Mine [Part 5]

Title              : Mine

Main Cast    :

  • Choi Sooyoung
  • Choi Siwon
  • Im Yoona

Other Cast  :

  • Kwon Yuri
  • Choi Minho
  • Jessica Jung
  • Tiffany Hwang
  • Lee Donghae
  • Seo Joohyun
  • Sunny
  • Yesung

Type                      : Series

Genre                    : Romance, Friendship, Family

Rating                   : PG-15

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4

~Yoona POV~
Aku pulang ke rumah bobrok itu dengan malas
“Bagaimana ujianmu yoona?”
Aku tidak menghiraukannya

———————————————————Mine———————————————————–

~Siwon POV~
Aku menghampiri seorang yeoja yang turun dari mobilnya. Benar-benar keras kepala yeoja ini
“Benar-benar keras kepala. Hari ini pun masuk sekolah” ujarku
“Annyeong oppa! Aku benar-benar tidak mau ikut ujian susulan oppa. Hehe”
“Baiklah aku akan membantumu ke atas”
“Jangan! Aku sudah sangat sering merepotkanmu! Aku bisa sendiri”
Kulihat dia memaksakan diri memegang pegangan tangga dan naik ke atas. Akupun akhirnya menggendongnya
“KYAAAAAA!!!!! Apa yang kau lakukan!”
“Kalau berjalan lebih lama daripada siput begitu mau sampai kapan kau sampai di ruang ujian!”
“Aku bisa jalan sendiri turunkan aku! Malu dilihat banyak orang”
Aku tidak menghiraukannya

~Sooyoung POV~
Aigo… kenapa jantungku serasa mau copot sekarang. Setelah kemarin aku mimpi dicium olehnya dia menggendongku. Aigo!

~Yuri POV~
Ujian hari kedua selesai. Besok ujian tersulit! Matematika. Hari ini kami semua belajar di rumah soo. Dia benar-benar baik dan sabar mengajar kami. Tiba-tiba kulihat sesosok namja pulang dengan seragam basket
“Annyeong noonadeul”
“Annyeong minho!”
“Annyeong yuri noona”
“Ne annyeong”
Kulihat dia masuk ke kamarnya. Kyaa!! Senyumnya menawan sekali. Dan dia.. khusus menyapaku?

~Jessica POV~
“ehm..”
Kulihat yuri masih saja memperhatikan minho
“Ada yang sedang terbunga-bunga di sini” ujar tiffany
“Ani. Aku sedang jatuh cinta”
“MWO?”
“MWO? ANIYA ANIYA! Maksudku.. aku sedang jatuh cinta! Pada matematika ini! Aigo! Susah sekali ini!”
Aku terkekeh mendengarnya.

———————————————————Mine———————————————————–

~Yoona POV~
Lagi-lagi siwon oppa menolong yeoja itu naik tangga. Aish. Menyebalkan sekali! Aku berniat membuatnya sakit malah membuatnya mendapat banyak keuntungan! Kemarin dia digendong! Hari ini dipapah sampai ke kelas. Aish… Apalagi hari ketiga ini matematika susah sekali. Aigo… aku butuh hiburan! Aku pun menelpon eomma. Setidaknya aku lebih tenang kalau ada eomma

~Sooyoung POV~
Ujian hari ketiga terlewati. Kulihat semuanya keluar dari ruangan dengan senang
“Kyaa!! Gomawo berkatmu aku bisa menjawabnya soo ah!”
“Ne. Kitakan sahabat harus saling membantu”
“Aaaww..”
“Oh ya aku pulang dulu ya. Annyeong”
“Ne, annyeong”
Aku pun turun ke bawah dibantu tiffany dan seohyun
“Kakimu sudah baikan?”
“Ne. Sudah lebih baik”
Tiba-tiba kulihat sesosok yeoja berdiri di sana melambaikan tangan
“eomma?”

~Yoona POV~
Kulihat eomma melambaikan tangan padaku. Aku membalasnya dan memeluknya
“Bogoshipo!!”
“Na do yoona!!”
Kulihat ekspresi yeoja itu jadi kecewa. Makanya jangan pernah berharap eomma ke sini untukmu! Dasar babo!

~Sooyoung POV~
“aku pulang dulu. Terima kasih ya. Annyeong”
“Ne, hati-hati ya!”
“Ne”
Aku pun pergi ke mobil dan kulihat eomma menatapku sinis
“Kau duduk di depan.”
Dia dan yoona masuk dan duduk di belakang. Sedangkan aku duduk di samping supir Kim.
“Ke Lotte Pak!”
Kim ahjeossi mengantarnya ke Lotte dan kulihat dia turun bersama yoona
“Kau pulang ke rumah. Jangan katakan pada halmeoni!”
“Ne”
Dia pun merangkul yoona dan masuk ke Lotte Mall. Eomma.. apa kau tahu aku juga ingin ikut bersamamu
“Gwaenchanhayo agassi?”
“Ne, ahjeossi. Ayo kita pulang”
“Kau tidak pindah ke belakang?”
“Tidak perlu. Kajja”

———————————————————Mine———————————————————–

~Yoona POV~
“Eomma, lama-kelamaan yeoja itu semakin menyebalkan!”
“Waeyo?”
“Kau tahu, anak cheers menuduhku sengaja menjatuhkannya saat formasi piramid!”
“Aigo… bagaimana bisa”
“Mereka bahkan membentakku eomma! Mereka memusuhiku karena soo sekarang!”
“Aigo…”
“Dan sekarang eomma. Dia mau merebut choi siwon!”
“Namja yang kau sukai itu?”
“Ne!”
“Aish. menyebalkan sekali dia”
“Ne eomma. Dia merebut semua milikku sekarang”
Aku meneteskan air mata pura-pura dan kulihat eomma simpati padaku
“Gwaenchanhayo yoona… Eomma akan memikirkan cara untukmu mendapatkan siwon. Arraseo?”
“Ne eomma”

———————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
Kulihat eomma masuk ke kamarku
“Aku punya sebuah penawaran untukmu”
“Mwo?”

~Siwon POV~
Kulihat soo datang dan dia sudah bisa berjalan.
“Kakimu sudah tidak sakit?”
“Kau tidak bisa lihat aku sudah bisa berjalan?”
Kulihat dia pergi meninggalkanku. Aku menahannya
“Kau kenapa?”
“Lepaskan aku!”
“Kenapa kau membentakku!”
“Kau menghalangi jalanku!”
“Apa aku membuat kesalahan?”
Dia menepis tanganku dan pergi. Sooyoungie.. apa salahku?

~Sooyoung POV~
Mianhae oppa….. mianhae aku harus melakukan ini padamu

Flashback
“Aku punya sebuah penawaran untukmu”
“Mwo?”
“Aku bejanji akan menyayangimu, menerimamu, dan memperlakukanmu sebagaimana aku memperlakukan yoona dengan satu syarat”
“Apa?”
“Jauhi choi siwon.”
Aku terdiam
“Pilihlah sekarang sooyoung. Jika kau mau memanggilku eomma dan kita mulai semua dari awal, lupakan siwon.”
“Jinjja?”
“Ne. Aku berjanji. Jadi mana yang kau pilih?”
Keduanya sama-sama penting bagiku. Tapi… tak bisa kupungkiri aku memang sangat menginginkan perhatian eomma
“Saranghae eomma”
“Na do youngie”
Dia memelukku. Sangat hangat rasanya. Apa ini rasanya dipeluk seorang eomma?
“Mianhaeyo”
“Gwaenchanhayo”
“Jadi kau mau melupakan siwon demi eomma?”
Aku mengangguk. Mianhae oppa… aku terpaksa melakukannya…

———————————————————Mine———————————————————–

~Yoona POV~
Kulihat sooyoung menepis tangan siwon oppa. Sungguh pemandangan menyenangkan
“Kau lihat yoona?”
“Ne, gomawo eomma”
“Apapun eomma lakukan untukmu. Tapi tenang saja. Tetap tidak mungkin dia lebih unggul di hati eomma. Arraseo?”
“Ne eomma. Saranghaeyo”
“Na do yoongie”

~Sooyoung POV~
Entah kenapa rasanya batinku tersiksa. Sudah 2 hari aku mendiamkan siwon oppa.
“Youngie. Sebenarnya kenapa kau mendiamkan siwon oppa sih?” tanya seohyun
“Ani. Aku tidak..”
“Jangan bohong” ujar sunny
“Kami melihatnya. Kau menepis tangannya. Memang apa salahnya?” tanya fany
Aku menghela nafas
“Ceritakan pada kami soo. Ingat tidak ada rahasia”
“Suatu saat nanti aku pasti akan menceritakannya pada kalian. Tapi belum tepat”
“Ne… Kami tidak akan memaksamu. Tapi aku hanya bisa menyarankan. Jangan sampai kau menyesal menyia-nyiakan orang sebaik siwon oppa”
“Mwo?”
“Karena kurasa… dia menyukaimu” ujar sica
“MWO?”

~Siwon POV~
“Jadi sudah 2 hari dia mendiamkanmu?”
“Ne. Seperti 2 tahun”
“Aigo.. won! Mungkin dia sedang mengetesmu!”
“Mwo?”
“Kau tahu, semua yeoja suka begitu. Kalau kau menyerah berarti cintamu kecil!” ujar donghae
“Jinjja?”
Semua mengangguk
“Tapi kurasa dia serius” ujarku
“Aigo won! Kalau begitu kau harus mengetesnya juga!” ujar yesung
“Maksudmu?”
“Buat dia cemburu”
“MWO?”

———————————————————Mine———————————————————–

~Yoona POV~
Akhirnya aku memberanikan diri memberi minum ke siwon oppa
“Ini untukmu oppa”
“Gomawo …”
“Yoona!”
“Ne. Yoona..”

~Siwon POV~
Kulihat soo lewat bersama teman-temannya. Kurasa aku harus mempraktekan omongan yesung
“Hwaiting ujianmu!”
Kulihat soo menengok kepadaku
“Gomawo oppa”
Kulihat soo berjalan begitu saja dengan teman-temannya

~Sooyoung POV~
Mataku memanas melihat siwon oppa bersama yoona.Kenapa harus yoona sih!
“Aish! Mau apa yeoja itu dekat-dekat siwon oppa!” ujar sica
“Soo! Lakukan sesuatu! Kau rela siwon didekati begitu!”
Aku mengabaikannya. Aku pura-pura tidak melihat. Aku terus berjalan dan aku tersandung
“Aigo!”
“Soo! Hati-hati jalannya! Kakimu baru sembuh!”
“Ne…”
“Kau cemburu?” tanya seohyun
“A…ani! Mana mung..”
“Mengakulah soo…” ujar seo
“Molla. Kurasa aku kurang enak badan. Annyeong..”
Aku pun pulang dan kulihat eomma menyambutku
“Annyeong~ Ayo makan bersama eomma youngie”
“Ne eomma”
Kami makan bersama dan eomma mengambilkan beberapa makanan untukku. Meski memang menyakitkan menjauhi siwon oppa.. kurasa tergantikan dengan perhatian eomma… Ingat soo jangan egois! pilih salah satu soo.. ingat..

———————————————————Mine———————————————————–

~Sooyoung POV~
Hari ini ujian selesai. Aku berpapasan dengan namja itu. Namja yang kucintai.. tapi harus kuanggap tidak mengenalnya. Aku pura-pura tidak melihatnya dan kulihat dia pun begitu.

~Yoona POV~
Kulihat soo dan siwon berpapasan. Ini saatnya
“Oppa!!!”
Aku merangkul tangannya
“Yoona annyeong”
Aku menyandarkan kepala ke bahunya
“Kajja ke kantin!”
“Ne”

~Sooyoung POV~
Kenapa air mataku menetes.. Apa seo benar? Aku…cemburu? Aish.. soo ingat eomma! Ingat… eomma melahirkanmu! Ingat kau harus berbakti padanya. Tapi tak bisa kupungkiri. Pura-pura tidak saling mengenal dengan namja yang kita cintai. Rasanya menyakitkan..

~Siwon POV~
“Dia sepertinya tidak cemburu hae” ujarku
“Ajak saja yoona pura-pura date! Kudengar akhir minggu ini soo, yuri, dan sica pergi ke Lotte bersama minho adiknya. Kau ajak yoona ke sana asal membuatnya cemburu saja setidaknya dia berhenti mendiamkanmu!” ujar donghae
“Begitu ya…”

———————————————————Mine———————————————————–

~Yoona POV~
Kulihat siwon oppa ke kelasku
“Kau ada waktu minggu ini?”
“Ne waeyo?”
“Aku ingin mengajakmu pergi ke Lotte. Bagaimana?”
“Ne oppa!”
Kulihat dia pergi. Mianhae siwon oppa. Aku tidak bodoh. Aku tahu kau memanfaatkanku untuk membuat sooyoung cemburu. Aku mendengar omonganmu dan donghae tadi.

Flashback
Aku ingin mengantarkan minum ke siwon oppa dan kudengar mereka sedang mengobrol. Akupun menguping dari balik tembok
“Ajak saja yoona pura-pura date! Kudengar akhir minggu ini soo, yuri, dan sica pergi ke Lotte bersama minho adiknya. Kau ajak yoona ke sana asal membuatnya cemburu saja setidaknya dia berhenti mendiamkanmu!” ujar donghae
Jadi.. mereka mau memanfaatkanku saja dari kemarin.. tidak akan kubiarkan. Oke. ini awalnya. Tapi akhirnya. Kau akan bertekuk lutut untukku siwon oppa

Tenang saja oppa.. aku sudah punya kejutan untuk yeoja yang kau cintai itu. Kejutan yang tidak akan pernah dia lupakan seumur hidupnya

———————————————————Mine———————————————————–

~Yuri POV~
Ujian akhirnya selesai. Sesuai janji kami, hari ini aku, sica, soo, dan minho pergi ke Lotte. Soo datang ke rumahku
“Kau belum ganti baju?”
“Aku bingung pakai yang mana”
“Pakai yang nyaman saja! Memangnya kau mau kencan! Ah iya ya! Ada minho oppanya yuri!”
“YA! Jangan menggodaku Choi Sooyoung!”
“Pakai yang putih saja. Biar sama dengan minho”
“Jinjja?”
Dia mengangguk.

~Minho POV~
Aku menunggu di mobil. Soo noona di rumah yuri noona. Tak lama kemudian mereka keluar dan kulihat yuri noona memakai baju berwarna putih sama denganku
“Annyeong yuri noona”
“Annyeong min”
“Wuah baju kita sama noona”
“Jinjja? Wuah! Daebak!”

~Jessica POV~
Kami akhirnya sampai di Lotte. Kami pun mulai makan-makan di sana. Berkeliling mall hanya untuk bercanda dan mengobrol. Rencana kami hari ini mendekatkan yuri dan minho. Kami membeli yogurt
“Kenapa tidak membeli ukuran jumbo untuk couple?”
“Aniya… kami bukan couple. Kami chinguya!” ujar yuri
“Ne, chingu ya!”
Aku dan soo terus berbisik sambil memperhatikan mereka. Mereka sangat serasi. Mereka banyak mengobrol juga. Dunia serasa milik berdua. yang lain figuran
“Sica, bagaimana kita photobox?”
“Wuah! Ide bagus!”

~Minho POV~
1..2..3!
Aku merangkul yuri noona. Aigo.. kenapa aku merasa berdebar begini!

~Yuri POV~
Kami membuat banyak gaya lucu dan tiba-tiba soo dan sica mendorongku dan minho hingga tangan kami bersentuhan.
“KYAAA!!!! Daebak!” ujar mereka
“YA Apa yang kalian lakukan!”
Setelah berfoto kami mencetak foto kami dan menertawakan hasilnya
“Hahahahaa lucu sekali mukanya yuri!”
“Ini seperti ikan!”
“YA! Aku bukan ikan!”

~Sooyoug POV~
Aku tertawa puas hari ini. Hari ini benar-benar menyenangkan. Tiba-tiba aku melihat pemandangan yang menghentikan tawaku
“Soo kau lihat apa?” tanya yuri

~Siwon POV~
AIsh. Menyebalkan sekali yeoja bernama yoona ini. Aku harus cepat menemukan soo dan memulai rencanaku. Aku berkeliling Lotte dan akhirnya aku melihat soo dan memulai rencanaku. Aku merangkul yoona. Kulihat soo melihatku. Akupun menghampirinya
“Wuah! Annyeong!” sapaku
“Annyeong semua” sapa yoona
“Ne annyeong”

~Yoona POV~
Kulihat soo memasang ekspresi yang sulit diartikan, begitu pula siwon oppa. Aku tidak akan membiarkan kalian bersatu.
“Kami pulang dulu. Annyeong” ujar sica
“Tunggu, kami juga mau pulang! Bersama saja” ujarku
Akupun merangkul tangan siwon oppa di depan soo dan kulihat siwon oppa terus menatap ke belakang. Tapi sebentar lagi yang kau lihat akan hanya aku oppa!
“Apa yang kau lihat oppa?”
“Aniya aku..”
Aku langsung menciumnya

~Sooyoung POV~
Aku kaget melihat yoona mencium siwon oppa di depan mataku. Aku sudah tidak kuat lagi menahannya. Aku berlari ke arah lobby sekencangnya
“SOO AH!”
Aku tidak mempedulikannya. Aku terlalu sakit menahan semuanya. Tak bisa kupungkiri aku menyesal telah melepaskannya. Karena aku… sudah mencintainya

~Siwon POV~
Aku mendorongnya dan mengelap bibirku
“DASAR YEOJA GILA!”
Aku mengejar soo
“SOO AH!”
Dia terus berlari ke bawah. Aku mempercepat lariku
“DENGARKAN PENJELASANKU YOUNGIE!”
Kulihat dia terus berlari. Dan akhirnya aku berhasil menangkapnya. Aku memeluknya dari belakang
“Saranghae”

~Sooyoung POV~
“Saranghae”
Aku tidak kuat lagi menahan air mata ini
“SETELAH KAU MENCIUM YEOJA LAIN DI DEPANKU KAU BERKATA SARANGHAE!”
“Youngie.. dengarkan aku… ini..”
“JELAS-JELAS KAU KENCAN DENGANNYA CHOI SIWON! AKU TIDAK BUTUH PENJELASANMU. AKU BUKAN SIAPA-SIAPAMU DAN…”
Tiba-tiba dia menciumku lembut
“Youngie. Dengarkan aku. Aku tidak mencium Im Yoona. Dia yang menciumku. Aku tidak pernah menginginkannya. Dan kau… adalah orang yang kucintai. Aku merasa frustasi kau mendiamkanku berhar-hari. Dan kata anak basket aku harus membuatmu cemburu. Tapi aku tidak menyangka yoona akan menciumku. Jebal youngie… lihat mataku”
Aku menatap matanya. Tidak bisa kupungkiri aku merindukannya
“Saranghae”
“Na do…saranghae oppa”
Aku memeluknya, aku sudah tidak bisa menahannya. Aku merindukannya. Sangat merindukannya. Dia menghapus air mataku
“Lalu kenapa kau mendiamkanku?”
“Eomma… melarangku mendekatimu…”
“MWO?”
“Dia menyuruhku memilih antara dia dan dirimu. Dan aku memilihnya. Tapi sekarang aku sadar dia… tidak tulus memberi perhatiannya padaku. Dia ingin kau dekat dengan yoona”
Dia memelukku dan menenangkanku
“Aku berjanji hanya akan mencintaimu choi sooyoung.”
“Jinjja?”
Dia mengangguk
“Tapi kau bahkan mencium yoona sebelumku”
“Aniya. Aku menciummu dulu”
“MWO?”
Kulihat dia tertawa
“Kau tidak sadar? Aku menciummu saat kau tidur di aula”
“YA! NAPPEUN NAMJA! Mencium yeoja saat tidak sadar!”
Kulihat dia memasang tampang memelas
“Tapi kau hanya boleh melakukannya pada yeoja bernama Choi Sooyoung arraseo?”
“Ne ne! Saranghae”
“Na do saranghae”
“DAEBAK!!!!”
Kulihat yulsic dan minho di sana bertepuk tangan dan beberapa orang di mall memperhatikan kami. Aigo… malu sekali!

———————————————————Mine———————————————————–

~Yoona POV~
Mustahil. Bagaimana bisa mereka justru bersatu setelah aku menciumnya. Aish! Bagaimana ini! Tenang.. masih ada eomma… Akupun cepat-cepat menghubungi eomma. Lihat saja kau choi sooyoung!

~Minho POV~
“Kenapa kau yang menangis yuri noona”
“Ani aku terharu melihat mereka. Aku jadi ingin..”
Aku menenangkannya
“Gwaenchanhayo, suatu saat pasti ada yang mencintaimu seperti itu”
“Jinjja?”
Aku mengangguk

~Sooyoung POV~
Aku pulang ke rumah dengan Minho dan kulihat eomma sudah duduk di ranjang di kamarku
“Eomma”
“Jadi kau mengkhianatiku?” tanya eomma
“Maksud eomma?”
“Jangan pura-pura tidak tahu! Kau jadian dengan Choi Siwon?”
Aku sudah siap menjawabnya.
“Tak ada gunanya aku berbohong. Pasti yeoja itu yang mengadukannya padamu. Ne dia namjachinguku. Waeyo?”
“Kau bertanya waeyo? Kita sudah membuat perjanjian kalau..”
“Kalau aku memilih siwon, berarti kau tidak akan memperlakukanku selayaknya anakmu. Begitu kan?”
“Maksudmu?”
“Aku memilih Choi Siwon”
“MWO?”
“Mianhae nyonya choi, aku tidak bisa memilih orang yang menyayangiku dengan syarat. Itu berarti kau tidak tulus. Jadi, aku memilih seorang yang lebih tulus padaku. Dan aku memilih Choi Siwon”
“Kalau begitu jangan harap aku akan memperlakukanmu baik lagi!”
“As your wish”
Kulihat dia pergi dengan kesal. Minho masuk ke kamarku dan memberi 2 jempol
“Kau daebak noona”
“Gomawo”

TBC
RCL! ^^ Don’t be siders!

17 thoughts on “Mine [Part 5]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s