Seoul, I’m in Love! (part 3)

Title              : Seoul, I’m in Love!

Main Cast    :

 

  • Choi Sooyoung
  • Kwon Yuri
  • Im Yoona
  • Choi Siwon
  • Choi Minho
  • Lee Donghae

Other Cast  :

  • Seo Joo Hyun
  • Cho Kyuhyun
  • Leeteuk
  • Kim Taeyeon
  • Tiffany Hwang
  • Victoria f(x)
  • Choi Sulli
  • Kang Sora
  • Jessica Jung

Type                      : Chapter

Genre                    : Romance, friendship

Rating                   : PG-15

~Author POV~
Yuri pun pulang dengan perasaan bercampur aduk. Sedih, marah, kecewa, patah hati. Semuanya bercampur jadi satu. Sooyoung pun ditariknya pulang ke rumah tanpa mengatakan apa-apa

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Sooyoung POV~
“Yuri-ah! Sakit.”
“Mianhae.”
Kulihat Yuri diam dan menteskan air mata
“Yul, gwaenchanhayo?”
Yuri memelukku dan menangis sejadi-jadinya. Orang-orang melihat kami.
“Yul sebenarnya ada apa?”
“Kenapa dia jahat young..”
“Tenang yul, tenang. Jangan nangis di sini ayo kita pulang dan cerita di rumah.”
Yuri mengusap air matanya dan kami pulang ke rumah. Sesampainya di rumah ia langsung mengunci pintu kamarnya dan melanjutnya tangisannya.
“Young, hiks hiks. Kenapa dia jahat..”
“Dia? Dia siapa?”
Yul memelukku dan menangis di pundakku.
“Yul. Apa yang dia lakukan?”
“Young, kenapa takdir cintaku selalu berakhir begini…”
Mwo? Cinta?
“Siapa? Siwon?”
“Ani…mana mungkin aku menyukai siwon.”
“Siapa? Donghae?”
“Apalagi dia!”
“Terus siapa?”
“Minho.”
“MWO?”
“Hiks youngiiie.”
Diapun menangis lagi. Minho? Yuri menyukai Minho? Bagaimana bisa?
“Memang minho kenapa yul.”
“Dia menyukai yoona, young. Huaaaa!”
“Cup cup Yul.. jangan menangis lagi.”
“Kenapa orang yang kusuka sukanya sama yoona young? Hiks.”
Melihatnya menangis begini aku jadi ikut menangis.
“Hiks, yul kenapa kamu bisa suka sama minho sih..”
“Dulu aku nolong dia di parkiran pas kelas X. Habis itu aku bilang ke diriku sendiri kalo dia masuk Seoul High School berarti dia takdirku young. kenapa dia malah sukanya sama yoona… Hweee..”
Aku dan Yuri pun menangis bersama.  Setelah itupun kami ke meja makan dan kulihat yoona sedang duduk di sana. Melihat yoona duduk yuri langsung masuk kamar dan membanting pintu. Yoona yang kaget melihatnya dan aku menemani yoona.

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Yoona POV~
“Young, apa yul marah padaku?”
“Ani..”
“Kenapa matamu bengkak young? Gwaenchanhayo?”
“Gwaenchanhayo.”
Akupun meneruskan makanku dan sooyoung menanyakan sesuatu yang mengejutkanku
“Yoong, kenapa kamu masuk cheerleader.”
Akupun tersedak mendengar pertanyaannya. Sudah jelas agar bisa dekat dengan donghae.
“Yoong, tidak ada rahasia di antara kita. Aku yakin pasti kamu punya alasan masuk cheerleader.”
“Sebenarnya…”
“Iya..”
“Aku… menyukai seseorang di klub basket.”
“Mwo? Siapa?”
“Coba tebak.”
“Si….siwon?”
“Jika ya bagaimana?”
Kulihat youngie memasang ekspresi kaget dan… sulit dijelaskan. “Tentu bagus! Kalian sangat cocok.”
Setelah itu youngie masuk ke kamarnya dan mengambil bantal dan guling ke kamar yuri. Akupun selesai makan dan mendatangi kamar  yul tapi pintunya terkunci. Akhirnya aku memutuskan tidur. Apa aku salah bicara? Apa youngie… menyukai siwon?

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Sooyoung POV~
“Yoong, tidak ada rahasia di antara kita. Aku yakin pasti kamu punya alasan masuk cheerleader.”
“Sebenarnya…”
“Iya..”
“Aku… menyukai seseorang di klub basket.”
“Mwo? Siapa?”
“Coba tebak.”
“Si….siwon?” aku menebaknya dengan takut.
“Jika ya bagaimana?” Ya Tuhan, kenapa rasanya seperti ditusuk. Yoona menyukai Siwon? Air mataku serasa hampir jatuh..
“Tentu bagus! Kalian sangat cocok.” kataku berbohong
Aku segera mengambil bantal dan gulingku dan pindah ke kamar yul. Kami pun menangis berdua.
“Yuri…”
“Soo-ah gwaenchanhayo?”
“Hueee…..”
Sekarang malah yuri yang menenangkanku.

“Yul kita sama-sama patah hati.”
“Iya youngie.”
Hari itu kami menangis sejadi-jadinya di kamar yuri tanpa bercerita apa-apa. Aku tak sanggup mengatakan ‘Yoona menyukai Siwon’ entah kenapa hatiku terasa sakit. Aku tidak mungkin menyakiti yoona. Tapi aku juga tidak bisa membohongi perasaanku kalau aku… mencintai siwon

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Yoona POV~
Keesokkan harinya aku sudah bersiap di sekolah dan di bawah hanya ada appa dan eomma.
“Appa, Eomma, mana Yuri dan Sooyoung?”
“Mereka berdua demam, jadi mereka tidak bisa sekolah.”
“MWO?”
“Sudah kamu berangkat sekolah saja sama appa. Jangan masuk kamar mereka, nanti mereka bangun.”
“Ne, eomma.”
Akupun ke sekolah sendirian, entah kenapa aku merasa ada hubungannya dengan kemarin. Apa.. youngie menyukai siwon? Aish jinjja ide isengku malah jadi berakibat begini.  Terus Yul… apa hubungannya denganku lagi.
Akupun ke sekolah sendiri dan bertemu dengan siwon “Annyeong yoona. Dimana soo?”
Ternyata benar dugaanku sooyoung dan siwon saling menyukai hehe.
“Dia sakit. Karenamu.”
“Mwo? Karenaku?”
“Iya. Gara-gara kamu.”
Akupun meninggalkan siwon dan duduk di kelas sendiri. Yah.. sepi sekali tanpa yul. Donghae menghampiriku.
“Yoong, kenapa sendirian?”

“Aku merasa bersalah.”
“Kenapa?”
“Gara-gara keisenganku, youngie sakit.”
“Mwo?”
“Ani..lupakan.”
“Yoong pulang sekolah nanti bisa nonton basket di lapangan?”
“bisa.”
“Oke. kutunggu ya!”
Jam pelajaran pun akhirnya selesai dan sesuai janjiku, aku datang ke lapangan. Di lapangan yang kulihat hanya Donghae. Omo dia keren sekali. Timnya menang dan mereka bersorak-sorak. Donghae menghampiriku dan membawaku ke tengah lapangan. Ada apa ini?
~Yoona POV End~

~Donghae POV~
“Yoong ada yang ingin kukatakan padamu.”
“Mwo?”
“Dengarkan baik-baik aku hanya mengucapkannya satu kali.”
Semua orang melihatku. Sebenarnya aku malu tapi mau bagaimana lagi.
“YOONA! SARANGHAEYO!!”
Semua orang menyoraki “terima, terima!” Semoga saja…
“Oppa.”
“Ne?”
“NADO SARANGHAEYO!!”
Akupun langsung memeluknya. Akhirnya aku bisa jadian dengannya. Ya Tuhan, terima kasih!

~Minho POV~
Aku melihat Donghae hyung menyatakan cinta pada Yoona noona. Kenapa hatiku tidak sakit melihatnya? Minho.. bukankah kamu menyukai yoona noona. Aishhh kenapa aku tidak merasa patah hati atau apapun. Seusai pertandingan, Siwon hyung segera menghampiriku dan menarikku ke mobil.
“YA! Hyung ada apa?”

“Aku akan mengantarmu pulang setelah itu aku menjenguk sooyoung.”
“Mwo? Dia kenapa?”
“Dia sakit. Karenaku.”
“MWO? YA! Apa yang kau lakukan hyung?”
“Aku juga tidak tahu.”
Kulihat Siwon hyung sangat panik. Ada apa di antara mereka sebenarnya?

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Sooyoung POV~
Aku terbangun dan kulihat yuri masih tidur. Aku pindah ke kamarku dan mendengar suara bel pintu. Itu pasti yoona. Entah kenapa aku belum sanggup menemuinya. Akupun pura-pura tidur di kamarku. Setelah itu aku mendengar suara pintu terbuka dan langkah kaki mendekat. Aku mendengar suara kursi ditarik ke sebelahku dan seseorang duduk disana. Aku masih takut membuka mata. Aku takut itu yoona. Aku belum bisa menemuinya.
“Sooyoungie,” aku merasa ada seseorang yang memanggilku. itu… suara siwon? Ya Tuhan apa aku bermimpi?
Aku merasakan dia mengusap kepalaku. Omo.. apa ini mimpi?

“Mianhae, youngie. Kata yoong gara-gara aku kamu jadi begini..”
Apa maksudnya? Apa yang dikatakan yoong?
Aku merasakan ada yang memegang tanganku dan mencium punggung tangannya. omo..Tuhan ini mimpi yang terlalu indah
“Saranghae. Get well soon.”
Setelah mendengar langkah kaki menjauh dan pintu tertutup aku memberanikan diri membuka pintu dan mengintip dari balkon.
OMO! Ternyata itu benar-benar Siwon! Ya Tuhan… Jika ini mimpi aku tidak ingin terbangun. Akupun melihat sesuatu yang ada di kursi meja belajarku. Ada sebuah boneka pooh di sana dan sebuah surat.

Dear Youngie,
Youngie. Cepat sembuh ^^, kelas sangat sepi tadi hehe. Kata yoona, aku penyebab kamu sakit. Sebenarnya aku tidak mengerti tapi jeongmal mianhaeyo kalau aku memang yang menyebabkan kamu sakit.
Siwon

Berarti… tadi dia benar-benar datang dan mengatakan “saranghae” Entah kenapa aku merasa tambah demam. Aku harus meminta penjelasan yoong!

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Yoona POV~
Akupun pulang dan kuberanikan diri untuk menghampiri Youngie. Saat aku membuka pintu kamarnya aku tidak melihat siapa-siapa.
“Youngie? Youngie”
“Hwa!”
“Aaa”
Aku sangat kaget melihat sooyoung di belakang pintu dan menutup pintu tiba-tiba
“Aish young, kau mengagetkanku!”
“Kamu yang mengerjaiku duluan!”
“Maksudmu?”
“YA! Apa kau tau aku sampai frustasi kemarin karena…”
“karena kamu menganggapku menyukai siwon? Hahahahahhahaha.”
“Aish yoong ini serius. aku sampai kaget setengah mati karena..”
“Karena kamu benar-benar percaya aku menyukai siwon. Hahaha Youngie, aku tidak mungkin menyukai siwon. Aku hanya iseng kemarin. Dan ternyata dugaanku benar. Kamu menyukai siwonie!”
Kulihat mukanya memerah aigoo lucu sekali sahabatku ini hahhaa.
“Oh ya. apa yang kamu katakan pada siwon?”
“Memangnya kenapa?”
Aku membaca surat itu dan kembali tertawa. Hahahhaa. rupanya dua orang ini benar-benar berhasil aku kerjain.
“Yoong jawab dong!”
“Gini. Tadi siwon nanyain ‘Dimana sooyoungie?’ terus aku jawab ‘gara-gara kamu dia sakit’ Hahahhahaa”

“Hahahhaha yoona kelakuanmu tidak sepolos tampangmu”
“Tapi gara-gara aku, siwon dateng ke sini dan bawain boneka pooh hahaha.”
“Yoong!! berhenti dong..”
“Mukanya merah hahahhaa. Oh ya kalo kemaren kamu ketipu, kalo yuri kenapa marah?”
“Oh itu….”
“Kenapa sih? Aku janji ga cerita yuri.”
“Janji?”
“Janji!”
“Kalo bohong..”
“Aku putus dari Donghae.”
“MWO? DONGHAE?”
“Iya.”
“Aigoo.. satu hari aku ga ke sekolah apa yang terjadi?”
“Aku. jadian sama donghae.”
“KYA!!!!!!!!!!! Chukhae!!”
“ssttt.. sebentar cerita dulu ada apa dengan yul?”
“Jadi.. tau ga Minho?”
“Adiknya siwon? kenapa?”
“Dia…”
“Dia?”
“Suka sama kamu.”
“MWO?”
“Ssttt…”
“Arraseo, jadi gara-gara itu aish jinjja.”
“Ne. Jadi sekarang yul patah hati.”
“Gimana bisa dia suka Minho?”
“Katanya dulu pas kelas X, dia nolong Minho di parkiran.”
“Jinjja? Jadi itu Yul?”
“emang kenapa?”
“Dulu anak-anak basket sama cheers pernah main truth or dare.”
“terus.”
“Minho bilang dia suka sama cewek yang dulu nolong dia di parkiran, tapi kayaknya cewek itu ga inget sama dia. mungkin..”
“Mungkin.”
“mungkin dia sebenernya suka sama yul, tapi dia kira itu aku. kan muka kita mirip sama seragam kita sering ketuker.”
“Ah! Iya! Arraseo”
“Jadi.. rahasiain Yul kalo aku udah jadian sama Donghae. Arraseo?”
“Kenapa?”
“Aigoo kamu pinter tapi soal begini ngga.”
“YA! Yoona aku kan ga pernah pacaran.”
“Maksudnya biar Yul nyadar perasaannya dan Minho juga.”
“Ooh ok.”

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Seohyun POV~
Berkat kerjasama ini akhirnya kantinnya ramai lagi syukurlah. Aku sangat berterima kasih pada Kyuhyun. “YOONA! SARANGHAEYO!” Aku mendengar teriakan itu dan melihat ke lapangan. Aigoo romantis sekali ditembak di depan banyak orang. Aku teringat masa sekolahku lagi.
“Apa yang kau lihat?”
“Ani. Itu ada yang menyatakan cinta. Romantis sekali.”
“Haha. Jadi teringat masa sekolah dulu.”
“Iya.”
Tiba-tiba aku melihat seorang yeoja berdiri di dekat gerbang.
“Kyuhyunie!!!”
“Victoria!!”
Mereka berpelukan. Kenapa rasanya sakit.
“Seohyunie, kenalkan ini Victoria dia noonaku.”
Omo! Aku salah sangka. Itu noonanya.. Aigoo malu sekali
“Annyeong.”
“Dia yeojamu Kyu?”
“Akan.”
MWO? Akan?

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Sulli POV~
Sekarang kurasa dugaanku tepat! Minho menyukai Yuri sunbae! Buktinya tadi saat yoona ditembak donghae dia diam saja. Berarti dia suka Yuri sunbae. Aish. Yuri sunbae memang yang menolongnya waktu itu. Tapi apa Yuri sunbae juga menyukainya? Semoga tidak

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Kang Sora POV~
Hari ini aku tidak mengajar dua Choi karena Sooyoung sakit. Aku senang mereka akrab sekarang. Kerjasama tim memang penting dalam kompetisi ini. Akupun ingin pulang dan bertemu Leeteuk.
“Annyeong,” sapanya
“Annyeong. Belum pulang?”
“Akan. Hehe. Mau bareng?”
“Fine.”
Akhirnya kami menaiki sebuah bus bersama. Aku benar-benar ingin waktu ini berhenti karena sebenarnya aku berjuang menjadi guru terbaik agar Leeteuk bisa melihatku. Leeteuk adalah Kepala Sekolah Seoul High School. Aku menyukainya sejak lama karena dia adalah sunbaeku di sekolah dulu. Tetapi dulu aku yeoja kuper yang tidak dianggap teman-temanku. Maka aku mengubah diriku 100%  agar pantas bersama Leeteuk. Dan kurasa, aku maju satu langkah dari Taeyeon, saingan terbesarku untuk mendapatkan leeteuk.

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Yuri POV~

Aku mengunci pintu kamarku dan berharap tidak ada yang masuk. Aku sangat patah hati. Jangan-jangan mereka saling mencintai. Akupun mencurahkan perasaanku dalam sebuah lirik. Mungkin.. ini yang bisa meringankan bebanku

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Tiffany POV~
Akhir-akhir ini aku melihat Siwon kembali menjadi Siwon yang lama. Siwon yang baik, ramah, pengertian, dan ceria. Syukurlah. Tapi akhir-akhir ini dia sangat dekat dengan seorang yeoja bernama Choi Sooyoung, yeoja terpintar di sekolah ini. Tenang Tiffany, tidak mungkin Siwon menyukai Sooyoung itu. Jelas-jelas mereka saingan. Aku harus mencari cara agar Siwon bisa dekat lagi denganku seperti dulu.

———————————————————Seoul I’m in Love———————————————————–

~Jessica POV~
Aku menangis sejadi-jadinya di rumah. Donghae dan Yoona jadian. Tak ada harapan lagi untukku. Jessica, ingat kamu tidak boleh egois. Jika kamu memang mencintai Donghae, kamu harus membiarkannya bahagia, meski itu menyakitkan.

TBC

About these ads

17 thoughts on “Seoul, I’m in Love! (part 3)

  1. Pingback: Seoul, I’m in Love! (After Story – The Wedding) « naturalstarsoowon

  2. Pingback: Seoul, I’m in Love! (Where’s Kang Sora sonsaengnim?) « naturalstarsoowon

  3. Pingback: Seoul, I’m in Love! (After Story-Wedding Life) « naturalstarsoowon

  4. Pingback: Seoul, I’m in Love! (part 10) « naturalstarsoowon

  5. Pingback: Seoul, I’m in Love! (part 8) « naturalstarsoowon

  6. Pingback: Seoul, I’m in Love! (part 7) « naturalstarsoowon

  7. Pingback: Seoul, I’m in Love! (part 6) « naturalstarsoowon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s