
“Eo…eomma?”
Kulihat dia menatapku. Dia menangis dan menatapku penuh amarah.
“KAU KETERLALUAN IM YOONA!”
Aku tersentak mendengarnya..
“Apa maksud eomma?”
“Apa maksudku? Kurasa kau sudah tahu apa yang terjadi di hari choi sooyoung jatuh dari tangga”
Aku tersentak mendengarnya. Eottokhe!! Bagaimana ini! Bagaimana kalau eomma tahu! Aigo…
“A…aku tidak mengerti” bantahku
“Jangan pura-pura tidak tahu noona!” ujar minho
“Tenang semua. Kita selesaikan ini baik-baik” ujar kepala sekolah
“Andwe! Saya akan menuntut anak ini seberat-beratnya!” ujar eomma
Aku kaget mendengarnya. Kenapa eomma jadi memihak yeoja itu?
“A..apa maksudmu aku benar-benar tidak mengerti”
“Sebaiknya kau mengaku yoona” ujar appa

~Minho POV~
“Ne, memang aku yang mendorongnya. Waeyo?” ujar yoona noona
“Waeyo? WAEYO KATAMU!” ujar eomma
“Tenang eomma..” ujarku
“KAU KETERLALUAN! KAU MEMBUATKU MEMBENCINYA! KAU.. KAU BUKAN MANUSIA IM YOONA!” ujar eomma
“Itu karena kau yang bodoh nyonya choi. Kenapa kau lebih menyayangiku daripada anakmu sendiri?” ujarnya
“NOONA!”
“Benar kan kataku? Dan oh, kudengar dia tidak ingat apa-apa. Padahal kuharap bisa lebih dari itu KARENA DIA MEREBUT SEMUANYA DARIKU! Apa kalian tahu perasaanku! 15 tahun aku tinggal bersama kalian dan kalian usir aku begitu saja setelah kalian tahu aku bukan anak kalian! CHOI SOOYOUNG MENGGANTIKAN POSISIKU SEUTUHNYA! Dia jadi kapten cheers! Dia disukai banyak orang! Teman-temanku meninggalkanku setelah tahu aku bukan Choi Yoona! Dia mendapatkan appa, halmeoni, minho, dan keluarga choi! Dia merebut semua dariku! Kalau saja dia tidak mau pergi bersama appa maka hidupku tidak akan hancur! Dia membuatku hidup menderita di rumah bobrok itu! Dia membuatku pindah ke kategori B! Dia membuat semua orang berkata aku jahat! Dia merebut namja yang kusuka! DIA YANG JAHAT BUKAN AKU! JADI AKU BERHAK MEMBALAS PERBUATANNYA!” ujarnya
“Kau itu hanya beruntung kebetulan tertukar dengannya noona. Dia tidak merebutnya darimu. Itu memang miliknya. Kau lah yang merebut itu semua darinya!” ujarku
“Ne, memang. TAPI KALAU DIA TIDAK MUNCUL DAN TETAP DI KELUARGA IM AKU TIDAK USAH MENANGGALKAN STATUSKU SEBAGAI PUTRI KELUARGA CHOI! Itu milikku 15 tahun dan itu miliknya 15 tahun! Sudah tertukar dari awal ya sudah teruskan saja sampai akhir!” ujarnya
“IM YOONA!”
“AKU BUKAN IM YOONA AKU CHOI..”
Kulihat eomma menamparnya
“Eo..eomma?”
“AKU MUAK MENDENGARMU BILANG BEGITU! KAU BUKAN CHOI YOONA. INGAT KAU IM YOONA! PUTRIKU HANYA SATU YAITU CHOI SOOYOUNG! JADI JANGAN MEMANGGILKU EOMMA! PAHAM!”
“LIHAT! SEKARANG DIA MEREBUT EOMMA DARIKU JUGA!” ujarnya sambil menangis
“Sebaiknya. Kita selesaikan ini di kantor polisi” ujar eomma
“eo..eomma?”
“Kupastikan kau menyesal Im Yoona. Annyeonghaseyo sampai bertemu di pengadilan”

——————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
Sudah seminggu berlalu. Hari ini aku bermain bersama sahabat-sahabatku.Ingatanku kembali perlahan-lahan. Aku mengingat mereka Jessica, Tiffany, Sunny, Yuri, dan Seohyun.
“Sooyoung ah, kau masih belum mengingat siwon?” tanya sica
Aku menggeleng
“Sebenarnya aku sangat ingin memberitahumu tapi siwon melarang kami!” ujar sunny
Kulihat mereka semua mengangguk. Aku menghela nafas
“Aku juga ingin mengingatnya. Tapi aku tidak bisa. Memang kenapa sih siwon tidak mau memberi tahunya” ujarku
“Karena dia ingin kau sendiri yang mengingatnya” ujar tiffany
“Ne” ujar mereka semua
“Apa setidaknya kalian tidak bisa memberi kata kunci padaku?” tanyaku
“Tidak bisa” ujar mereka
“Aish..menyebalkan”
Kulihat mereka semua tertawa

~Donghae POV~
“Kenapa tidak kau beritahu saja dia kalau kau namjachingunya won!” ujarku sambil mendribble bola basket
“Aku ingin dia yang mengingatnya. Bayangkan seberapa egoisnya aku kalau aku datang padanya dan bilang ‘Hei aku ini namjachingumu’ terdengar aneh” ujarnya
“Kalau begitu berikan saja foto kalian berdua atau kenangan yang bisa membuatnya mengingatmu” ujar yesung
Dia merebut bola dan memasukkannya ke ring
“aku yakin dia pasti akan mengingatku kalau dia mencintaiku. Memaksa dia untuk mengingatku akan membuatnya sakit. Maka aku akan membiarkan dia mengingatku seiring berjalannya waktu” ujarnya
“Bagaimana kalau dia tidak mengingatmu selamanya?” tanyaku
“Ya… sudah aku berarti akan menunggu dia mengingatnya selamanya juga”
Aku menggeleng. Choi Sooyoung, kau yeoja yang sangat beruntung dicintai sampai sebesar ini olehnya

——————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
Kulihat siwon datang dan membawakan kotak makanan berisi kue untukku
“jjang! Aku yang membuatnya” ujarnya
“Wuah!! Gomawo!!”
Dia menyuapiku memakannya
“Enak?” tanyanya
“Mashita”
Kulihat dia tersenyum. Entah kenapa aku merasa kejadian ini pernah terjadi…
“Hanya kau yang boleh mencoba kue buatanku” ujarnya
Aku tersenyum
“Kalau aku sudah keluar dari sini aku akan membuatkanmu makanan yang kau mau” ujarku
“Jinjja?”
Aku mengangguk
“Kau mau dibuatkan apa?” tanyaku
“Pancake kimchi atau Sushi!”

Tiba-tiba aku mengingat sebuah kejadian

“Pancake Kimchi. Enak?”
“Mashita”

“Aku lupa bawa sumpit hehe”
“Baiklah. Ini sebagai terima kasihku karena kau selalu menolongku oppa. Kau mau sushi yang mana lagi?”
“Yang unagi itu saja. Gomawo”

“Saranghae”
“Na do…saranghae oppa”

“Aniya. Aku menciummu dulu”
“MWO?”
“Kau tidak sadar? Aku menciummu saat kau tidur di aula”
“YA! NAPPEUN NAMJA! Mencium yeoja saat tidak sadar! Tapi kau hanya boleh melakukannya pada yeoja bernama Choi Sooyoung arraseo?”

Kepalaku terasa sangat sakit
“Appo..” ujarku
“Gwaenchanhayo?” tanyanya
“Nae gwaenchanhayo” ujarku
“Jangan memaksakan dirimu mengingat apa-apa dulu.” ujarnya
“Ne”

——————————————————Mine———————————————————–

~Yuri POV~
Aku menjenguk soo dengan JeTiSunHyun hari ini.
“Annyeong!!” ujar kami
“Annyeong!!” ujarnya dan siwon oppa
“Tolong jaga dia sebentar, aku ingin ke kantin dulu” ujar siwon oppa
“Ne, oppa”
Siwon oppa pergi dan kami duduk bersama
“Bagaimana apa yang kau ingat lagi hari ini?” tanyaku
“Hm… aku ingat aku dulu memanggil siwon dengan sebutan oppa.” ujarnya
“Jinjja?”
“Tapi aku hanya ingat itu.” ujarnya kecewa
“Tenang, lama-kelamaan kau pasti mengingatnya.” ujar sica
“Ne”

~Sooyoung POV~
“Ne”
Aku merasakan sesuatu yang menempel di tanganku. Kulihat sebuah cincin terpasang di jari manisku. Tulisannya SS

“Ne. Oh ya namamu siapa?”
“Choi Sooyoung”

“Pura-puralah menjadi sepasang kekasih di Lotte dept store ini dengan kapten cheers kita selama sehari dan belilah kaus couple!”

“Pakailah. Sepertinya kau kedinginan”
“Gomawo..”
“Ne”

‘Semangat ya!! ^^ “

“Appo..” ujarku
“Soo gwaenchanhayo?”

“Jjang~ Chocomint!”
“Kyaa!!!! Gomawo!!”
“Oppa!! Berikan”
“Besok kan ambil rapot. Kalau kau ranking 1 baru kuberikan”
“Kalau begitu kenapa kau bawa sekarang!”
“Agar kau melihat calon hadiahmu”
“Oppa.. berikan sesuaaapp saja ya!”

“Oppa.. ini..”
“Itu cincin couple. Lihat aku sudah memakainya!”
“Artinya Siwon-Sooyoung”
“Gomawo oppa!”
“Ne”

“Kurasa kita harus telat seperti mereka biar diumumkan”
“MWO?”

“Fighting oppa!!!!!”

“Aku yang membuatnya. Tulisannya SS. Aku harus menjadi orang pertama yang mengucapkan saengil chukkhae padamu dan kau harus jadi orang pertama yang mencoba kue buatanku. Kau harus keluar agar kau tidak menyesal! Karena aku akan memakan kuenya kalau kau tidak keluar sebelum jam 12 malam.”

“3….2…1! Saengil chukkhae chagiya!!”

“Saranghae oppa”
“Nado saranghae”

Aku menitikkan air mata
“Siwon oppa…”
Aku mencabut infus dan berlari keluar
“YOUNGIE kau mau kemana!”
Aku menemukan sesosok namja yang kucari. Aku memeluknya dari belakang
“Mianhaeyo oppa… bagaimana bisa aku melupakanmu. Saranghae”

~Siwon POV~
Seseorang memelukku dari belakang
“Mianhaeyo oppa… bagaimana bisa aku melupakanmu. Saranghae”
Aku membalik badan dan aku melihatnya. Aku menghapus air matanya
“Kau sudah mengingatnya?” tanyaku
Dia mengangguk
“Kau jahat oppa! Bagaimana bisa kau tidak mengatakannya padaku! Seharusnya kau bilang dari awal!”
Aku tersenyum dan memeluknya
“Gomawo sudah mengingatku dan sekarang aku tahu, kau benar-benar mencintaiku”
“Gomawo sudah membuatku bersalah dan menjadi orang bodoh karena menyakitimu.” ujarnya
“Kau tidak pernah menyakitiku chagiya. Melihatmu tetap hidup sudah lebih dari cukup bagiku” ujarku
“Jeongmal saranghaeyo” ujarnya
“Na do”
Aku menciumnya, kulihat dia dan teman-temannya kaget
“OMO! They kissed!” ujar tiffany
“Oppa! Apa yang kau lakukan!” ujarnya
“Itu hukumanmu karena tidak mengingatku CHA GI YA” ujarku
“Ne ne. Arraseo”
Aku kaget melihatnya menciumku
“Dan itu hukumanmu karena membiarkanku tidak mengingatmu”
Aku tertawa. Terima kasih Tuhan telah memberi hadiah terindah bagiku. Choi Sooyoung

——————————————————Mine———————————————————–

~Minho POV~
Kulihat noona dan siwon hyung sudah tertawa bersama. Syukurlah akhirnya mereka bersatu. Kulihat yuri noona memperhatikan mereka
“Waeyo noona?”
“Mereka sangat romantis Min.” ujarnya
“Ne noona benar” ujarku
“Namja yang setia pada seorang yeoja dalam keadaan apapun. Baru Choi Siwon yang kulihat seperti itu”
“Jinjja?” tanyaku
“Ne” dia mengangguk
Aku tersenyum
“Bagaimana kalau aku berjanji akan setia padamu dalam keadaan apapun noona?” tanyaku
“Maksudmu?”
“Kau mau tahu?” tanyaku
“Ne!”
Aku berdiri
“Semuanya aku ingin kalian melihat ini!” ujarku
Aku menarik yuri noona
“SARANGHAE KWON YURI!”

~Jessica POV~
Aku tercengang melihat penembakan ini..
“Na do saranghae! Nado saranghae! Jawab yuri!” ujar tiffany dan seo membuyarkan lamunanku. Aku ikut bertepuk tangan dan soo juga
“NADO SARANGHAE CHOI MINHO  BABO!” ujarnya
“AKU MERESTUI HUBUNGAN INI!” ujar sooyoung yang membuat semuanya tertawa
“Na do!” ujar kami semua

——————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung eomma POV~
“Jadi kau ingat semua?” tanyaku sambil menyuapinya
“Ne eomma” ujarnya
Aku tersenyum mendengarnya
“Aku juga ingat masa laluku” ujarnya
Aku tersentak mendengarnya
“Soal itu..eomma…”
“Aku tahu eomma tidak pernah bermaksud berbuat begitu padaku. Bagiku, yang penting sekarang eomma menyayangiku itu lebih dari cukup” ujarnya
Aku tersenyum dan memeluknya
“Saranghae Choi Sooyoung”
“Nado eomma..”
Aku melepas pelukannya
“Dan soal yoona..”
“Kau tidak usah khawatir soo ah. Yoona ditahan sekarang” ujarku
“MWO?”
“Dia yang menyebabkan kecelakaan ini secara sengaja.” jelasku
“Tapi kurasa, sebaiknya tuntutannya dicabut eomma” ujarnya
“Waeyo? Dia bisa mencelakakanmu lagi youngie!” ujarku
“Tapi kurasa… semua orang butuh kesempatan kedua. Aku memang membenci yoona. Tapi aku memikirkan Im ahjumma. Dia sendirian di rumah. Bagaimana tidak ada yang membantunya” jelasnya
“Tapi..”
“Kumohon eomma… Biar bagaimanapun Im ahjumma pernah merawatku..” ujarnya
“Akan eomma pertimbangkan”

——————————————————Mine———————————————————–

~Yoona POV~
Di sini dingin sekali. Kenapa aku harus tergabung dengan orang jahat di sini. Eomma sangat tega padaku. Bagaimana bisa dia melakukan ini semua! Kulihat sesosok yeosong yang kukenal datang
“Im ahjumma?’ ujarku
“Eomma membawa makanan untukmu yoona”
Aku keluar dari sel dan memakan makanannya
“Enak?” tanyanya
“Mashita” ujarku
Dia membelaiku
“Makan pelan-pelan.” ujarnya
Kulihat seorang tahanan berteriak
“DASAR CALON PEMBUNUH! AHJUMMA KENAPA KAU MASIH MENGURUSNYA!” ujar salah satu tahanan
BRAK! Im ahjumma menggebrak meja
“DIAM KAU! Dia IM YOONA ANAKKU! JIKA KAU BERANI MENGGANGGUNYA AKU AKAN MEROBEK MULUTMU!”
Aku menangis mendengarnya
“Gwaenchanhayo?” tanyanya
“Eomma… kenapa kau tetap baik padaku? Kenapa kau mengakuiku. Padahal aku menyakiti hatimu. Aku bahkan memanggilmu Im ahjumma. Jeongmal..mianhaeyo..”
Dia memelukku
“Yoona… itu sudah kewajibanku sebagai seorang eomma. Arraseo?”
Aku mengangguk
“Saranghae eomma” ujarku
“Aku sudah tahu. Nado saranghae anakku. Selamanya, kau Im Yoona anakku.”

——————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
Hari ini aku keluar dari rumah sakit. Kulihat sahabatku datang dan meniup terompet
“Akhirnya kau pulang!!!” ujar mereka semua
Aku tersenyum
“Gomawo sudah menemaniku selama di sini” ujarku
“Ne”
Aku tersenyum
“Ayo kita pulang youngie” ujar eomma
“Aku ingin ke sebuah tempat dulu eomma”

~Yoona POV~
“Yoona ada seseorang yang mau bertemu denganmu”
Aku keluar dari sel dan aku kaget melihat sosok eomma dan soo di sana
“Mianhaeyo..aku… selama ini aku terlalu kejam padamu. Kau benar, harusnya kau lah yang marah karena aku merebut kebahagiaanmu. Dan aku sadar sekarang.. aku sangat bersalah. Aku tidak tahu cara menebusnya. Kurasa hukuman ini memang pantas untukku” ujarku
Aku kaget melihatnya memelukku
“Gwaenchanhayo. Semua orang pernah salah benar kan?”
Aku menangis
“Kenapa kau begitu baik sooyoungssi… Kenapa aku terlalu jahat padamu… mianhaeyo..mianhae..”
“Gwaenchanhayo… Kita mulai semua dari awal..” ujarnya
“Maksudmu?”
“Kita anggap semuanya tidak pernah terjadi. Kita berteman. Bagaimana?” tanyanya
“Tapi..”
“Ayolah Yoona..” ujarnya
“Ne” ujarku menjabat tangannya
“Baiklah… Yoona aku memaafkanmu kali ini..” ujar eomma
“Ahjumma..”
“Ingat, kau harus berubah mulai sekarang. Aku tidak akan memberimu kesempatan kedua”
“Ne ahjumma.. Jeongmal gomawoyo!”
Dia memeluk kami bertiga. Aku berjanji.. aku akan berubah

——————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
Aku sangat senang sekarang. Yoona mulai berubah menjadi baik dan membantu Im ahjumma. Yuri dan Minho jadian. Jessica dan Donghae juga. Tiffany dengan yesung oppa! Siapa yang akan menyangkanya. Seohyun jadian dengan Yonghwa, kakak kelas yang jago bermain musik! Dan sunny mendapat surat cinta rahasia di lokernya! Ternyata itu dari sungmin, teman sekelas kami. Hari-hari sangat membahagiakan. Aku dan siwon oppa sedang bermain piano di aula

~Siwon POV~
Aku melihatnya main piano. Bagaimana cara menjelaskan ini padanya

Flashback
“Siwon, pihak universitas di Paris memintamu cepat memberi keputusan. Apa kau mau mengambil beasiswa kuliah bisnis di sana?” tanya Kim sonsaengnim
“Molla.. Aku masih belum tahu”
“Sebenarnya apa yang menjadi pertimbanganmu? Ini kesempatan bagus! Ini juga mimpimu!” ujarnya
Aku terdiam
“Biarkan aku memikirkan ini dulu sonsaengnim”
“Baik, cepat tanda tangani surat persetujuan ini”

Sebenarnya yang kupikirkan adalah soo… Bagaimana jika aku harus meninggalkannya 5 tahun ke Paris?

Aku melihat kertas persetujuan itu dengan bingung. Apa yang harus kulakukan? Sekali aku menandatanganinya, aku setuju ke Paris. Sudah lama aku memimpikan hal ini tapi… soo juga adalah mimpi besarku.. Akupun memutuskan… aku akan memilih mimpi terbesarku..

~Sooyoung POV~
Kulihat dia terus mengamati selembar kertas kertas
“Itu kertas apa oppa?”
“Aniya… Tidak penting. Baru mau kubuang”
Entah kenapa aku merasa ada yang dia sembunyikan dariku.. Kulihat dia ingin merobek kertas itu. Aku menahannya. Karena penasaran aku merebut kertas itu darinya
“Youngie ini..”
Aku kaget melihatnya ini…. persetujuan beasiswa Paris?
“Aku tidak akan mengambilnya” ujarnya
“waeyo? Ini mimpimu dari dulu oppa!” ujarku
“Ini memang mimpiku tapi bukan mimpi besarku. Mimpi besarku adalah Choi Sooyoung” ujarnya
Aku menitikkan air mata
“Kenapa kau tidak memberi tahuku?” tanyaku
“Aku tidak mungkin meninggalkanmu 5 tahun ke Paris. Aku tahu kau mau kuliah di Seoul. Aku…”
“Oppa. Kau percaya padaku?” tanyaku
“Ne”
“Pergilah ke sana” ujarku. Sebenarnya aku memang tidak ingin dia pergi.. tapi ini lebih baik. Aku tidak mau menjadi penghalang mimpinya
“Tapi..”
“Oppa.. aku punya mimpi dan kau pun begitu. Aku tidak akan menghalangi mimpimu. Aku ingin kau bahagia.Arraseo?”
“Youngie..”
Aku memeluknya
“Jangan buat aku kecewa oppa. Pergilah. Bawalah nilai tinggimu dari sana. 5 tahun waktu yang cepat. Aku akan menunggumu di sini. Saranghae” ujarku
“Nado saranghae”

——————————————————Mine———————————————————–

~Siwon POV~
Hari ini adalah hari kelulusanku sekaligus hari keberangkatanku ke Paris. Semuanya mengantarku ke bandara Incheon
“Jangan lupakan kami Won!” ujar yesung dan donghae
“Pasti!” ujarku
“Hati-hati oppa!” ujar semua anak cheers
“Ne, gomawo”
Soo memelukku
“Jangan buat aku menyesal telah merelakanmu ke sana oppa” ujarnya
“Ne youngie”
“Awas kau oppa kalau berani melirik yeoja lain!” ujar sica
“Tidak mungkin sica” ujarku
“Kalau kau berani menyakitinya kami semua akan membencimu!” ujar tiffany
Aku tertawa mendengarnya
“Arraseo. Annyeong semua!!” ujarku
“Ne, hati-hati ya!!”
Aku pergi melewati bagian ticketing dan kudengar soo berteriak
“SARANGHAEYO OPPA!!!”
Aku tersenyum dan membalasnya
“NA DO SARANGHAE!!”

~Yuri POV~
Saat siwon menjauh kulihat soo menitikkan air mata
“Gwaenchanhayo?”
“Nae gwaenchanhayo. Aku senang melihatnya tertawa mengejar mimpinya” ujarnya
Kami memeluknya
“5 tahun cepat soo…”
“Ne, kau benar”

——————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
“Aku pergi dulu eomma annyeong!!”
“Ne youngie, yeobo annyeong!” ujar eomma
5 tahun berlalu sejak kepergian siwon oppa ke Paris.

Semangat kerjanya!! ^^ Saranghae

Aku tersenyum membacanya. Meski dia di Paris dia masih sering mengirimku email
“Dari siwon?” tanya appa
“Ne appa”
“Kapan dia pulang?”
“Molla. Masih ada yang harus diurusnya di sana”
Aku sekarang berumur 22 tahun. Ya, selama 5 tahun kami menjalani Long Distance Relationship. Jessica dan Donghae, Yuri Minho, Seohyun Yonghwa, Sunny Sungmin, dan Tiffany Yesung masih bersama dan meraih mimpi masing-masing. Yuri dan Minho menjadi dokter. Yongseo menjadi musisi. Jessica menjadi sekretaris donghae. SunSun membuka sekolah TK bersama Tiffany dan Yesung. Semuanya meraih mimpi masing-masing. Yoona membuka salon dan aku bekerja di perusahaan apa menjadi wakil presdir. Siwon oppa sedang menjalani S2 di Paris. Semuanya berubah menjadi lebih mandiri dan dewasa. Namun satu yang tidak berubah. Aku masih mencintai siwon oppa.

~Siwon POV~
Aku menapaki tempat tanah airku. Setelah 5 tahun akhirnya aku pulang ke Korea. Kota ini semakin maju dan canggih. Tak terasa 5 tahun aku sudah lulus s2. Aku membohongi soo. Sebenarnya aku sudah lulus seminggu yang lalu. Aku ingin memberinya kejutan. Saat sampai di Korea pertama kali aku mendatangi kantor appanya. Kulihat sosok yeoja yang kucintai memakai dress yang indah. Dia terlihat semakin cantik. Aku memeluknya dari belakang
“Jeongmal Bogoshipo”

~Sooyoung POV~
Aku menitikkan air mata mendengar sebuah suara yang kukenali. Suara yang sangat kurindukan. Suara milik orang yang kucintai. Suara yang sangat kukenal.  Aku memeluknya
“I know”
Kulihat dia terlihat berbeda. Menjadi sosok Choi Siwon yang lebih dewasa dan gagah. Tapi tetap… memiliki cinta yang sama
“Kenapa kau tidak memberi tahuku?” tanyaku
“Kejutan”
Aku tersenyum mendengarnya. Dia menghapus air mataku
“Mianhae membuatmu lama menunggu”
“Gwaenchanhayo”
Dia menciumku lembut dan aku tertawa. Aku sangat merindukannya. Dan sekarang namja ini…kembali padaku

——————————————————Mine———————————————————–

~Siwon POV~
Aku menggendongnya menyusuri sungai Han
“Kau ingat youngie, pertama kali aku bertemu denganmu inilah yang terjadi”
Dia tertawa dan memelukku
“Ne, aku sangat merindukan masa itu.”
“Gomawo sudah menungguku”
“Ne”
Aku menurunkannya dan kami melihat air sungai han menari dengan indahnya. Dia mengandarkan kepala di bahuku dan merangkul lenganku
“Jeongmal bogoshipo” ujarnya
“Nado”
Aku merangkulnya
“Oh ya ada hadiah untukmu”
“apa?”
Aku menutup matanya dan menuntunnya ke sebuah tempat

~Sooyoung POV~
“Kita kemana oppa?” tanyaku
“Rahasia”
Dia menuntunku dan membuka mataku di sebuah tempat
“Lihat ke atas”
Aku melihat ke atas dan petasan bertuliskan Saranghae Choi Sooyoung terukir dengan indah di langit
“Daebak!! Kapan kau menyiapkan ini?”
Dia tersenyum dan berlutut. Dia memegang tanganku
“Choi Sooyoung, aku kembali dari Paris dan inilah hadiahku yang sesungguhnya. Would you be mine? Marry me?”
Aku menitikkan air mata
“I will”
Dia memasangkan sebauh cincin di jari manisku. Kami tersenyum dan melihat ke arah langit. Hidup ini memang sulit ditebak akhirnya. Tapi satu hal yang kuyakini ada hikmah di balik semuanya. Di balik kebencian eomma padaku, akhirnya dia menyayangiku. Di balik kepergian siwon ke Paris, dia kembali membawa kesuksesan dan menjadi milikku. Perjuangkanlah apa yang memang menjadi hakmu, mimpimu, dan cintamu. Bukankah begitu oppa?

The End
Akhirnya selesai juga FF ini ^^
RCL! Don’t be siders!

28 thoughts on “Mine [Part 9-End]

  1. Hwaaa baru nemu nih ff cerita’a seru abis baca dari part 1 sampe end cerita’a seru Ɓȃήƍeєë††† cerita’a complicated banget ada percintaan,persahabatan,perjuangan,tragedi ,, soo sabar banget dlm menjalani hidup’a suka banget sama pas bagian soo dkk bener2 sahabat sejati akhir’a semua berakhir δεηƍαη bahagia semua’a mendapatkan pasangan’a masing2 ĦăªĦăĦăĦăª.

    Coba kalo ni ff ªϑå AS’a pasti makin seruuuuuu :)

  2. Wow daebak ceritanya seru thor oh iya maaf thor di part sblmnnya saya nggak comment soalnya saya baca ini kaya di kejar deadline. Oh iya ini ada sequelnya nggak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s