Seoul, I’m in Love! (part 11-end)

Title              : Seoul, I’m in Love!

Main Cast    :

  • Choi Sooyoung
  • Kwon Yuri
  • Im Yoona
  • Choi Siwon
  • Choi Minho
  • Lee Donghae

Other Cast  :

  • Seo Joo Hyun
  • Cho Kyuhyun
  • Leeteuk
  • Kim Taeyeon
  • Tiffany Hwang
  • Victoria f(x)
  • Choi Sulli
  • Kang Sora
  • Jessica Jung

Type                      : Chapter

Genre                    : Romance, friendship

Rating                   : PG-15

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9 | Part 10

~Sooyoung POV~
Setelah selesai makan, aku menyuruh siwon pulang karena dia sudah kelelahan. Tak lama kemudian aku melihat seorang yeoja membuka pintu, sepertinya aku mengenal wajahnya.
“Annyeong sooyoungssi.”
“Ne, annyeong. Nuguseyo?”
“Joneun Tiffany imnida.”
“MWO?”
Kulihat dia memegang tanganku dan menangis
“Sooyoungssi, aku tahu ini memang sangat lancang tapi kumohon, tolong cabut tuntutanmu atas adikku,Sulli. Dia memang menyebabkan semua ini dan atas namanya aku meminta maaf sebesar-besarnya. Jeongmal mianhaeyo. Tapi kumohon tolong bebaskan dia, aku akan membawanya ke LA, dan dapat kupastikan ia tidak akan membahayakan orang lain lagi. Sekarang dia di penjara dan dia merasa sangat bersalah Sooyoungssi. Hidupnya sangat muram sekarang. Dia belum lulus kuliah dan harus satu sel dengan penjahat lainnya. Aku tidak tega melihatnya Sooyoungssi. Kumohon..”

“Tiffanyssi, aku hanya ingin bertanya. Jika kau menjadi aku dan kau koma selama 6 hari, mungkin kau akan mati dan terjadi sesuatu yang buruk madamu. apa kau akan mencabut tuntutanmu? Darimana aku tahu dan yakin kalau Sulli tidak akan membahayakanku atau yuri lagi?”
“Memang sulit bagimu memaafkannya. Jika aku menjadimu aku juga mungkin malah ingin menuntutnya seberat mungkin. Tapi aku berani bersumpah dan berjanji padamu, Sulli tidak akan datang ke Seoul atau Korea lagi. Aku akan membawanya ke LA dan aku bisa menyita passportnya. Kumohon Sooyoungssi.”
Aku kaget melihatnya berlutut dan menangis. Sepertinya dia serius dengan ucapannya.
“Bangunlah Tiffanyssi. Aku perlu waktu untuk memutuskannya.”
“Baiklah sooyoungssi. Tapi kumohon tolong kau juga berfikir jika kau menjadiku. Apabila adikmu yeoja dan belum lulus SMA, berada di satu sel dengan penjahat apa yang akan kaulakukan? Kurasa kau akan melakukan hal yang sama sepertiku. Annyeong.”
Tiffany benar. Jika aku menjadinya aku juga akan berbuat yang sama. Apa yang harus kulakukan

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Yuri POV~
“BENARKAH SIWON?”
“ne. dia sudah sadar dan kondisinya baik. Hasil rongsen pun bagus.”
Terima kasih Tuhan, kau telah mengabulkan doaku. Akupun langsung ke rumah sakit setelah mengangkat telepon dari Siwon. Kulihat soo sedang duduk di sana.
“YOUNGIE!!!!!!”
“YURI! YOONA!”
“Aaaaa bogoshipo!!  Youngie kau tahu aku hampir gila jika terjadi sesuatu padamu karena ulahku. Apalagi terjadi sesuatu yang buruk padamu aku tak tahu lagi. Aku sangat berterima kasih dan minta maaf padamu youngie.” ucapku
“Gwaenchanhayo. Aku hanya bingung sekarang.”
“MWO? Apa yang tidak kau ingat?”
“Bukan. Aku mengingat semuanya aku hanya bingung, mengenai pelakunya.”
“Aku sudah mendengarnya. Ini semua ulah sulli kan?” tanya Yoona
“Ne. Tadi Tiffany kakaknya ke sini dia minta aku mencabut tuntutanku dan memohon.”

“MWO? Kau gila soo ah. Jangan cabut tuntutanmu. Bagaimana dia mencelakakanmu atau yul atau mungkin aku?” jawab yoona
“Makanya aku berkata padanya jika andaikan dia di posisiku. Tapi dia juga bilang andaikan aku di posisinya dan aku berfikir aku akan melakukan hal yang sama.” jawab soo
“Tapi kau bukan dia soo.” jawabku
“ne. tapi aku kasihan padanya… Maka aku berencana melihat siapa sulli itu.”
“MWO? Untuk apa?”
“Untuk memastikan perkataan Tiffany.”
“Perkataan apa?”
“Rahasia.”
Akupun bingung sebenarnya apa yang diucapkan Tiffany sampai soo begini

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Siwon POV~
Aku sekarang di kamar dan aku sedang berlatih melamar soo dengan minho. Ceritanya minho adalah soo dan aku berlatih mengucapkannya.
“Chagiya.. Aku kita sudah 5 tahun bersama dan….” Aish aku tertawa lagi melihat Minho dia jauh berbeda dengan soo
“YA! Hyung serius!” Aku terus saja tertawa melihat muka Minho. Dia terlalu lucu untuk peragaan ini.

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Sooyoung POV~
Kata dokter besok aku bisa pulang dari rumah sakit. Syukurlah aku sudah tidak betah di tempat menyebalkan ini. Hari ini siwon tidak bisa datang karena dia harus mengurus surat di universitas. Dia juga mengurus suratku sekalian karena kondisiku tidak memungkinkan ke sana. Hari ini pun aku ditemani eomma dan appa sampai sore, setelah itu mereka pulang ke Busan. Sepi sekali kamarku hari ini. Akupun tidur dalam kebosanan. Keesokan paginya aku bangun dan melihat seseorang duduk di kursi sambil memegang tanganku. Dia Siwon.

Omo, bahkan saat tidur dia tetap tampan sekali. Sepertinya dia kelelahan sekali. Terima kasih Tuhan telah mengirim malaikat sebaik ini untukku. Akupun melihat sebuah koper di sampingnya. Ternyata dia sudah membereskan semuanya. Siwonie, kau benar-benar malaikat yang dikirim Tuhan untukku…

~Siwon POV~
Aku terbangun dan melihat soo masih tidur. Aku melihatnya, Tuhan dia bahkan sangat cantik meski masih tidur.
“Mau sampai kapan kau melihatku begitu oppa?”
“Kau sudah bangun?”
“Ne. hahaha. Oppa kenapa tidur di sana?”
“Aku sudah seminggu tidur di sini youngie, hahaha. Kajja kita pulang.”
“Ne.”
“Bisa berdiri?”
“Sedikit pusing.”
“Kalau begitu kamu duduk di sini, aku bawa kopernya ke mobil dulu.”
Akupun membawa kopernya ke mobil dan memulai rencanaku. Yoona, Yuri, Minho, dan Donghae masuk ke dalam ruangannya.
“SURPRISE!”
“Annyeong semua!”
“Akhirnya kamu keluar juga soo ah, chukkhae!”
“Ne. Aku sangat bosan di sini.”
“Kau masih pusing?” tanyaku
“Sudah tidak.”
“Ooh, kalau begitu kajja”
Aku langsung menggendongnya ala bridal style dan semua teman-temanku tertawa melihatnya
“Kyaaa! Oppa turunkan aku!”
“Kau kan baru sembuh, kata dokter kau tidak boleh banyak bergerak jadi kugendong saja!”
“Kan bisa pakai kursi roda!”
“Itu tidak romantis chagiya.”
“YA! Apa oppa malu dilihat banyak orang!”
“Tidak. Hahaha.”
Akupun menggendongnya sampai ke aula rumah sakit dan para suster memperhatikanku sambil tertawa. Choi Sooyoung lihatlah kejutanku berikutnya! Aku menurunkannya di aula rumah sakit dan berlutut di depannya. Semua orang diam dan memperhatikan kami.

“Choi Sooyoung, aku pernah melakukan ini saat menyatakan perasaan padamu dulu di depan banyak orang di sekolah. Dan kau tahu, saat kau koma kemarin aku hampir gila. Aku sangat takut kehilanganmu dan aku berjanji pada Tuhan jika Ia membangunkanmu dari koma dengan keadaan sehat, aku akan menyatakan ini padamu. Choi Sooyoung, sudah 5 tahun kita berpacaran dan aku tulus mencintaimu dari lubuk hatiku yang terdalam. Aku siap berada di sampingmu di kala senang atau susah. Aku tidak akan membuatmu menangis. Aku ingin kau menjadi orang pertama yang kulihat ketika aku bangun. Aku ingin kau menjadi orang yang selalu menyambutku dengan senyum saat pulang ke rumah. Choi Sooyoung, will you be my future?”
Aku mengeluarkan kotak berisi cincin warna perak. Dan kini aku melihat soo meneteskan air mata bahagia.

“Oppa, aku sangat bersyukur selama 5 tahun ini bisa mengenal seorang namja yang sangat baik bernama Choi Siwon. Aku sangat bahagia saat mengertahui selama aku koma, kaulah orang yang selalu di sampingku dan setia menemaniku sampai aku bangun. Aku juga ingin kau menjadi orang pertama yang kulihat saat aku bangun, menjadi orang yang selalu kutunggu pulang ke rumah,dan aku akan menjadi orang yang bersamamu di saat senang atau sedih. Jadi..”
“jawabannya..”
“Yes, I will.”
Aku memeluknya dan memasangkan cincin di jari manisnya. Semua orang di sana bertepuk tangan dan kulihat yoona dan yuri ikut terharu. Saranghae Choi Sooyoung

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Donghae POV~
Melihat Siwon melamar soo, aku ingin ikut menyusulnya. Sepulang dari rumah sakit, aku mengajak yoona ke sungai han.
“Mereka romantis sekali ya oppa, meski siwon tidak terlalu menunjukkan sisi romantisnya, ia menunjukkannya melalui perbuatannya.”
“Iya, ya haha.”
“Padahal kita pacaran duluan, kenapa siwon dan soo yang melamar duluan ya haha.”
“Yoona”
“ne?”
Akupun membentuk hati di sungai han “IM YOONA! SARANGHAE!”
“NADO OPPA!”
Akupun mengikuti siwon berlutut di depannya dan mengeluarkan kotak merah dan mawar dari sakuku
“Yoona, sebenarnya hari ini aku juga ingin menyatakan ini padamu, tapi siwon malah melakukannya duluan.”
“Oppa…”

“ImYoona, kita sudah berpacaran 5 tahun dan aku sangat mengenalmu. Sebelum mengenalmu aku merasa semua yeoja sama. Tapi setelah mengenalmu aku sadar kalau ada seorang yeoja yang berbeda, namanya Im Yoona. Dia sangat baik dan selalu berusaha. Melihatnya terus berjuang dan tidak pernah menyerah membuatku sadar kalau aku… sudah mencintainya. Im Yoona, will you be my wife?”
“Ne, i will oppa!”
Akupun menciumnya dan memasangkan cincin itu di jari manisnya.
“Saranghae.”
“Na do.”

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Sooyoung POV~
Keesokan harinya aku pergi ke penjara dengan siwon dengan alasan ingin melihat si pelakunya. Aku melihat di sana seorang yeoja yang duduk di pojok ketakutan melihat penjahat lainnya. Benar kata Tiffany, dia sangat menderita dan ketakutan. Akupun berkata pada polisi ingin menemuinya dan kami akhirnya bertemu.
“Kau yang bernama Sulli?”
“Ne, sunbae sebelumnya aku ingin meminta maaf menyebabkanmu koma selama itu. Kalau terjadi sesuatu padamu aku tidak akan bisa memaafkan diriku. Awalnya aku membencimu karena kau merusak kebahagiaan eonniku dan mempersatukan namja yang kucintai dengan yuri sunbae. Tapi setelah itu aku merasa bersalah padamu karena kau sebenarnya tidak salah apa-apa. Awalnya aku kesal melihat yuri sunbae dan aku salah memasukkan gigi mobilku dan aku tidak tahu cara mengerem, tapi aku malah menabrakmu. Aku tidak melakukan ini secara sengaja sunbae. Aku benar-benar minta maaf. Kau boleh menghukumku selama mungkin karena aku memang penjahat.Jika itu dapat membuatmu memaafkanku aku akan menerima hukuman itu sunbae, tapi aku mohon tolong maafkan aku.”
“Kau tidak seharusnya minta maaf padaku, minta maaflah pada yuri. karena kamu berniat jahat bukan padaku, tapi pada yuri.”
“ne?”
Yuri pun masuk ke ruangan itu bersama Minho dan kulihat sulli mulai meneteskan air matanya.
“Yuri sunbae aku benar-benar minta maaf karena sudah merusak nama baikmu di depan halmeoni. Aku juga hampir mencelakakanmu. Jeongmal mianhaeyo sunbae.”
“Kenapa kau melakukan semua itu?”
“Karena aku menganggap sunbae merebut minho dariku! Aku mengenalnya lebih dulu sebelum sunbae! Tapi kenapa dia lebih memilihmu dari aku? Aku berniat membuatmu menyesal telah menghancurkan hidupku. Minho itu satu-satunya temanku. Tapi sejak dia bersamamu dia tidak dekat lagi denganku. Aku merasa kau merebut satu-satunya milikku. Maka aku merasa aku harus merebutnya kembali dan aku harus membuatmu menyesal. Tapi aku terlalu terbawa emosi dan aku menjadi tidak mengenal diriku sendiri. Maafkan aku sunbae. Minho maafkan aku..”
Kulihat Minho memeluk Sulli.
“Sulli ah, aku juga minta maaf telah meninggalkanmu. Tapi aku minta maaf karena aku menganggapmu tak lebih dari yeodongsaengku sendiri. Aku kaget saat tahu kau banyak berubah. Aku minta maaf karena aku penyebab utamanya. Sulli, kau bisa menemukan namja yang lebih baik dariku di luar sana. Aku yang seharusnya minta maaf padamu.”
Sullipun menangis dan aku tahu apa yang harus kulakukan
“Sulli ah, berjanjilah kau tidak akan melakukan ini semua lagi.”

“ne aku berjanji sunbae.”
“Baik. Aku akan mencabut tuntutanku.”
“MWO?”
“Ne. Aku akan mencabutnya. Kau akan tinggal bersama eonnimu di LA dan kurasa kita bisa menganggap tidak ada urusan seperti ini di antara kita. arraseo?”
“Benarkah sunbae?”
“Ne. aku serius.”
“Jeongmal gomawoyo sunbae! Aku tak tahu harus berkata apa. Kau baik sekali. Aku berjanji akan berubah. Aku tidak akan mengusik hidup kalian lagi. terima kasih.”
Akupun memeluknya dan dia menangis bahagia. Aku sadar benar kata Tiffany, jika aku menjadi dirinya aku akan melakukan hal yang sama. Aku tidak boleh egois hanya memikirkan jika dia menjadiku saja. Setelah itu sulli dibebaskan dan dia pulang ke LA bersama Tiffany. Akupun akhirnya pulang ke Busan bersama siwon dan orang tuaku merestuinya. Setelah itu kami pergi ke rumah orang tua siwon, mereka juga merestuinya, begitu pula halmeoni. Kamipun sudah bertunangan. Siwon kini sudah menjadi presdir Hyundai Department Store dan aku menjadi wakilnya. Yuri sekarang menjadi penulis lirik terkenal, semua lagunya booming. Yang mengejutkan adalah Yoona dan Donghae menikah akhir bulan ini! Sedangkan Minho sebentar lagi lulus fakultas kedokteran. Itulah hal yang tidak akan kita sadari mengenai rahasia kehidupan

Siapa yang akan menyangka Choi Siwon yang dulunya lebih dingin dari es batu dan sangat kubenci kini menjadi tunanganku dan berubah menjadi pribadi yang hangat. Siapa juga yang akan tahu yoona dan donghae akan menikah akhir bulan ini? Siapa yang akan menyangka Minho menjadi dokter dan yuri menjadi penulis lirik lagu cinta. Siapa yang tahu semua akan berakhir bahagia?

Dan semuanya… berawal dari sebuah kota bernama Seoul. Sebuah kota penuh harapan dan penuh rahasia mengenai kisah cinta. Apa kisah cintamu juga akan berawal darinya. Siapa yang tahu?

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

Akhirnya selesai juga hehe. Tunggu after storynya! ^^

~End~

10 thoughts on “Seoul, I’m in Love! (part 11-end)

  1. Pingback: Seoul, I’m in Love! (After Story – The Wedding) « naturalstarsoowon

  2. Pingback: Seoul, I’m in Love! (Where’s Kang Sora sonsaengnim?) « naturalstarsoowon

  3. Pingback: Seoul, I’m in Love! (After Story-Wedding Life) « naturalstarsoowon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s