Seoul, I’m in Love! (part 9)

Title              : Seoul, I’m in Love!

Main Cast    :

  • Choi Sooyoung
  • Kwon Yuri
  • Im Yoona
  • Choi Siwon
  • Choi Minho
  • Lee Donghae

Other Cast  :

  • Seo Joo Hyun
  • Cho Kyuhyun
  • Leeteuk
  • Kim Taeyeon
  • Tiffany Hwang
  • Victoria f(x)
  • Choi Sulli
  • Kang Sora
  • Jessica Jung

Type                      : Chapter

Genre                    : Romance, friendship

Rating                   : PG-15

Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8

~Yuri POV~
Aku senang melihat Soowon berdamai kembali. Akhirnya kesalahpahaman ini selesai. Seminggu ujian berlangsung dan setelahnya kami triple date! Benar-benar seru! Tapi melihat yoonhae dan soowon aku merasa aga iri. Mereka sangat romantis. Siwon dan soo bertukar makanan dan suap-suapan. Yoona dan Donghae makan es krim couple. Sedangkan aku dan minho makan sendiri-sendiri. Minho tidak romantis. Di bioskop kulihat yoona kedinginan dan donghae melepas jaketnya untuk yoona. Gentle sekali… Sedangkan siwon dan soo memakai satu syal berdua sambil berpegangan tangan. Aku dan Minho.. pegangan tangan saja tidak. Menyebalkan sekali namja ini. Saat pulang kami semua diantar oleh siwon. Siwon mencium pipi soo, donghae mencium kening yoona. Minho? hanya melambaikan tangan.

~Donghae POV~
Aku bingung melihat Minho dan Yuri canggung satu sama lain. Akupun bertanya
“Min kau dan Yuri tidak seperti couple.”
“Mwo?”
“Oh iya ya. Min kau dan Yuri seperti canggung satu sama lain. Sebenarnya kalian pacaran tidak sih?”ternyata siwon sependapat denganku
“memang aku harus romantis seperti kalian. Suap-suapan, melepas jaket untuknya, menggandeng tangannya, mencium kening atau pipinya, memakan es krim couple dengannya? Buatku cukup dia tahu saja aku benar-benar mencintainya bukankah cukup?”
“memang benar Min yang terpenting hatimu. Tapi kalau kau diam saja begitu yeoja tidak akan tahu.” jawabku
“Terserah aku malas seperti kalian. Sangat memalukan menunjukkan perasaanku padanya.”
“Jangan-jangan kau tidak pernah menciumnya?” tanyaku
“Memang aku harus menciumnya? Untuk apa?”
“Aish benar-benar babo.” jawabku
“Min, jika kita tidak mengekspresikannya yeoja tidak akan pernah tahu.” jawab siwon lagi
“Aish aku tidak mengerti. pokoknya aku akan seperti ini.”
“Terserah kalau kau mau dia salah paham.”
“Dia tidak akan salah paham.”
Babo sekali anak ini.

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Seohyun POV~
Hari ini Kyu mengajakku pergi ke sebuah tempat dan ia menutup mataku. Dia menuntunku ke sebuah tempat.
“Kau boleh melepas penutup matamu.”
Aku melepas penutup mataku dan aku terkejut melihat sebuah jalan berbunga dan lagu Thousand Years diputar. Kulihat di sana adalah sebuah restoran bernama “Seokyu Restaurant”
“Kyu.. ini ..”
Dia pergi ke tempelan foto-foto berbentuk hati dan merentangkan tangannya.

“Seo, aku pernah bilang aku akan menyatakan cinta dengan cara yang lebih romantis dari 2 orang itu. Ini adalah caraku menyampaikan perasaanku. Seo aku sudah mengenalmu kurang lebih setahun ini dan aku mencintaimu. Aku serius padamu. Jeongmal saranghae Seo joo hyun. Aku berjanji akan mencintaimu seumur hidupku. Will you marry me?”
“oppa… i will.”
Diapun langsung memelukku dan aku sangat senang. Mimpi kami membuka restoran terwujud dan kini aku mendapatkan kebahagiaanku yang sebenarnya. Kyu oppa.

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Leeteuk POV~
Hari ini aku akan menyatakan perasaanku pada Taeyeon di taman sekolah dan aku merasa gugup.
“Taeyeon ssi.”
“Ne, sajangnim.”
“Ada yang harus kukatakan padamu.”
“ne?”
“Aku…”
“ne?”

“Dangsin eul saranghaeyo kim taeyeon.”
“MWO?”
“tae, sebenarnya aku sudah lama memendam ini semua. Aku tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku Tapi setelah mendengar lagu muridmu aku merasa sebelum aku menyesal aku harus menyatakan perasaan ini padamu. Will you?”
“Oppa, sebenarnya aku sudah lama menunggu hari ini datang. Tapi aku takut karena aku merasa kau terlalu sulit kugapai. Na do saranghaeyo oppa.”
“Jinjja? aku sangat bahagia!!!!”
Akupun langsung memeluk Taeyeon. Akhirnya dia menjadi yeojaku. Saranghae

~Kang Sora POV~
Aku melihat darah menetes lagi dari hidungku. Aku tak tahu berapa lama lagi aku akan bertahan. Sejak divonis mengidap leukimia aku tidak berani pergi ke dokter. Hidupku sudah terlalu berantakan. Leeteuk juga sudah menjadi milik Taeyeon. Sebentar lagi aku akan kehilangan semua perjuanganku sia-sia. Aku tidak tahu harus bercerita ke siapa. Aku pun membersihkan darah ini. Tuhan, aku belum siap..

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Sooyoung POV~
Akupun pulang dan melihat Yuri yang cemberut sendirian.
“Yoona, ada apa dengan anak itu?”
“Molla. Dia cemberut dari pulang.”
Kamipun menghampirinya
“Yul, gwaenchana?”tanyaku
“Youngie, yoona. Apa siwon dan donghae pernah mencium kalian?”
Aku sangat keget mendengar pertanyaannya. Yoonapun juga. Muka kami langsung merah.
“YA! Jawab aku!”
“Ne.”jawab kami
“Aku iri pada kalian.Kalian tahu, aku dan Minho bahkan tidak pernah pelukan selama pacaran, pegangan tangan tidak. beli stuff couple tidak juga. Makan suap-suapan juga tidak apalagi ciuman. Aku merasa seperti chingunya bukan pacarnya.”
“JINJJA?” tanyaku dan yoona serempak.
“Aku tahu, yoona kamu membeli jepit kembaran dengan donghae dan banyak kaos kembar. Soo aku juga tahu kau membeli tas, dompet, kaca mata, jaket, hoodie dan baju yang sama dengan siwon.”
“YA! Kau memata-matai kami?” tanya yoona
“Ne. Aku melihat kamar kalian. Kalian menunjukkan seberapa romantisnya kalian di sana. Aku merasa tidak dianggap spesial. Pergi ke rumah Minho saja tidak pernah.”
“Soo, bagaimana kamar Minho? Kau kan sering ke rumah siwon.” tanya Yoona
“Aku kan yeojachingunya siwon! Mana pernah aku ke kamar Minho.”
“Tuh kan lihat yoong! Mereka kan sekeluarga. Siwon mengajak soo ke rumahnya. kenapa minho tidak? Soo kenal orang tuanya aku tidak. Minho tidak menganggapku betulan namanya.”
“Yul, terkadang ada tipe cowok yang tidak menunjukkan romantisnya. Aku yakin Minho mencintaimu, bukankah itu cukup?” saranku.
“Ne. soo tapi akukan juga yeoja. Aku butuh kepastian.”
“Minta saja pada Minho.” saran yoona
“Ne! Bilang saja kau ingin mengenal orang tuanya. Kudengar besok orang tuanya pulang dari luar negeri. kau bisa menemuinya besok.”
“Ne. gomawo youngie yoong….”

~Siwon POV~
Hari ini appa dan eommaku pulang dari luar negeri dan soo ikut ke bandara. Begitu pula minho dan yuri. Aku menyetir mobil dan soo duduk di sampingku. Minho dan Yuri di belakang. Mereka daritadi hanya diam. Sebenarnya aku heran dengan couple ini. Aneh sekali. Hingga di bandara Incheon saja mereka masih diam dan tidak bergandengan tangan. Aku dan soo malah bergandengan seperti anak TK. Dia mengayun ngayun tanganku.
“Chagi kau senang sekali. Hahha.”
“Tentu aku senang oppa. Sudah lama sekali aku tidak bertemu orang tuamu. hehe.”
“Youngie aku sedikit khawatir dengan yuri sebenarnya.”
“wae?”
“Karena Minho tidak pernah bercerita pada orang tuaku ia sudah berpacaran dengan yuri.”
“MWO?”
“Ne. Ia tidak pernah bercerita. Ia sangat tertutup. Semoga tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan ya..”
“Ne…”
Akupun menunggu sambil duduk dengan youngie. minyul tetap diam saja. Benar kata donghae. Sebenarnya mereka pacaran atau tidak sih. Akhirnya aku melihat eomma keluar bersama halmeoni.
“youngie, itu halmeoniku.”
“Oh. ne. Dia mirip denganmu haha.”
“Ayo kita ke sana.”
Aku dan youngie pun berdiri dan Minyul ikut berdiri. Aku melihat soo dan eomma langsung berpelukan. Mereka seperti teman lama. Wehalmeoni juga tertawa melihatnya.
“Youngie!! Bogoshipo!!” kata eommaku
“na do bogoshipoyo!” jawab soo
Mereka melepas pelukan mereka dan soo menunduk kepada halmeoni
“annyeonghaseyo halmeoni, joneun choi sooyoung imnida.”
“ne annyeonghaseyo soo ah. Kamu yeojachingu siwonie?”
“Ne, halmeoni.” aku lihat wajahnya memerah
“Wehalmeoni, dia sangat pandai memasak. Dia juga pintar.”
“Ne aku sudah mendengarnya dari eomma mu. kau sangat pintar memilih yeojachingu siwon ah.”
Kulihat soo tersenyum dan appaku datang. “Annyeonghaseyo ahjeosi.”
“Ne. annyeong.”
Kulihat minho datang bersama yuri dan minho mulai menyapa
“Annyeonghaseyo halmeoni, eomma, appa.”
“Ne, annyeong minho ah. Nuguseyo?” tanya wehalmeoni
“Annyeonghaseyo halmeoni, ahjeosi, ahjuma. Joneun Kwon Yuri imnida. Aku yeojachingu Minho.”
“MWO?” eomma dan appa kaget mendengarnya. Perasaanku mulai tidak enak
Halmeoni terlihat tidak begitu senang dan langsung pergi ke mobil. Aish Minho memang babo. Akhirnya di dalam mobil semuanya diam. Dan halmeoni memecah suasana.
“Ayo kita makan di restoran bulgogi. Sudah lama aku tidak memakannya. Ada yang tahu restoran bulgogi yang enak?”
“Aku tahu halmeoni. Di dekat sini ada restoran bulgogi yang enak! halmeoni pasti suka.”
“Ne. Kita ke sana saja.”
Akupun menyetir ke restoran bulgogi yang ditunjukkan sooyoung dan ternyata memang dekat dengan bandara. Tempatnya sangat nyaman. Makannya di dalam sebuah ruangan dengan warna wallpaper yang lembut. Ada kolam air di sana dan suasanya sangat asri.
“Chagi, darimana kau tahu tempat ini?”
“Aku sering makan di sini dengan orang tuaku. haha.”
“Mengingat orang tuamu saat itu kau lucu sekali hahaha.”

Flashback – Sooyoung POV
Mendadak appaku menelpon dan menyuruhku pulang ke Busan. Berhubung sedang libur, aku pulang ke sana. Aku juga sangat merindukan mereka
“Appa! eomma! Soojin Eoni!Bogoshipo!”
“Nado!!” jawab mereka. Kamipun berpelukan berempat berpelukan.
“Youngie, hari ini kita harus pergi bersama! Kau harus bertemu dengan anak teman appa. Kau pasti menyukainya!”
Aku terdiam
“Appa, eomma, eonni. Mianhaeyo. Aku…. sudah memiliki namjachingu.”
“MWO? Appa tidak peduli kau harus memutuskannya.”
“Appa…”
“Youngie, ini demi kebaikanmu.”
“Tapi dia sangat baik appa. Appa juga pasti akan menyukainya!”
“Youngie, turuti kata appa. Lihat demia namja itu kau berani melawan appa!”
Akupun hanya menurut dan memakai dressku bertemu teman appa itu. Lihat saja. Aku tinggal berlaku buruk di depan teman appa nanti. Selesai. Aku pun pergi ke sebuah restoran dengan khas laut Busan dan memasuki sebuah ruang VIP di sana.
Aku sangat kaget begitu pintu terbuka.
“Siwonie?”
“Annyeong Chagiya.”
Eomma siwon datang dan memelukku
“Bogoshipo youngie!!”
Akupun melirik appa meminta penjelasan
“Youngie dia anak teman appa itu. Sepertinya dia namjachingumu. hahaha.”
“appa…”
“Youngie akukan sudah bilang kalau aku menyukai seorang yeoja. Dan orang tua yeoja itu teman orang tuaku. Akukan tidak pernah bohong sooyoungie.”
Semuanya tertawa. Aku benar-benar merasa ditipu. Kami pun duduk bersama dan ternyata orang tua siwon sudah bercerita pada appa tentang hubungan kami tepat saat kami jadian. Appa mengerjaiku karena aku tidak langsung bercerita padanya. Aish jinjja

“Jangan mengingatkanku pada itu lagi. Aku benar-benar malu oppa.”
“Hahahaha. Ayo kita masuk.”
Kami pun masuk ke ruangan itu dan halmeoni terlihat sangat senang.
“Siwonie, calon istrimu ternyata memiliki selera yang bagus.” bisiknya padaku.
“Tentu halmeoni, makanya dia memilihku.” jawabku dan halmeoni tertawa.
halmeoni duduk di kursi dan aku menyiapkan kursinya
“Gomawo siwonie.”
“Ne halmeoni.”
“Siwonie,youngie, duduk di sebelahku.” pinta halmeoni. Kamipun menurutinya. Baguslah sepertinya halmeoni menyukai sooyoung. Tapi aku melihat yuri dan minho terlihat kaku. Ini sangat membahayakan karena halmeoni.. sangat ketat dalam etika.

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Minho POV~
Sepertinya halmeoni sangat menyukai sooyoung noona. Beda dengan yuri. Ini memang salahku backstreet dari appa dan eomma tapi aku tidak menyangka halmeoni akan ikut. Sooyoung noona memilih restoran yang sangat bagus. Dia memang hebat. halmeoni bahkan menyukainya. Dia memang menantu idaman. Yuri.. katakan sesuatu

~Yuri POV~
Aku bingung harus berkata apa. Aku kesal pada Minho, ia bahkan tidak menceritakan pada eomma dan appanya kalau dia sudah punya yeojachingu. Halmeoninya juga sepertinya tidak suka padaku. Aku harus bagaimana untuk mengambil hatinya…

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Siwon POV~
Makanan pun tiba. Kulihat sooyoung mengambil sumpit dan mengambil bulgogi. Aish… habislah kau di mata halmeoni choi sooyoung… Aku sudah sangat takut sekarang tapi ternyata dia mengambilkannya untuk halmeoni.

“Daging yang ini empuk dan sangat enak halmeoni.” ujarnya sambil tersenyum
Aku lega ternyata dia mengambilkannya untuk halmeoni, tadinya kukira untuknya.
“gomawo sooyoungie. Kau baik sekali.” ujar halmeoni
Setelah itu kami berdoa dan kulihat Yuri mengambil kimchi sebelum halmeoni. Yuri… apa yang kau lakukan…

~Sooyoung POV~
Aku tahu Yuri punya kebiasaan langsung mengambil makan seusai doa. Tapi aku kaget melihat yul melakukannya di depan halmeoni siwon dan minho. Kulihat halmeoni menggeleng-gelengkan kepalanya. Yuri…. apa yan kau lakukan.. Aku pun hanya bisa diam. Aku bisa membaca kalau tipe halmeoni siwon menjunjung tinggi etika tanpa diberi tahu. Berbicara saat makan sangat tidak sopan baginya. Akupun hanya bisa diam.

~Yuri POV~
Aku mengambil kimchi dan aku bingung kenapa semua orang melihatku. Kulihat soo memberi tatapan seperti ‘jangan lakukan itu’ tapi aku memakannya. Semua orang aneh. Apa anehnya mengambil kimchi.

~Siwon POV~
Makan bersama pun selesai dan sekarang memakan dessert. Saat inilah kami baru bisa berkomunikasi.
“sooyoung, kenapa kamu tinggal terpisah dari orang tuamu?”
“aku ingin belajar mandiri halmeoni dan mencari pengalaman di Seoul.”
“Wah. hebat sekali.”
“gamsahamnida halmeoni.” kulihat soo tersenyum dan aku ikut tersenyum. Halmeoni benar-benar menyukainya
“Minho siapa nama yeojachingumu?”
“yuri halmeoni.”
“Yuri, kamu peringkat berapa di sekolah?”
“Aku tidak tahu halmeoni, di sekolahku yang disebutkan peringkatnya hanya 50 besar.”
“Kamu tidak masuk 50 besar?”
“Tidak halmeoni. Masuk ke peringkat itu sulit sekali hanya anak-anak kelas 1 saja yang masuk.”
“Memangnya kamu kelas berapa?”
“Aku XII-3.”
“Kelas terakhir kelas berapa?”
“XII-3”
Kulihat ekspresi halmeoni jadi tidak enak. Yuri.. kenapa kau harus mengatakan kelas itu..
“Minho kau kelas berapa?”
“XI-1”
“Kau peringkat berapa di angkatanmu?”
“10.”
“Ooh. Siwon bagaimana denganmu?”
“Tadinya aku kalah darinya. Sekarang, Aku peringkat 1 halmeoni sama dengannya!” aku menunjuk sooyoung dan halmeoni tersenyum lebar
“Berapa nilai kalian memangnya?”
“99,9” jawabku. Halmeoni kaget dan tertawa
“Daebak! Kalian berjodoh kali sepertinya hahhaa.”
“Amin halmeoni.” jawab soo.
Kulihat yuri dan minho hanya diam saja. Aku sebenarnya kasihan melihatnya tapi masa aku harus melawan halmeoni. Mianhae aku tidak bisa berbuat apa-apa..

~Sooyoung POV~
Aku harus mencari kelebihan yuri daripadaku. Aku harus bisa membuat halmeoni juga menyukai yuri.
“Sooyoung, orang tuamu pasti bangga memiliki anak yang sempurna sepertimu.” katanya
“Amin. Tapi aku sadar halmeoni tidak ada manusia yang sempurna. Aku tidak bisa berenang padahal namaku Sooyoung. Hahhaa”
“Yuri sangat mahir berenang halmeoni,” jawab Minho.
“Ooh.Aku tak menyangka, ternyata kau sangat rendah hati dan lucu sooyoungie.” jawab halmeoni. Sepertinya dia sama sekali tidak menghiraukan yuri. Tuhan, apa yang harus kulakukan

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————

~Siwon POV~
Makan-makan selesai dan aku tadinya akan mengantar sooyoung duluan. Tapi soo memintaku mengantar halmeoni duluan karena menurutnya halmeoni pasti masih lelah setelah perjalanan. Dia sangat perhatian, tak heran halmeoni menyukainya. Setelah mengantar eomma, appa, minho, dan halmeoni pulang, aku mengantar yuri dan sooyoung. Kudengar yuri seperti terisak di belakang.
“Yuri ah gwaenchanhayo?” tanya youngie
“Youngie, siwon, kalian lihat? Halmeoni sama sekali tidak menyukaiku.”
“Halmeoni memang begitu yul. Dia sulit menyukai orang. Kalau soo mungkin karena eommaku sudah banyak bercerita tentangnya.” jawabku
“Kalau begitu kenapa Minho tidak mengenalkanku pada orang tua mu siwonssi?”
“Molla. Aku tidak tahu kenapa. Mungkin dia belum siap. Kau pasti bisa membuat halmeoni menyukaimu yul.”
“Ne, yul.”
“Kau bisa memasakkannya pudding mangga. Dia sangat menyukainya.”
“Aku kan tidak bisa memasak!”
“Bagaimana ya..”
“Kau bisa memainkan lagu untuknya!” ide soo
“Benar juga ya. Oke akan kucoba! Halmeoni suka lagu seperti apa siwon?”
“Dia suka lagu instrumental yang tenang.”
“Ooh oke.” jawab yuri

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Minho POV~
Sepulang dari makan bersama, aku dipanggil ke kamar orang tuaku.
“Minho, kenapa kamu sangat tidak sopan? Seharusnya kamu bilang ke kami kamu sudah punya yeojachingu jadi kami bisa menceritakannya pada halmeoni terlebih dahulu. Kami saja kaget saat kau tiba-tiba membawa seorang yeoja bernama yuri itu apalagi halmeoni. Kamu seperti tidak menghormati orang tuamu.”
“Mianhae appa, eomma. Yuri memintaku mengajaknya bertemu kalian, jadi kuajak dia ke bandara. Aku tidak tahu halmeoni ikut.”
“Sekarang eomma tidak tahu cara membantumu Min.”
“Appa juga. Kau tahu kan kita harus menuruti keinginan halmeoni.”
“Ne. Aku akan mencari cara agar halmeoni menyukai Yuri”

~Sulli POV~
Kudengar sooyoung dan siwon sunbae baikan. Tidak asik sekali. Tapi aku merasa bersalah juga melihat mereka bertengkar. Mereka kan tidak tahu apa-apa tentang dendamku kenapa aku melibatkan mereka. Biarkan sajalah. Aku melihat halmeoni minho datang ke rumahnya dari jendela rumahku. Aku mendapat ide bagus. Sulli! Kau memang jenius! Yuri, bersiaplah kita akan bersaing secara sehat memperebutkan Minho! Akupun membeli beberapa kue dan mampir ke rumah Minho. Kulihat yang membuka pintu adalah halmeoninya. Kebetulan sekali
“Annyeonghaseyo halmeoni. Masih ingat aku?”
“Sulli? Aaa lama tidak berjumpa!”
“ne halmeoni.”
“Silakan masuk”
“gamsahamnida halmeoni. Oh ya ada sedikit untuk halmeoni”
“Haduh kau repot-repot sekali.”
“Tidak halmeoni ini hanya sedikit.”
“Oh ya bagaimana kabarmu sekarang?”
“Baik halmeoni, aku sekelas dengan Minho.”
“Wah. Kamu peringkat berapa?”
“11 halmeoni.”
“Wah, hebat.”
“Tidak juga halmeoni Minho masih di atasku hehe.”
“Setidaknya kamu masih berimbang dengannya, tidak seperti yeojachingu Minho.”
“Maksud halmeoni Yuri?”
“Iya. Kamu mengenalnya?”
“Siapa yang tidak mengenalnya halmeoni. Dia itu benar-benar yeoja yang menyebalkan.”
“Oh ya? Memang dia bagaimana di sekolah.”
“Tapi halmeoni jangan katakan tahu dari Sulli ya. Nanti minho akan membenciku.”
“Tidak akan Sulli ah. Katakan dia bagaimana?”
“Dia sangat genit halmeoni, dia dekat dengan banyak namja. Saat siwon dan sooyoung kencan dia suka mengganggu juga. Dia bahkan suka tebar pesona dengan anak-anak basket, dia suka berjalan di dekat lapangan biar dilihat mereka. Benar-benar menyebalkan.”
“Kenapa minho bisa menyukai yeoja itu? Kamu juga mengenal sooyoung? Dia sangat baik bukan?” Sekarang aku tahu aku harus memujinya depan halmeoni, halmeoni sepertinya menyukainya.
“Ne halmeoni,dia yeoja terpintar di sekolah, dia ketua organisasi sosial. Dia dan siwon memenangkan banyak lomba cerdas cermat. Mereka bintang sekolah. Sekarang mereka sama-sama peringkat 1. Siwon itu idaman banyak yeoja, sooyoung idaman banyak namja mereka sangat serasi tapi aku kasihan pada sooyoung. Yuri terus-terusan mendekatinya. Dia terlalu baik sih jadi dia mau berteman dengan yuri. Tapi dia tidak genit seperti yuri. Dia yeoja berkelas.”
“Ya kau benar. Dia serasi dengan siwon. Tapi minho bisa-bisanya menyukai yeoja semacam itu, babo sekali dia. Kenapa Minho tidak memilihmu saja? jelas-jelas kau serasi dengannya.”
“Molla halmeoni. Sebagai yeoja pasti menyukai Minho, dia sangat keren, baik, dan pintar.”
“ne. mungkin yuri yang selalu mendekatinya.”
“mungkin halmeoni. Mianhaeyo halmeoni aku harus pulang, aku ada les setelah ini. Annyeong.”
“Ne annyeong sulli ah. gamsahamnida atas informasinya.”
“Ne halmeoni.”
Lihat saja Kwon Yuri, permainan baru dimulai

TBC

12 thoughts on “Seoul, I’m in Love! (part 9)

  1. Pingback: Seoul, I’m in Love! (After Story – The Wedding) « naturalstarsoowon

  2. Pingback: Seoul, I’m in Love! (Where’s Kang Sora sonsaengnim?) « naturalstarsoowon

  3. Pingback: Seoul, I’m in Love! (After Story-Wedding Life) « naturalstarsoowon

  4. Pingback: Seoul, I’m in Love! (part 11-end) « naturalstarsoowon

  5. Pingback: Seoul, I’m in Love! (part 10) « naturalstarsoowon

  6. OMO! Sulli jahaaat bgt sama Yuri eonnie TT.TT Katanya mau bersaing secara sehat? Itu mah licik! Yuri eonnie kan gak genit, Sulli eonnie kali yg genit! Tapi aku sayaaang sama neneknya, Soalnya neneknya juga saya sama Soo. Jangan-jangan nenek Sooyoungster ya? Hahahaa LOL! DAEBAK FF nya chingu xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s