Seoul, I’m in Love! (part 10)


Title              : Seoul, I’m in Love!

Main Cast    :

  • Choi Sooyoung
  • Kwon Yuri
  • Im Yoona
  • Choi Siwon
  • Choi Minho
  • Lee Donghae

Other Cast  :

  • Seo Joo Hyun
  • Cho Kyuhyun
  • Leeteuk
  • Kim Taeyeon
  • Tiffany Hwang
  • Victoria f(x)
  • Choi Sulli
  • Kang Sora
  • Jessica Jung

Type                      : Chapter

Genre                    : Romance, friendship

Rating                   : PG-15

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 | Part 9

~Siwon POV~
Saat pulang halmeoni membukakan pintu dan aku tahu, Minho pasti di kamar appa dan eomma. Kasihan sekali dia. Tenang Min, hyung akan membantumu membuat halmeoni menyukai Yuri. Saat selesai makan malam kami semua berkumpul di ruang tengah.
“Siwon, sebentar lagi kau akan lulus SMA kan?”
“Ne halmeoni, 2 minggu lagi. Waeyo?”
“Kamu akan masuk jurusan apa?”
“Tentu Management Business halmeoni.”
“Apa kau tidak terbebani Siwon?”
“Awalnya aku memang terbebani, tapi setelah aku mendalaminya di perusahaan appa aku tidak terbebani lagi.”
“Kalau kamu Min?”
“Molla halmeoni.”
“Kau harus cepat memikirkannya.”
“ne.”
Kulihat Minho sangat murung.
“Siwon, ujian kan tinggal beberapa minggu lagi, apa tidak sebaiknya kamu belajar bersama?”
“Oh iya. Tapi apa halmeoni keberatan kalau aku membawa teman-temanku ke sini?”
“Mollayo, halmeoni senang malah.”
“Ne halmeoni.”
Tenang Min sebentar lagi halmeoni, appa, eomma pasti akan menyukai Yuri.

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Leeteuk POV~
Aku kaget menerima surat pernyataan pengunduran diri dari Sora.
“Waeyo?”
“Aku akan pindah ke luar negeri. Aku mohon kau menyetujuinya.”
“Tapi sebentar lagi akan diadakan ujian. Bagaimana bisa kau mengundurkan diri di saat sepenting ini?”
“Taeyeon bisa menggantikanku.”
“Tapi.. Sora…”
“Kumohon sajangnim.”
“Bagaimana setidaknya hingga ujian berakhir saja. Tolong. 1 minggu lagi saja.”
“Baiklah. hanya 1 minggu sampai ujian selesai.”
“Gomawo Sorassi.”
Sebenarnya ada apa dengannya?

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Sooyoung POV~
“Chagi!! Aku punya berita bagus!” kata siwon dengan muka sangat bahagia
“Apa?”

“Kita akan membuat halmeoni menyukai yuri!”
“MWO? Katakan bagaimana caranya?”
“Nanti pulang sekolah kita akan belajar di rumahku dan ajak yoonhae dan yuri. Bagaimana?”
“Lalu cara halmeoni menyukai yuri?”
“Minta yuri memainkan piano!”
“MWO? Dia kan tidak bisa main piano!”
“Minta dia menyanyikan lagu ciptaannya.”
“Ooh ne. arraseo. ”
Sepulang sekolah kami berlima tanpa Minho pergi ke rumah siwon. Karena sudah mau ujian, kelas XII dipulangkan cepat. Setibanya di rumah siwon, eommanya membukakan pintu.
“Annyeong ahjuma.”
“Ne annyeong, silakan masuk!”
Kami semua masuk dan duduk di ruang tengah.
“Mau minum apa?”
“Apa saja eomma.” jawab siwon.
Akhirnya halmeoni keluar dari kamarnya
“Annyeong yorobeun.”
“annyeonghaseyo halmeoni.” sapa kami semua sambil membungkuk.
“Halmeoni kenalkan ini donghae sahabatku.” kata siwon
“Annyeonghaseyo halmeoni, joneun Lee Donghae imnida.”
“Ne annyeong.”
“Halmeoni kenalkan ini yoona, sahabat soo.” kata siwon lagi
“Annyeonghaseyo halmeoni, joneun Im Yoona imnida.”
“Ne annyeong. Lanjutkan belajar kalian.”
Kamipun mulai belajar Matematika dan tiba-tiba halmeoni memecah suasana
“Ada yang bisa bermain piano?”
“Sooyoung bisa halmeoni!” kata siwon. Aish orang ini benar-benar
“Apa kau bisa memainkan instrumen sambil bernyanyi?”
“Molla halmeoni, bagaimana yuri yang menyanyi, suaranya sangat bagus.” kataku semoga ini berhasil
“Betul halmeoni!” jawab Donghae
“Dia bahkan menciptakan lagu halmeoni.” jawab Yoona
“Oh ya? Kalau begitu soo kau mainkan pianonya, yuri kau menyanyi.”
“Ne. halmeoni.”
Semoga ini berhasil….

Akupun memainkan lagu ciptaan Yuri, “Mistake” dan dia menyanyikannya dengan indah. Terima kasih Tuhan.. ternyata berhasil. Halmeoni pun tersenyum melihatnya. Semoga ini awal yang baik bagi yuri..

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Yuri POV~
Terima kasih Tuhan, halmeoni tersenyum mendengar laguku. Setelah belajar aku pulang ke rumah. Semoga ini pertanda baik bagiku.

~Sulli POV~
Setibanya di rumah aku melihat Yuri keluar dari rumah Minho sambil tersenyum. Aish. Kenapa jadi begini sih. Rencanaku jadi berantakan. Akupun segera datang ke rumah Minho.
“Annyeonghaseyo halmeoni.”
“Ne annyeong sulli ah. Silakan masuk.”
“Ne halmeoni.”
Akupun masuk dan bercerita bersama halmeoni. Untung hari ini Minho ada kegiatan klub jadi dia tidak melihatku sedangkan siwon berada di lantai atas.
“Halmeoni, apa yuri tadi ke sini.”
“Ne. Dia ke sini. Ternyata dia sangat pandai bernyanyi sulli ah. Suaranya sangat merdu. Sepertinya kita salah menilainya. Mungkin kamu salah paham padanya. Dia baik sekali”
“Tapi halmeoni..”
“Sepertinya kita salah sangka sulli ah. Kurasa dia anak yang baik. Mungkin dia memang tidak terlalu pintar dan sempurna. Tapi kurasa dia tulus dan lucu. Dia sangat baik. Tadi aku mendengar dia bercanda dengan teman-temannya, dia sangat hangat.”
Rencanaku pun gagal. Kenapa halmeoni jadi menyukai yuri? Aish… Apa bagusnya Kwon Yuri itu. Kwon Yuri, jika aku tidak bisa mendapatkan Minho karenamu, kamu yang harus menanggung semuanya. Ternyata cara baik-baik tidak bisa untukmu. Baiklah Kwon Yuri kita lihat saja nanti apa yang bisa kulakukan karena kamu telah mengambil satu-satunya yang kupunya. Kamu mengambil Minho

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Minho POV~
Aku dengar dari hyung, halmeoni mulai menyukai Yuri. Baguslah. Akupun mengirimnya pesan dan akhirnya dia kembali ceria lagi. Aku memang salah karena tidak mengenalkannya pada orang tuaku. Sebenarnya aku ingin mengenalkannya hari itu. Tapi halmeoni malah ikut dan jadi kacau. Tapi syukurlah akhirnya yuri diterima keluargaku.

~Author POV~
Sejak itu mereka belajar bersama di rumah Minho. Halmeoni mulai menyukai Yuri dan ujian sudah terlewati dengan baik. Hari yang mereka tunggu pun tiba, akhirnya mereka melepaskan atribut SMA dan memulai masa seragam bebas. Soowon lulus dengan predikat terbaik dan masuk ke Seoul Business University. Sedangkan Yoona, Donghae, dan Yuri memasuki Seoul Art University, universitas yang bersebelahan langsung dengan universitas soowon. Di Seoul University, soowon menjadi couple favorit yang dikagumi banyak yeoja dan namja karena sangat serasi. Begitupula yoona dan donghae menjadi couple favorit di Seoul Art University. Jessica pergi ke LA. Yuri menjadi mahasiswa terpintar dalam seni musik. 1 tahun berlalu dengan cepat, siapa yang menyangka Minho akan memasuki fakultas kedokteran di Seoul Medical University. Taeyeon dan Leeteuk sudah menikah, begitu pula Seohyun dan Kyuhyun. Sulli mengikuti jejak Minho di sana. 2 tahun berlalu, dari melepaskan atribut SMA kini mereka melepaskan toga mereka. Hari wisudah telah tiba..

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Siwon POV~
Hari ini adalah hari wisuda. Kami semua lulus dengan nilai yang baik. Aku dan Soo mendapat predikat suma cum laude nilai sempurna dan ranking kami berimbang lagi. Tapi entah kenapa aku merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi.. aku tidak mengerti padahal kami lulus semua dengan nilai yang baik. Yoonhae dan Yuri juga wisuda hari ini.Sangat aneh..  Tuhan, semoga prasangka ini salah…

~Sooyoung POV~
Aku sangat senang melihat hasil pengumuman. Buah kerja keras kami tidak sia-sia. Upacara wisuda berlangsung dan toga panas ini bisa kulepas juga. Tapi daritadi aku melihat siwon hanya diam dan seperti memikirkan sesuatu.
“Oppa gwaenchanhayo?”
“ne. Aku hanya merasakan feeling tidak enak. Padahal kita semua lulus dengan nilai baik.”
“Mungkin kecapean?”
“Mungkin. Semoga perasaanku salah ya.”
“ne. Ayo oppa kita keluar di sini ramai sekali”
“ne.”
Akhirnya kami keluar dari gedung sekolah. Kami menunggu orang tua siwon datang dan orang tuaku. Kulihat yuri menghampiri kami
“Chukkhae! Kalian nilai tertinggi!”
“Ne gomawo! Chukkhae juga Yul!”
Mobil siwon datang dan parkir di seberang jalan karena parkiran penuh. Yuri langsung berlari menghampiri Minho. Tapi tiba-tiba aku melihat ada sebuah mobil sport dengan kecepatan sangat tinggi meluncur dan akan menabraknya.
“YURI AWAS!”

~Siwon POV~
“YURI AWAS!”
Aku melihat soo langsung berlari mengejar Yuri dan mendorongnya. Tapi karena mobil sport itu datang dengan kecepatan sangat tinggi soo tidak sempat menyelamatkan diri dan ia tertabrak.
“YOUNGIE!”
Aku langsung menghampirinya dan aku mengingat plat mobil sport yang langsung pergi begitu saja F 156
Kulihat kepalanya berdarah, aku langsung menggendongnya dan membawanya masuk ke mobil.
“SOO AH BANGUN!” Kulihat yuri sudah menangis dan orang tuaku segera menelpon rumah sakit dan orang tua soo. Minho menenangkan Yuri dan Yuri tetap menangis.
“Mianhae soo, mianhae…” kata Yuri
Darahnya mulai menetes ke bajuku.. Soo.. apa ini perasaan burukku dari tadi. Kumohon soo… bertahanlah…. demiku

~Author POV~
Setibanya di rumah sakit sooyoung segera ditangani pihak medis. Orang tua soo dan kakaknya datang dengan perasaan cemas. Yuri terus menangis dan menyalahkan dirinya, Minho terus menenangkannya. Orang tua Yoona dan Yuri, yoona dan donghae juga datang dan menangis serta menenangkan yuri. Sedangkan siwon hanya terpaku dan meneteskan air mata melihat kondisi yeojachingunya yang sangat kritis..

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Siwon POV~
Dokter Park keluar dan semua orang menghampirinya.
“Bagaimana dok keadaan anak saya?” tanya eomma soo
“Dia kehilangan banyak darah, kami sudah menangani sebisa kami dan pendarahan dapat dihentikan. Tapi… benturan keras di kepalanya membuatnya koma dan hanya keajaiban yang membuatnya bisa sadar..”
Akupun terpaku dan meneteskan air mata. ini tidak mungkin.. Youngie.. kenapa tawamu hilang secepat itu? Akupun mendatangi kamarnya di ICU dan kulihat dia terbaring lemah di sana. Youngie… Kenapa kau bisa seperti ini?

“Youngie mianhae, ini semua karenaku..” yuri terus menangis

“Yul, ini bukan salahmu ini salah orang yang menabraknya,” jawab yoona sambil menangis
“Tapi dia begini karena menyelamatkanku yoong…”
“sudah yuri, ini bukan salahmu.” jawab eomma soo
Akupun masuk ke ruangannya dengan pakaian khusus dan memegang tangannya.
“youngie, tanganmu dingin sekali…”
Aku menghangatkan tangannya
“Chagi.. baru tadi kau tersenyum kenapa sekarang kau seperti ini…”
Dia hanya diam
“Chagi.. kau harus bangun yuri menyalahkan dirinya daritadi..”
Dia hanya diam dan tidak menjawabku
“Chagi, jeongmal saranghaeyo..”
Dia tetap diam
“Choi Sooyoung, kau bangun satu jam setelah pingsan, ini sudah 1 jam jadi kau harus bangun..”
Aku mulai menangis di depannya
“Chagi.. aku berjanji akan setia padamu. Aku akan melakukan apapun yang kau mau jika kau bangun. Jadi kau harus bangun… Choi Sooyoung apa kau tidak mencintaiku?”
“Aku memang lemah soo, kau tahu itu. Soo apa kau sedang menghukumku?”
“CHOI SOOYOUNG JAWAB AKU!”

Aku melihat detak jantungnya yang lemah. Aku benar-benar tidak sanggup kehilangan dia.
“Choi Sooyoung, aku tahu aku banyak berdosa padamu. Aku membuatmu menangis di Sungai Han, aku membuatmu sakit, aku pernah berniat membalas dendam padamu, aku melukai hatimu dengan memeluk tiffany, aku tidak memajang fotomu, aku tidak membuang barang-barang dari Tiffany, aku menyakiti hatimu, dan aku tidak bisa menyelamatkanmu tadi.. jadi kau harus bangun karena aku harus menebusnya. Arraseo?”
Aku mencium tangannya. “Jeongmal saranghaeyo Choi Sooyoung..”
Akupun keluar dari ruangan menuju kantor polisi. Aku menjelaskan kejadiannya dan aku ingat plat nomor F 156. Setelah itu polisi melacak dan memprint data pemilik mobil itu.
“Apa tipe mobil itu?”
“Mobil sport warna merah.” jawabku
“Benar. Apa anda sempat mengingat siapa pengendaranya?”
“Seorang yeoja.”
“Benar. Apa anda yakin platnya F 156?”
“Ne.”
“Pemiliknya bernama Tiffany Hwang.”

Aku tersentak mendengarnya “TIFFANY HWANG?”
“Anda mengenalnya?”
“Ne…”
Aku tidak menyangkanya.. Tiffany… yang menyebabkan ini semua. Dia tidak berada di LA?
“Tapi yang kudengar dia di LA, Pak.” jawabku
“Kalau begitu kami akan memeriksanya di kantor polisi.”
“Ne. gamsahamnida.”
“ne.”
aku benar-benar tersentak. Tiffany yang mencelakakan sooyoung?….

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Sulli POV~
Bagaimana ini… aku sangat takut sekarang. Aku tadinya memakai mobil sport untuk jalan-jalan tapi saat melihat yuri di depanku aku terbawa emosi dan tidak sengaja salah memasukkan kecepatan, aku tidak bisa mengerem dan akhirnya menabrak sooyoung sunbae. Bagaimana ini… aku takut. Apa aku akan masuk kantor polisi? Akupun pulang dan tiffany eonni mendatangiku “sulli gwaenchanhayo?”
“Ne eonni.” Eonni pulang hari ini karena merindukanku dan aku meminjam mobil sportnya yang baru. Aku benar-benar takut dan langsung ke kamar. Tak lama kemudian aku melihat ada mobil polisi datang. Bagaimana ini.. apa aku akan ditangkap? Akupun tidak berani membuka pintu dan aku mengintip dari atas
“Permisi, apa ada yang bernama Tiffany?”
“Saya Tiffany, ada apa?”
“Anda harus kami periksa di kantor polisi.”
“Apa yang saya lakukan?”
“Apa mobil sport di depan milik anda?”
“ne. itu milik saya.”
“Anda ditahan dengan tuduhan tidak taat lalu lintas dan membahayakan nyawa orang lain.”
“Apa maksud anda?”
“Jelaskan itu di kantor polisi.”
Aku melihat tiffany eonni diborgol dan dimasukkan ke mobil
“EONNI!”
“Maaf, kami harus meminta penjelasan kakakmu.”
Bagaimana ini.. apa yang harus kulakukan… kenapa Tiffany eonni yang ditahan. Mianhae eonni. mianhae…

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Siwon POV~
Aku benar-benar kaget melihat Tiffany diseret ke kantor polisi.
“Siwon…”
“Tiffany aku tidak menyangka kau… kau sangat keterlaluan!”
Tiffany di Seoul… dan kecelakaannya terjadi hari ini berarti memang dia pelakunya…
“Siwon ada apa ini aku tidak mengerti”
“Apa kau akan mengerti setelah aku mengingatkanmu? Tiffany, awalnya aku menyesal salah menilaimu ternyata kau memang jahat! Kau bersekongkol dengan Sulli saat kau memintaku mencium keningmu dan sooyoung marah padaku. Sekarang, kau hampir membunuh sooyoung. benar-benar hebat. AKU TIDAK MENGENALMU TIFFANY!”
“Siwon, aku berani bersumpah aku tidak melakukan keduanya.”
“Jelaskan itu di sana, permisi.”
Aku tidak menyangka Tiffany melakukan semua ini.. Dia benar-benar berubah. Soo berarti kau begini… juga karenaku.. Mianhae soo..mianhae

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Tiffany POV~
Aku sekarang mengerti.. Sulli melakukan semua ini. Tapi untuk apa dia melakukan semua ini… Akupun tidak menjelaskan apapun dan mengakui aku pelakunya. Aku tidak mau Sulli dipenjara. Dia masih harus sekolah. Siwon, sooyoung mianhae… Aku melihat sulli datang ke kantor polisi dan berkata
“Tahan saya, Pak. Saya pelakunya.”
“Apa yang kamu katakan? Jelas-jelas kakak kamu pelakunya.”
“Saya punya bukti pak. Kakak saya tidak bersalah bapak lihat rekaman CCTV saat jam kecelakaan, kakak saya ada di rumah. Dia bukan pelakunya. Saya pelakunya pak. Saya meminjam mobil kakak saya. Saya mohon pak lepaskan kakak saya, dia tidak bersalah.”
“Tapi dia mengaku dia pelakunya.”
“Dia membela saya Pak. Saya pelakunya apa rekaman CCTV itu tidak cukup Pak?”
Polisi itu melihat rekaman CCTV dan membebaskanku. Ia memasukkan Sulli ke dalam sel.
“Sulli, apa yang kamu lakukan?”
“Eonni, aku yang bersalah. Aku ceroboh dan tidak bisa mengerem jadi aku menabrak sooyoung sunbae. Aku yang harus dipenjara, bukan eonni. Maafkan aku eonni. Aku dendam pada sooyoung dan siwon karena dia membuatmu sedih. Mereka juga menyatukan Minho dan Yuri. Awalnya aku ingin menabrak Yuri, tapi aku malah menabrak sooyoung sunbae. Maafkan aku eonni.”
“Sulli, eonni bangga kamu mau bertanggung jawab atas kesalahanmu. Eonni akan meminta siwon membebaskanmu. Kamu tenang saja.”
“Tidak perlu eonni. Aku memang pantas dipenjara karena aku terlalu berdosa pada mereka. Selama ini aku sudah terlalu jahat dan terbawa emosi. Biarlah ini menjadi hukuman bagiku.”
Akupun memeluknya, Sulli eonni pasti bisa membebaskanmu

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Siwon POV~
Polisi menelponku dan ternyata pelakunya adalah Sulli, bukan Tiffany. Aku benar-benar sudah tidak mengerti jalan pikirannya. Sulli dan Tiffany terlalu banyak berubah. Akupun kembali ke rumah sakit dan kulihat Tiffany datang ke sana.
“Untuk apa lagi kamu datang?”
Kulihat dia berlutut di depanku.
“Choi Siwon, aku mohon tolong cabut tuntutanmu atas Sulli, dia memang bersalah, tapi dia melakukan itu karena… aku mencintaimu siwon. Karena dia melihatku terluka karenamu dan sooyoung. Dia juga melakukannya karena dia kalian menyatukan minho dan yuri. Dia tidak bermaksud mencelakakan sooyoung atau yuri. Dia baru bisa menyetir dan dia salah memasukkan gigi. Dia tidak tahu cara mengerem mobil sport jadi dia menabrak sooyoung. Ini juga salahku karena membiarkannya membawa mobilku tanpa pengawasan. Jeongmal mianhae siwon.”
Aku melihat dia menangis dan aku menyuruhnya berdiri
“Percuma kamu berkata apapun karena bukan aku yang menuntutnya, katakan itu pada orang tua sooyoung dan minta maaf pada soo, bukan padaku.”
Sebenarnya aku tidak tega melihat tiffany menangis tapi mau bagaimana lagi. Terus terang aku ingin menuntut seberat-beratnya karena sudah 2 hari sooyoung tidak sadar. Dokter bilang sangat bahaya bila dia tidak sadar selama seminggu. Ini akan mengganggu otak dan fungsi tubuhnya. Soo, cepatlah sadar.

~Tiffany POV~
Diam-diam aku pergi ke kamar soo dan kulihat kondisinya memang sangat memprihatinkan. Dia terbaring lemah dengan banyak selang. Soo, mianhae. Akupun menghampirinya dan duduk di sebelahnya
“Sooyoung, aku meminta maaf padamu karena kau dan siwon bertengkar karenaku dan sulli. Kau sekarang juga begini karenaku dan adikku. Tapi aku mohon, kau harus sadar. Aku tidak tega melihat sulli diliputi rasa bersalah. Dia melakukan ini tidak sengaja soo. Tolong maafkan dia. Tolong sadar soo dan setelah itu aku berjanji, aku tidak akan mencintai siwon dan mengusik hidupmu lagi. aku dan sulli akan pindah ke LA dan kalian semua bisa tenang. Tapi kumohon sadarlah. Apa kau tidak kasihan melihat siwon frustasi seperti itu? Aku memang mencintainya, tapi tak berarti aku harus mendapatkannya. Aku akan merelakannya untukmu asal kau bangun. Tolong”
Aku pun meneteskan air mata dan pulang. Pulang ke rumah yang sepi ini. Aku ingin mendengar kabar sooyoung sadar. Tuhan, tolong..

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Siwon POV~
Sudah 6 hari Sooyoung tidak sadarkan diri. Dokter pun akhirnya memintaku untuk ke ruangannya karena menurut dokter, orang tua soo tidak akan kuat mendengarnya. Terakhir kali itu eommanya pingsan jadi dokter berkata melalui perantaraku.
“Siwon, jujur saya katakan sekarang sooyoung masih koma dan.. besok akan genap seminggu ia tidak sadarkan diri. Jika besok pagi dia masih tidak sadarkan diri, fungsi otaknya tidak berfungsi lagi dan dia akan hidup dari mesin. Kemungkinan sadar itupun hanya 1% dan kalaupun dia sadar nanti, dia… tidak bisa menggerakkan fungsi tubuhnya. Dan itupun jika dalam 1 bulan ia tidak sadar, semua alatnya akan dilepas dan dia.. sudah pasti tidak bertahan lagi.”
Aku sangat kaget mendengarnya. Soo aku tidak siap kehilanganmu..
“Jadi apa yang bisa kita lakukan dok?”
“Kita hanya bisa berdoa dia sadar sebelum besok. Semoga ada mujizat.”
Akupun keluar dari ruangan menuju ruangan soo. Youngie.. apa kau akan benar-benar meninggalkanku?
Seperti biasa aku menyapanya.
“Annyeong chagi. Aku membawa es krim chocomint. kau mau?”
“Chagi kalau kau mau kau harus bangun. Kau tidak lelah tidur terus 6 hari?”
Aku memakan es krim itu sendiri
“Chagi.. kau kan tahu aku memakan es krim couple sendiri dulu. Kamu harus menemaniku masa es krim couple kumakan sendiri?”
“Youngie. Jika kau sadar. Aku janji besok… aku akan melamarmu di aula rumah sakit ini biar semua orang tahu. Hahhaa.”
“Youngie, kau harus sadar bukannya kau sudah diterima di satu universitas denganku? Kita sudah berjanji kuliah bersama bukan?”
“Sooyoungie saranghaeyo.”
Aku mencium tangannya dan air mataku menetes di tangannya. Seketika aku merasakan tangannya bergerak.
“Youngie? Youngie kau dengar aku?”
“O..ppa…”
“Youngie? Youngie kau bisa lihat aku?”
Aku pun langsung memanggil dokter Park dan tak lama kemudian sooyoung membuka matanya. Aku sangat senang dan langsung memeluknya
“SOOYOUNGIE!” Aku menangis bahagia. Terima kasih Tuhan. Terima kasih sudah memberikan mujizat baginya.
Dokter Park mulai memeriksanya
“Kau bisa gerakkan tanganmu?”
kulihat soo menggerakkan tangannya.
“Kau bisa berdiri?”
kulihat dia berdiri. OMO
“Kau ingat kau siapa?”
“Aku Choi Sooyoung.”
“Kau umur berapa?”
“18 tahun.”
“Kau kuliah di mana?”
“Seoul Business University.”
“Ajaib. Nona, kau pasien pertamaku yang bangun dari koma dengan keadaan baik. Kurasa ini karena cintanya padamu sangat besar haha.Permisi” Dokter Park keluar dan sooyoung memandangnya bingung
“Memang apa yang terjadi?”
“Soo, kau koma 6 hari dan kau hampir membuatku gila Choi sooyoung.”
“MWO? Aku tidur selama itu?”
“Ne. Sekarang istirahatlah chagi.”
“Tidak mau aku mau mendengar ceritamu..”
“Kau koma karena tertabrak mobil. Sekarang pelakunya sudah tertangkap dan dipenjara. Kau tahu, aku hampir gila melihatmu koma. Lagi-lagi kau bangun dan masih bisa tertawa. Kau memang choi sooyoungku. hahaha.”
“Nugu?”
“Sulli.”
“MWO?”
“Ne.” Aku menceritakan semuanya pada soo dan dia terlihat pusing.
“Istirahatlah chagi, jangan terlalu memikirkannya.”
“Ne. Tapi oppa..”
“ne?”
“Aku lapar. hehhe.”
Aku akan menyuapimu aaaa.

Aku sangat bahagia melihatnya tersenyum ceria.
“Kau tahu, tadinya aku sangat takut kau melupakanku.”
“Choi Siwon, aku tidak selemah itu hahha.”
“Ne. aku sangat tahu itu.”
“Kau sudah menghubungi appa dan eommaku?”
“Aish jinjja aku lupa!”

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

Wuahh gimana readers ^^ RCL ditunggu

TBC

7 thoughts on “Seoul, I’m in Love! (part 10)

  1. Pingback: Seoul, I’m in Love! (After Story – The Wedding) « naturalstarsoowon

  2. Pingback: Seoul, I’m in Love! (Where’s Kang Sora sonsaengnim?) « naturalstarsoowon

  3. Pingback: Seoul, I’m in Love! (After Story-Wedding Life) « naturalstarsoowon

  4. Pingback: Seoul, I’m in Love! (part 11-end) « naturalstarsoowon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s