Revenge (part 1)

Title              : Revenge

Main Cast    :

  • Choi Sooyoung
  • Choi Siwon
  • Tiffany Hwang

 

Other Cast  :

  • Choi Minho
  • Kwon Yuri
  • Lee Donghae
  • Lee Hyuk Jae
  • Kim Hyoyeon

 

Type                      : Chapter

 

Genre                    : Romance

 

Rating                   : PG-17

~Author POV~
Hari ini kembali cerah di Busan. Seorang yeoja tengah duduk di kelasnya sendirian menatap ke jendela. Ya, ia tidak memiliki teman seorang pun di sekolah itu. Busan Senior High School, sebuah sekolah elite yang penuh keramaian setiap hari. Di mana yeoja berkacamata itu harus hidup sendiri…

———————————————————Revenge———————————————————–

~Sooyoung POV~
Aku sangat malas datang ke sekolah ini. Sebulan lagi ujian dan aku harus mempersiapkannya dengan baik. Sudah 3 tahun ini aku hidup sendirian di sekolah. Mereka terus membicarakan merk merk barang dan membuatku kesal. Aku masuk ke sini karena beasiswa. Eommaku tidak mampu menyekolahkan aku. Aku hanya tinggal berdua dengan eommaku, Shin Soojin. Namaku Shin Sooyoung. Kaget? Aku mengikuti marga eommaku. Aku  tidak tahu siapa appaku dan aku tidak pernah berani menanyakannya pada eomma. Cukup memiliki eomma saja aku sudah sangat bahagia. Aku kembali melihat ke jendela. Tenang Shin Sooyoung 1 bulan lagi kau akan keluar dari neraka ini.

~Siwon POV~
“Hahahaha Choi Siwon kau memang sangat hebat! Kau bisa menaklukan Yoona yang sangat populer itu hahaha!”
“Ya! Lee Hyuk Jae! Jangan panggil aku playboy kalau menaklukan gadis seperti itu saja tidak bisa! Hahaha”
“Kurasa ada satu yeoja yang tidak akan bisa kau taklukan Choi Siwon!”
“Nuguya? Lee Donghae, Aku pasti bisa mendapatkannya!”
“Jinjja? Yeoja yang duduk di dekat jendela itu, dia bahkan tidak pernah berbicara hahahaha!”
“Aish, masa menaklukan yeoja seperti itu aku tidak bisa! Aku bisa mendapatkannya dalam waktu 1 bulan!”
“Oh ya? Kurasa kau akan gagal Choi Siwon. Hahahha.”
“Aish, Lee Hyuk Jae, Lee Donghae. Jangan meremehkanku. Yoona saja bisa kudapatkan masa dia tidak bisa kudapatkan?”
“Ne, ne arraseo. Kalau begitu buktikan Choi Siwon!”
“Baiklah! Kalau aku bisa mendapatkannya dalam waktu 1 bulan kalian harus memberikan ipod untukku. Bagaimana?”
“Ne! Kalau kau tidak bisa kau harus membelikan 2 untuk kami!”
“Deal”

———————————————————Revenge———————————————————–

~Sooyoung POV~
Sonsaengnim memberi tugas belajar kelompok menjelang ujian. Aish. Aku malas melakukannya. Mereka pasti akan menggangguku dengan obrolan merk tas dan lainnya. Mereka semua kaya, tapi semuanya hanya bisa memanfaatkan harta orang tua. Aku beruntung terlahir di keluarga sederhana, aku tidak bisa membayangkan jika aku ikut mengobrolkan merk dan sale. Aish, sungguh tidak berguna. Akupun bingung harus belajar bersama dengan siapa. Tiba-tiba seseorang menepuk pundakku. Saat aku menoleh ternyata dia adalah Choi Siwon, namja terpopuler di sekolah. Omo ternyata dia memang tampan sekali. Aish Shin Sooyoung apa yang kau pikirkan?
“Sudah ada teman belajar bersama?”
“Ani..”
“Kalau begitu apa kau mau bergabung bersama kelompok kami?”
“ne, gomawoyo”
Aku tidak menyangka dia mengajakku bergabung. Yang kutahu dia juga termasuk namja pintar. Terima kasih Tuhan aku tidak usah mendengar obrolan barang-barang mewah dari para yeoja genit.
“Annyeong Sooyoungssi!”
“Annyeong.” darimana mereka tahu namaku
“Kenalkan aku Siwon, ini Donghae! Ini Eunhyuk!”
“Ne, annyeong siwonssi, donghaessi, eunhyukssi”
“Kapan kau bisa ikut belajar?”
“Kapan saja bisa”
“Kalau begitu kita belajar setiap hari. Bagaimana?”
“Arraseo.”

———————————————————Revenge———————————————————–

~Siwon POV~
“Kau lihat,sejak awal aku tahu aku pasti bisa mendapatkannya! Hahaha” ujarku
“Aish Choi Siwon, tapi dia belum menjadi yeojamu jadi kami tidak akan membelikanmu ipod arra?”
“Arra, arra. Hahaha bersiaplah!”
Aku pasti bisa mendapatkannya. Keesokan harinya kami belajar di perpustakaan. Lihat Shin Sooyoung. Kami belajar dan Hyukjae banyak menanyanya aish orang ini. Akupun memegang tangannya.
“Sooyoungssi yang ini bagaimana caranya?” kulihat mukanya memerah.
“Yang ini…”
Sepertinya aku akan berhasil

~Sooyoung POV~
Sudah 3 minggu ini aku selalu belajar bersama siwon dan teman-temannya. Aku merasa senang, mereka semua sangat baik dan menyenangkan. Ternyata masih ada manusia yang normal di sekolah ini.
“Kenapa kau tidak mau berteman dengan yang lain sooyoungie?” tanya siwon padaku
“Aku malas mendengar obrolan mereka. Semua tentang fashion, brand, dan kurasa mereka menghabiskan banyak hal sia-sia.”
“Ooh, ne. arraseo.”
Kulihat dia memelukku, omo kenapa jantungku berdetak kencang begini
“Kau sangat hebat sooyoungie. Aku kagum padamu.”
MWO? Dia mengagumiku

~Siwon POV~
“Siwon, sepertinya aku tidak tega padanya,” kata Donghae
“Ne, dia terlalu baik untuk dipermainkan,” ujar Eunhyuk
“Apa kalian mengatakan itu agar tidak memberiku ipod?Hahaha” aku terkekeh mendengarnya
“APA? Baik taruhan ini tetap diteruskan!”

———————————————————Revenge———————————————————–

~Sooyoung POV~
Hari ini kami belajar bersama di rumahku. Setelah selesai tidak tahu kenapa tiba-tiba eomma memanggilku
“Sooyoungie..”
“Ne, eomma.”
“Kau jangan terlalu dekat dengan mereka, sepertinya mereka bukan orang baik.”
“Ani eomma mereka sangat baik padaku. Hahaha.”
“Ne, mungkin eomma salah. Tapi ingat, kau jangan berpacaran dulu saat SMA atau kuliah. Nanti dulu sampai kau mendapatkan karir yang bagus. Arraseo?”
“Ne, eomma.”

———————————————————Revenge———————————————————–

~Siwon POV~
Sudah 3 hari ini ujian berlangsung dan aku bisa menyelesaikannya dengan baik. Besok adalah tepat 1 bulan sejak taruhan itu. Entah kenapa hati kecilku mengatakan tidak tega. Aish, aku tega menyakiti hati banyak yeoja masa menyakiti dia saja tidak bisa. Aku akan kehilangan martabatku sebagai playboy! Besok aku akan menyatakan perasaan padanya dan aku yakin dia pasti menerimaku. Tapi aku tidak boleh menyatakan perasaanku yang palsu ini di depan umum, nanti kalau yoona tahu aku bisa ditertawakannya

~Sooyoung POV~
Akhirnya ujian selesai dan aku berhasil melaluinya. Semua orang sudah pulang dan aku duduk di taman, menikmati hari terakhirku di neraka ini. Tiba-tiba kulihat siwon datang
“Annyeong sooyoungie. Gomawo berkatmu aku bisa mengerjakannya hahaha.”
“Ani.. ini karena kau berusaha.”
“Bisa ikut aku sebentar?”
“Ke mana?”
“Rahasia.”
Dia menarik tanganku ke atap gedung sekolah.
“Sooyoungie, ada satu hal yang ingin kuucapkan padamu.”
“Apa?”

“Sudah sejak lama aku memperhatikanmu dan ingin mengajakmu berbicara. Saat aku mengajakmu bicara kau ternyata sangat baik dan hangat. Awalnya aku ingin menjadikanmu chingu. Tapi setelah mengenalmu aku menyadari perasaanku lebih dari itu. Saranghae. Maukah kau menjadi yeojachinguku?”
Aku tersentak mendengarnya. Aku memang menyukainya, dia sangat baik dan hangat. Tapi aku tidak mungkin mengingkari perkataan eomma. Mianhae..
“Mianhae siwonie, aku tidak bisa menerimamu.”
“APA KAU BILANG?”
Dia pun menyudutkanku dan aku mulai takut. Sepertinya dia marah. Akupun berlari ke bawah dan kulihat dia mengejarku. Omo apa yang harus kulakukan… Eottokhe…

~Siwon POV~
Bisa-bisanya yeoja ini menolakku. Apa-apaan dia. Aku tidak pernah ditolak siapapun! Bagaimana bisa dia menolakku. Kau akan merasakan kepahitan karena sudah menolakku. Kau mempermalukanku. Bagaimana bisa aku yang notabene nya playboy ditolak yeoja berkacamata sepertinya. Dia pikir dia siapa? Aku terus mengejarnya, lihat kau sooyoung aku akan membuatmu menyesal telah melukai harga diriku. Aku mengejarnya dan dia berlari ke bawah. Aku pasti akan membuatmu menyesal Shin Sooyoung! Kulihat dia terus berlari dan dia menemui jalan buntu dan di depannya gudang. Benar-benar babo. Bisa-bisanya dia berlari ke sana. Dia pun segera masuk ke gudang dan mengunci pintunya. Kau sangat babo, kau sudah berani mencari masalah

~Sooyoung POV~
Aku bersembunyi di gudang. Tuhan.. tolong aku ternyata eomma benar dia tidak baik. Aku pun bingung harus dari mata memastikan dia sudah pergi. Di sini tidak ada jendela dan celah sedikitpun. Akupun mengintip dari bawah pintu dan dia masih di depan. Aku benar-benar lelah dan akhirnya tertidur di gudang. Aku terbangun mendengar panggilan. Ini dari eomma. Aku tidak berani mengangkatnya. Eomma pasti bingung karena aku belum pulang pukul 3 sore. Aku pun mengintip dari bawah pintu dan kulihat tidak ada bayangan di sana. Sepertinya sudah aman. Mana mungkin dia menunggu 3 jam. Akupun membuka pintu gudang. Aku sangat terkejut ternyata siwon masih di sana. Ya Tuhan, tolong aku. Kulihat dia memberi isyarat kemarahan dan mendorongku ke gudang. Apa yang harus kulakukan.
“Kau sudah berani bermain-main denganku Shin Sooyoung.”
“Mianhae siwonssi, aku tidak bisa menerimamu. Jeongmal mianhaeyo..” Aku membungkuk padanya dan kulihat dia mengunci pintu. Dia berjalan ke arahku dan aku terus mundur, aku sangat takut. Saat aku berusaha kabur dia menahan tanganku dan mencekramnya di tembok. Aku tidak bisa melawannya tenaganya besar sekali.
“Aku sudah tidak butuh maafmu dan penjelasanmu. Kau tahu aku merasa sangat terluka. Asal kau tahu aku tidak pernah sedikitpun mencintaimu. Aku hanya menjadikanmu taruhan. Kau tahu sudah berapa yeoja yang berhasil kudapatkan? Mereka semua populer dan cantik, tidak sepertimu. TAPI BAGAIMANA BISA KAU MENOLAKKU!”
“Mianhaeyo, siwonssi. Tapi eomma melarangku untuk..” Kulihat dia melepas kacamataku dan membantingnya. Aku benar-benar takut
“Dengar baik-baik Shin Sooyoung. Kau telah mempermainkanku. Kau membuatku menunggu 3 jam. Kau sudah melukai harga diriku sebagai playboy kelas atas. Aku tidak mungkin mengeluarkan uang karena kalah teruhan mendapatkan yeoja sepertimu.”
Aku sangat kaget melihatnya menciumku aku terus menolak tapi tenaganya besar sekali. Tuhan.. apa yang harus kulakukan tolong aku.
“Kau sangat babo membahayakan dirimu sendiri. Kau tahu chagi, aku akan memenangkan taruhan itu.”
Kulihat tubuh besarnya menindihku.. Aku berusaha melepaskan diri tapi tidak bisa…Eomma… tolong aku..

———————————————————Revenge———————————————————–

~Siwon POV~
Aku meninggalkan yeoja itu di gudang. Dia pikir dengan menangis aku akan simpati padanya. Akupun mendatangi Hyukjae dan Donghae.
“Aku minta hadiahku.”
“WOW! Dia bisa mendapatkannya Hae!” ujar Eunhyuk
“Daebak kau siwon!” ujar Donghae
Aku memang tidak bisa menjadikannya yeojachinguku. Tapi aku tidak bohong karena aku sudah menjadikannya yeojaku

~Sooyoung POV~
Aku tiba di rumah dan tidak ada eomma di sana. Aku benar-benar masih ketakutan. Bagaimana bisa dia melakukannya padaku. Aku benar-benar takut pada siwon. Dia sangat menyeramkan tadi. Tubuhku terasa sakit semua. Aku pun menangis di kamar mandi sejadi-jadinya. Tuhan, aku takut padanya.. Dia sangat jahat. Aku menyesal tidak menuruti kata eomma. Eomma menghampiriku dan aku menghapus air mataku.
“Gwaenchanhayo sooyoungie?”
“Ne eomma.”
Aku tidak berani mengatakan pada eomma apa yang siwon lakukan. Sebulan kemudian aku lulus dari sekolah. Entah kenapa hari ini aku merasa sangat pusing. Akupun sangat takut sekarang…dan ketakutanku ternyata benar… Akupun menelpon eomma, aku tidak tahu apa yang harus kulakukan.
“Yeobseoyo eomma..”
“Apa kau anak ibu Shin Soojin?”
“Ne, saya anaknya.”
“Cepat ke rumah sakit Daegu sekarang! Ibumu kritis.”
Aku pun menjatuhkan teleponku. Tuhan, cobaan apa lagi ini… Akupun pergi ke rumah sakit itu dan mencari ruang ibuku. Aku masuk ke dalam dan kulihat ibuku ditutup kain berwarna putih.
“EOMMA! IRREONA!”
Akupun menangis sejadi-jadinya. Tuhan, hari ini aku telah kehilangan 2 hal paling penting dalam hidupku. Aku tidak sanggup lagi hidup. Akupun pergi ke atas atap rumah sakit. Aku tahu ini adalah dosa besar. Tapi aku sudah tidak sanggup hidup lagi. Aku telah kehilangan eomma dan siwon sudah menghancurkan masa depanku. Kurasa jika aku melompat, semuanya akan berakhir. Selamat tinggal dunia… Eomma aku akan menyusulmu…
“JANGAN LAKUKAN ITU SOOYOUNGIE!”
Kulihat seorang namja menarikku dan memelukku
“LEPASKAN AKU! SIAPA KAU BERANI-BERANINYA MELARANGKU! HIDUPKU SUDAH SANGAT HANCUR SEKARANG!”
“Bunuh diri tidak akan menyelesaikan masalah sooyoungie. Dan aku sebagai appamu melarangmu melakukannya!”
“MWO?” aku terkejut mendengarnya dan kulihat namja itu meneteskan air mata.
“Baik, nama aslimu Choi Sooyoung, bukan Shin Sooyoung. Appa dan eomma bercerai saat kau masih kecil. Setelah itu eomma membawamu dan appa sudah mencarimu kemana-mana. Barulah saat eomma kecelakaan seseorang menelpon appa dan appa tahu dimana kalian berada. Appa langsung ke sini dari Seoul begitu tahu kau disini. Mianhaeyo sooyoungie, appa telah gagal menjadi appamu.”
“Appa…”
Kulihat dia memeluk kakiku
“Kumohon anakku, jangan melakukan hal semacam itu.”
“AKU TIDAK BISA APPA. AKU AKAN TETAP MELAKUKANNYA.”
“Jangan melakukannya karena kau kehilangan eommamu, appa berjanji akan menggantikan posisinya, appa akan menebus semua kesalahan appa padamu youngie, tolong jangan membiarkan appa melihatmu menyusul eomma”
“AKU TELAH KEHILANGAN SEGALANYA APPA! AKU KEHILANGAN EOMMA, AKU DIKHIANATI ORANG YANG KUANGGAP SAHABAT, MASA DEPANKU TELAH HANCUR APPA. DAN SEKARANG AKU HAMIL! BAGAIMANA BISA AKU MELANJUTKAN HIDUPKU LAGI!”
Akupun duduk di lantai dan menangis
“Youngie… maafkan appa telah lalai menjagamu nak..”
“Apa yang harus kulakukan appa… aku tidak tahu lagi…Aku ingin membunuhnya…” aku memukul-mukul perutku. Aku tidak menginginkannya.. Ia menghancurkan hidupku..
“Jangan youngie… dia tidak bersalah. Jika kau memang membenci appanya, kau jangan membenci anaknya. Itu juga anakmu youngie..”
“Aku tidak menginginkannya appa…” akupun menangis sejadi-jadinya..
“Youngie, dengarkan appa kau akan membuat namja brengsek itu menang dengan bunuh diri begini. Kau harus membuatnya menyesal telah menghancurkan hidupmu. Hancurkan juga hidupnya baru kau menang youngie.”
“Ne, appa.”
Appa benar, aku akan membuat siwon menyesal telah melakukan ini padaku. Lihat saja kau siwon. Aku akan membuat kau menyesal berani menghancurkan hidupku.

———————————————————Revenge———————————————————–
Wuaaah gimana reader
RCL ditunggu

24 thoughts on “Revenge (part 1)

  1. Siwon oppa jhat bnget. . . .
    Kasihan Soo onnie, sampe mau bnuh diri kyak gtu. . .

    Ayo Soo onnie, kau harus blas dendam ke Siwon oppa. . .

  2. Ya ampun siwon jahat banget ma soo eon
    Gara” gag terima ditolak soo eon eh malah berbuat kaya gitu
    Ayo soo eon balaskan dendammu tanpa ampun mpe siwon nangisss darahhh#evillought

  3. Rawrrrr..
    Siwon opaa teganyaaaaaa-___-”
    eonnie sabar yaa..
    Hmm chingu, alur ff km trllu cepat menurutku *mianhae..
    Oke deh, yuni mau membaca next part yaa. Gomawo~

  4. YA Siwon hyung! Kau tega sekali pada istriku :( Nappeun namja, Sooyoungie yg sabar yaaaaa! FF nya OK thor (y)

  5. Hikz! Soo unnieeee…aku sedih melihat keadaanmuu *menangis dalam diam*
    Tega bener tu Siwon oppa! Merusak masa depan org lain hanya demi IPOD! *histeris* Aku tak kuat lagi melihatnya! #plak (apa ini?)
    Untung appanya Soo unnie pengertian, coba tidak, mungkin dia sudah menyuruh Soounnie menggugurkan bayinya.
    Misiii, mau lanjut dulu ne ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s